‘Nurdin Harusnya Mundur seperti Pak Harto’
December 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Seruan publik yang menghendaki Nurdin Halid turun dari tampuk kekuasaannya di PSSI, mengundang komentar dari tokoh masyarakat Sulawesi Selatan, Andi Ilham Matalatta.
Ilham yang ditemui detikcom di Kampoeng Popsa, Makassar, jumat (31/12/2010), menyarankan Nurdin, yang sudah tujuh tahun menjadi Ketua Umum PSSI, mencontoh sikap mantan Presiden Soeharto di akhir kepemimpinannya yang memilih mundur ketika mayoritas rakyat Indonesia menghendaki ia turun dari kekuasaannya.
Menurut Ilham, jika masyarakat sudah tidak senang lagi dengan kepemimpinan Nurdin di PSSI, harusnya Nurdin bersikap peka dan mendengar aspirasi publik.
“Pak Harto dulu mengumpulkan menteri-menterinya dan mendengar aspirasi rakyatnya dengan memilih mundur dari kekuasaannya, hal ini patut dicontoh oleh Nurdin,” seru Ilham.
Tokoh masyarakat yang fokus membina olahraga selama puluhan tahun di Sulsel ini juga menyinggung budaya ‘Siri Napacce’, atau budaya malu di kalangan masyarakat Bugis-Makassar.
Nurdin sebagai putra Sulsel, lanjut Ilham, harus menjunjung tinggi budaya ‘Siri Napacce’, yakni ketika tidak ada prestasi yang membuat publik puas terhadap kepemimpinannya, sebaiknya legowo mundur dan memberi kesempatan bagi pihak lain.
“Harus ada figur baru, Nurdin harus peka meskipun di dalam konsep demokrasi ia bisa memilih bertahan,” tutup Ilham.
“Balas Dendam”, Rajagobal Ingin Skuadnya Seperti Madrid
December 25, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Malaysia pernah menelan kekalahan telak 1-5 dari Indonesia di laga perdananya di Piala AFF 2010 ini. Tak ingin kejadian itu terulang lagi, pelatih ‘Harimau Muda’ Rajagobal. K pun meminta anak asuhnya mengikuti cara Real Madrid. Maksudnya? Kekalahan tersebut tentunya masih tak bisa dilupakan sepenuhnya oleh para pemain Malaysia, meskipun para pemainnya tempo hari sudah menegaskan bahwa yang lalu biarlah berlalu dan akan menjadikan laga final di Stadion Bukit Jalil, Minggu (25/12/2010) besok sebagai ajang “balas dendam”.
Namun untuk lebih menguatkan mental para pemainnya menghadapi perlawanan Firman Utina cs besok, Rajagobal pun memberikan contoh bagaimana Madrid yang bisa bangkit setelah kalah telak 0-5 dari Barcelona akhir bulan lalu.
Setelahnya performa El Real kembali stabil dan memenangi seluruh pertandingannya hingga tutup tahun ini. Hal itulah yang ingin Rajagobal lihat dari Malaysia besok saat melawan Indonesia agar bisa lebih lagi membangkitkan mental bertandingan. Toh setelahnya pun Khairul Amri cs mampu bangkit dan lolos hingga ke partai puncak seperti sekarang ini
“Saya ingin Malaysia seperti Madrid. Saat mereka kalah 0-5 dari Barcelona, mental mereka tetap kuat dan terjaga. Setelahnya pun mereka mampu menang,” tukas Rajagobal.
“Hasil itu sudah lalu dan tidak perlu dibicarakan lagi makanya saya ingin anak-anak tampil baik esok dan memberikan perlawanan kepada pasukan Indonesia,” tuntasnya.
“Timnas Indonesia Rapuh Dalam Pertahanan”
December 21, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Timnas Indonesia punya catatan cukup baik sepanjang gelaran AFF Cup 2010. Hingga semifinal leg kedua akhir pekan lalu, Indonesia mencatat 15 kali mencetak gol dan hanya dua kali kebobolan. Catatan itu akan dipertaruhkan di laga final melawan Malaysia, 26 dan 29 Desember mendatang.
Penyerang Malaysia Safee Sali, punya pandangan sendiri tentang kekuatan Indonesia. Bagi Sali, Indonesia memang gahar dalam serangan, namun rapuh dalam soal pertahanan. Kelemahan ini akan mereka manfaatkan pada laga final leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
Malaysia menjadi tim pertama yang sukses mengoyak gawang Markus Horison pada laga perdana babak penyisihan Grup A, 1 Desember 2010. Pertahanan Merah-Putih jebol di menit 17. Pergerakan individu Safee Sali mampu mengecoh bek Hamka Hamzah, Safee menyodorkan bola kepada Norshahrul Idlan yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan Idlan menceploskan bola ke kanan gawang Markus. Sial buat Malaysia, gol tersebut malah melecut semangat bermain Indonesia yang akhirnya menang telak 5-1.
“Inilah peluang terbaik untuk kita membalas dendam. Kekalahan 1-5 sudah banyak membalaskan dendam dan kali ini kami bertekad untuk bangkit membenamkan Indonesia,” kata Safee Sali.
“Saya sadar bahwa pertandingan akan berjalan sulit dan kami punya beban berat. Kami harus bisa mencetak gol dan striker Norshahrul Idlan Talaha sudah pasti memainkan peranannya dengan baik. Saya harap bola banyak diberikan kepada saya, sudah pasti peluang untuk menjaringkan gol sangat terbuka. Safiq Rahim juga mampu merencanakan serangan dengan baik,” lanjut penyerang Selangor FC itu.
Safee mengakui bahwa timnya cukup lemah dalam penyelesaian akhir bola mati, baik tendangan sudut atau tendangan bebas. Tidak ada pemain yang mampu menyelesaikan dengan tandukan tajam.
“Kekurangan kita saat ini adalah pada situasi bola mati. Kita tidak mempunyai pemain yang mampu menyambut tendangan bebas atau sudut dengan baik. Pertahanan Indonesia tidak cukup kuat. Kami bisa mencetak gol saat kami bersua di penyisihan grup,” tutup Safee.
Saat ini kondisi pemain bertahan skuad Garuda dalam kondisi terbaik. Dua bek tengah Maman Abdurahman dan Hamka Hamzah mampu membuat frustasi penyerang Filipina. Hanya, pekerjaan rumah buat kiper Markus Horison yang sudah tiga kali melakukan blunder fatal dengan meninggalkan gawang untuk memotong umpan silang. Markus tidak lengket menangkap bola, dan kerap melahirkan kemelut di mulut gawang.
Bermain Lebih Agresif, Indonesia Layak Menang
December 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Indonesia memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0 saat menghadapi Filipina di semifinal Piala AFF. Kemenangan Pasukan Merah Putih dianggap layak karena Firman Utina cs bermain lebih agresif. Menjalani laga ‘tandang’ di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010) malam WIB, Indonesia memetik kemenangan 1-0. Gol semata wayang datang dari tandukan Cristian Gonzales di menit 32.
Terkait jalannya laga, Alfred Riedl mengaku kalau Filipina sempat membuat timnya kewalahan di babak pertama. Namun karena secara keseluruhan tampil lebih agresif, Indonesia disebut pelatih asal Austria itu layak menang.
“Hari ini Filipina menyulitkan kami mereka punya pemain yang tinggi-tinggi. Mereka juga bertahan dengan bagus dan itu membuat kami kesulitan untuk beradu berebut bola dengan mereka,” sahut Riedl dalam konferensi pers usai laga.
“Di babak pertama Filipina beberapa kali mengancam gawang kita. Tapi saya pikir kami layak untuk menang hari ini. Karena kita lebih aktif hari ini dan Filipina agak kurang aktif dan itu kenapa alasannya kita layak menang,” tuntas Riedl.
Agresivitas Indonesia atas Filipina terlihat jelas di babak kedua. Meski gawang Markus Horison sempat terancam, namun Indonesia lebih banyak membuat peluang dan secara konstan menekan pertahanan Filipina.
JK: “Naturalisasi Vitamin untuk Menyegarkan Timnas”
December 14, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengikuti sepak terjang Indonesia di ajang AFF Suzuki Cup 2010. Ia menilai, strategi naturalisasi pemain merupakan sebuah vitamin untuk menyegarkan. Demikian dikatakan JK di kantor pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 96, Jakarta, Selasa (14/12/2010), sebagaimana ia saat ini menjabat sebagai ketua umum organisasi tersebut.
Menurut JK, timnas Indonesia saat ini dikawal pemain-pemain berkualitas. Naturalisasi yang sedang diperbincangkan itu dinilai sesuatu yang tepat dan berhasil menyuntikkan semangat baru untuk timnas yang sudah lama lesu prestasi.
“Itu ‘kan solusi jangka pendek. Dulu ‘kan sepakbola lesu, harus diberi semangat. Perlu vitamin lebih dulu,” ujarnya.
Tentang pertandingan semifinal pertama Indonesia kontra Filipina hari Kamis (16/12) lusa, JK merasa yakin Firman Utina dkk bakal tampil sebagai pemenang.
“Pasti dong (dukung tim merah-putih). 2-1 untuk Indonesia,” cetusnya. “Insyaallah kita bisa juara.”
Messi Yakin Bakal Kalahkan Madrid
November 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Laga El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona baru akan berlangsung akhir bulan ini, 29 November 2010, tapi dari jauh-jauh hari aroma persaingan sudah tercium. Dari jauh-jauh hari pula Lionel Messi punya keyakinan bakal mengalahkan Madrid.
Messi bukannya tak sadar dengan kekuatan Madrid saat ini. Datangnya Jose Mourinho sebagai pelatih di awal musim membuat El Real lebih solid dan sebagai bukti kini tengah memimpin klasemen dan belum pernah kalah satu kali pun.
Messi pun tak ragu menyebut Cristiano Ronaldo dkk. lebih kuat dibandingkan musim lalu. Mourinho, disebut Messi, telah mengubah mental bertanding Madrid.
“Saya pikir, mereka lebih tangguh dari musim lalu. Tapi selalu ada hal yang sama dari tahun ke tahun: mereka tetap rival utama kami,” ujarnya.
“Musim lalu, mereka menekan kami sampai pekan terakhir. Mereka mempertahankan hampir semua pemain penting mereka, tetapi kuncinya adalah mental mereka berubah sejak kedatangan Jose Mourinho.”
“Mereka masih tim yang hebat. Tapi, Anda bisa melihat bahwa mereka kini punya mental pemenang yang lebih kuat dari awal,” tukasnya.
Kendati demikian, Messi tak kehilangan optimisme. Berkaca dari hasil musim lalu, di mana Barca dua kali mengalahkan Madrid di La Liga, pemain asal Argentina itu yakin timnya bakal membekuk Madrid lagi.
“El Clasico adalah pertandingan besar, selalu begitu. Saya selalu bertekad untuk tampil bagus di pertandingan ini. Saya kira, mereka juga sangat bersemangat.”
“Tapi jika kami bermain dengan cara yang kami sendiri, kami akan membekuk mereka lagi kali ini,” tandas Messi.
Mourinho Datang Bukan Mencari Teman, Tapi Meraih Sukses
November 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Gaya bicara Jose Mourinho yang ceplas-ceplos sudah membuatnya punya “musuh” di Spanyol. Tapi Mourinho memang datang ke Real Madrid bukan untuk mencari teman melainkan meraih sukses. Akhir pekan lalu Manuel Preciado yang melatih Sporting Gijon sudah meradang akibat komentar Mourinho, yang menyebut timnya tak serius menghadapi Barcelona bulan September lalu.
“Mungkin itu hanya lelucon buruk atau provokasi ke arah pelatih Barcelona. Tapi jika ia mengatakan apa yang benar-benar ia pikirkan, maka saya pikir ia adalah kolega tercela yang tak profesional,” cetus Preciado.
Kekesalan Preciado itu konon juga dapat dukungan dari sejumlah entrenador lain. Namun, hal semacam itu rupanya tak bikin Madrid resah.
“Ia adalah pelatih yang membidik kemenangan, dia sudah pernah berada di klub-klub besar yang berambisi memenangi semua gelar dan tak diragukan lagi ia menangani hal semacam itu dengan sangat baik,” komentar Direktur Madrid Emilio Butragueno.
“Kami tidak mendatangkan Mourinho untuk mencari teman, tapi untuk bikin klub ini jadi juara dan selama beberapa bulan ini ia sudah menunjukkan betapa dirinya adalah pelatih hebat,” lugas Butragueno.
Mourinho datang ke Madrid bulan Mei lalu usai mengantar Inter Milan meraih tiga gelar. Sejauh ini ia sukses membawa El Real memuncaki klasemen La Liga Primera.
Sanksi Dua Laga untuk Mourinho
November 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Real Madrid dipastikan tidak didampingi Jose Mourinho untuk dua pertandingan kedepan di pentas La Liga. Sang pelatih baru saja dijatuhi hukuman oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF).
Itu terkait ulah The Special One pada laga kontra Real Murcia tengah pekan kemarin di pentas Copa del Rey. Di pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 5-1 buat Los Blancos, Mourinho sempat mengajukan protes berlebihan kepada wasit dan berujung pada kartu merah dari sang pengadil lapangan hijau.
RFEF segera mengambil tindakan. Setelah dilakukan investigasi, Mourinho dikenakan larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan.
“Mourinho dikartu merah karena mengkritisi kepemimpinan wesit. Dia juga dilarang hadir pada pertandingan melawan Sporting Gijon dan Athletic Bilabao akibat melontarkan kata-kata tidak sopan,” terang pihak Madrid.
Meskipun demikian publik Santiago Bernabeu masih cukup bersyukur karena Mourinho dipastikan sudah duduk di bench ketika dilangsungkannya duel panas El Clasico versus Barcelona.




