10 Alasan Mengenang Piala Dunia 2010

July 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan telah berakhir dan melahirkan juara baru dunia, Spanyol. Banyak berbagai hal yang terjadi selama satu bulan pelaksanaan turnamen empat tahunan ini. Bukan hanya prestasi, juga kontroversial.

Berikut 10 alasan untuk mengenang Piala Dunia 2010.

1.Vuvuzela

Selama pelaksanaan Piala Dunia 2010 hampir semua orang selalu membawa terompet plastik yang popular disebut Vuvuzela. Fifa menolak usulan pelarangan membawa Vuvuzela ke dalam stadion karena mengganggu jalannya pertandingan. Jurnalis yang bertugas meliput menyebutnya sebagai “peralatan dari neraka”. Faktanya suara vuvuzela yang menggema seperti sekumpulan nyamuk tak bisa dihentikan selama Piala Dunia.

2. Jabulani

Bola resmi Piala Dunia baru selalu disambut dengan kritik, namun Jabulani yang diambil dari bahasa Zulu berarti “untuk merayakan” paling banyak dihujani kritik. Para pemain dan pelatih mengkritik Jabulani terlalu liar. Akibatnya, menimbulkan serangkaian kesalahan fatal dan blunder pemain, seperti yang dialami kiper Inggris Robert Green.

3. Pelatih Trendi

Sebelum pelaksanaan Piala Dunia 2010, Pelatih Jerman Joachim Loew sudah dikenal sebagai sosok yang berpenampilan necis dan identik mengenakan syal. Namun, ketika laga dimulai Pelatih Jerman dan asistennya tampil memesona dengan sweater biru berkerah v-neck. Pakaian itu dianggap sebagai simbol keberuntungan Jerman, sehingga Loew selalu mengenakannya ketika mendampingi anak-anak asuhnya yang berlaga. “Saya tidak percaya dengan takhayul, namun staf pelatih meminta saya menggunakan sweater biru karena jika mengenakannya kami (Jerman) selalu bisa mencetak empat gol,” ujar Loew kepada The Sun. Sayangnya Jerman kalah dari Spanyol pada babak semifinal.

4. Korea Utara Mencetak Gol ke Gawang Brasil

Tidak banyak orang yang mendukung Korea Utara ketika melawan juara dunia lima kali Brasil. Namun, ketika Brasil unggul 2-0, pemain Korea Utara Ji Yun-nam mampu menjebol gawang Brasil melalui tendangan jarak jauh yang keras. Peristiwa itu bersamaan dengan rencana uji coba penembakan rudal Korea Utara. Sayang pada laga kedua Korea Utara dipermalukan Portugal 0-7.

5. Gol Lampard Tidak Disahkan

Setelah berjuang keras dan susah payah lolos dari babak penyisihan grup, Inggris langsung bertemu musuh bebeyutannya, Jerman. The Three Lions kalah dari Der Panzer 1-4, namun sebenarnya gol Frank Lampard pada babak pertama seharusnya bisa menyamakan kedudukan 2-2, jika disahkan wasit. Peristiwa itu membuat Presiden FIFA Sepp Blatter berjanji membuka diskusi penggunaan teknologi dalam sepak bola.

6. Ghana Gemilang

Pelaksaan Piala Dunia pertama kali di Benua Afrika kurang didukung penampilan tim-tim asal Benua Hitam. Afrika Selatan, Nigeria, Pantai Gading, Kamerun, dan Aljazair sudah tersingkir di babak penyisihan grup. Hanya Ghana yang tampil gemilang mencapai babak perempat final, setelah di babak 16 besar menaklukkan Amerika Serikat. The Black Star –julukan Ghana- gagal memenuhi ambisi menembus sebagai tim Afrika pertama masuk babak semifinal setelah dikalahkan Uruguay.

7. Tangan Tuhan Jilid II

Luis Suarez berhasil melakukan penyelamatan gemilang di depan gawang dengan memblok tendangan pemain Ghana menggunakan tangannya, pada menit terakhir masa perpanjangan waktu. Masalahnya dia adalah seorang striker, sehingga menerima kartu merah dan diusir keluar lapangan. Uruguay pun mendapat hukuman tendangan penalti. Aksi Suarez dilabeli “Penyelamatan terbaik sepanjang turnamen”. Bagi Ghana, Suarez merupakan musuh besar yang mengagalkan ambisi sebagai tim Afrika Pertama yang masuk semifinal.

8. Piala Dunia Kelima Maradona

Selama masa persiapan, Diego Maradona sebagai pelatih Argentina dinilai bakal mempermalukan Argentina dan dirinya sendiri karena penampilan La Albiceleste selama babak kualifikasi tidak meyakinkan. Beberapa aspek yang dianggap sebagai kelemahan adalah gaya melatih Maradona yang tidak konvensional. Langkah Argentina akhir terhenti oleh Jerman di babak perempat final. Semua orang pun tak mempermasalahkan prestasi yang dicapai tim asuhan Maradona.

9. Robbie Earle

Robbie Earle sebenarnya seorang jurnalis dari ITV, namun aksinya yang memberikan tiket pertandingan untuk keluarga dan temannya kepada 36 perempuan berpakaian mini berwarna orange menimbulkan masalah besar. Pasalnya, 36 perempuan itu dianggap melakukan pelanggaran ambush marketing saat pertandingan Belanda melawan Denmark. Sebab pakaian 36 perempuan itu ada pesan sponsor sebuah perusahaan bir asal Belanda. Earle akhirnya dipecat dan 36 perempuan tersebut ditahan, sebelum akhirnya dilepaskan kembali.

10. Paul, Gurita Peramal

Paul, sebenarnya hanya seekor gurita kelahiran Weymouth, Inggris. Namun, namanya semakin popular di Jerman setelah sukses menebak hasil pertandingan yang dijalani Der Panzer. Dari tujuh laga yang dijalani Jerman, Paul mampu menebak pemenangnya. Termasuk laga final Piala Dunia antara Spanyol dan Belanda.Total dari delapan tebakan Paul selama Piala Dunia 2010, semuanya tepat.

Scolari Akan Latih Brazil?

July 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Luiz Felipe Scolari menjadi salah satu kandidat pelatih Brasil selepas Piala Dunia 2010. Scolari tak menutup kemungkinan, kendati belum untuk dua tahun ke depan. Alasannya? Dia pria yang menepati janji.

Menyusul hasil kurang memuaskan Brasil di Piala Dunia 2010, Dunga dan ‘Tim Samba’ pisah jalan. Alhasil, posisi pelatih tim juara dunia lima kali tersebut pun menjadi lowong.

Sejumlah nama lantas mencuat untuk melatih Kaka cs. Scolari, yang sukses membawa Brasil juara dunia delapan tahun silam, menjadi salah satu nama yang ikut disebut-sebut.

Yang jadi masalah, saat ini pria yang akrab disebut Felipao tersebut saat ini sudah setuju untuk menangani Palmeiras untuk dua tahun. Perjanjian itu dia sebut memang baru bersifat verbal, tapi Scolari tak mau ingkar janji.

“Ini adalah masalah harga diri. Setelah sekian lama jauh dari Brasil, orang masih suka kepadaku dan memikirkanku sebagai calon pelatih Brasil. Wajar saja jika aku tidak bisa bilang takkan menangani timnas Brasil. Tetapi saat ini aku punya perjanjian verbal dengan Palmeiras,” terang Scolari.

Pun demikian, Scolari masih menguak lebar kemungkinan menukangi Brasil dengan catatan itu dilakukan setelah dia memenuhi janjinya dengan Palmeiras. “Dengan demikian, aku bisa saja bekerja untuk timnas negaraku pada (Piala Dunia) 2014, atau untuk pilihan-pilihan lainnya.”

Selain Scolari, nama lain yang acap disebut-sebut jadi kandidat kuat pelatih Brasil adalah mantan pemain dan pelatih AC Milan, Leonardo. Spekulasi lain mengatakan kalau Leonardo akan melatih Brasil sampai 2012, untuk kemudian digantikan Scolari yang sudah bebas dari kesepakatannya bersama Palmeiras.

Jerman Menangis

July 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kegagalan Jerman melaju ke final Piala Dunia amat disesali media setempat. Hujatan dan dukungan mengalir ke skuad besutan Joachim Low.

Der Panzer harus mengubur mimpi merebut gelar juara dunia keempat setelah menyerah 0-1 dari Spanyol, Kamis (8/7/2010) dini hari WIB. Meski gagal, anak-anak muda Panser tetap mendapat dukungan publik. Mereka berharap Bastian Schweinsteiger lebih matang di Piala Dunia 2014 Brasil.

Kekalahan Jerman ini juga menjadi headline di sejumlah koran setempat. Bild mengungkapkan kekecewaannya dengan menulis judul headline “Semua selesai, ini sudah berakhir, kami tersingkir, Jerman menangis”.

“Masyarakat Jerman sangat kecewa dan air mata membanjiri negeri ini. Tak peduli seberapa sulit menerima ini, tapi kekelahan ini layak kami terima. Pemain sudah melakukan segalanya. Tapi, kami kurang beruntung, kami hanya tak mendapat kesempatan. Harus diakui, Spanyol memang lebih baik dari kami.”

Koran lainnya, Hamburger Abendblatt, menulis, “1-0. Jerman gagal. Spanyol melaju”. Spiegel, yang juga menjadi acuan di Jerman, menyebut Spanyol telah merampas mimpi Jerman ke final.

Tabloid terkenal di Berlin, BZ, justru menyuntikkan motivasi kepada Schweinsteiger dkk. “Ini memalukan. Tapi, kalian akan kembali. Kalian telah menjalani Piala Dunia spekatakuler.”

Meski demikian, ada juga beberapa media yang tak menerima kegagalan Der Panzer. The Sueddeutsche Zeitung misalnya, mengkritik habis para punggawa Joachim Low.

Milito Milik Inter?

May 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

MILAN Laga Bola – Diego Milito menolak tawaran Real Madrid. Bomber asal Argentina itu memastikan setia bersama Inter Milan dan berkeinginan menghabiskan kontrak yang ada.

Rumor kepindahan Milito memang menjadi salah satu pembahasan media di Italia. Bomber yang digaet dari Genoa ini tengah diincar oleh dua tim besar Madrid dan Chelsea.

Hal ini diakui Milito. “Saya tidak tahu apakah saya akan bertahan dengan Inter. Sebab, saya mendapatkan tawaran yang menarik,” jelas mantan bomber Real Zaragoza itu seusai laga final Liga Champions.

Praktis, mendengar komen Milito membuat manajemen Inter panik. Namun, sang agen Fernando Hidalgo memberikan jaminan kepada I Nerazzurri. Selama klub menginginkannya, maka Milito milik Inter.

“Apakah Milito 100 persen akan bertahan? Dia masih memiliki kontrak untuk tiga tahun mendatang.

Jika Inter tidak menerima tawaran yang datang, maka Milito tetap bertahan,” tegas Hidalgo.

“Kami berbicara mengenai beberapa hal dengan Milito dan tim. Bulan lalu, saya juga ngomong dengan Inter mengenai masa depannya dan kami akan merampungkannya dalam tiga pekan mendatang,” tandasnya.

Real Madrid Harus Kerja Lebih Keras

May 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

MILAN Laga Bola – Jose Mourinho resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Real Madrid setelah raksasa Spanyol memecat Manuel Pellegrini, Kamis (27/5/2010). Pelatih Portugal rupanya sudah menyusun berbagai rencana untuk mengembalikan masa kejayaan Los Galacticos di ranah Spanyol.

Kepada harian AS, The Special One berbicara untuk pertama kalinya sejak presiden Madrid, Florentino Perez, mengumumkan penunjukan dirinya sebagai suksesor Pellegrini di Santiago Bernabeu.

“Real Madrid milik saya akan menjadi tim yang imbang. Klub yang ingin memenangkan gelar juara harus menyadari kekuatan maupun kelemahan mereka. Selain itu, mereka juga harus bekerja sama sebagai grup,” tegas pelatih yang mengantarkan Inter Milan merengkuh treble musim 2009/2010.

Lantas, rencana apa yang dimiliki pelatih bertangan dingin terhadap runner-up La Liga?

“Kami akan bekerja sebagai tim dengan ciri khas sendiri dan tidak meniru siapapun. Kami akan membangun identitas itu bersama: para pemain dan saya. Untuk melakukannya, kami harus bekerja keras,” imbuh Mourinho sebagaimana disitat Football Italia, Jumat (28/5/2010).

Mou disinyalir berniat memboyong sejumlah bintang Nerazzurri untuk kembali bermain untuknya dalam balutan kostum Madrid. Termasuk bomber Argentina, Diego Milito, yang menjadi pahlawan Inter dalam final Liga Champions kontra Bayern Munich lalu.

Spekulasi ini rupanya tidak dibantah mantan pelatih Chelsea. Namun, dia menyadari sulitnya mewujudkan harapan tersebut.

“Milito adalah sosok striker yang lengkap. Dia memiliki segalanya. Tapi, dia telah mencetak sejarah bersama Inter dan saya yakin dia akan bertahan di sana. Klub tidak bisa kehilangan dirinya. Milito adalah Inter,” cetusnya.

“Jelas saya ingin dia ikut dengan saya. Tapi, dia harus bertahan, memperbarui kontraknya dan menerima lebih banyak uang,” tuntas Mourinho.