Terimakasih Buffon Kepada Para Fans!
January 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Soal loyalitas untuk Juventus, Gianluigi Buffon memang sudah tidak diragukan lagi. Secara pribadi Buffon ingin mengucapkan terimakasih kepada para fans karena sudah bersabar menunggunya pulih dari cedera selama tujuh bulan.
Buffon pulih dari cedera punggung yang dialaminya sejak Piala Dunia lalu saat menghadapi Paraguay pada 14 Juni 2010. Dan dia bermain terakhir untuk Bianconeri pada 15 Mei lalu.
“Saya rasa ini adalah waktu yang tepat untuk kembali bermain,” ucapnya.
“Bagi orang yang telah memenangkan Piala Dunia dan bermain di Liga Champions, Anda mungkin berpikir Coppa Italia tidak akan berarti banyak, tapi saya benar-benar puas dengan kinerja positif ini,” imbuhnya.
“Saya telah sepenuhnya pulih sekarang dan mengucapkan terima kasih kepada para fans dari lubuk hati saya yang paling dalam. Mereka memiliki kasih sayang yang besar,” tutup kiper 32 tahun ini.
Kembalinya Buffon diharapkan mampu memotifasi semangat juang pasukan Nyonya Tua dalam perburuan Scudetto. Ya, pengalamannya di bawah mistar akan menjadi modal berharga bagi Bianconeri untuk memetik hasil yang maksimal.
Jelang Juventus VS Bayern Munich
September 14, 2009 by admin · Leave a Comment
Lagabola – Juventus dan Bayern Munich adalah dua raja di kompetisi domestik masing-masing. Kini, dua raja lokal itu harus saling sikut untuk beradu kualitas di ranah Eropa. Bayern adalah raja Bundesliga dengan koleksi 21 gelar. Sementara itu Juventus merupakan penguasa Seri A dengan 27 trofi.
Kini, kedua raja lokal itu harus saling bersaing untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa menjadi raja di Liga Champions. Juve dan Bayern tergabung dalam satu grup, bersama Bordeaux dan Maccabi Haifa. “Dari hasil undian, kami mendapatkan grup yang bisa kami kendalikan. Tapi, kondisinya juga bisa berubah menjadi sangat buruk. Kami harus menjalani setiap laga dengan benar,” demikian tukas kiper Juventus Gianluigi Buffon seperti dilansir dari situs resmi klub.
Bila merunut pada Liga Champions, prestasi FC Hollywood lebih baik daripada La Vecchia Signora . Tim asal Jerman empat kali juara, sedang wakil Italia baru dua kali. Ada pun kedua tim sama-sama mencatat tujuh kali penampilan di laga puncak. Kedua tim kini memiliki nyawa permainan baru. Diego Ribas di kubu Juve dan Arjen Robben di sisi Bayern.
“Bayern merupakan klub besar dengan sejarah yang luar biasa, dan yang terpenting mereka memiliki hasrat untuk selalu meraih kemajuan,” seru Robben seperti dilansir dari Soccernet. Di Liga Champions musim 2004/05, Juve dan Bayern juga berada dalam satu grup. Ketika itu tim Zebra sukses menjadi juara grup dengan poin 16, unggul enam poin dari tim asal Bavaria. Ada pun petualangan kedua tim sama-sama berakhir di perempatfinal. Jadi, siapakah satu dari dua raja lokal itu yang akan memperpanjang kekuasaannya di Liga Champions?
Juventus Tekuk Roma Di Kandangnya 3-1
August 31, 2009 by admin · Leave a Comment
Roma Lagabola – Dua pemain baru Juventus, Diego dan Felipe Melo memotori kemenangan 3-1 timnya atas AS Roma. Diego membintang dengan kontribusi dua gol dan Melo menambahinya dengan satu gol. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Olimpico Roma, Senin (31/8/2009) dinihari WIB, Diego mencetak golnya di menit 24 dan 67 dan Melo menutup di menit 93. Sementara balasan Roma dicetak oleh Daniele De Rossi di menit 35.
Kemenangan ini membuat Juve untuk sementara menguasai pucuk pimpinan klasemen Seri A menggeser Inter Milan. Bianconeri mengumpulkan nilai enam dari dua pertandingan dan Inter mengoleksi empat. Jalannya pertandingan
Pelatih Roma Luciano Spalletti melakukan banyak perubahan dalam line-up timnya dibanding dengan susunan tim saat dikalahkan Genoa di pekan pertama Seri A. Di depan, Francesco Totti ditemani Jeremy Menez.
Tetapi peluang pertama justru lahir dari tim tamu. Diego mengirim tendangan bebas yang coba dibelokkan oleh sundulan Girgio Chiellini tetapi bola bisa ditepis kiper Roma, Julio Sergio. Gol Juve hadir tiga menit berselang lewat aksi individu Diego. Merebut bola dari Marco Cassetti di tengah lapangan, Diego menggiring bola, melewati John Arne Riise dan melesakkan bola ke gawang dengan tendangan terukur. Sebuah tendangan bebas yang diberikan wasit bagi Roma di menit 35 berbuah bencana bagi Juve. Saat para pemain Juve masih belum siap, bola disodorkan ke De Rossi yang tanpa ampun menggenjot bola menembus gawang Gianluigi Buffon dari luar kotak penalti.
Dua menit berikutnya, Juve kembali membahayakan gawang Sergio. Dari tendangan bebas Diego, Carvalho Amauri menanduk bola tetapi Sergio dengan sigap men-tip bola ke udara. Kesialan melanda Amauri di menit 42. Tendangannya dari dalam kotak penalti melabrak tiang Roma dan bola muntah coba disambut oleh Claudio Marchisio, tetapi bek-bek Roma sigap menyapu si kulit bundar. Di menit terakir, giliran Buffon yang tampil hebat mengamankan gawangnya. Umpan terobosan Menez kepada Totti coba diselesaikan oleh kapten Roma itu dengan sebuah tendangan, namun Buffon dengan sigap menepisnya dengan tangan.
Amauri mendapatkan kans berharga di menit 53. Menguasai bola di sisi kiri kotak penalti Roma, Amauri menembak tetapi arahnya tepat ke tangan Sergio yang segera menepisnya. Vincenzo Iaquinta membuang peluang untuk membuat Juve memimpin di menit 56. Menyisir sisi kanan, Iaquinta menusuk masuk ke kotak penalti tetapi penyelesaiannya buruk karena tendangannya melambung. Sergio menyelematkan gawang Roma di menit 66. Sebuah umpan silang Paolo De Ceglie disambar kepala Amauri tetapi Sergio dengan lincah bergerak ke kanan untuk menepis bola.
Gol Diego yang kedua hadir tak sampai semenit kemudian. Mendapat umpan flick dari Iaquinta, Diego mengelabui pengawalan Philippe Mexes sebelum menjebol gawang Sergio. 2-1 untuk Juve. Dalam keadaan tertinggal, Roma mencoba melawan. Mendapat bola di sisi kanan, Menez mengecoh De Ceglie dan menembak. Sayang bagi tuan rumah karena tendangan Menez melebar di kanan gawang BUffon.
Masuknya Mirko Vucinic membuat Roma kian menggigit. DI menit 73, sebuah umpan silang De Rossi dari kiri disundul Vucinic sembari terbang, tetapi tak menemui sasaran karena melebar. Kans terbaik Roma untuk menyamakan skor hadir di menit 78. Menguasai bola di luar kotak penalti, Totti melepaskan tendangan menyusur tanah, namun membentur tiang meski Buffon sudah mati langkah. Juventus akhirnya menggenapi kemenangannya menjadi 3-1 di menit ketiga injury time. Menggiring bola dari tengah, Melo mengakhiri aksinya dengan tendangan terarah yang tak bisa dihadang Sergio.
Susunan pemain
Roma: Julio Sergio, Cassetti, Mexes, Burdisso, Riise (Vucinic 71), Taddei (Tonetto 46), De Rossi, Pizarro, Perrotta (Cerci 81), Menez, Totti
Juventus: Buffon, Grygera, Cannavaro, Chiellini, De Ceglie (Legrottaglie 75), Thiago, Felipe Melo, Marchisio (Camoranesi 62), Diego (Poulsen 85), Iaquinta, Amauri
Inter Bermasalah kata Buffon

Zlatan Ibrahimovic ingin meninggalkan Inter Milan. Allenatore Inter Jose Mourinho mulai banyak mengeluh. Sepertinya ada yang salah dengan Inter, pikir Gianluigi Buffon. Inter akan melakukan kesepakatan besar dengan menukar Ibra dengan penyerang Barcelona, Samuel Eto’o. Ditambah pula dengan uang sebesar 40 juta Euro serta peminjaman Aliaksandr Hleb ke Italia.
Banyak pihak–termasuk Buffon–melihat kesepakatan besar ini malah akan menjadi awal kesulitan Nerazzurri. Kekuatan Inter akan melemah dengan adanya transfer ini. Buffon melihat ini sebagai kesempatan bagi Juventus untuk maju ke depan.
Simak saja komentarnya di bawah ini.
“Bersaing menghadapi klub yang kelihatannya bakal ditimpa masalah bisa menjadi keunggulan,” kata kiper utama Juventus dan Timans Italia itu seperti dilansir Tuttosport, Minggu (26/7/2009).




