Barca Ingin Pep Guardiola Tetap Di Camp Nou

January 11, 2012 by blake · Leave a Comment 

Josep Guardiola atau yang biasa dikenal dengan pep Guardiola belum memperpanjang kontrak bersama Barcelona walaupun sudah beberapa hari kita memasuki tahun 2012. Kubu The Catalans yang tidak ingin kehilangan pelatihnya itu mengusahakan segala cara untuk mempertahankannya di Camp Nou. Guardiola sejak awal melatih selalu hanya mau mengikat kontrak berdurasi satu musim. Manajemen Barca bukannya tidak berusaha untuk membujuk Guardiola. Meski sejauh ini belum menunjukkan indikasi yang positif, Presiden Barca, Sandro Rosell memastikan kalau pihaknya akan mengupayakan segala hal yang bisa dilakukan untuk menjaga Guardiola tetap di Camp Nou.

Seperempat Abad Melatih MU, Josep Guardiola Mengucapkan Selamat Kepada Alex Ferguson

November 7, 2011 by blake · Leave a Comment 

Josep Guardiola mengucapkan ucapan selamat kepada Sir Alex Ferguson atas keberhasilannya dimana selama 25 tahun membawa Manchester United memasuki masa keemasannya. Pelatih Barcelona ini salut dengan konsistensi yang ditunjukkan Fergie. Fergie menandai seperempat abad melatih MU dengan kemenangan atas Sunderland, Sabtu (5/11). Selama itu, manajer asal Skotlandia itu telah membangun “Setan Merah” menjadi salah satu tim yang paling disegani di kawasan Inggris dan juga Eropa. Dengan usianya yang hampir mendekati usia 70 tahun, Fergie masih tetap berdaulat untuk terus melatih. Guardiola pun berharap Fergie masih lama melatih sebelum memutuskan pensiun.

Moratti Juga Tepis Isu Kepindahan Guardiola

May 9, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Isu kepindahan Josep Guardiola ke Inter Milan resmi terbantahkan. Setelah pelatih Barcelona, kini giliran presiden klub Massimo Moratti yang angkat bicara.

Moratti yang digadang-gadang sebagai pemrakarsa utama transfer Guardiola secara tegas mengaku kalau dirinya tidak tertarik sedikitpun untuk memakai jasa bekas punggawa AS Roma serta Brescia itu. Patron minyak asal Italia malah menyatakan kalau dia masih tetap yakin kepada kepemimpinan Leonardo Araujo.

“Saya tidak memikirkan Guardiola. Jika Anda terlalu banyak berpikir, dalam sepakbola itu bisa sebuah kesalahan,” cetus Moratti.

“Saya hanya mau memikirkan musim depan. Leonardo mendapat jaminan dari saya langsung” sambungnya seperti dikutip Tribalfootball, Senin (89/5/2011).

Isu tentang hijrahnya Guardiola semakin mencuat sejak mantan punggawa El Barca sekaligus sahabat Pep-panggilan Guardiola-, Luiz Suarez menyatakan kalau koleganya itu tinggal menunggu ajakan dari Moratti saja. Menurutnya pelatih 41 tahun sudah ngebet menimba ilmu di kompetisi serta klub selain Barcelona.

Azulgrana Tak Ingin Meremehkan Shakhtar

April 11, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Barcelona tinggal selangkah lagi maju ke babak berikutnya setelah berhasil memetik kemenangan besar di leg I menghadapi Shakhtar Donetsk. Keunggulan jauh tak membuat Los Cules bakal santai laga penentuan. Barca hampir pasti lolos usai mengalahkan Shakhtar dengan skor telah 5-1 di leg pertama yang dihelat di Camp Nou sepakan lalu. Sebuah hasil seri di leg kedua, Rabu (13/4) dinihari WIB sudah cukup mengantarkan pasukan Josep Guardiola ke semifinal.

Meski begitu masih ada 90 menit yang tersisa. Shakhtar memang bukan tim yang layak untuk diremehkan, apalagi laga penentuan ini akan digelar di kandang sendiri yang mana wakil Ukraina itu punya rekor bagus.

“Kami tak akan meremehkan tim mana pun, dan tentu saja bukan Shakhtar karena mereka adalah tim yang hebat,” ujar Pedro Rodriguez.

“Masih ada 90 menit lagi, semuanya bisa terjadi mereka punya tim yang kuat, tim dengan para pemain cepat seperti Douglas Costa dan Luiz Adriano.

Shakhtar diyakini akan mati-matian meraih kemenangan. Pedro turut menegaskan timnya tetap akan memperagakan gaya permainan menyerang.

“Kami tak akan mengubah gaya bermain kami. Akami akan bermain dengan tensi dan konsentrasi menghadapi Shakhtar,” pungkas dia.

Josep Guardiola telah memilih skuadnya untuk menghadapi Shakhtar di leg kedua. Selain Cales Puyol dan Bojan yang absen karena cedera, Barca akan tampil tanpa Andres Iniesta karena akumulasi kartu. Sejumlah pemain Barcelona B turut disertakan seperti kiper Oier Olazabal dan Jonathan dos Santos.

Liga Champions, Guardiola Meminta Pemainnya Berkaca

March 10, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Barcelona secara meyakinkan membalas kekalahan atas Arsenal dan mengantongi tiket ke perempatfinal Liga Champions. Menganggap masih ada kekurangan, Josep Guardiola meminta anak didiknya berkaca untuk memperbaiki performa.

Setelah kalah 1-2 pada leg pertama di Emirates Stadium, Barcelona berhasil membalikkan keadaan dalam laga kedua di Camp Nou. Gol-gol dari Lionel Messi dan Xavi Hernandez memberi The Catalans keunggulan 3-1.

Terlepas dari kontroversi yang muncul menyusul kartu merah pada Robin van Persie, performa Barcelona dalam laga tersebut banyak dapat sanjungan. Lionel Messi dkk mendominasi tamunya, dan bahkan tak memberi The Gunners sekalipun melepaskan tembakan ke arah gawang.

Meski begitu, Josep Guardiola menganggap masih ada kekurangan pada timnya. Untuk bisa memperbaiki kekurangan tersebut agar tidak terulang di perempatfinal, cara terbaik adalah dengan mengoreksi diri sendiri.

“Satu-satunya cara untuk terus berkembang adalah melihat ke cermin dan melihat apa yang salah pada diri Anda untuk kemudian memperbaikinya. Itu yang kami lakukan,” sahut Guardiola di Yahoosport.

Guardiola secara khusus juga menyanjung performa Messi yang menyumbang dua gol dalam laga tersebut. Namun dia menegaskan kalau gelandang-gelandang Barca juga punya peran luar biasa dalam kemenangan tersebut.

“Messi kembali menjalani pertandingan yang hebat tapi seluruh tim melakukan pekerjaannya dengan baik dan kami membuat banyak kesempatan mencetak gol. Semua headline membicarakan Messi dan Xavi tapi di tengah lapangan kami juga kuat dengan (Javier) Mascherano dan (Sergio) Busquets,” tuntas Guardiola.

Siapa lawan yang akan dihadapi Barcelona di babak delapan besar baru akan diketahui pada Jumat (18/3/2011) pekan depan saat UEFA menggelar drawing.

Kalahkan Barca di FIFA Ballon d’Or adalah ‘Misi’ Mourinho Musim Ini

December 11, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Jika bisa dikaitkan dengan hasil El Clasico pertama musim ini, Jose Mourinho kalah telak dari Barcelona. Ia bisa membalasnya lebih cepat di bulan Januari di bursa FIFA Ballon d’Or. Mourinho sudah diputuskan sebagai satu dari tiga kandidat pemenang penghargaan pelatih terbaik dunia 2010. Pesaingnya adalah pelatih timnas Spanyol Vicente del Bosque dan arsitek Barcelona, Josep Guardiola.

Berkat sukses besar membawa Inter Milan meraih tiga trofi di musim lalu, Mourinho merasa sangat layak memenangi bursa tersebut. Ia bahkan mengatakan, “Kalau masih tidak menang juga, maka sampai kapanpun saya takkan pernah.”

Kompetitor orang Portugal itu sangat kuat. Del Bosque adalah sosok yang membidani Spanyol menjadi juara dunia, sedangkan Guardiola adalah pelatih yang menyulap El Barca sebagai salah satu tim terbaik dan terindah saat ini.

Dikaitkan dengan Guardiola, Mourinho kalah dalam duel head-to-head mereka akhir bulan lalu. Pada pertandingan Barca lawan Real Madrid di Nou Camp di La Liga, tim arahan Mourinho kalah telak 0-5. El Clasico jilid II baru akan digelar di bulan April di Santiago Bernabeu.

Salah satu anak buah Guardiola, David Villa, tidak menyebut Mourinho dalam analisisnya soal bursa pelatih terbaik dunia. Ia secara tidak langsung berharap penghargaan FIFA Ballon d’Or diborong oleh orang-orang Spanyol.

“Del Bosque pantas masuk bursa karena memenangi Piala Dunia. Guardiola punya rekor hebat sejak menukangi Barca. Siapapun dari keduanya yang akan menang, saya akan senang sekali,” tukas Villa.

Sebaliknya, bek Madrid Raul Albiol tidak menyebut Guardiola dalam nominasinya. “Del Bosque dan Mourinho pantas dapat Bola Emas. Del Bosque dapat Piala Dunia, Mourinho meraih treble,” ujarnya.

Tak cuma Mourinho, Albiol juga agak menyayangkan tersingkirnya rekan seklub dia, Iker Casillas, dalam bursa pemain terbaik dunia. “Dia itu fundamental untuk Spanyol dan saya ingin dia ikut dinominasikan.”

Untuk kategori pemain, Barcelona dipastikan “menang” atas Madrid karena ketiga kandidat terpilih berasal dari Catalan: Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta.

“Mereka bertiga layak dengan alasan masing-masing. Messi adalah pemain terbaik dunia, Xavi adalah mesinnya Barca dan timnas, permainannya tanpa cela. Sedangkan Iniesta tampil luar biasa di Piala Dunia dan mencetak gol kemenangan di final,” papar Villa.

Pemenang FIFA Ballon d’Or akan diumumkan di Zurich, Swiss, pada 10 Januari 2011.

Jelang Barcelona vs Rubin Kazan, Barca Santai

December 7, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Barcelona akan menghadapi Rubin Kazan di partai penyisihan terakhir Grup D. Namun karena sudah memastikan diri lolos ke babak selanjutnya plus juara grup, Los Cules pun santai. Pertandingan melawan Rubin di Nou Camp, Rabu (8/12/2010) dinihari WIB nanti tak berpengaruh lagi buat El Barca. Kemenangan 3-0 atas Panathinaikos di matchday kelima meloloskan Barca sekaligus menjadikan mereka sebagai juara grup.

Di sisi lain, posisi Rubin yang kini ada di urutan tiga klasemen masih rawan. Selain wajib menang, wakil Rusia ini masih menggantungkan hasil kepada partai yang dilakoni Kopenhagen yang sama-sama memperebutkan satu tiket lain.

Sejauh ini, Rubin selalu menjadi batu sandungan The Catalans. Barca belum pernah menang dalam tiga pertemuannya dengan dua kali seri dan sekali kalah.

Meski demikian, Pep tampaknya tak memikirkan soal rekor tersebut. Sang entrenador ingin melibatkan seluruh anggota tim yang berarti para pemain mudanya.

“Kami ingin tetap menjaga penampilan bagus dan saya ingin semua orang berpartisipasi,” ujar Josep Guardiola di situs resmi Barca.

“Kami menjadi juara grup lagi dan pekerjaan ini sudah selsai tapi tanpa mengurangi respek, kami akan mencoba untuk memainkan dinamika pertandingan dan membuat peluang sebanyak mungkin,”urainya.

Guardiola akan memanggil sejumlah pemain dari tim Barcelona B. Mereka adalah Marc Bartra, Andrey Fontas, Thiago Alcantara, Jonathan dos Santos dan Victor Vazquez.

Misi Barca Meruntuhkan Benteng Kerajaan Navarra

December 3, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Setelah sukses besar memenangi El Clasico, Barcelona akan menghadapi Osasuna yang belum pernah terkalahkan di kandang mereka. Misi mereka adalah meruntuhkan “benteng Kerajaan Navarra”. Osasuna saat ini memang masih berada di papan tengah klasemen sementara Liga Spanyol. Dari 13 pertandingan, mereka baru empat kali menang dan sudah enam kali kalah. Sisanya diakhiri dengan hasil seri.

Namun di kandang sendiri, Estadio Reyno de Navarra, tim besutan Jose Antonio Camacho itu belum pernah kalah. Dari enam pertandingan di stadion yang namanya berarti Kerajaan Navarra itu, mereka empat kali menang dan dua kali seri. Akhir pekan ini tamu yang akan bertandang ke “Kerajaan Navarra” adalah Barcelona, sang juara bertahan sekaligus pemuncak klasemen sementara saat ini. Tiga poin diincar anak buah Josep Guardiola guna tetap mempertahankan posisi pimpinan klasemen.

Euforia tengah melanda The Catalans menyusul kemenangan besar 5-0 atas seteru abadi mereka Real Madrid awal pekan ini. Bila Madrid yang bertabur bintang saja bisa dibekap, bagaimana dengan Osasuna? Apalagi Barca di La Liga musim ini selalu menang di markas lawan.

Dalam enam kali lawatan yang sudah dilakoni sejauh ini, Lionel Messi dkk. berhasil menjaringkan total 21 gol dan kebobolan hanya tiga kali. Ini merupakan catatan away terbaik dibanding tim-tim lain.

Meski begitu euforia tak membuat Barca kehilangan sikap waspada. Tim “merah-biru” menilai meruntuhkan “benteng Kerajaan Navarra” bukan hal yang gampang.

“Laga nanti bakal cukup sulit bagi kami. Osasuna belum terkalahkan di rumah. Mereka sangat kuat, mereka tidak pernah berhenti berlari. Meski begitu kami tak takut dengan kekuatan fisik mereka. Laga nanti bakal menarik,” ujar pemain muda Barca Jeffren Suarez di situs resmi klub.

“Kami harus memikirkan laga-laga berikutnya karena itu penting. Kami sudah berbicara dengan Pep dan dia mengatakan bahwa laga melawan Real Madrid sudah menjadi masa lalu,” tuntas Jeffren.