‘Amancio Fortes Pemain Termahal di LPI’

January 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Status pemain termahal Liga Primer Indonesia ternyata bukan milik Irfan Bachdim. Semarang United mengklaim mematahkan rekor tersebut saat mengontrak mantan pemain junior Manchester United, Amancio Fortes.

Bachdim beberapa pekan lalu mendapat kontrak baru dari Persema Malang. Meski tak ada konfirmasi dari pihak klub, diyakini kalau bintang timnas Indonesia di Piala AFF 2010 itu dapat bayaran Rp 1,5 miliar untuk satu musim kompetisi.

Jumlah tersebut menjadikan striker berdarah Belanda itu menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Primer Indonesia. Bayaran yang didapat Bachdim juga lebih tinggi dari Syamsul Arif, yang oleh Persibo Bojonegoro dibayar lebih dari Rp 800 juta semusim.

Namun kini Bachdim harus melepaskan status pemain termahal tersebut pada gelandang Semarang United, Amancio Fortes. Pemain asal Angola yang pernah menuntut ilmu di Manchester United itu diklaim sebagai pemain termahal LPI saat ini.

“Kami memiliki pemain termahal di LPI. Namanya Amancio Fortes. Dia adalah mantan pemain terbaik Manchester United U-17 saat berlatih di sana,” ucap Wakil Presiden Semarang United, Novel Al Bakrie.

Sayangnya Al Bakrie enggan membeberkan bayaran pesepakbola 20 tahun yang dikontrak selama lima musim tersebut. Namun dia memastikan kalau jumlah yang diterima Fortes lebih tinggi dari yang dibayarkan Persema pada Irfan Bachdim.

“Ya, lebih tinggi (dari Irfan Bachdim). Ada banyak benefit dari kontrak besar tersebut. (Klub) jadi punya daya jual dan ada sisi komersial yang diperhatikan,” lanjut dia.

Fortes tercatat memulai karier sepak bola dari akademi Sporting Lisbon (Portugal) pada usia 10-14 tahun. Dia kemudian memperkuat Recreativo (Portugal). Pesepakbola kelahiran 18 April 1990 itu sempat berseragam Manchester United junior pada musim 2006/2007.

Dalam beberapa file video di Youtube, Amancio Fortes memang terlihat punya skill yang sangat mumpuni. Dengan postur yang tidak terlalu besar, dia punya kecepatan tinggi dan kemampuan menggiring bola yang sangat baik.

Hengkang dari ISL, Berkah Buat Persijap Jepara

January 3, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Hengkangnya tiga kontestan Indonesia Super League (ISL) ke kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) menjadi berkah buat Persijap Jepara. Mereka adalah PSM Makassar, Persema, dan Persibo Bojonegoro. Sebab, dua tiket degradasi dan satu tempat playoff musim ini sudah tertutup oleh ketiga tim yang mundur tersebut. Sehingga, meskipun akhirnya Persijap hanya berstatus juru kunci di klasemen akhir musim nanti, tetap berpeluang kembali ke ISL melalui playoff.

Di papan klasemen, Persijap juga mendapat berkah dari peristiwa tersebut. Jika sebelumnya tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut menduduki peringkat ke-12, maka saat ini Evaldo Silva dkk terdongkrak ke posisi sepuluh.

”Mundurnya PSM, Persema, dan Persibo akan mengubah peta kompetisi. Sebab, PSM dan Persema merupakan tim-tim kuat. Selain itu, Persibo juga tidak bisa dipandang remeh,” kata asisten.

Dia mengungkapkan, situasi ini membuat timnya berani kembali bertekad mewujudkan target yang telah dicanangkan di awal musim, yakni menembus lima besar di akhir kompetisi. Maklum, target tersebut sempat hanya akan menjadi formalitas belaka. Ini berkaca pada hasil buruk yang dialami Persijap di serangkaian laga perdana.

Bahkan, PSM dan Persema merupakan tim yang telah mempermalukan Persijap. Pada pertandingan perdana musim ini, PSM membantai Persijap di Gelora Bumi Kartini Jepara dengan kemenangan 1-0. Sedangkan, saat Persijap bertamu di kandang Persema, harus pulang dengan kekalahan 0-2.

”Pelatih kepala (Suimin Diharja) terus memotivasi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Bang Imin bertekad membawa tim ini lebih baik dari musim lalu. Setidaknya, peringkat di klasemen akhir semakin mendekati lima besar,” imbuhnya.

Anjar mengakui mewujudkan keinginan tersebut tidak semuah membalikkan telapak tangan. Seluruh pemain harus bekerja keras menggapainya. Mengingat, tim-tim lainnya juga memiliki ambisi yang sama.

Saat ini, para pemain terus mengasah diri menjelang tur Jatim ke kandang Deltras Sidoarjo pada (12/1) dan Persela tiga hari kemudian. Serangkaian program telah disusun Suimin Diharja. Sejatinya, Persijap harus bertandang terlebih dahulu melawan tuan rumah Sriwijaya FC dan Persib pada (5 dan 8/1) lusa.

Akan tetapi, karena PT Liga Indonesia mengundurkan jadawal, maka konsentrasi Persijap sekarang adalah pertandingan versus Deltras. Sedianya, laga versus tuan rumah Sriwijaya dan Persib akan digelar pada 5 serta 8 Januari mendatang. Akan tetapi pihak Liga Indonesia merevisi jadwal menjadi 16 dan 23 Februari mendatang.

Tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut tidak ingin, ”kebiasaan buruk” PSSI ini akan berpengaruh pada mental bertanding para pemain yang pada akhirnya membuat atmosfir kompetisi menjadi hilang. Sebagai antisipasi, Persijap akan menggelar uji coba melawan Persiku, tim Divisi Utama dari Kudus. Pertandingan tim bertetangga ini rencananya dihelat di Stadion Wergu Kudus pada 5 Januari depan.

Lupakan Tandang, Fokus Kandang

December 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kekhawatiran soal performa pasukan Alfred Riedl di laga tandang pertamanya terbukti: timnas Indonesia kalah telak di kandang Malaysia. Maka predikat jago kandang kini harus dimaksimalkan di leg kedua.

Di tangan Alfred Riedl, timnas Indonesia punya rekor oke. Mulai menangani timnas semenjak awal Mei 2010 lalu, sampai dengan sebelum menghadapi Malaysia di final Piala AFF 2010, Riedl sudah mengantongi catatan delapan kemenangan dari sembilan partai bersama timnas. Hanya kekalahan 1-7 dari Uruguay yang menodai catatan tersebut.

Meski demikian, catatan tersebut seluruhnya ditorehkan di depan hadapan pendukung sendiri. Pasukan Riedl belum teruji saat bertanding di markas lawan yang pastinya menghadirkan nuansa berbeda.

Pelatih Malaysia K. Rajogobal pun sempat sesumbar dengan menyoroti bahwa capaian Indonesia di Piala AFF 2010 hingga babak semifinal dicapai seluruhnya lewat penampilan kandang. Sementara timnya sendiri relatif lebih teruji karena setidaknya sudah melakoni tiga partai fase grup di Indonesia plus satu leg semifinal di kandang Vietnam.

“Memang, Indonesia telah menunjukkan kinerjanya yang baik. Tapi tidak ada yang menyadari bahwa dari lima pertandingan yang mereka jalani (di Piala AFF), semua digelar di kandang sendiri di Jakarta,” cetusnya.

Dan saat tim Garuda harus melakoni laga away pertamanya, Minggu (26/12/2010), omongan Rajagobal terbukti. Tim Harimau Malaya besutannya sukses mencabik-cabik tim Garuda didikan Riedl tiga gol tanpa balas.

Hal itu kontras dengan catatan timnas saat bertarung di Piala Tiger 2004 dan sempat menang telak 4-1 atas Malaysia di Stadion Bukit Jalil. Kala itu, tim asuhan Peter Withe justru sangat berpengalaman tampil di kandang lawan.

Boaz Solossa dkk melakoni babak penyisihan Grup A di Vietnam. Dari empat laga di fase ini, mereka menang tiga kali, termasuk kemenangan 3-0 atas tim tuan rumah. Tim ‘Merah Putih’ pun lolos dengan status juara grup.

Mereka justru nervous kala tampil perdana di kandang sendiri. Dalam laga semifinal pertama melawan Malaysia di Gelora Bung Karno, timnas menyerah 1-2. Tapi di semifinal kedua, catatan apik di laga away mampu dipertahankan. Boaz cs menang meyakinkan 4-1 di Bukit Jalil dan lolos ke final.

Kekalahan telak atas Malaysia dalam laga semalam sudah selayaknya tak perlu terlalu lama diratapi. Fokus timnas harus segera dialihkan ke laga final kedua, Rabu (29/12/2010) besok.

Kalau memang di Piala AFF 2010 ini predikat yang harus disandang pasukan Riedl adalah jago kandang, maksimalkanlah hal itu di leg II. Dengan dukungan puluhan ribu suporter ‘Merah Putih’ yang akan memadati Gelora Bung Karno, timnas mesti bisa mengulangi penampilan kala melumat Malaysia 5-1 di laga pembuka fase grup.

Peluang untuk jadi juara Piala AFF memang tak terlalu besar. Tapi masih ada waktu 90 menit yang bisa diperjuangkan, masih ada asa yang bisa diraih untuk mengharumkan nama Indonesia.

“Bukankah masih ada 90 menit lagi di Jakarta kawan-kawan.. Tetap Semangat…!!!” seru Bambang Pamungkas, lewat akun Twitter-nya.

“Mari lupakan yang kemarin dan lakukan yang terbaik di Jakarta,” timpal Irfan Bachdim di situs mikroblogging yang sama.

Tiga tahun lalu saat jadi salah satu tuan rumah Piala Asia 2007, Indonesia mengusung slogan optimistis, “Ini Kandang Kita.” Kalimat serupa rasanya amat tepat disematkan guna membangkitkan semangat pada leg II.

Rafael Benitez Dipecat, Legenda Inter Prihatin

December 25, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Dipecatnya Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Inter Milan menimbulkan penyesalan tersendiri dari legenda Inter, Evaristo Beccalossi. Punggawa La Beneamata yang tenar di era 1980-an itu sebenarnya sudah memprediksi, kejatuhan Rafael Benitez dari kursi kepelatihan Inter mencermati rapor minus The Spaniard sepanjang awal musim ini.

Hanya saja, Beccalosi menyayangkan keputusan Massimo Moratti cs yang memilih mendepak Benitez, pasca keberhasilan Inter merengkuh trtofi Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi, Desember ini.

“Saya tidak terkejut dengan apa yang terjadi meski kecewa,” ucap Beccalossi.

Apa alasannya? “Secara teknis, Benitez pelatih terorganisir, serius dan individu baik. Berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai antara dirinya dan manajemen menunjukkan, ia seorang professional dari Spanyol,” tutur Beccalossi, sebaiknya Benitez diberi waktu dan kesempatan untuk mengendalikan Inter.

“Pemain sontak kaget. Namun perkembangan berita menunjukkan, mereka (pemain) harus siap dengan keputusan tersebut,” tandas Beccalossi.

Tidak lupa, Beccalossi pun mengomenatari kehadiran arsitek anyar Inter, Leonardo yang sempat menggawangi AC Milan.

“Leonardo pelatih muda yang belum bisa membuktikan kemampuannya. Tapi tentu saja, sangat menarik melihat pekerjaannya nanti menekan Milan. Pesan saya, ia harus menyeimbangkan lini tengah yang berporos pada Wesley Sneijder,” pungkas Beccalossi.

Riedl Masih Dalami Kekuatan Malaysia Jelang Final Piala AFF

December 22, 2010 by Administrator · 1 Comment 

Laga Bola – Kemenangan telak atas fase Malaysia di fase grup tidak bikin kewaspadaan Pelatih Indonesia Alfred Riedl mengendur. Ia tetap melakukan persiapan sebagaimana menghadapi lawan baru. Indonesia berhasil menggunduli Malaysia dengan skor 5-1 di fase grup Piala AFF 2010. Kini kedua tim kembali dihadapkan di babak final.

Dengan pengetahuan yang didapat dari pertemuan sebelumnya, Indonesia mestinya sudah cukup mengenal gaya Malaysia. Tapi Riedl tak mau lengah, terlebih karena di semifinal Malaysia sudah sukses menyingkirkan salah satu tim tangguh, Vietnam.

“Kita masih harus evaluasi lagi nanti. Saya sendiri masih harus memotong-motong video mereka saat melawan Vietnam. Sekitar 20-30 menit baru nanti kita tahu siapa saja pemain-pemain pentingnya,” papar Riedl.

Atas dasar kehati-hatian itu pula Riedl tak mau menyepelekan satu pun pemain Malaysia. Maka saat ditanya siapa pemain paling berbahaya dari tim lawan ia hanya menukas, “Saya tidak tahu. Mereka punya 11 pemain dan itu yang penting.”

Komentar serupa ia lontarkan ketika ditanyakan mengenai lini depan Malaysia. “Penyerang selalu berbahaya. Saya pikir No.9 dan No.10 itu memang bagus. Kami menghormati mereka tapi tidak takut,” tegas Riedl.

Jelang Laga Amal Persib vs Persema, Saatnya Yang Muda Unjuk Gigi

December 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Meski dalam kondisi yang tidak stabil, Persib Bandung harus siap menghadapi tim setara Persema Malang di stadion Siliwangi, Sabtu (18/12/2010). Kendati bertajuk laga amal, namun gengsi tetap harus dipertahankan Persib.

Apalagi, Maung Bandung dipastikan akan didukung ribuan bobotoh yang sudah haus dan penasaran akan racikan pelatih anyar Daniel “DR” Roekito. Tentu harapan bobotoh harus dijawab DR dengan hasil yang positif.

Namun, Persib dihadapkan pada belum maksimalnya program pelatihan. Saat pemusatan latihan (TC) di Kabupaten Indramayu, level Atep dkk berada pada kondisi yang berat. Dengan terpaksa, tim harus pulang karena akan menghadapi Laskar Ken Arok.

“Kondisi anak-anak saat ini berat. Mereka harusnya masih latihan. Kalaupun ada laga uji coba, harusnya tertutup. Tapi ini kan program sudah lama, jadi tetap kita harus lakoni laga amal ini,” ungkap Daniel, Jumat (17/12/2010).

Daniel tahu betul ekspektasi bobotoh serta manajemen. Makanya, dirinya juga tetap menargetkan meraih kemenangan. Pada dua kali uji coba di Kabupaten Indramayu, timnya juga meraih kemenangan besar atas tim tuan rumah yang levelnya memang jauh dari Maung Bandung.

Para pilar muda dipastikan akan menjadi kekuatan utama timnya. Absennya banyak pemain harus diakalinya. Selain empat pemain timnas, ada Gilang Angga, Isnan Ali, Jejen Zainal Abidin serta kiper Cecep Supriatna yang dipastikan absen akibat cedera. Sementara Hilton Moreira serta Baihakki bin Khaizan juga belum pasti diturunkan karena baru tiba di Kota Bandung tadi malam.

“Sudah pasti saya hanya akan menurunkan pemain yang siap saja. Yang cedera atau yang baru bergabung tidak akan saya paksakan. Jadi, besok adalah gilirannya anak muda unjuk gigi,” katanya.

Dapat Serangan dari Evra, Wenger Tetap Tenang

December 11, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Meski kesal dengan penyataan Patrice Evra yang melecehkan tim asuhannya, pelatih Arsenal Arsene Wenger memilih tidak menanggapinya dengan emosional. Arsitek Prancis tersebut justru memilih untuk tetap tenang dan fokus.

Diketahui, beberapa saat lalu Evra memang sempat melontarkan intimidasi kepada kubu Arsenal yang akan melakoni laga tandang ke Old Trafford, Selasa (14/12/2010) dini hari WIB. Dalam perang urat syaraf yang dilontarkannya, Evra menyindir kegagalan Arsenal meraih satu pun gelar dalam lima musim terakhir.

Namun, intimidasi yang dilontarkan Evra ternyata tak membuat Wenger terpancing. Pelatih yang biasanya kerap bersikap emosional justru bersikap tenang dan memilih menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak terpancing dan tetap menghormati tim dan pemain lawan.

“Dia (Evra) memberikan Anda (jurnalis dan fans) hal yang bagus untuk memanaskan suasana sebelum pertandingan. Kami hanya mencoba bermain bola seperti yang kami inginkan, bukan berdasarkan statement yang dilontarkan seseorang yang akan melawan kami,” ujar Wenger seperti dikutip Sky Sports, Sabtu (11/12/2010).

“Secara pribadi, saya percaya jika Anda adalah pemain besar, maka Anda akan selalu menghormati lawan dan itulah yang coba kami lakukan saat ini,” tambahnya.

Ditanya perihal komentar yang dilontarkan Evra sudah kelewatan? Wenger menjawab, “Saya serahkan kepada kalian untuk membuat penilaian. Kami tak ingin membicarakan hal yang tidak dibutuhkan sebelum pertandingan besar seperti ini,” tegasnya.

“Kami ingin fokus terhadap apa yang kami akan tampilkan dan kami tak ingin menanggapi provakasi seperti itu sebelum pertandingan. Kami termotivasi untuk untuk memenangkan pertandingan dan tentunya dengan kualitas sepak bola yang ingin kami tampilkan,” lanjutnya.

Akankah FIFA Ballon d’Or Dimiliki Iniesta?

December 6, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pengumuman soapa pemain terbaik dunia 2010 masih sekitar sebulan lagi. Namun isu siapa pemenang FIFA Ballon d’Or edisi pertama sudah mulai bocor di media. Sampai tahun 2009, penghargaan Ballon d’Or dianugerahkan oleh majalah France Football kepada pemain terbaik Eropa tiap tahunnya. Sementara FIFA mendapat ‘jatah’ untuk memilih pemain terbaik dunia di tahun tersebut.

Tapi mulai tahun ini, penghargaan Ballon d’Or dan FIFA World Player of the Year digabung. Penilaiannya berdasarkan voting di antara para pelatih dan kapten tim nasional, serta dari para jurnalis di seluruh dunia.

Dari 23 nama pemain yang masuk sebagai kandidat, FIFA dan France Football malam ini akan akan mengumumkan tiga nama yang mendapat jumlah suara terbanyak. Belum juga tiga nama tersebut diumumkan, nama pemenang FIFA Ballon d’Or 2010 malah sudah beredar di media, meski masih sebatas isu.

Adalah La Gazzetta dello Sport yang memberi bocoran soal pemenang FIFA Ballon d’Or ini. Harian olahraga ternama di Italia ini menulis tiga besar FIFA Ballon d’Or akan dikuasai oleh para pemain Barcelona, yakni Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Lionel Messi.

Gazzetta menyebut Iniesta akan membawa pulang FIFA Ballon d’Or edisi pertama ini. Posisi runner up akan ditempati Xavi, sementara Messi harus puas di tempat ketiga.

Bagaimana dengan Wesley Sneijder? Digadang-gadang sebagai salah satu favorit kuat, bintang Inter Milan ini malah disebut tak akan masuk tiga besar. Gelar treble bersama Inter Milan musim lalu dan kesuksesan mengantar Belanda ke final Piala Dunia dinilai tak cukup membawa gelandang 26 tahun ini ke podium pemenang.

Jika ‘bocoran’ dari Gazzetta ini terbukti benar, maka hal ini akan jadi lompatan besar buat Iniesta. Tiga tahun lalu, Iniesta tak masuk 50 besar kandidat peraih Ballon d’Or dan di tahun 2008 ia juga tak masuk 30 besar. Baru tahun lalu ia sukses melompat ke peringkat empat, meski akhirnya kalah dari Messi, Cristiano Ronaldo, dan Xavi.

Sementara di ajang penghargaan pemain terbaik dunia FIFA, Iniesta telah menempati posisi kesembilan di tahun 2008 dan naik empat peringkat setahun berikutnya.

Memang masih terlalu dini untuk menebak siapa pemenang FIFA Ballon d’Or 2010, mengingat tiga nama dengan suara terbanyak baru akan diumumkan malam ini. Sementara pemenang akan diumumkan di Zurich, 10 Januari 2011.