Chelsea Berharap Hiddink Kembali

February 8, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Chelsea ingin membawa Guus Hiddink kembali ke Stamford Bridge. Tapi, bukan berarti posisi Carlo Ancelotti tak lagi aman.

Hiddink rupanya diplot sebagai direktur olahraga menggantikan posisi Frank Arnesen yang akan meninggalkan klub London Barat akhir musim ini. Pemilihan Hiddink sebagai suksesor Arnesen, lantaran The Blues sebelumnya sukses memboyong Fernando Torres dan David Luiz pada bursa transfer musim dingin.

Pria asal Belanda ini pernah menggantikan Luiz Felipe Scolari sebagai pelatih sementara pada 2009 silam. Tiga bulan menukangi The Blues, Hiddink memberikan gelar FA Cup.

Selain Hiddink, Chelsea juga bernegosiasi dengan mantan Direktur Olahraga Barcelona Txiki Begiristain. Tapi, dia tampaknya tak sesuai dengan keinginan Presiden Roman Abramovic yang ingin sosok andal dalam perekrutan pemain.

Nama lain yang masuk kandidat adalah mantan pelatih Chelsea lainnya, Avram Grant. Namun melihat sukses Hiddink di Stamford Bridge, pelatih Timnas Turki lebih difavoritkan ketimbang calon lainnya, demikian dilansir Goal, Selasa (8/2/2011).

Di saat bersamaan, posisi Carlo Ancelotti masih aman setelah Abramovic berniat mempertahankan posisinya minimal setahun ke depan. Namun, andai Ancelotti gagal, miliuner Rusia akan mencari pelatih hebat lainnya demi mengamankan gelar Liga Champions yang didambakannya sejak mengambil alih klub pada 2003 lalu.

Guus Hiddink Berbagi Tips Untuk Afsel

April 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Cape Town Laga Bola – Guus Hiddink tidak memungkiri bahwa tuan rumah Afrika Selatan adalah tim underdog di Piala Dunia 2010. Namun, ia memberi tips kepada Bafana Bafana. Dalam riwayatnya di Piala Dunia, Afsel tidak memiliki catatan bagus. Dalam tiga kali keikutsertaannya, skuad yang kini dibesut Carlos Alberto Parreira itu selalu terhenti di babak pertama yakni pada 1998 dan 2002.

Makanya tidak heran jika Afsel tetap dianggap sebagai tim lemah kendati menjadi host dalam hajatan kali ini. Meski begitu, bukan berarti Steven Pienaar dkk sama sekali tidak memiliki peluang.

“Pemain ke-12 sangat penting karena mereka dapat mengangkat sebuah tim ke level yang lebih tinggi. Tetapi, tekanan yang ada juga dapat berdampak negatif kepada pemain,” ujar Hiddink.

“Apa yang sesungguhnya penting adalah memulai turnamen dengan sebuah start yang sempurna.”

Persiapan yang matang juga ditekankan oleh Hiddink. Ia mencontohkan bagaimana tim Korea Selatan yang awalnya dianggap underdog akhirnya berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2002.

“Ketika saya melatih Korea Selatan, hal ini merupakan tantangan besar dan saya tahu apa yang saya butuhkan adalah waktu yang lebih lama untuk persiapan.”

“Kami menggunakan waktu latihan untuk mengikat seluruh pemain sebagai sebuah tim dan memperoleh kepercayaan diri. Hal yang terpenting adalah para pemain sangat fit dan memiliki keyakinan kepada mereka,” tutup pelatih yang namanya diabadikan sebagai nama stadion di Korsel itu.

Real Madrid Butuh Stabilitas

March 13, 2010 by Administrator · 1 Comment 

Laga Bola – Sepertinya Posisi Manuel Pellegrini sebagai pelatih di Real Madrid tengah digoyang usai kegagalan di Liga Champions lalu. Namun, ada baiknya ‘Si Putih’ tak buru-buru memecat pria asal Chile itu demi terciptanya sebuahnya stabilitas.

Hasil seimbang 1-1 kontra Lyon pertengahan pekan lalu membuat Madrid harus tersingkir lebih awal di Liga Champions karena mereka kalah agregat 1-2, setelah takluk 0-1 di pertemuan pertama.

Kekecewaan El Real membesar karena hasil ini bukan hanya membuat mereka kembali kandas di perdelapanfinal tapi juga membuyarkan asa untuk bisa tampil di rumah sendiri saat partai final dihelat di Santiago Bernabeu nanti.

Tak hanya itu, gelontoran uang satu triliun lebih untuk mendatangkan Kaka, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Xabi Alonso dan pemainnya lainnya, dengan harapan datangnya prestasi gemilang di akhir musim ini tampak sia-sia belaka.

Pellegrini tentunya jadi sosok yang paling disoroti terkait penampilan Madrid tersebut. Seketika usai kalah dari Lyon, media lokal di Spanyol sana pun ramai-ramai memberitakan kalau Pellegrini hanya tinggal menghitung hari saja sebagai pelatih Madrid.

Lalu muncullah berbagai nama pelatih yang didengungkan akan menggantikan Pellegrini nanti, seperti Arsene Wenger, Guus Hiddink, Fabio Capello, Jose Mourinho dan Rafael Benitez.

Kesemua pelatih top Eropa tersebut tentu telah dinilai bisa memimpin skuad bertabur bintang seperti Madrid. Tak seperti Pellegrini, yang dulunya hanya menangani tim sekelas Villarreal saja.

Jika melihat tren Madrid saat kepemimpinan Florentino Perez dan juga Ramon Calderon, Madrid sudah berganti pelatih sebanyak sembilan kali dalam sejak Vicente del Bosque dipecat pada 2003. Bukan tak mungkin Pellegrini akan bernasib sama seperti Wanderley Luxemburgo, Carloz Queiroz, Jose Camacho, Bernd Schuster atau Juande Ramos.

Meski demikian, memberhentikan Pellegrini itu bukan solusi dari semua masalah Madrid saat ini. Karena, ini baru musim pertamanya ia melatih Los Blancos dan tentu butuh waktu tak sebentar untuk meramu skuad berisikan pesepakbola kelas wahid.

Walaupun tersingkir dari Liga Champions dan Copa Del Rey, Pellegrini masih bisa membawa Madrid tampil baik di La Liga. Buktinya adalah CR9 dkk kini berada di puncak klasemen dan masih berpeluang untuk merebut gelar juara.

Berilah waktu Pellegrini musim depan jikalau pahitnya tak mampu merebut satu pun trofi musim ini. Sebab Madrid saat ini sedang dalam masa transformasi menjadi sebuah tim yang solid dan stabil untuk dapat berprestasi hebat kembali. Memecat Pellegrini boleh dibilang hanya dapat menghambat proses tersebut.

Benny Dollo Tiru Guus Hiddink

August 26, 2009 by admin · Leave a Comment 

JAKARTA LagaBola – Pelatih Timnas Indonesia Benny Dollo, ingin meniru jejak pelatih Timnas Rusia Guus Hiddink. Benny Dollo berniat melatih klub, seperti halnnya Hiddink yang pernah menangani Chelsea, di musim lalu. Bendol kini dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan klub papan atas Liga Super Indonesia, Persija Jakarta. Kabarnya, klub Ibukota tersebut memang tertarik menggunakan jasa Bendol, guna menggantikan posisi Danurwindo.

“Persija telah mengajukan pebawaran kepada saya untuk menjadi pelatih di musim ini. Itu memang baru pembicaraan awal. Kami belum mencapai pada kontrak dan saya juga belum menandatangani perjanjian apapun,” jelas Dollo kepada wartawan. Bendol sendiri belum berniat meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Tapi, dia juga mengaku tertarik untuk melatih skuad Macan Kemayoran, yang prestasinya merosot tajam di musim lalu.

Bendol sendiri berencana akan bertemu dengan pengurus PSSI guna membahas masalah ini. Kontrak Bendol akan habis pada Desember ini dan PSSI berencana mengevaluasi kinerja Bendoll. Beredar kabar bila nilai kontrak Bendol mencapai kisaran Rp800 juta sampai Rp1 miliar. Sementara itu, mantan arsitek Persita Tangerang itu akan menerima gaji dengan kisaran 20 sampai 60 juta sebulan.