Jairon Feliciano, Persema Perkecil Kedudukan Persebaya

February 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Malang Laga Bola – Persema Malang berhasil membekuk lawanya,  Persebaya Surabaya dengan skor 3-1. Bintang kemenangan Laskar Ken Arok adalah striker Jairon Feliciano yang mencetak dua gol.

Saat itu Persema mengendalikan jalannya babak pertama dalam laga yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (17/2/2010) petang WIB.

Dimotori Brima Pepito dan Jairon Feliciano serta didukung Siswanto dan Jainal Ichwan, Laskar Ken Arok mengurung pertahanan Bajul Ijo.

Di menit ke-11 Persema membuka skor melalui Jairon Feliciano. Gol ini berawal dari sodoran Siswanto, Jairon sukses lolos dari kawalan pemain belakang Persebaya dan selanjutnya menaklukkan kiper Syaifudin.

Empat menit menjelang jeda, tuan rumah memperbesar skor. Umpan silang Jainal Ichwan dari sayap kanan gagal disambar oleh Brima. Bola selanjutnya mengarah ke Jairon. Kemudian pemain bernomor punggung sembilan ini menyambutnya dengan eksekusi berujung dengan jebolnya gawang Persebaya.

Di awal babak kedua, Bajul Ijo mulai bisa keluar dari tekanan tuan rumah. Sepakan John Tarkpor di menit ke-53 mengarah tepat ke tangkapan kiper Sukasto Effendi.

Selanjutnya Persema kembali menguasai laga. Menit ke-70, Brima memiliki dua kesempatan. Yang pertama sundulannya bisa dihalau pemain belakang Persebaya. Selanjutnya tendangan Brima diblok Syaifudin.

Sembilan menit menjelang bubaran, Persebaya memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas John Tarkpor.

Persema merespon semenit berselang. Umpan silang Jainal Ichwan disambut tandukan Seme Patrcik yang tidak terkawal untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Skor ini bertahan hingga peluit akhir ditiupkan. Dengan tambahan tiga poin, kini tim besutan Subangkit bercokol di posisi kelima dengan nilai 31 hasil dari 20 kali bertanding.

Arek Arek Bonek Maki Pemain Dan Ofisial Persebaya

February 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Surabaya Laga Bola – Tidak puas dengan hasil buruk yang diraih Persebaya Surabaya membuat puluhan suporter Bonek Mania kesal. Mereka mencaci para pemain dan official saat masuk ke dalam Wisma Eri Irianto (Mess Persebaya).

“Danur bangsat, buang Taka. Danurwindo goblok, Danurwindo bangsat dibuang saja,” yel-yel para bonek kepada pemain serta official di depan Mess Eri Irianto.

Sementara itu, salah satu suporter Wawan (25) warga Ngagel, Jaya Utara mengungkapkan jika dirinya sangat kecewa dengan prestasi tim kesayangannya dibawah asuhan Danurwindo. Kekecewaan tersebut dilontarkan setelah Persebaya takluk 0-2 dari tamunya, Sriwijaya FC.

“Kita sudah berkorban banyak, tapi sekarang malah ancur prestasinya. Buat apa mempertahankan pelatih dan pemain Takatoshi Ucida yang goblok. Apa tim ini mau dibawa ke jurang degradasi,” katanya sambil mengerutkan dahi.

Tampak puluhan petugas kepolisian bersiaga di depan gerbang dan memagar betis para suporter yang berjalan keluar stadion menuju mess. Bahkan pemain belakang Persebaya Takathosi Ucida tampak mengapitkan kedua tangannya seolah ingin meminta maaf kepada suporter.

Roberto Mancini Goda Mario Balotelli

February 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Pasang dansurut sepertinya akan mewarnai hubungan Mario Balotelli dengan pelatihnya di Inter Milan, Jose Mourinho. Eks allenatore Nerazzuri Roberto Mancini pun kini seakan akan memancing di air keruh dengan menyuarakan ketertarikan. Tak hanya sekali-dua saja Balotelli dilaporkan bikin masalah di Inter. Yang terakhir dia dimarahi oleh Mourinho karena dinilai kurang mau berkorban untuk tim, sehingga kemudian harus digantikan pemain lain dan disambut reaksi negatif oleh si pemain.

Insiden paling baru tersebut tak lepas dari pengamatan Mancini yang kini membesut Manchester City. Pria yang memberikan kesempatan debut buat Balotelli pada tahun 2007 lalu di Inter pun mengaku siap menampung penyerang berusia 19 tahun tersebut.

“Saya ingin membawa Mario ke sini karena dia masih muda dan punya potensi menjadi pemain kelas dunia,” kata Mancini.

Kubu Inter seprtinya tak mau kehilangan Balotelli begitu saja karena bakatnya memang terbilang oke. Ini sudah bikin Mourinho kemudian bersikap sedikit melunak, meski masih tetap menyisakan kritik buat pemainnya tersebut.

“Aku suka caranya bermain saat melawan Chievo, Milan, Juventus serta Fiorentina. Hal terpenting yang tidak kusuka mengenai dirinya saat melawan Fiorentina adalah pemain harus menyadari kalau tim sedang kesulitan dan harus berkorban demi tim,” ujarnya saat itu.

Meski demikian, Mancini juga punya jurus sendiri. Apa yang dikeluhkan Mourinho perihal Balotelli justru tidak jadi perkara buat Mancini.

“Dia bisa menentukan arah sebuah pertandingan dan saya sama sekali tak punya keluhan apa-apa mengenai dia,” tandas Mancini.