Jadwal Pertandingan Liga Utama Spanyol / La Liga
October 12, 2011 by blake · Leave a Comment
Berikut ini adalah jadwal pertandingan Liga Utama Spanyol (La Liga), semua waktu dalam GMT:
Pertandingan Sabtu (15/10/2011) :
Getafe vs Villarreal (16.00)
Real Mallorca vs Valencia (16.00)
Real Madrid vs Real Betis (16.00)
Barcelona vs Racing Santander (18.00)
Granada CF vs Atletico Madrid (20.00)
Pertadningan Minggu (16/10/2011) :
Rayo Vallecano vs Espanyol (10.00)
Real Zaragoza vs Real Sociedad (14.00)
Levante vs Malaga (16.00)
Sevilla vs Sporting Gijon (20.00)
Pertandingan Senin (17/10/2011) :
Athletic Bilbao vs Osasuna (19.00).
Konsentrasi Madrid Terpecah
April 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Real Madrid baru saja pulang dari Mestalla Stadium usai menjuarai Copa del Rey dengan mengalahkan Barcelona 1-0. Tapi, akhir pekan ini Madrid harus kembali ke Mestalla, untuk menantang tuan rumah Valencia di lanjutan La Liga, Sabtu (23/4/2011).
El Real tetap membutuhkan kemenangan demi menjaga peluang mengejar Barca dalam perburuan gelar La Liga di musim ini. Tertinggal dengan selisih delapan poin dengan Barca, membuat Madrid tidak punya banyak pilihan selain menyapu bersih kemenangan.
“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Sekarang di La Liga, dan kami harus mengejar Barcelona,” jelas defender Madrid Alvaro Arbeloa.
Barcelona memang di atas angin dalam situasi di La Liga ini. Selain unggul jauh dalam perolehan poin, Barca juga hanya akan menghadapi tim gurem Osasuna yang sedang berjuang menghindari zona degradasi.
Dengan menyisakan enam pertandingan, Madrid harus berdoa agar Barca terpeleset di tiga pertandingan. Masalah yang dihadapi pasukan Jose Mourinho ini, Valencia bukanlah tim yang mudah dikalahkan. El Che dalam status nothing to lose, setelah terlempar dari perburuan gelar juara La Liga.
“Kami tetap mengincar tiga poin untuk menjaga peluang main di Liga Champions, dan kami akan berjuang dengan keras,” tegas gelandang Valencia Ever Banega, seperti dilansir AP, Jumat (22/4/2011).
Tim asuhan Unai Emery ini juga tengah bersemangat tinggi usai menang 5-0 atas Villarreal. Senjata andalan El Che ada pada striker Roberto Soldado, yang menjaringkan tujuh gol dari tiga laga terakhirnya.
Kelelahan menjadi faktor pelemah buat Madrid, yang tampil 120 menit di final Copa del Rey lalu. Madrid juga masih harus membagi konsetrasi dengan semifinal Liga Champions, pekan depan. Mourinho pun harus putar otak menentukan 11 pemain yang akan diandalkannya melawan Valencia.
Di jajaran bangku cadangan, Mou masih memiliki berapa nama seperti Kaka, Gonzalo Higuain, Emmanuel Adebayor sebagai pemain yang masih segar. Tapi, peran pemain seperti Mesut Ozil, Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo dan juga Sergio Ramos jelas sulit tergantikan. Mou bisa saja memaksakan pemain utamanya tampil dengan risiko kelelahan tinggi di laga semifinal Liga Champions nanti.
Delapan Poin Terlalu Jauh Bagi Real Madrid
April 4, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Kekalahan mengejutkan atas Sporting Gijon membuat Real Madrid terpaut delapan angka dari Barcelona di posisi teratas. Sejarah La Liga mencatat tak ada satupun tim mampu mengejar ketinggalan delapan poin di pekan 30.
Tengah berusaha mengejar Barcelona di puncak klasemen, Madrid justru terjerembab di kandang sendiri. Santiago Bernabeu, Sabtu (2/4/2011) malam waktu setempat jadi kuburan buat El Real karena mereka dipaksa bertekuk lutut saat menjamu Sporting Gijon.
Karena Barcelona kemudian memetik kemenangan 1-0 atas Villarreal, ketertinggalan ‘Si Putih’ atas seteru abadinya itu semakin menjauh. Selepas pekan ke-30 kemarin jaraknya melebar menjadi delapan poin.
Bahkan sebelum Gerard Pique memastikan kemenangan Barca atas ‘Kapal Selam Kuning’, Jose Mourinho sudah mengakui kalau peluang Madrid meraih gelar juara semakin menipis.
Faktanya, sejak La Liga Primera menggunakan sistem pemenang mendapat tiga poin, belum pernah ada klub yang mampu mengejar ketertinggalan delapan angka selepas pekan 30. Demikian dikutip dari Marca.
Di musim 2004/05 Barca memimpin sembilan poin saat kompetisi melewati pekan ke-30. The Catalans kemudian menjadi kampiun dengan keunggulan empat angka atas Merengues (84:80).
Sementara pada musim 2005/2006 Madrid juga gagal mengejar ketinggalan 11 angka yang terjadi di pekan 30. Di musim tersebut skuad besutan Frank Rijkaard mempertahankan gelarnya dengan keunggulan 12 poin (82:70).
“Penebusan Dosa” The Special One
April 4, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Kekalahan 0-1 Real Madrid dari Sporting Gijon, pada laga lanjutan La Liga Minggu (3/4/2011) dini hari WIB, telah mencorengkan rekor Jose Mourinho sebagai pelatih yang sebelumnya tidak terkalahkan di kandang. Akankah laga leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan Tottenham Hotspur menjadi ‘penebusan dosa’ The Special One?
Kekalahan tipis El Real di Santiago Bernabeu merupakan kekalahan pertama Mourinho di kandang, tercatat sejak 23 Februari 2002 silam, kala dirinya masih menukangi FC Porto. Miguel de las Cuevas, pencetak gol semata wayang Sporting Gijon di menit 79, adalah aktor di balik hancurnya rekor pelatih asal Portugal.
Alih-alih mengejar perolehan poin pemuncak klasemen sementara La Liga, Barcelona, kekalahan tersebut justru memperlebar jarak menjadi 8 poin. Ironisnya, skuad arahan Pep Guardiola meraih kemenangan 1-0 atas Villarreal, berkat gol tunggal bek Gerrard Pique. Barca kian mendominasi klasemen dengan raihan 81 poin, sementara Madrid bertahan di posisi runner-up dengan torehan 73 poin.
Lupakan La Liga sejenak, mari alihkan perhatian ke Liga Champions. Rabu (6/4/2011) dini hari WIB, Madrid harus melakoni laga kandang kembali dan kali ini, tim tamu datang membawa label Premier League. Seperti diketahui, kompetisi domestik tersebut dianggap paling bergengsi tidak hanya di dataran Inggris, tapi juga di Eropa bahkan dunia.
Memang, Tottenham Hotspur diklaim sebagai ‘pendatang baru’ karena sudah lama absen di kancah Liga Champions. Namun siapa sangka, perjalanan tim besutan Harry Redknapp melesat hingga mampu mengamankan satu tiket perempatfinal. Tak ubahnya Madrid, yang baru saja sukses mengakhiri kutukan babak 16 besar sepanjang enam tahun terakhir.
Sah saja jika ambisi besar menaungi kedua tim, demi merebut satu tiket semifinal. Terlebih El Real, yang berkesempatan membuka babak perempatfinal di Santiago Bernabeu. Mourinho boleh saja mengklaim kekalahan dari Sporting Gijon akibat absennya sejumlah pemain kunci, seperti Cristiano Ronaldo, Xabi Alonso, Mesut Ozil, dan Karim Benzema. Tapi ketika keempat pilar tersebut diturunkan saat menghadapi Spurs, kemenangan seakan menjadi harga mati bagi pasukan Los Blancos.
Ya, Mourinho dituntut menebus kegagalannya. Mantan pelatih Inter Milan sudah bertekad tidak akan memberi keuntungan sedikit pun pada armada London Utara. Namun satu hal yang masih mengganggu pikiran The Special One, yakni Rafael van der Vaart. Gelandang serang asal Belanda tak hanya datang membawa bendera The Lilywhites, ia juga menyandang predikat pemain yang terbuang dari Bernabeu.
Setelah berseragam El Real sejak Agustus 2008, van der Vaart resmi hijrah ke Tottenham di akhir musim lalu, tepatnya dua jam sebelum bursa transfer musim panas 2010 ditutup. Menurut Mourinho, pemain 28 tahun tersebut akan menyuguhkan performa terbaiknya guna membuktikan diri di hadapan ribuan publik Bernabeu. Namun Mourinho bisa sedikit bernapas lega, menyusul krisis yang melanda barisan pertahanan Spurs. Hanya Michael Dawson dan Sebastien Bassong yang terbilang fit 100 persen.
Jika Madrid dan Spurs mengemban misi berat masing-masing, bagaimana dengan enam tim lainnya? Bersamaan dengan laga di Bernabeu, Inter Milan akan menjamu Schalke 04 di Giuseppe Meazza. Sedangkan Chelsea vs Manchester United, Barcelona melawan Shakhtar Donetsk melakoni leg pertama perempatfinal, pada Kamis (7/4/2011) dini hari WIB.
Sepertinya, kemenangan juga menjadi harga mati bagi Inter, usai dipermalukan AC Milan dengan tiga gol tanpa balas pada Derby della Madoninna, Minggu (3/4/2011) dini hari WIB. Allenatore Leonardo Araujo sudah mengingatkan Javier Zanetti dkk untuk melupakan kekalahan tersebut, demi memfokuskan diri menghindari kekalahan dari wakil Jerman.
Laga menarik berikutnya tersaji di Stamford Bridge, dimana duo raksasa Inggris seakan mempertaruhkan gengsi masing-masing. Kendati kerap berduel di kancah domestik, Chelsea dan United tentunya enggan melewatkan kesempatan melanjutkan eksistensi di daratan Benua Biru. Terlebih skuad arahan Carlo Ancelotti, mengingat tipisnya peluang mempertahankan gelar juara Premier League, yang berpotensi besar direbut kembali oleh pasukan Old Trafford.
Sementara itu, Barcelona terlihat santai kala harus menjamu Shakhtar terlebih dulu. Meskipun keduanya berbekal status pemegang puncak klasemen liga domestik masing-masing, namun Barca lebih diunggulkan. Tak hanya berhak mendapat dukungan ribuan publik Camp Nou, serta materi pemain yang dianggap lebih berkelas, Barca sempat dua kali mengalahkan wakil Ukraina dalam tiga pertemuan terakhir di ajang Liga Champions (Oktober 2008) dan UEFA Super Cup (Agustus 2009).
Hasil pada leg pertama memang belum berbicara banyak. Namun setidaknya, kemenangan akan menuntun satu langkah menapaki babak selanjutnya. Tim manapun yang berhasil menghindari kekalahan, tentunya merasakan beban lebih ringan menyambut laga penentuan, pada Rabu (13/4/2011) dan Kamis (14/4/2011) mendatang.
Jadwal Perempatfinal Liga Champions 2010/2011:
Rabu 06/04/11 Real Madrid (01.45 WIB) Tottenham Hotspur
Kamis 14/04/11 Tottenham Hotspur (01.45 WIB) Real Madrid
Rabu 06/04/11 Internazionale (01.45 WIB) Schalke 04
Kamis 14/04/11 Schalke 04 (01.45 WIB) Internazionale
Kamis 07/04/11 Chelsea (01.45 WIB) Manchester United
Rabu 13/04/11 Manchester United (01.45 WIB) Chelsea
Kamis 07/04/11 Barcelona (01.45 WIB) Shakhtar Donetsk
Rabu 13/04/11 Shakhtar Donetsk (01.45 WIB) Barcelona
Madrid Berharap Pepe Tetap Bisa Bertahan
March 21, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Real Madrid tengah mengupayakan untuk memperpanjang kontrak pemain belakangnya Pepe. Los Merengues berharap bek kelahiran Brasil itu akan terus bertahan. Pepe diboyong dari Porto oleh Madrid dengan biaya sebanyak 30 juta euro. Defender internasional Portugal itu dikontrak selama lima tahun yang berarti akan kadaluarsa pada 2012.
Meskipun sempat terhalang cedera panjang di awal kedatangannya, namun Pepe kini mampu bangkit dan menunjukkan kalau dia merupakan salah satu pilar penting buat “Si Putih”.
Akan tetapi Pepe rupanya tidak menutup kemungkinan untuk hengkang. Menyusul laporan sebuah media Spanyol pada Oktober 2010 lalu yang menyebut bahwa ketika bergabung Madrid, bek berusia 28 tahun ini rela gajinya dipotong untuk membayar biaya transfernya yang besar.
Saat ini negosiasi soal kontrak Pepe masih berjalan. Los Blancos berharap bisa melanjutkan kerja samanya dengan pemain bernomor tiga tersebut.
“Negosiasi dengan Pepe berjalan dengan baik,” ungkap direktur umum Madrid Jorge Valdano.
“Dia adalah orang yang amat baik dan salah satu bek tengah terbaik di dunia. Memang benar kami sudah bicara beberapa kali tapi saya yakin dia akan memilih untuk bertahan di Real Madrid,” harapnya.
Karim Benzema Sedang di Puncak Performa
March 19, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Ujung tombak Real Madrid Karim Benzema, sedang menikmati harinya di Santiago Bernabeu. Benzema mendapatkan banyak pujian menyusul performa apiknya bersama Los Blancos baik di ajang La Liga maupun Liga Champions.
Pemain Prancis keturunan Aljazair ini pindah ke Madrid dari Olympique Lyonnais pada musim panas 2009. Benzena masuk proyek Los Galaticos jilid II bersama pembelian Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo, Kaka serta Alvaro Arbeloa.
Tapi, Benzema gagal menunjukkan performa impresif kala El Real diasuh Manuel Pellegrini. Benzema mengalami peceklik gol serta kalah bersaing dengan Gonzalo Higuain.
“Sekarang saya beruntung karena rekan-rekan memberikan banyak peluang untuk mencetak gol. Saya pikir hal ini terjadi karena secara fisik dan mental saya merasa sangat baik,” tuturnya.
Performa ciamik Benzema dimulai ketika bebas dari cedera dan mendapat kepercayaan penuh dari Mourinho. Kepercayaan sang pelatih langsung dijawab dengan gol yang terus lahir dari kakinya.
Joan Capdevila: ke Napoli untuk Menang!
February 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Nada optimistis diusung bek Villarreal Joan Capdevila, jelang laga kontra Napoli di fase 32 besar Europa League, Jumat (18/2/2011) dini hari WIB.
Meski tampil kurang meyakinkan di dua pertandingan terakhir La Liga, Capdevila yakin timnya mampu mencuri kemenangan menghadapi satu-satunya wakil Italia tersebut.
Diketahui, di kompetisi domestik Villarreal harus menerima kekalahan beruntun, yakni saat menghadapi Deportivo La Coruna dan Levante, masing-masing dengan skor tipis 0-1.
“Kami pergi ke Napoli untuk menemukan cara bagaimana bisa menang. Memang benar kami berangkat ke Napoli dengan dua kekalahan di liga, tapi kami tidak perlu terus meratapinya,” papar Capdevila.
“Akan sulit bermain di San Paolo. Terlebih mereka sedang dalam posisi yang bagus. Walaupun saya berpikir, tim yang lolos akan ditentukan pada leg-kedua di Madrigal,” pungkasnya, seperti dilansir Goal, Kamis (17/2/2011)
Rossi Sangat Emosional Hadapi Napoli
February 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Jelang laga 32 besar Europa League Jumat, (18/2/2011), Villarreal akan menemui lawan yang cukup berat dari Italia yakni, Napoli. Partenopei menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos ke babak 32 besar. Bertandang ke San Paolo markas Napoli, striker Yellow Submarine Giuseppe Rossi mengatakan dirinya sudah tidak sabar untuk melakoni laga tersebut.
“Saya emosional menghadapi pertandingan berikutnya (Napoli). Saya akan bermain di tempat yang mempunyai sejarah, di mana di sana pernah bermain seorang legenda sepakbola, Diego Maradona,” ujar Ross.
Mantan punggawa Manchester United ini juga menyinggung soal pemain anyar Napoli Victor Ruiz yang dulu bermain untuk Espanyol. Menurut Rossi, Ruiz adalah bek yang tangguh. Namun Ruiz masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan para pemain Napoli.
Saat disinggung soal kiprahnya di Timnas Italia, Rossi yang pernah mengaku ingin kembali ke Italia mengatakan, dirinya akan selalu siap jika dibutuhkan.
“Jika Cesare Prandelli (pelatih Italia) memanggil, saya akan merespon dengan cepat. Saya akan selalu membuat diri saya berada disana (Timnas Italia),” pungkasnya.




