Norwich City Puas Dengan Skor Akhir 0 – 0 Melawan Chelsea
January 21, 2012 by blake · Leave a Comment
Walaupun hanya bisa bermain imbang di kandang sendiri dan cuma bisa mengais satu poin, akan tetapi hal ini dinilai sebagai hasil yang cukup mantap untuk Norwich karena mereka baru saja bermain imbang dengan Chelsea. Norwich menyudahi pertandingan kontra Chelsea di Carrow Road, dengan hasil akhir 0 – 0 setelah kedua kesebelasan tak juga kunjung bisa bikin gol ke gawang lawan. Tuan rumah sendiri kerap berada dalam tekanan ‘Si Biru’ yang membuat sejumlah peluang, meski sebenarnya juga mampu melahirkan sejumlah kesempatan. Norwich saat ini menempati posisi sembilan klasemen Liga Primer dengan poin 36 hasil dari tujuh kemenangan, delapan kali imbang, dan tujuh kekalahan. Hasil imbang 0 – 0 lawan Chelsea adalah kali pertama musim ini Norwich menyudahi pertandingan dengan tidak kebobolan.
Tidak Ada Sangkut Pautnya Antara Penampilan Tim Chelsea Dan Villas-Boas
January 19, 2012 by blake · Leave a Comment
Awal musim ini ada isu jika sejumlah besar pemain senior Chelsea tak akur dengan sang manajer, Andre Villas-Boas. John Terry pun membantah hal tersebut dan mengatakan hubungan mereka sampai saat ini baik-baik saja. Kedatangan Villas-Boas awal musim ini membuat peran sejumlah pemain senior mulai berkurang di tubuh tim asal London Barat itu. Sudah ada Nicolas Anelka Didier Drogba, Salomon Kalou, Frank Lampard dan Alex yang tersingkir dan memilih untuk pergi. Memang nama-nama itu sulit mendapatkan jam terbang saat hingga setengah musim berjalan. Maka wajar jika akhirnya mereka digosipkan akan pergi dan sekaligus memperlihatkan jika adanya ketidak harmonisan di ruang ganti The Blues. Terry, Sebagai kapten klub, pun menegaskan jika kondisi tim saat ini masih harmonis dan jika ada pemain yang tidak bahagia, itu karena jarang mendapat kesempatan bermain.
Tahun 2012 Adalah Tahun Frank Lampard Menjadi Jendral Bagi Chelsea
January 14, 2012 by blake · Leave a Comment
Memulai 2012 Chelsea tergolong sensasional dengan tiga kemenangan beruntun. Frank Lampard yang bertanggung jawab menjaga hasil The Blues lewat gol-gol yang dihasilkan olehnya. Di empat laga terakhirnya di tahun 2011, Chelsea tidak sekalipun berhasil mencetak kemenangan. Namun, di tiga laga pertamanya di tahun 2012, Chelsea selalu memetik kemenangan yaitu dua kemenangan di Premier League dan satu di Piala FA. Lampard selalu mencetak gol di tiga pertandingan tersebut. Dipertandingan terakhir yaitu tadi malam, gelandang internasional Inggris tersebut bahkan menjadi pahlawan Stamford Bridge. Gol tunggalnya di menit 13 membuat Chelsea menang 1 – 0 atas Sunderland, dan mereka tetap menduduki peringkat empat di klasemen sementara. Gol tersebut adalah yang ke-11 yang telah dikoleksinya di semua ajang di musim ini. Ia pun melampaui Daniel Sturridge sebagai top skorer sementara timnya.
Frank Lampard Orang Yang Istimewa Untuk Villas-Boas
December 26, 2011 by blake · Leave a Comment
Andre Villas-Boas, pelatih Chelsea, menyebut Frank Lampard sebagai orang yang ‘istimewa,’ meskipun dia tidak memainkan gelandang internasional Inggris tersebut pada tiga pertandingan besar terakhir. Lampard yang berusia 33 tahun itu akan kembali masuk tim inti pada hari Senin, setelah Ramires menerima hukuman kartu kuningnya di musim ini di White Hart Lane, disaat Chelsea bermain imbang dengan skor akhir 1 – 1 dengan Tottenham Hotspur.
Didier Drogba Ingin Bermain Sampai Usia 35 Tahun
December 8, 2011 by blake · Leave a Comment
Didier Drogba berpenampilan bagus dengan mencetak dua gol pada pertandingan Chelsea melawan Valencia, yang berakhir dengan skor 3 – 0 untuk kemenangan Chelsea, sekaligus membuat mereka berhak melaju ke babak 16 besar. Pasukan Andre Villas-Boas paham benar kalau kekalahan atau imbang, akan membuat Valencia melewati mereka, tetapi penampilan gemilang Drogba – seperti yang ia lakukan saat Chelsea mengalahkan Newcastle United pada Liga Inggris, membuat Chelsea bukan hanya lolos ke babak 16 besar, tetapi juga memuncaki klasemen grup. Empat gol yang dicetak Drogba pada empat pertandingan terakhir, membuat ia yakin kalau Chelsea dapat mengontraknya untuk dua tahun lagi, dan menjadikannya penyerang utama, di saat Fernando Torres masih belum memperlihatkan ketajamannya. Drogba sekarang berusia 33 tahun, dan kontraknya akan habis pada Juni. Dengan demikian, ia dapat mempersiapkan kepergiannya pada bulan depan, jika Chelsea tidak ingin memperpanjang kontraknya selama dua tahun. Tetapi penyerang internasional Pantai Gading tersebut berkata kalau ia ingin membayar waktu yang hilang karena baru bermain secara profesional pada usia 21 tahun, dan ia berencana untuk melakukan hal hebat pada masa senja karirnya.
QPR Berhasil Mengalahkan Chelsea Dengan Skor Akhir
October 24, 2011 by blake · Leave a Comment
Gol hasil dari tembakan penalti oleh Heidur Helguson pada babak pertama membawa kemenangan pertama QPR dimusim ini melawan Chelsea yang harus bermain hanya dengan sembilan pemain setelah diusirnya Jose Bosingwa dan Didier Drogba. Setelah tertinggal karena gol penalti Helguson pada menit kesembilan, Chelsea berusaha mengejar ketinggalan akan tetapi tidak mampu menyamakan kedudukan dan masih tetap bertahan di posisi ketiga klasemen, tertinggal enam poin di bawah pemimpin klasemen Manchester City. Ini merupakan kekalahan kedua Chelsea di bawah pelatih Andre Villas-Boas. Chelsea berjuang keras hanya dengan sembilan pemain yang tersisa namun QPR dapat mempertahankan keunggulan mereka itu yang merupakan kemenangan pertamanya atas Chelsea.
Terry Anggap Spurs dan Barca Sebagai Lawan Terberatnya
May 6, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Sudah 500 pertandingan dilewati John Terry bersama Chelsea. Dari 500 pertandingan itu, siapa lawan terberat menurut bek asal Inggris itu? Ia menjawab Tottenham Hotspur dan Barcelona. Laga ke-500 Terry dia catatkan ketika membela The Blues menghadapi Tottenham Hotspur akhir pekan kemarin. Catatan itu makin terasa manis karena tim London Barat berhasil mengandaskan Spurs 2-1 dan kemenangan itu juga menghidupkan kembali peluang “juara Si Biru” di Premier League.
Dalam kurun waktu selama itu, Terry tentunya memiliki banyak kesan salah satunya mengenai lawan yang dihadapi. Dalam wawancaranya dengan situs resmi klub, pria yang masuk tim senior Chelsea tahun 1998 itu ditanyai siapakah lawan terberat yang pernah dihadapi.
Dari opsi jawaban yang ditawarkan yakni Arsenal, Manchester United, Liverpool atau Barcelona, bek berusia 30 tahun itu hanya memilih Barcelona untuk level Eropa. Sedangkan di level domestik, tiga tim sesama Big Four itu oleh Terry tidak dipilih.
“Ya bagi saya, saya akan mengatakan bahwa rival terberat yang pernah saya hadapi adalah Spurs di level domestik. Sementara di tingkat Eropa sudah jelas Barcelona,” jawab bek bernonor punggung 26 itu.
Ada beberapa kejadian yang boleh jadi pahit bagi Terry ketika bertemu dengan Tottenham. Salah satunya dalam laga 5 November 2006 di kandang The Lilywhites. Ketika itu Terry untuk pertama kalinya menerima kartu merah di sepanjang karirnya. Laga berakhir bagi kekalahan “Si Biru” dan itu menjadi kekalahan pertama tim berlambang singa tersebut di White Hart Lane sejak 1987.
Kemudian di tahun 2008, Terry bersama Chelsea juga takluk 1-2 dari Tottenham di final Piala Liga.
Sementara itu terkait Barcelona, Terry mengatakan bahwa gol terbaik di sepanjang karirnya sejauh ini dia cetak ke gawang Blaugrana di Liga Champions musim 2004/2005. Dalam laga yang dilangsungkan 8 Maret 2005 itu, Chelsea menang 4-2.
“Ketika itu kami unggul 3-0 dan mereka kemudian berusaha bangkit. Namun kemudian ketika Damien Duff mengambil sepak pojok, saya ingat ketika itu saya memberikan tanda,” ujar bek kelahiran 7 Desember 1980 itu.
“Saya kemudian berlari mendekati tiang dekat dan menyambut bola. Itu merupakan malam yang luar biasa karena kami mengalahkan Barcelona, tim yang memiliki pemain luar biasa dan tengah berada di puncak performa.”
“Hasil itu merupakan hasil yang sempurna untuk kami dan gol saya seperti memecah kebuntuan. Sungguh malam yang luar biasa.”
United Optimistis Kegagalan Musim Lalu Tak Terulang Lagi
May 5, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Saat ini Manchester United mengalami situasi yang mirip musim lalu, yakni menghadapi Chelsea hanya tiga hari setelah tampil di Liga Champions. Dengan kondisi lebih bugar, MU optimistis kegagalan musim lalu tak terulang.
Akhir pekan ini Wayne Rooney dkk akan menghadapi Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris. Pertarungan keduanya dinilai sebagai salah satu penentu siapa juara musim ini, mengingat kedua tim hanya berselisih tiga poin.
Situasi yang dialami MU untuk saat ini hampir mirip dengan musim lalu, di mana mereka menjamu Chelsea hanya beberapa hari setelah “Setan Merah” tampil di Liga Champions.
Ketika itu seluruh hasilnya negatif. Di Liga Champions anak asuh Sir Alex Ferguson kalah 1-2 dari Bayern Munich (30 Maret 2010) dan kemudian takluk dari Chelsea di Old Trafford (3 April 2010) dengan skor yang sama.
Ferguson menolak menyamakan situasi yang dialami timnya saat ini dengan musim lalu. “Ada perbedaan besar dengan tahun lalu di mana kami harus menghadapi Chelsea setelah kami kalah dari Bayern Munich. Tahun lalu kami sangat lelah di babak pertama, jadi untuk hari Minggu nanti kami akan tampil dengan tim yang lebih bugar,” kata manajer asal Skotlandia itu seperti dikutip dari BBC.
Dinihari tadi MU tampil menghadapi Schalke di leg kedua Liga Champions. Hasilnya Edwin Van der Sar cs. menang 4-1 sekaligus memastikan lolos ke final untuk menghadapi Barcelona. Dalam laga dinihari tadi, Sir Alex menurunkan delapan pemain yang berbeda dengan yang tampil ketika dikalahkan Arsenal pada akhir pekan sebelumnya.
“Situasi pasca hasil laga melawan Arsenal memaksa kami untuk melakukan itu. Saya pikir ada kelelahan emosional pasca kekalahan di hari Minggu. Saya harus mengambil keputusan ini,” lugas manajer MU sejak 1986 itu.
Ferguson mengaku beruntung karena di leg pertama anak buahnya sudah mengantongi kemenangan 2-0. “Ini bukan keputusan mudah. Dengan keunggulan dua gol, saya memiliki keleluasaan untuk melakukannya. Andai di leg pertama berakhir dengan skor tipis, saya tak mungkin melakukannya.”




