Rossi Sangat Emosional Hadapi Napoli

February 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Jelang laga 32 besar Europa League Jumat, (18/2/2011), Villarreal akan menemui lawan yang cukup berat dari Italia yakni, Napoli. Partenopei menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos ke babak 32 besar. Bertandang ke San Paolo markas Napoli, striker Yellow Submarine Giuseppe Rossi mengatakan dirinya sudah tidak sabar untuk melakoni laga tersebut.

“Saya emosional menghadapi pertandingan berikutnya (Napoli). Saya akan bermain di tempat yang mempunyai sejarah, di mana di sana pernah bermain seorang legenda sepakbola, Diego Maradona,” ujar Ross.

Mantan punggawa Manchester United ini juga menyinggung soal pemain anyar Napoli Victor Ruiz yang dulu bermain untuk Espanyol. Menurut Rossi, Ruiz adalah bek yang tangguh. Namun Ruiz masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan para pemain Napoli.

Saat disinggung soal kiprahnya di Timnas Italia, Rossi yang pernah mengaku ingin kembali ke Italia mengatakan, dirinya akan selalu siap jika dibutuhkan.

“Jika Cesare Prandelli (pelatih Italia) memanggil, saya akan merespon dengan cepat. Saya akan selalu membuat diri saya berada disana (Timnas Italia),” pungkasnya.

Sneijder is Back Jelang Derby D’Italia

February 10, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Performa Wesley Sneijder musim ini banyak diganggu cedera. Kini ketika dirinya sudah fit, Sneijder sudah siap kembali beraksi bersama Inter Milan termasuk saat melakoni bigmatch kontra Juventus akhir pekan ini.

Sneijder yang jadi pilar penting bagi Inter dalam merebut tiga gelar lalu di awal musim sering bolak-balik ruang perawatan akibat cedera atau kelelahan. Wajar saja karena usai berpeluh lelah bersama Inter, ia harus membela Belanda hingga masuk ke babak final.

Pesepakbola 26 tahun itu akhirnya mampu merasakan sentuhan kepelatihan Leonardo -yang menggantikan Rafael Benitez- pada laga melawan Bari pekan lalu. Selama hampir dua bulan sebelumnya Sneijder berkutat dengan cedera engkel dan lutut.

Masuk sebagai pemain pengganti Sneijder mencetak gol ketiga dalam kemenangan 3-0. Sesudahnya Sneijder dipasang sebagai starter dalam laga kontra AS Roma dan mencetak gol pembuka kemenangan besar Il Biscione 5-3.

Performa gemilang itu dilanjutkan eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam ini saat membela timnas Belanda dalam laga persahabatan kontra Austria yang berakhir 3-1 untuk Oranje. Sneijder membukukan gol pertama lewat sebuah aksi individu melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan tembakan voli keras ke gawang lawan.

Sebuah pembuktian jika Sneijder memang sudah kembali ke form terbaiknya seperti yang kerap ditunjukkannya musim lalu. Ia pun dipastikan bakal jadi andalan Leonardo di lini tengah untuk meladeni Juventus dalam Derby D’Italia, Senin (14/2/2011) dinihari di Olimpico Turin.

“Saya merasa seperti bukan habis cedera selama 50 hari. Saya ingin mencetak gol cantik seperti itu di pertandingan resmi,” sahut Sneijder seperti dilansir Football Italia.

Tiga poin patut didapat Nerazzurri demi menjaga persaingan di papan atas dengan AC Milan dan Napoli, sekaligus menjaga ritme positif yang tengah dijalani. Sejak ditangani Leonardo Inter sudah menang tujuh dari delapan pertandingan terakhirnya di Seri A.

Drama di Stadion Giuseppe Meazza

February 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Drama terjadi di Stadion Giuseppe Meazza dalam laga Inter Milan kontra AS Roma. Delapan gol tercipta dan Nerrazurri sukses memetik kemenangan 5-3 atas Giallorossi, Senin (7/3/2011).

Kemenangan ini membuat Inter kokoh di posisi tiga klasemen sementara dengan perolehan 44 poin dari 23 kali bertanding. Sementara Roma ada di posisi tujuh dengan poin 39.

Baru tiga menit laga berjalan, tuan rumah langsung membuka skor 1-0. Aksi ciamik Wesley Sneijder dengan melepaskan tendangan keras ke pojok gawang, tidak bisa dihalau kiper Julio Sergio.

Tapi, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Roma bisa membalaskan gol menjadi 1-1 di menit 12. Mirko Vucinic membuka ruang buat Marco Borriello untuk melepaskan umpan matang. Fabio Simplicio yang berdiri bebas, tanpa kesulitan mencetak gol ke gawang Julio Casar.

Dua peyelamatan gemilang dilakukan Cesar. Tendangan Vucinin dan Borriello masih bisa dimentahkan kiper asal Brasil tersebut. Sementara peluang Sneijder di menit 21 juga gagal di tangan Sergio.

Keunggulan Inter baru bertambah menjadi 2-1 di menit 34. Eto’o dengan lari kecepatan tinggi, menyusur sektor sayap, sebelum melepaskan tendangan keras menaklukan kiper Julio Sergio.

Striker Giampaolo Pazzini sebenarnya sudah menggetarkan gawang Inter untuk kali ketiga. Pazzini sudah terlanjur terjebak off-side, sesaat sebelum menerima bola. Gol Pazzini pun dianulir wasit.

Nicola Burdisso terpaksa diusir wasit setelah melanggar dengan keras Pazzini di dalam kotak penalti. Wasit juga menunjuk titik putih dan eksekusi dengan baik dilakukan Eto’o untuk menambah keunggulan menjadi 3-1.

Skor kembali berubah menjadi 4-1 di menit 71, Kali ini Thiago Motta yang mencetak gol keempat buat timnya. Motta memaksimalkan umpan Sneijder yang sebelumnya pemain asal Belanda tersebut bekerja sama dengan Eto’o.

Roma memperkecil skor menjadi 4-2 di menit 75. Bola tendangan bebas Daniele De Rossi, lebih dulu dibelokan Vucinic untuk menjadi gol. Roma benar-benar memberikan ancaman setelah Simone Laria menecetak gol dan skor berubah menjadi 4-3.

Inter akhirnya menutup pertandingan menjadi 5-3 melalui gol Esteban Cambiasso. Pemain asal Argentina ini meneruskan umpan silang dari Eto’o yang bergerak di sektor kiri lawan.

Susunan Formasi:
AS Roma: Julio Sergio, Nicolas Burdisso, Juan, John Arne Riise, Marco Cassetti, Daniele De Rossi, Simone Perrotta, Fabio Simplicio, Jeremy Menez, Mirko Vucinic, Marco Borriello

Inter Milan: Julio Cesar, Ivan Cordoba, Andrea Ranocchia, Javier Zanetti, Maicon, Thiago Motta, Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Houssine Kharja, Giampaolo Pazzini, Samuel Eto’o

As Roma Butuh Amunisi Baru

February 4, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pelatih AS Roma Claudio Ranieri mengakui kurangnya amunisi baru hingga menyulitkan Giallorossi dalam persaingan merengkuh trofi Sudetto.

Praktis, akibat krisis finansial yang menimpa Roma, tim besutan Ranieri ini tidak melakukan belanja pemain pada Januari lalu. Malahan Giallorossi harus kehilangan beberapa pemainnya. Sebut saja seperti Julio Baptista (Malaga), Okaka (Bari), Cicinho (Villarreal), Antunes (Livorno).

Beda halnya dengan Roma, pesaing mereka AC Milan dan Inter Milan justru banyak mendatangkan pemain baru. Terkait ada pernyataaan yang mengatakan Giallorossi tidak membutuhkan pemain baru, The Tinkerman menyangkalnya.

“Direktur olahraga Roma, Daniele Prade mengatakan Milan dan Inter memang sedang membutuhkan pemain baru, tapi kami tidak? Saya tidak setuju dengannya,” ujar Ranieri.

“Mereka (Milan dan Inter) tetap lebih kuat dari kami. Mereka memiliki uang lebih banyak untuk membeli pemain, dan mampu menekan pasar,” jelasnya.

Roma Berhasil Bekuk Lazio 2-1

January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Satu laga 16 besar Coppa Italia mempertemukan AS Roma melawan Lazio. Hasilnya sudah bisa ditebak, pertandingan berjalan sengit. Roma tampil lebih baik dan keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Dua gol dari tendangan penalti Marco Borriello dan gol Fabio Simplicio, sudah cukup membawa Giallorossi menuju partai perempatfinal Coppa Italia musim ini.

Laga yang kerap disebut Derby della Capitale ini selalu diwarnai dengan insiden. Kali ini bus tim Lazio dan suporternya dilempari batu oleh sekelompok pendukung Roma, sesaat sebelum laga digelar.

Kapten Francesco Totti absen di laga ini karena masih menjalani hukuman empat kali larangan bertanding usai menerima kartu merah di final musim lalu. Sementara pemain anyar Lazio Giuseppe Sculli, duduk di bangku cadangan.

Ketegangan terjadi di menit 19. Stefan Radu menerima kartu kuning setelah tendangannya mendarat di wajah Nicolas Burdisso. Daniele De Rossi memprotes keras aksi Radu ini.

Kiper Roma Julio Sergio menggagalkan tendangan voli Libor Kozak, menyambut umpan silang Cristian Brocchi. Tak lama berselang De Rossi mendapat kartu peringatan setelah melakukan tekel keras kepada Alvaro Gonzalez. Giuseppe Biava juga tergeletak di lapangan setelah terjatuh akibat benturan dengan Adriano. Beruntung Biava bisa melanjutkan pertandingan.

Julio Sergio melakukan dua penyelamatan penting dengan menggagalkan tendangan bebas Hernanes. Skor 0-0 menjadi hasil di laga babak pertama.

Roma unggul 1-0 lebih dulu di menit 53. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat Stephan Lichtsteiner melakukan hand ball saat memotong umpan silang John Arne Riise. Marco Borriello bertindak sebagai algojo sukses menaklukan Tommaso Berni.

Tapi, keunggulan tersebut hanya berjalan lima menit. Wasit juga memberikan hadiah penalti kepada Lazio setelah Mauro Zarate dijatuhkan Juan. Hernanes menuntaskan tugas dengan baik dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Fabio Simplicio akhirnya menentukan kemenangan Roma di menit 77. Aksi individu Menez membentur kaki Radu, tapi bola bisa direbut Simplicio dan langsung melepaskan tendangan mendatar ke arah gawang. Gol itu menjadi gol penutup di pertandingan derby ini.

Susunan Pemain:
Roma: Julio Sergio; N Burdisso, Mexes, Juan, Riise; Brighi, De Rossi, Simplicio; Greco (Menez 46); Adriano (Vucinic 46), Borriello

Lazio: Berni; Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu; Brocchi (Bresciano 81), Hernanes, Ledesma, Gonzalez (Mauri 86); Kozak (Floccari 75), Zarate

Spalletti Salahkan Fisik Pemain

August 31, 2009 by admin · Leave a Comment 

Spalletti-isiRoma Lagabola – AS Roma harus menelan kekalahan keduanya secara beruntun tatkala menyerah dari Juventus 1-3. Pelatih Luciano Spalletti menilai hasil itu adalah akibat fisik pemain yang buruk. Meski bermain di kandang sendiri, Olimpico Roma, Senin (31/8/2009) dinihari WIB, Roma harus mengakui keunggulan Juve yang punya dua pemain baru nan cemerlang, Diego dan Felipe Melo.

Sebetulnya, permainan Roma tidak terlalu buruk, apalagi di babak pertama. Terbukti, Giallorossi mampu mengimbangi dan skor 1-1 jadi kesimpulan 45 menit pertama pertandingan. Tapi kondisi sebaliknya terjadi di babak kedua. Roma mulai melemah dan Juve menghukum mereka dengan dua gol tambahan yang membuat Giallorossi masih nihil kemenangan di dua laga.

“Kami harus membangun kontinuitas. Kami bermain baik tetapi kami tidak cukup bagus secara fisik di fase-fase final pertandingan,” komentar Spalletti yang dikutip Goal. Walau kalah, Spalletti memberi pujian khusus untuk Daniele De Rossi yang mencetak gol tunggal Roma. Spalletti meminta pemain Il Lupi lainnya mencontoh determinasi De Rossi. “Benar, tak semua pemain memperlihatkan rasa lapar yang sama seperti De Rossi. (Jeremy) Menez dan (Francesco) Totti contohnya, lebih kreatif dan tidak selalu tampil bersemangat seperti De Rossi,” kata Spalletti.

Jelang Roma vs Juventus

August 27, 2009 by admin · Leave a Comment 

Image

Turin Lagabola – Kapasitas Juventus sebagai calon scudetto baru akan teruji pada akhir pekan ini. Maaf bagi Chievo Verona, tetapi AS Roma jelas menjadi ujiang sesungguhnya bagi ‘Si Nyonya Tua’. Juventus mengakhiri partai pertamanya pekan lalu dengan kemenangan 1-0 atas Chievo. Di pekan kedua, lawan berat menanti Juve karena Roma siap menjamu mereka di Stadon Olimpico, Minggu (30/8/2009). “Roma akan jadi tes sesungguhnya bagi kami. Dengan segala hormat untuk Chievo, kemarin kami bermain di kandang dan semua orang memperkirakan kami menang,” kata bek Juventus Giorgio Chiellini di Football Italia.

Read more