Piala Asia, Korsel Raih Posisi Tiga Usai Tundukkan Uzbekistan 3-2

January 29, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Korea Selatan menyudahi partisipasinya di Piala Asia 2011 dengan duduk di posisi tiga. Hasil tersebut mereka raih usai menundukkan Uzbekistan dengan skor ketat 3-2.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Jassim Bin Hamad Stadium, Doha, Sabtu (29/1/2011) dinihari WIB, Korsel mampu langsung unggul 3-0 sebelum akhirnya menyudahi laga dengan skor 3-2.

Korsel yang dikalahkan Jepang dengan adu penalti di babak semifinal membuka keunggulan melalui Koo Ja-Cheol saat laga masuk menit 17. Meneruskan umpan yang dilepaskan Lee Yong-rae, tendangan rendah Koo Ja-Cheol mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Di menit 28 Korsel mampu memperbesar keunggulan. Kali ini Ji Dong-won yang menceploskan bola ke jala Uzbakistan setelah dapat umpan dari Koo Ja-cheol. Skor berubah menjadi 3-0 di menit 39 setelah Ji Dong-won mencetak gol keduanya dalam laga tersebut.

Meski tertinggal tiga gol, Uzbekistantak menyerah begitu saja. Eksekusi penalti Alexandre Geynrikh sempat menghidupkan asa Uzbekistan saat laga masuk menit 45.

Geynrikh sempat membuat fans Korsel waswas setelah dia mengubah kedudukan menjadi 3-2 di menit 53. Namun itu ternyata menjadi gol pamungkas yang lahir dalam laga tersebut, yang memastikan Korea Selatan berhak meraih posisi tiga.

“Di babak pertama performa tim kami sangat baik, sempurna. Tapi di babak kedua, para pemain menunjukkan kalau level kebugaran mereka sudah hampir nol dan itu memunculkan banyak situasi sulit,” ungkap pelatih Korsel, Cho Kwang-rae usai pertandingan.

FIFA Lakukan Peninjauan ke Jepang

July 20, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Asosiasi Sepakbola Dunia (FIFA) tengah melakukan peninjauan ke Jepang, terkait dengan proposal penawaran sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 2018 dan 2022 mendatang.

Seperti dilaporkan CNN, Selasa (20/7/2010), sejumlah delegasi FIFA yang dipimpin oleh Presiden Federasi Sepakbola Chili Harold Mayne-Nicholls mendarat di Tokyo, Senin kemarin.

Tim inspeksi tersebut akan melakukan tinjauan pada stadion-stadion yang akan digunakan serta berbagai fasilitas penyiaran di Osaka, yang tentunya akan mendukung publikasi ke seluruh pencinta sepakbola di segala penjuru dunia.

Seperti diketahui, Jepang sudah pernah menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 2002 bersama Korea Selatan (Korsel). Kali ini, Negeri Sakura akan bersaing dengan Australia, Qatar, Korsel, dan Amerika Serikat untuk tuan rumah 2022 mendatang.

Rencananya, tim inspeksi menjalani tugasnya mulai hari ini hingga Kamis (22/7/2010) nanti, sebelum melanjutkan perjalanan ke Korsel dan Australia. FIFA sendiri akan menunjuk tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2 Desember 2010.

‘Messi Lebih Pantas Raih Golden Ball daripada Forlan’

July 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Lionel Messi gagal menampilkan performa terbaik bersama Argentina di Piala Dunia 2010. Kendati demikian, pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, berkeras, penyerang mungil Barcelona lebih layak merengkuh penghargaan Pemain Terbaik ketimbang Diego Forlan.

Menyabet trofi Pichichi alias topskor La Liga 2009/2010, bintang kesayangan Barcelona justru tak berhasil mencetak satupun gol di Afrika Selatan. Meski beberapa kali menciptakan peluang berharga serta menyumbang assist untuk armada Albiceleste, penampilan Messi memang tidak sesuai ekspektasi.

Tak ayal, Pemain Terbaik Dunia 2009 kalah pamor dari bomber Diego Forlan yang menyabet Golden Ball alias gelar Pemain Terbaik Turnamen berkat kontribusinya yang signifikan untuk Timnas Uruguay. Forlan menorehkan lima gol untuk La Celeste dan menjadi penyelamat skuad Oscar Tabarez melaju ke semifinal.

Kendati begitu, del Bosque toh tetap berharap Messi lah yang mendapat gelar pemain terbaik di perhelatan akbar itu. Tentunya, selain anak-anak asuhnya sendiri.

“Selain para pemain Spanyol, saya lebih suka Messi (yang meraih penghargaan itu). Di setiap pertandingan, dia membuat 20 peluang mencetak gol. Dia sangat fenomenal,” cetus del Bosque kepada Sport, Kamis (15/7/2010).

“Tentu kami ingin penghargaan itu menjadi milik salah satu pemain Spanyol. (Tapi) Messi lebih layak mendapat Golden Ball ketimbang Forlan,” tandasnya.

Melawan Messi cs, Korsel Siap Main Keras Lagi

May 18, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Seoul Laga Bola - Korea Selatan bergabung bersama dengan Argentina di Grup B putaran final Piala Dunia 2010. Mengulangi apa yang terjadi tahn 1986, Korsel siap main keras lagi saat berjumpa Albicelestes. Tahun 1986, Argentina dan Korsel berjumpa di putaran final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, Argentina yang di akhir turnamen keluar sebagai juara mengalahkan Korsel 3-1.

Diego Maradona, motor utama Argentina kala itu, mengeluhkan permainan Korsel yang keras. Maradona menyebut kalau pertandingan melawan tim Asia itu seperti pertandingan taekwondo alih-alih sepakbola. Di dalam tim Korsel saat itu, ada nama Huh Jung Moo. Huh adalah bek Korsel yang bertugas menjaga Maradona. Huh bakal bereuni dengan Maradona di Afrika Selatan nanti karena ia sekarang adalah pelatih Korsel dan Maradona adalah pelatih Argentina.

Argentina akan kembali berjumpa Korsel di Johannesburg pada 17 Juni mendatang. Tim Tango jelas lebih diunggulkan dibanding Taeguk Warriors, tapi Huh berjanji untuk memberikan perlawanan keras.

“Jika saya bertemu Maradona dan Argentina lagi, saya akan melakukan hal yang serupa,” ujar Huh.

“Saya tidak akan memberikan kemenangan mudah buat mereka. Saya akan menghentikan mereka, saya akan bertarung dengan mereka,” janji Huh yang kini berusia 55 tahun.

Argentina memiliki kekuatan utama di teknik dan kecepatan, dengan bergantung kepada pemain-pemain lincah seperti Lionel Messi atau Sergio Aguero. Korsel menyadari itu dan akan mengandalkan serangan balik.

“Kami akan mencoba meredam kecepatan mereka dan tempo mereka. Serangan balik akan jadi krusial, taktik itu akan jadi kunci,” tandas Huh.