Jelang Derby Milan, Ini Bukan tentang Duelnya Leonardo
April 2, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Sosok pelatih Inter Milan, Leonardo, akan jadi sorotan saat timnya dijamu AC Milan malam ini. Tapi ini adalah duel antara dua tim besar, bukan sekadar duelnya Leonardo.
Pada Desember tahun lalu, Leo secara mengejutkan menerima pekerjaan melatih Inter untuk menggantikan Rafael Benitez. Padahal, pria Brasil itu adalah mantan pelatih dan juga pemain Milan, rival sengit Inter.
Saat Milan menjamu Inter di San Siro, Minggu (3/4/2011) dinihari WIB nanti, sosok Leo akan jadi fokus. Apa perasaan Leo menjelang Derby della Madonina perdananya selaku arsitek Nerazzurri?
“Saya punya banyak emosi, tapi itu adalah emosi saya sendiri dan itu bukanlah hal terpenting dari derby kali ini,” cetus Leo.
Meski kini adalah pelatih Inter, Leo mengaku tidak pernah melupakan apa yang pernah diberikan Milan padanya semasa jadi pemain ataupun ketika berubah peran jadi allenatore.
“Saya tidak pernah melupakan satu hal pun. Saya belum lupa semua hal yang saya alami bersama Milan,” kata Leonardo.
Menurut Leo, derby kali ini bernilai istimewa karena kedua tim tengah bersaing untuk memperebutkan gelar juara Seri A, sesuatu yang sudah lama sekali tidak terjadi di antara kedua tim tetangga itu.
“Ada tradisi luar biasa dalam pertandingan di antara kedua tim yang sudah lama sekali tidak pernah memainkan pertandingan sepenting ini dan saya yakin inilah hal terpenting dari derby ini,” tegas Leo.
Leonardo Pelatih Masa Depan Nerazzurri
March 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Leonardo memang baru menangani Inter Milan sejak pertengahan musim ini. Namun dengan apa yang sudah dibuat oleh Leo sejauh ini, ia pun dianggap sebagai pelatih masa depan Nerazzurri. Inter yang baru saja mereguk sukses meraih treble winner musim lalu berubah drastis penampilannya seiring kedatangan Rafael Benitez. Intrik di ruang ganti pemain, cedera pemain serta inkonsistensi penampilan membuat mereka sempat terpuruk di awal musim ini.
Meski membawa Inter jadi juara Piala Dunia Antar Klub, Benitez tetap tak luput dari pemecatan. Alhasil Leonardo yang sedang menganggur usai dipecat dari AC Milan akhir musim lalu ditunjuk sebagai suksesor Benitez.
Beban berat pun langsung dibawa Leonardo untuk membawa La Beneamata kembali ke jalur juara. Hasilnya? Inter pun kembali “sembuh” dan kini mereka jadi pesaing serius Milan setelah sempat tertinggal 13 poin dan di Coppa Italia mereka sudah menapaki semifinal.
Di Liga Champions pun Leonardo sukses membawa tim kebangaan para Interisti itu lolos dari 16 besar secara dramatis usai menaklukkan Bayern Munich. Sempat tertinggal agregat total 1-3 mereka pun menyamakan kedudukan jadi 3-3 dan berhak ke perempatfinal akibat unggul selisih gol tandang.
Peluang Inter untuk mempertahankan tiga gelarnya musim ini masih terbuka lebar dan Leonardo pun patut apresiasi khusus atas usahanya tersebut, mengingat ia baru memulai karir kepelatihannya pada 2009. Dengan kemampuan dan bakatnya saat ini, Leonardo tak diragukan bakal lebih lama berada di Giuseppe Meazza dari kontraknya yang akan berakhir 2012.
“Ini adalah kemenangan krusial yang diinginkan tim ini. Jadi kami semua puas dan bangga,” sahut Manajer Umum Ernesto Paolillo kepada Radio Sportiva yang dikutip Football Italia.
“Saya percaya kami bisa melakukannya hingga akhir laga. Gol-gol Bayern datang hanya karena kesalahan pertahanan kami. Di babak kedua Inter jelas tampil lebih baik dan menunjukkan semangat hebat mereka untuk membalikkan ketertinggalan di leg pertama,” lanjut Paolillo.
“Leonardo akan menjadi pelatih masa depan. Dia datang kepada kami untuk program jangka panjang dan kami ingin menelurkan lagi pemain muda. Disamping seorang pelatih hebat, Leonardo tahu bagaimana menggunakan psikologis dalam sepakbola untuk menolong para pemain keluar dari situasi sulit dan mempertahankan spirit tim,” tuntas Paolillo.
‘Titel Juara untuk Inter Milan Lebih Berarti Daripada 45 Gol’
January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Saat ini Samuel Eto’o tengah menikmati ketajamannya dalam mencetak gol. Meski punya peluang untuk jadi yang tersubur musim ini, Eto’o lebih memilih menukarnya dengan titel juara untuk Inter Milan.
Hingga Seri A memasuki pekan ke-19 Eto’o sudah mencetak 11 gol. Itu pun diraihnya dalam 16 penampilan bersama Inter, karena ia sempat absen di tiga laga akibat skorsing.
Jika ditotal dengan kompetisi lain yaitu Liga Champions dan Coppa Italia, striker Kamerun itu sudah mencetak 21 gol dari 23 penampilannya. Sebuah performa gemilang mengingat musim lalu Eto’o cuma mampu mencetak total 16 gol dari 47 penampilannya.
Di musim ini setelah posisinya dikembalikan sebagai striker utama, ketajamannya pun kembali muncul. Meski begitu Eto’o tak mau gol-gol yang dicetaknya hanya berujung pada kegagalan meraih trofi,
“Rekorku adalah tujuan dari tim musim ini. Bertarung untuk memperebutkan titel juara Liga lebih indah dari mencetak 45 gol,” sahut Eto’o seperti dilansir Inter Channel.
“Jika kami bertarung dengan Milan untuk hal itu, maka itu akan sangat lebih bagus,” sambungnya.
Sempat tercecer di papan tengah, Inter kini mulai menanjak penampilannya setelah ditangani Leonardo. Saat ini Inter duduk di posisi keempat dengan 35 poin dari 19 laganya, selisih enam dari AC Milan di puncak dan masih mempunyai satu laga tersisa.
“Dalam hidup tidak ada hal yang mustahil. Kini kami harus bekerja keras untuk mewujudkannya,” tegas Eto’o.
“Kami akan bekerja dan bertarung di setiap pertandingan untuk mentransformasikan sesuatu (scudetto), yang mana saat ini masih sulit untuk diwujudkan,” tuntasnya.
Leonardo Banggakan Kemenangan Inter Milan 3-2 atas Cesena
January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Inter Milan kembali melanjutkan tren positifnya sejak ditangani pelatih baru mereka, Leonardo Araujo. Kemenangan 3-2 atas Cesena memperpanjang rekor kemenangan Inter menjadi lima kali berturut-turut.
Laga Inter Milan menghadapi Cesena sebenarnya adalah laga tunda. Leonardo mengaku menemui sejumlah masalah kala menghadapi Cesena di Giuseppe Meazza, Kamis (20/1/2011) dini hari tadi.
Masalah tersebut datang dari barisan pertahanan mereka. La Beneamata terpaksa harus kehilangan beberapa pemain kunci mereka seperti, kiper Julio Cesar dan bek Walter Samuel.
Alhasil, Inter harus rela gawanganya kemasukan dua gol yakni lewat Erjon Bogdani dan Emanuele Giaccherini. Beruntung Christian Chivu berhasil membawa Inter kembali unggul sebelum peluit babak kedua dibunyikan.
“Kami kehilangan gaya permainan pada pertandingan ini setelah mereka menyamakan kedudukan. Tapi, saya puas dengan performa tim,” ujar sang allenatore.
“Ini adalah penderitaan yang berbuah kemenangan, dan kami layak menerimanya,” imbuh Leo, seperti dilansir Goal.
Dengan hasil ini, La Beneamata merangsek ke posisi empat klasemen sementara Seria A dengan poin 35 dari 19 pertandingan, sekaligus menggeser Juventus dan AS Roma.
Leonardo Tak Ragukan Kualitas Eto’o
January 13, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Dua gol Samuel Eto’o ke gawang Genoa menjadi gol pertama dan kedua penyerang Inter Milan itu dalam beberapa laga terakhir. Tapi Leonardo menilai, kualitas Eto’o tak perlu dipertanyakan lagi.
Sebelum menghadapi Genoa di Coppa Italia, Kamis (13/1/2011) dinihari WIB, Eto’o sudah tiga laga tak mencetak gol. Terakhir kali ia menyumbang gol untuk Inter adalah pada laga melawan Chievo, November silam.
Penyerang asal Kamerun ini juga sempat absen kala Inter menghadapi Napoli di awal tahun. Ia kemudian tampil lagi melawan Catania, tapi urung tampil bagus, apalagi mencetak gol.
Kendati mengakui Eto’o, dan striker lainnya, masih punya kekurangan, Leonardo mengatakan bahwa ia cukup puas dengan penampilan pemainnya itu. Kerjasama Eto’o dan Diego Milito–yang tak bermain dalam laga melawan Genoa–juga disebut eks pelatih AC Milan itu berada dalam level yang bagus.
“Para striker harus mencari peluang untuk terus bergerak. Eto’o sedikit kesulitan kala melawan Catania, dia datang setelah beberapa pekan tidak berlaga,” ujar Leonardo di situs resmi klub.
“Saya pikir, kualitas para striker bisa membuat perbedaan. Oleh karenanya saya melihat tak ada masalah dalam kerjasamanya dengan Milito.”
Eto’o sudah mencetak sembilan gol di Seri A musim ini. Ditambah tujuh golnya di kompetisi Eropa dan dua golnya di Coppa Italia, penyerang berusia 29 tahun ini sudah mencetak 18 gol musim ini.
“Inter Tak Butuh Tambahan Pemain”
January 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Direktur Olahraga Inter Marco Branca menegaskan, Inter Milan sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk mengarungi ketatnya kompetisi yang mereka mainkan. Untuk itu, I Nerazzurri dikatakan, tidak akan membeli tambahan pemain baru selama transfer musim dingin bergulir.
Branca mengambil keputusan tersebut setelah melihat kemenangan yang diperoleh Inter 3-1 atas Napoli, Jumat, (7/01/2011). Nerazzurri memang terlihat lemah pada barisan penyerang. Situasi ini membuat isu yang berkembang kalau Inter ingin merekrut penyerang baru.
“Kami punya keinginan besar untuk mengembalikan poin yang hilang,” ujar Branca.
“Napoli adalah tim yang kuat, tapi kami tidak takut pada siapapun,” tegasnya, seperti dilansir Goal, Jumat, (7/01/2011).
“Kami rasa kami tim yang kompetitif, dan berharap untuk tidak merekrut pemain lagi. Kami tidak membutuhkan striker baru, karena kami punya Diego Milito, Goran Pandev, dan semua gelandang kadang juga membantu serangan,” jelas Branca.
Saat disinggung mengenai sikap Rafael Benitez, Branca tidak mau ambil pusing. Bahkan dia menuturkan akan selalu ingat Benitez. Karena menurutnya Rafa adalah sosok pelatih yang profesional.
Dengan hasil ini, Nerazzurri naik satu peringkat ke posisi tujuh klasemen sementara Serie A dengan poin 26 dari 16 pertandingan yang telah dijalani.
Ambrosini Sesali Kepergian Leonardo
May 21, 2010 by Administrator · Leave a Comment
MILAN Laga Bola – Tak hanya tifosi AC Milan yang kecewa dengan keputusan tim memutus kerja sama dengan Leonardo. Kapten Massimo Ambrosini mengaku berat melepas pelatih berkebangsaan Brasil.
Leonardo akhirnya resmi meletakkan jabatannya sebagai arsitek Milan usai laga penutup kontra Juventus dua pekan silam. Tak sedikit yang memperotes keputusan Milan membiarkan Leo pergi, termasuk Ambrosini.
Ambrosini mengklaim penampilan Leonardo musim ini tak terlalu buruk. Finish di urutan tiga klasemen akhir adalah bukti sahih kapasitas pria 40 tahun.
“Sangat sulit mengucapkan selamat tinggal kepada Leonardo,” aku Ambrosini kepada TMW.
“Saya harap siapa pun yang menjadi pelatih kami nanti, mereka lebih dihargai dan dihormati,” sindir mantan pemain internasional Italia, seperti dilansir Goal, Jumat (21/5/2010).
Sejauh ini belum ada keputusan siapa yang akan menjadi suksesor Leonardo. Mauro Tasotti dan Filippo Galli disebut-sebut kandidat kuat arsitek I Rossoneri musim depan. Sebelumnya, Marco van Basten lebih dulu menolak tawaran Milan.
Massimo Ambrosini: Gelar Sudah Tak di Tangan
April 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Milan Laga Bola – Massimo Ambrosini mengakui AC Milan sudah tidak mengontrol lagi perburuan gelar Scudetto. Namun gelandang I Rossoneri ini menegaskan bahwa mereka akan tetap terus mengejar kemenangan. Milan saat ini berada di posisi ketiga kalsemen Seri A. Skuad besutan Leonardo ini terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen Seri A , Inter Milan dan dua poin di belakang AS Roma dari enam pertandingan tersisa.
Pada pertandingan akhir pekan kemarin Milan mengalahkan Cagliari 3-2 . Kini Milan akan menjamu Catania, Minggu (11/4/2010). Namun Ambrosini mengakui bahwa perebutan gelar Scudetto sudah lepas dari tangan. Meski demikian, pemain berusia 32 tahun ini menyatakan skuadnya akan tetap mencoba meraih kemenangan di sisa laga ini.
“Kami akan tetap melakukan apa yang harus kami lakukan,” ungkap Ambrosini seperti dilansir Espn.
“Itu adalah kemenangan. Namun kami juga berharap bahwa klub lainnya tidak memenangi semua pertandingan. Selain itu tidak ada lagi yang bisa kami lakukan,” tegas Il Capitano Rossoneri ini.




