Pertahanan Arsenal Buruk, Arsene Wenger Murka

May 9, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Lini belakang yang rapuh menjadi sumber masalah buat Arsenal pada musim ini. Tak heran jika Arsene Wenger lantas murka karena pertahanan yang buruk menjadi biang kekalahan timnya dari Stoke City.

Peluang juara Arsenal “resmi” tertutup menyusul kekalahan 1-3 yang diderita dari Stoke di Britannia Stadium, Minggu (8/5). Hasil ini sekaligus memperpanjang puasa gelar The Gunners yang hingga kini telah berjalan selama enam tahun.

Tiga gol The Potters lahir akibat kecerobohan lini belakang Arsenal. Gol yang diciptakan Kenwyne Jones di menit 21 menjadikan Jack Wilshere dkk. sebagai tim yang paling banyak kebobolan dari set-piece di musim ini.

“Kami sangat bagus dalam hal itu,” sahut Wenger kesal. “Kami telah kebobolan 21 gol dari set-piece dan hanya mencetak 17 gol dari permainan terbuka.”

“Kami bertahan dengan buruk saat terjadinya gol pertama. Kenwyne Jones bahkan tidak perlu melompat. Mudah untuk memperbaiki tapi kami melewatkan bola yang melambung dan ini bukan yang pertama,” sungut dia.

Usai pulih dari cedera berkepanjangan, Thomas Vermealen muncul dalam bench Arsenal meskipun akhirnya tidak dimainkan. Wenger berjanji akan melibatkan bek asal Belgia itu di dua laga yang tersisa.

“Saya sudah senang dia kini telah available kembali dan mungkin saya akan memainkannya dalam dua laga pamungkas. Demikian diwartakan Mirror.

Wenger: “Kami Merasa Sangat Frustasi!”

April 29, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Arsenal sempat memberikan perlawanan sengit musim ini bagi rivalnya. Manchester United. Seiring berjalannya waktu, perlawanan itu meredup hingga akhirnya kini mereka berada di peringkat tiga klasemen Premier League.

Musim ini memang digadang-gadang sebagai penuntas paceklik gelar The Gunners selama enam tahun. Namun apa daya, skuad racikan Arsene Wenger pun akhirnya gagal dan hanya mendapat kekecewaan.

“Pada mingu-minggu terakhir kami bisa saja mengumpulkan sembilan angka, tapi menyerah dari Liverpool, Tottenham, dan Bolton, hingga kehilangan posisi kedua,” ujar Wenger seperti disitat dari Tribalfootball, Jumat (29/4/2011).

The Professor pantas untuk kecewa karena peluang terbaik Arsenal untuk juara kandas. Hal ini jugalah yang membuat dirinya semakin terpojok melihat posisinya sebagai pelatih utama tim London ini.

“Kami merasa sangat frustasi karena kami lebih dekat untuk memenangkan liga daripada musim sebelumnya. Di antara dua trofi (FA dan Premier League) yang terpenting bagi kami adalah Liga, dan musim ini kami punya kualitas untuk meraihnya,” tandasnya.

Tim meriam London kini mengumpulkan 64 poin dan duduk di peringkat tiga Premier League. Akhir pekan ini mereka harus menjamu Manchester United, dan kemenangan adalah hal wajib bagi Arsenal.

Melihat Penampilan Messi, Arsene Wenger Mengajak untuk Berlutut

April 29, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Arsene Wenger menilai Lionel Messi bisa menjadi pemain terhebat yang pernah ada. Melihat penampilan Messi saat ini, Wenger mengajak untuk berlutut sebagai tanda hormat.

Messi menjadi bintang kemenangan saat Barcelona melibas Real Madrid 2-0 di semifinal pertama Liga Champions di Santiago Bernabeu. Dua gol Barca ke gawang Madrid diborong olehnya.

Setelah mencetak gol pertama dengan sontekan jitu menyambut umpan Ibrahim Afellay, gol kedua Messi tercipta dengan luar biasa. Menggiring bola melewati beberapa pemain Madrid, Messi menceploskan bola ke tiang jauh kiper Madrid, Iker Casillas.

Tapi itu cuma satu fragmen dari serentetan kehebatan Messi. Torehan 52 gol di berbagai ajang, ditambah dengan aksi-aksi memesona, menunjukkan kalau pemain 23 tahun itu layak disetarakan dengan legenda semacam Pele atau Diego Maradona.

“Ya, dia (Messi) sehebat mereka,” aku manajer Arsenal, Arsene Wenger, di situs resmi klubnya.

Menurut Wenger, selain hebat dalam kemampuan olah bola, Messi punya nilai plus berupa sikapnya yang kalem. Meski sering jadi sasaran tekel lawan, pemain Argentina itu tidak mudah terpancing.

“Saya belum pernah melihat semua pesepakbola, tapi bagi saya dia punya kualitas dari segi mental. Kerendahan hati, gairah bermain, kegembiraan untuk menolong tim, selalu bersemangat dan Anda tidak pernah melihat reaksi buruk dari dia meski ia ditendangi (lawan),” kata Wenger.

“Saat kita melihat catatannya, kita harus berlutut dan mengakui kalau itu fantastis. Saat seorang pemain mencetak 52 gol di sepakbola modern dan mengirim 25 assist, saat Anda melihat betapa sulitnya untuk mencetak gol, Anda hanya harus bilang itu luar biasa,” tandas Wenger.

Wenger Merasa Bersalah Atas Kekalahan Arsenal

April 25, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kekalahan Arsenal dari Bolton Wanderers membuat Arsene Wenger begitu menyesal. Dia juga rela jika publik terus menyalahkannya atas hasil buruk yang semakin menipiskan peluang merebut gelar juara.

“Jika ada yang patut disalahkan, maka saya orangnya. Saya yang mengarahkan tim dan memilih pemain,” ujar Wenger.

Pelatih berjuluk The Professor lalu meminta semua pihak tidak mencaci para pemainnya karena mereka sudah berjuang sangat keras sepanjang musim. Wenger kemudian mengaku kalau kegagalan Arsenal musim ini berpangkal pada minimmnya pengalaman tim.

“Saya rasa pemain sudah menunjukkan usaha keras sepanjang musim, jadi jangan salahkan mereka. Ya, kegagalan ini sangat tidak memuaskan. Bahkan sekarang terjadi dengan begitu mudah,” cetusnya.

“Kami masih belum dewasa, kurang pengalaman dan tidak bisa tenang mengahadapi situasi genting,” pungkas pria asal Prancis seperti dikutip The Sun, Senin (25/4/2011).

Kekahalan 1-2 dari Bolton membuat The Gunners kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Premier League dengan mengumpulkan 64 poin. Peluang mereka mengejar selisih sembilan poin dengan sang pemuncak Manchester United terbilang mustahil karena kompetisi hanya menyisakan empat laga.

Jika benar-benar terjadi, maka ‘Meriam London’ memperpanjang puasa gelar mereka sejak 2004 silam. Sungguh malang, padahal musim ini mereka nyaris saja merengkuh gelar Carling Cup, sebelum akhirnya kandas oleh Birmingham City di partai puncak.

Wenger Tolak Belanja Pemain Demi Pertahankan Filosofi

April 23, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Arsene Wenger tampaknya akan bertahan dengan filosofinya mengembangkan pemain muda. Hal ini terungkap dari penolakannya untuk mengucurkan dana banyak untuk memburu pemain baru.

Arsenal kini harus puas bertengger di peringkat tiga klasemen Premier League setelah hasil seri menyesakkan dari Tottenham Hotspur. Hal ini memicu desakan bagi The Professor untuk segera membenahi skuadnya. Salah satunya dengan berbelanja pemain top di bursa transfer akhir musim ini.

Namun, Wenger nampaknya tidak sepaham dengan ide tersebut. Pelatih asal Prancis ini menilai, belanja pemain bukanlah satu-satunya cara untuk memperkuat skuad.

“Saya merasa selalu ada cara untuk mengembangkan tim, tapi ketika anda melihat musim kami, anda tidak bisa menyimpulkan kami butuh perubahan besar. Hal itu benar-benar bodoh,” tuturnya seperti disitat Football365, Sabtu (23/4/2011).

Arsenal sudah enam tahun belum memenangi trofi apapun dan hal ini memicu desakan bagi Wenger untuk meninggalkan filosofinya. Bagi sang pelatih sendiri, ini bisa berakibat fatal karena dana timnya terbatas.

“Kami putuskan untuk mengembangkan pemain sendiri karena kita tak mampu membeli pemain seperti Ronaldo, yang menghabiskan 85 juta Euro,” tambahnya blak-blakan.

Pelatih asal Perancis ini berusaha bersaing dengan tim kaya raya dengan mengedepankan filosofinya. Mengembangkan pemain muda berbakat dan membangun tim dari mereka selalu menjadi prioritas bagi dirinya.

Arsenal Tak Harus Menang Saat Menjamu Liverpool

April 16, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kendati masih bergelut dalam perburuan gelar juara Premier League, pelatih Arsenal Arsene Wenger tak berambisi menyapu bersih laga tersisa. Saat harus menjamu Liverpool, Minggu (17/4/2011) malam, Wenger tidak menekankan timnya harus mengamankan tiga angka di Emirates.

Saat ini, The Gunners memang masih tertahan di posisi runner-up klasemen sementara Premier League, tertinggal 7 angka dari pemuncak klasemen Manchester United. Namun, armada London Utara masih mengantongi keunggulan satu laga dibanding skuad Sir Alex Ferguson.

Sejatinya, Cesc Fabregas dkk memiliki asa menyalip perolehan nilai United. Laga melawan The Reds besok malam tentu menjadi kesempatan berharga The Gunners. Anehnya, sang pelatih enggan membebani pasukannya dengan kemenangan di kandang.

“Kami tidak memandang laga dengan mental seperti itu. Kami hanya berpikir ini sebagai sebuah kesempatan yang ingin kami manfaatkan,” tutur Wenger, seperti dilansir Tribalfootball, Sabtu (16/4/2011).

“Ini merupakan salah satu laga, dimana bisa mengantarkan kami menuju target yang kami inginkan. Jadi, kami melihatnya sebagai salah satu jalan positif,” jelas The Professor.

Lebih lanjut, Wenger menyadari laga di Emirates akan berlangsung sengit. Terlebih, kontribusi duo penyerang anyar tim arahan Kenny Dalglish, yakni Andy Carroll dan Luiz Suarez semakin menunjukkan jati dirinya. “Ya, kami juga memiliki tim penyerang sebaik mereka. Jadi, laga ini dijamin akan berlangsung menarik.”

Wenger: Percayalah kepada Pemain Muda

April 9, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Mengandalkan para pemain muda, Arsenal kembali terancam tanpa trofi lagi tahun ini. Walau begitu, manajer The Gunners Arsene Wenger meminta para pendukung percaya pada para pemain. Arsenal kini tinggal berharap gelar dari Liga Inggris usai gagal di Piala FA, Piala Liga dan Liga Champions. Tapi saat ini kans mereka jadi juara Premiership juga tidak cukup bagus.

Di klasemen sementara, Arsenal terduduk di peringkat kedua dengan nilai 59 dari 30 pertandingan. Mereka tertinggal tujuh poin dari Manchester United yang kokoh di puncak. Terseoknya prestasi Arsenal membuat sebagian orang mempertanyakan kebijakan Wenger yang sangat gemar memakai para pemain muda, yang meski bagus secara fisik dan teknik, kadang kurang berpengalaman dan mudah tertekan.

Wenger bergeming dengan pilihannya dan meminta pendukung mengerti. Meski belum menghadirkan piala, Wenger merasa tim mudanya sudah banyak menorehkan catatan positif.

“Tim ini (usia rata-ratanya) 23 tahun. Saat kami menghadapi Barcelona, rata-rata mereka 27,5 tahun,” kilah Wenger seperti yang dilansir situs resmi Arsenal.

“Penting bagi kita untuk menyadari kalau tim ini sangat luar biasa untuk apa yang telah mereka perbuat di umur segitu. Suatu hari, orang-orang akan mengerti, tapi saat ini saya tidak yakin banyak yang sadar,” ujar dia.

Wenger yakin, para pemain muda yang kini ia andalkan akan memberi hasil. Ia meminta para pendukung Arsenal untuk tidak mendengar suara orang luar yang menurutnya sok tahu.

“Ini adalah momen di mana kita harus mempercayai para pemain ini dan tidak mendengar opini mereka yang bahkan belum pernah bekerja setengah hari pun dalam sepakbola,” lugas Wenger.

Arsenal Merasa Diuntungkan Oleh Jadwal

April 1, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Arsenal memang masih tertinggal lima poin dari Manchester United dalam balapan menuju gelar juara Liga Inggris. Walau begitu, The Gunners justru diuntungkan oleh jadwal.

Sudah 29 kali bermain, Arsenal duduk di peringkat kedua dengan mengoleksi 58 angka, defisit lima dari MU yang duduk di puncak klasemen tetapi sudah bermain sebanyak 30 pertandingan.

Kans Arsenal buat jadi juara saat Liga berakhir di pekan ke-38 masih terbuka. Pasalnya, The Gunners justru diuntungkan oleh jadwal kompetisi yang tersisa.

Pertama, Arsenal tinggal memfokuskan diri di satu kompetisi, yakni Liga Inggris; sedangkan MU masih harus membagi perhatiannya ke Piala FA di mana mereka sudah di semifinal dan Liga Champions di mana ‘Setan Merah’ telah mencapai perempatfinal.

Kedua, Arsenal masih akan menghadapi MU di Stadion Emirates pada 1 Mei mendatang. Sepekan berikutnya, MU masih akan menghadapi lawan berat, yakni menjamu Chelsea di Old Trafford.

“Saya pikir jadwal kami tidak terlalu buruk. Jadi, bila kami bisa memenangi seluruh pertandingan kami punya kans bagus buat memenangi kompetisi,” harap striker Arsenal, Andrei Arshavin, kepada SkySports.

Liga Inggris menjadi peluang terakhir Arsenal untuk memenangi sebuah piala tahun ini setelah tersisih di Liga Champions, Piala FA dan kalah di final Piala Liga di tangan Birmingham City.

“Saya pikir sebenarnya semua orang di tim kami inginnya punya lebih banyak peluang dibanding satu. Tapi semua sudah berlalu. Sekarang kami harus fokus ke Liga Primer,” tegas Arshavin.