Bagi Prancis, Kalahkan Inggris Sangatlah Penting
November 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Prancis akan sangat serius menghadapi Inggris meski hanya laga ujicoba. Bek Prancis Eric Abidal menegaskan tekad mereka sangat kuat untuk mengalahkan Inggris di Wembley.
Laga melawan Inggris, Kamis (18/11/2010) dinihari WIB, akan sangat penting bagi Prancis. Abidal mengungkapkan bahwa mereka masih perlu pembuktian setelah hasil buruk Les Bleus di Piala Dunia 2010.
Tak heran jika mengalahkan Inggris adalah cara terbaik untuk melupakan kekecewaan mereka di Afrika Selatan. “Setelah Piala dunia kami memikirkan banyak hal. Itu memang sulit bagi kami semua,” ungkap Abidal seperti dilansir Espn.
“Dalam sepakbola, Anda bisa membuat pilihan yang salah. Kami mungkin membuat beberapa pilihan yang salah di Piala Dunia. Tapi, Saat Anda gagal, Anda belajar banyak dari kegagalan tersebut,” kata bek berusia 31 tahun itu.
Tentu saja Prancis ingin membuka lembaran baru ke depan dengan meraih hasil positif dengan mengalahkan Inggris. “Halaman telah berubah dan kami mencoba untuk melihat ke depan,” ujar Abidal.
Steve Mandanda: “Skuad Prancis Layak Terima Sanksi Dari FFF”
August 4, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Menyusul tingkah laku memalukan yang mereka lakukan di Piala Dunia 2010, kiper Steve Mandanda meyakini bahwa seluruh punggawa skuad Prancis memang layak mendapat sanksi dari Federasi Sepakbola Prancis (FFF).
Sebagai hukuman atas aksi mogok latihan di Afrika Selatan, pelatih anyar, Laurent Blanc, mencoret seluruh skuad Piala Dunia dari laga persahabatan melawan Norwegia, pekan depan. Alih-alih memprotes sukesor Raymond Domenech, Mandanda lebih memilih bersikap sportif dan mengakui kesalahan.
“Kami sudah belajar dari kesalahan-kesalahan. Apa yang kami lakukan saat itu benar-benar sampah dan kami harus menerima sanksi yang diberikan,” cetus Mandanda.
“Tapi, (laga persahabatan ini) tetaplah pertandingan internasional. Tentu saja kami kecewa tidak bisa berpartisipasi,” imbuh kiper Olympique Marseille.
Kendati mengakui kesalahan secara terbuka, Mandanda toh berharap seluruh fans Tim Ayam Jantan terus memberikan dukungan kepada jawara dunia 1998.
“Tidak ada alasan mengapa para pemain dari Ligue 1 harus menjadi korban dari apa yang terjadi di Afrika Selatan. Peristiwa itu memang menyedihkan, tapi tidak semua orang harus terkena imbasnya,” tutup Mandanda.
Menunggu 11 ‘Kucing Liar’ Maradona
June 2, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Pretoria Laga Bola – Nigeria akan jadi lawan pertama Argentina di Piala Dunia. Meski laga itu masih berjarak 10 hari lagi namun menarik disimak siapa saja pemain yang akan diturunkan Maradona saat itu. Argentina sudah tiba di Afrika Selatan hari Sabtu lalu. Dan Selasa (2/6/2010) waktu setempat Tim Tango melaksanakan jumpa pers pertamanya semenjak menjejakkan kaki di benua hitam tersebut.
Hadir dalam pertemuan dengan wartawan yang dihelat di Universitas Pretoria itu Maradona dan kapten tim Javier Mascherano. Dan Maradona pun sedikit banyak menceritakan kondisi tim yang ia nilai saat ini tengah kondusif.
‘Si Tangan Tuhan’ pun turut membocorkan sedikit banyak mengenai kegiatan Abiceleste jelang laga pertama kontra Nigeria di Johannesburg 12 Juni besok.
“Tim akan mulai keluar berlatih beberapa hari sebelum pertandingan kontra Nigeria,” tukas Maradona di Reuters.
“Saya punya 23 kucing liar yang siap bertarung di lapangan. Di mana di setiap sesi latihan akan semakin sulit untuk menentukan,” lanjutnya.
Memang sejak Maradona mengambil alih tim ini dua tahun lalu, komposisi skuad selalu berubah-ubah. Yang pasti selalu jadi starting eleven adalah Mascherano dan Lionel Messi.
Kini siapa-siapa yang bakal mengisi sembilan slot kosong pun terlihat masih misterius.
Terakhir Maradona pun menjelaskan alasan kenapa Argentina sama sekali tak memainkan laga ujicoba di Afsel sebelum bergulirnya Piala Dunia. Laga pemanasan terakhir juara dunia dua kali itu saat menang 5-0 atas Kanada pekan lalu.
“Saya tidak begitu konsen pada laga ujicoba karena latihan yang kami gelar bisa membawa pemain ke level yang kami inginkan. Daripada harus bertanding dengan risiko ada pemain yang cedera,” pungkas pria 50 tahun itu.
Selain berjumpa Nigeria, Argentina yang masuk di Grup B akan melawan Korea Selatan dan juara Eropa 2004 Yunani.
Pilih Skuad, Lavezzi Tak Dibawa ke Afrika Selatan
May 20, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Buenos Aires Laga Bola – Pelatih Argentina Diego Armando Maradona telah memastikan ke-23 skuadnya. Striker Napoli Ezequiel Lavezzi adalah salah satu pemain yang tak dibawa ke Afrika Selatan. Maradona telah mengumumkan skuadnya Argentina di Piala Dunia 2010. Lavezzi yang sempat masuk dalam skuad bayangan Argentina akhirnya tidak dibawa oleh Maradona dalam ke-23 skuadnya yang baru saja diumumkan.
Lavezzi satu satunya pemain depan yang tidak masuk dalam skuad Argentina. Artinya Maradona akan membawa Lionel Messi, Gonzalo Higuain, Carlos Tevez, Diego Milito, Sergio Aguero dan Martin Palermo. Selain Lavezzi, Maradona juga memutuskan meninggalkan Fabricio Coloccini, Juan Insaurralde, Sebastian Blanco, Jose Sosa, Juan Mercier dan Jesus Datolo. Sedangkan sayap kanan Liverpool Maxi Rodriguez tetap masuk dalam tim Tango.
Sedangkan gelandang Palermo Javier Pastore menjadi satu satunya pemain yang belum memiliki caps. Ia akan menjadi pelapis playmaker Juan Sebastian Veron jika pemain berusia 35 tahun ini mengalami cedera atau bermain buruk.
Skuad Argentina:
Kiper: Romero (AZ Alkmaar), Andujar (Catania), Pozo (Colon)
Bek: Otamendi (Velez), Heinze (Marseille), Demichelis (Bayern Munich), Samuel (Inter), Garc� (Colon), Burdisso (Roma), Rodriguez (Estudiantes)
Gelandang: Veron (Estudiantes), Mascherano (Liverpool), J Gutierrez (Newcastle), Di Maria (Benfica), Maxi Rodriguez (Liverpool), Pastore (Palermo), Bolatti (Fiorentina)
Penyerang: Messi (Barcelona), Higuain (Real Madrid), Tevez (Manchester City), Milito (Inter), Aguero (Atletico Madrid), Palermo (Boca Juniors)
AS Terinspirasi Dari Hasil Piala Konfederasi
April 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Paris Laga Bola - Amerika Serikat memetik hasil cukup baik di Piala Konfederasi. Hasil itulah yang akan terus diingat guna memantik kepercayaan diri di Afrika Selatan. Di ajang Piala Konfederasi lalu, AS sukses lolos dari grup yang dihuni Brasil, Italia dan Mesir. Di semifinal, Stars and Stripes bahkan mampu membekuk juara Eropa Spanyol, kendati di final akhirnya keok dari Brasil.
Dengan capaian tersebut, kapten AS Carlos Bocanegra meyakini bahwa inilah bukti dari ampuhnya sepakbola menyerang Pelatih AS Bob Bradley. Bocanegra pun yakin timnya bisa lolos dari fase grup Piala Dunia 2010 dan bikin kejutan buat tim-tim unggulan.
“Saat sudah mencapai babak knock-out, semuanya punya peluang sama dan siapa yang tahu apa yang akan terjadi? Kami selalu mengambil contoh seperti ketika kami mengalahkan Spanyol di Piala Konfederasi,” ujar Bocanegra yang dikutip Yahoosports.
“Sebelum itu kami juga bisa mengalahkan Mesir si jawara Afrika dengan skor 3-0. Jadi saat kami sedang tampil bagus, kami merasa bisa mengalahkan siapa saja,” lanjut dia.
Di Afrika Selatan, AS akan memulai laganya kontra Inggris pada 12 Juni, disusul kemudian lawan Slovenia enam hari setelahnya sebelum menutup fase grup dengan partai versus Aljazair pada 23 Juni.
“Ini peluang bagus buat kami (untuk lolos) dan kami pikir kami memiliki hasil pengundian yang pas dan punya peluang bagus. Kami merasa bahwa kami punya tim yang bagus dan kami sudah memiliki banyak pengalaman dan kepercayaan diri dalam empat tahun terakhir,” tandas Bocanegra.
Empat tahun lalu di Piala Dunia 2006, Bocanegra beserta timnas AS sudah tersingkir sedari fase grup setelah kalah 0-3 dari Republik Ceko, mengimbangi Italia 1-1 dan kalah 1-2 dari Ghana. AS angkat koper dengan status juru kunci.
Kegagalan Masa Lalu Tak Bikin Cisse Gentar
April 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Djibril Cisse acap digelantungi nasib kurang beruntung di timnas Prancis. Tapi dia tetap yakin dengan peluangnya ke Afrika Selatan dan siap memberikan jawaban setimpal jika nanti dapat kepercayaan. Karir Cisse untuk timnas senior Prancis dicatatkan pada usianya yang ke-21, saat dia diturunkan untuk menggantikan David Trezeguet di dalam pertandingan melawan Belgia pada 18 Mei 2002. Prancis saat itu kalah 1-2.
Kekalahan di debut tak bikin Cisse patah arang. Dia bangkit dan kemudian mendapat panggilan dari pelatih Prancis saat itu, Roger Lemerre, untuk tampil di Piala Dunia 2002. Di ajang itu Cisse tampil di seluruh laga fase grup kontra Senegal, Uruguay, dan Denmark, dengan menjadi pemain pengganti. Tapi lagi-lagi nasib belum berpihak ke Cisse karena belum lagi dia benar-benar unjuk gigi, Prancis sudah tersingkir di fase grup.
Berlanjut ke tahun 2004, Cisse didapuk ke timnas Prancis yang berlaga di UEFA European Under-21 Football Championship. Cisse bikin dua gol ke gawang Portugal di leg I kualifikasi playoff, tapi dikartu merah di leg II. Akibat kartu merah tersebut, Cisse terkena larangan main di beberapa laga dan berdampak pula pada kansnya membela timnas senior Prancis di Euro 2004. Terbukti, Jacques Santini tak memanggilnya.
Masih di tahun 2004, Cisse hijrah ke klub Liverpool. Dia digadang akan bersinar di klub raksasa Inggris itu. Cisse kemudian memang memulai karirnya di Anfield dengan menjanjikan, tapi patah tulang di dua bagian kaki kirinya bikin lajunya terhambat. Peristiwa itu tak lantas bikin Cisse patah arang. Dia bangkit dan kemudian jadi topskorer untuk Les Bleus dalam fase kualifikasi Piala Dunia 2006. Sial untuknya, nasib buruk kembali akan dia temui.
Saat membela Prancis menghadapi China di partai pemanasan terakhir yang dihelat sehari sebelum bertolak ke Jerman, Cisse kembali didera cedera parah. Tulang kakinya kembali patah di dua bagian, meski kali ini pada kaki kanan. Pengalaman itu terbukti tetap diatasi Cisse dengan baik. Dia kembali menajamkan performa di klub, kali ini bersama Marseille, dan kemudian membuatnya dipanggil masuk skuad awal Prancis untuk Euro 2008.
Rentetan nasib apes untuk Cisse kembali terulang. Jadi starter saat menghadapi Ekuador, Cisse lantas diganti Bafetimbi Gomis saat jeda dan menyaksikan si debutan memborong gol dalam kemenangan 2-0. Sehari setelahnya Cisse jadi salah satu dari tujuh pemain yang tersisih untuk skuad final Prancis. Daftar panjang nasib sial itu rupanya sudah menempa mental Cisse. Penyerang yang kini membela klub Panathinaikos tetap yakin dengan kansnya di Piala Dunia 2010.
“Saya yakin benar dengan peluang berlaga di Piala Dunia. Jika Anda menilai saya murni dari performa saya di lapangan, saya sangat layak. Saya pikir saya sudah melakukan hal yang cukup,” tegas Cisse di situs FIFA.
Pemain berusia 28 tahun tersebut juga memberi jaminan untuk pelatih Domenech bahwa dirinya siap menjalankan instruksi apa saja jika dia dipanggil ke timnas Prancis.
“Dia (Domenech) tahu rasa lapar saya. Jika saya hanya diberikan kesempatan main lima menit, saya pasti akan memberikan segalanya di lima menit itu.”
“Dia juga tahu bahwa seorang penyerang butuh kepercayaan diri. Anda mendapatkan itu dengan mencetak gol dan itulah yang sudah saya lakukan musim ini,” tandas Cisse.
Terus Berusaha & Berdoa Untuk Tak Cedera
March 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Liverpool Laga Bola – Steven Gerrard cukup percaya diri Inggris bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2010. Untuk mencapainya, dia minta pemain ‘Tiga Singa’ terus mengasah penampilan dan berdoa tidak cedera. Inggris lolos ke Afrika Selatan dengan laju gemilang. Tim besutan Fabio Capello itu sukses jadi juara Grup 6 zona UEFA dengan catatan sembilan kemenangan dan satu kekalahan.
Capaian ini, ditambah materi pemain kelas satu, tak ayal bikin Inggris menjadi salah satu unggulan musim panas depan meski dua tahun lalu gagal berlaga di Euro 2008.
“Hanya waktu yang akan menjawab (apa kami bisa juara), kami dalam situasi bagus, kami terus menang dan kepercayaan diri sedang tinggi, tapi kami masih harus banyak belajar dan berbenah jika ingin terus maju,” kata Gerrard kepada Sky Sports.
Wakil kapten Inggris tersebut juga menyoroti sejumlah cedera yang melanda pemain Inggris saat ini. Itu bisa jadi sebuah kendala sehingga Gerrard pun berharap ‘Dewi Fortuna’ akan menaungi St George Cross dari gangguan cedera lebih parah di masa depan.
“Anda butuh sedikit keberuntungan itu agar pemain terus bugar dan skuad tetap sehat. Kami dalam situasi cukup baik tapi masih ada jalan panjang menuju Piala Dunia, banyak hal bisa terjadi,” tukas dia.
Saat Inggris sudah sampai di Afrika Selatan, Gerrard yang meletakkan banyak kepercayaan kepada Capello juga wanti-wanti agar para rekannya tak bosan-bosan saling mengasah pemahaman agar penampilan mereka klop di lapangan.
“Saya yakin dengan manajer ini bahwa momen kuncinya adalah ketika nanti kami semua sudah bertemu dan menjelang laga perdana –saat kami praktis tinggal bersama, mungkin latihan dua kali sehari dan kami bisa saling belajar dari satu sama lain.”
“Semoga saat laga pertama kami semua sudah terasah dan kami tahu apa yang kami harus lakukan untuk lolos secepat mungkin dari grup sebagai tantangan pertama,” lugas kapten Liverpool itu.
Di Piala Dunia 2010, Inggris menghuni Grup C bersama Amerika Serikat, Aljazair dan Slovenia.
Berbatov Siap Kalahkan Italia Pada Laga Kualifikasi Piala Dunia 2010
September 8, 2009 by admin · Leave a Comment

Roma Lagabola – Kepercayaan diri Dimitar Berbatov sedang tinggi. Striker internasional Bulgaria ini yakin bisa membawa skuadnya mengalahkan Italia dan membuka peluang timnya untuk bisa tampil di Piala Dunia. Bulgaria baru saja meraih kemenangan 4-1 atas Montenegro di laga kualifikasi Piala Dunia akhir pekan kemarin. Pada pertandingan itu Berbatov memiliki andil dengan menyumbangkan satu gol.
Sukses tersebut menjadi modal besar bagi Bulgaria menghadapi Italia di Olimpico, Turin, Rabu (9/9/2009) malam. Laga ini tentu saja berat karena Italia adalah lawan yang tangguh dan berstatus sebagai juara bertahan. “Setelah sukses di pertandingan Sabtu kemarin, kami yakin dapat melakukannya. Meskipun itu akan sangat-sangat sulit,” ungkap Berbatov seperti dilansir Football Italia. Bulgaria sedang berusaha mencapai posisi kedua untuk dapat bertarung lewat babak playoff untuk bisa lolos ke Afrika Selatan tahun depan.
Gol Berbatov ke gawang Montenegro sekaligus mengakhiri puasa gol striker Manchester United itu hampir selama satu tahun di timnas. Hal itu tentu saja membangkit kepercayaan dirinya. “Di level pribadi, saya senang bisa kembali mencetak gol bagi timnas nasional dan mengakhiri masa-masa sulit itu. Saya yakin kami punya peluang untuk mengalahkan Italia,” kata Berbatov. Pertemuan terakhir antara kedua tim di Bulgaria pada Oktober lalu berakhir seri 0-0. Saat ini Azzurri memimpin klasemen grup 8 dengan 17 poin, Irlandia 16 poin dan Bulgaria 11 poin.




