SBY : PSSI Jangan Hanya Kejar Keuntungan Semata!
December 22, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Harga tiket final AFF Suzuki Cup 2010 yang melonjak tajam membuat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono prihatin. Orang nomor satu di Indonesia itu meminta panitia tidak hanya memikirkan untung.
“Mengenai tiket, memang mulai tadi pagi saya mendapatkan sms banyak sekali. Dikatakan harga tiket naik besar. Nah saya berharap diatur jangan sampai terlalu tinggi kenaikannnya sehingga di luar jangkauan sebagian rakyat kita. Jangan hanya mengejar keuntungan semata,” pinta Presiden Yudhoyono di sela-sela acara peringatan hari ibu di Sasono Langgeng Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah,Jakarta Rabu (22/12/2010).
Jika memang harus ada kenaikan, Presiden meminta penyesuaian itu diberlakukan hanya untuk kategori tertentu, sementara kelas yang paling murah tidak diutak-atik PSSI.
“Kalau toh ada kenaikan bagi kelas tertentu. Yang untuk rakyat itu sebaiknya jangan dinaikan,” ujar Presiden.
“Bagi PSSI, perhatikan betul suara rakyat! Jangan berlebihan di dalam memberikan harga karcis supaya rakyat kita juga bisa nonton,” jelasnya.
Arek Arek Bonek Maki Pemain Dan Ofisial Persebaya
February 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Surabaya Laga Bola – Tidak puas dengan hasil buruk yang diraih Persebaya Surabaya membuat puluhan suporter Bonek Mania kesal. Mereka mencaci para pemain dan official saat masuk ke dalam Wisma Eri Irianto (Mess Persebaya).
“Danur bangsat, buang Taka. Danurwindo goblok, Danurwindo bangsat dibuang saja,” yel-yel para bonek kepada pemain serta official di depan Mess Eri Irianto.
Sementara itu, salah satu suporter Wawan (25) warga Ngagel, Jaya Utara mengungkapkan jika dirinya sangat kecewa dengan prestasi tim kesayangannya dibawah asuhan Danurwindo. Kekecewaan tersebut dilontarkan setelah Persebaya takluk 0-2 dari tamunya, Sriwijaya FC.
“Kita sudah berkorban banyak, tapi sekarang malah ancur prestasinya. Buat apa mempertahankan pelatih dan pemain Takatoshi Ucida yang goblok. Apa tim ini mau dibawa ke jurang degradasi,” katanya sambil mengerutkan dahi.
Tampak puluhan petugas kepolisian bersiaga di depan gerbang dan memagar betis para suporter yang berjalan keluar stadion menuju mess. Bahkan pemain belakang Persebaya Takathosi Ucida tampak mengapitkan kedua tangannya seolah ingin meminta maaf kepada suporter.




