Juve Jauh Mengungguli Inter
April 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga bola – Dengan performa yang jauh dari memuaskan, Juventus kurang dinggulkan atas Inter Milan. Padahal sejarah pertemuan kedua klub justru berpihak pada Bianconeri, yang telak mengungguli seterunya itu. Duel Juventus dan Inter sedianya menjadi laga yang sangat ditunggu-tunggu dan hampir dipastikan berjalan sengit. Tapi untuk edisi pekan ini skenario yang berbeda sangat mungkin terjadi.
Tanpa bermasud memandang remeh Bianconeri, tapi di musim ini penampilan Alessandro Del Piero dkk memang sangat mengecewakan. Hingga kini mereka masih berjuang meraih tiket terakhir Liga Champions karena masih terdampar di urutan enam klasemen. Sementara Inter, meski baru disuksesi AS Roma dari puncak klasemen, masih dianggap sebagai kandidat kuat juara. Cuma satu poin yang menjadi jarak Nerazzurri dengan I Lupi.
Terkait sejarah pertemuan kedua kesebelasan, yang malam nanti akan masuk edisi 213 di semua kompetisi, Juventus masih unggul jauh. Dari 212 pertandingan, ‘Si Nyonya Tua’ mengumpulkan 93 kemenangan, sementara Inter cuma mendapat 67 kemenangan, dengan 52 sisanya berakhir imbang. Khusus di Seri A saja, kedua tim sudah saling berhadapan sebanyak 180 kali. Lagi-lagi Juventus lebih unggul dengan meraih 80 kemenangan, sementara Inter menjadi pemenang di 55 pertandingan dan 45 lainnya berakhir sama kuat.
Satu-satunya ajang di mana Inter lebih unggul atas Juventus adalah Piala Supercoppa Italia. Kedua kesebelasan baru bertemu satu kali, dengan Inter memetik kemenangan 1-0.
Meski saat ini masih berjuang menunjukkan performa terbaiknya, Juventus sempat menjanjikan perlawanan sengit di Giuseppe Meazza. Toh di pertemuan pertama Desember lalu mereka bisa menundukkan Inter dengan skor tipis 2-1, meski kemudian bisa dibalas Inter dengan skor yang sama di Coppa Italia.
Semakin Mantap, Pedro Rodriguez Panen Pujian
April 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Barcelona Laga Bola – Talenta Pedro Rodriguez Ledesma semakin terasah. Penampilan pemain muda Barcelona ini semakin mantap. Tak ayal, pujian pun mengalir kepada pria yang akrab disapa Pedrito ini. Lionel Messi memang menjadi pemain yang paling bersinar di Barcelona dalam beberapa waktu terakhir ini. Namun begitu, performa Pedrito siap untuk mencuri perhatian.
Sejak partai melawan Malaga (27/2/2010), oleh pelatih Josep Guardiola winger 22 tahun itu selalu dipasang sebagai starter di seluruh ajang yang diikuti Azulgrana. Pedro menjawab kepercayaan itu dengan torehan empat gol dan tiga assist. Pedro mencetak masing-masing satu gol dalam dua partai terakhir. Satu gol dibukukan di megaduel kontra Barcelona (10/4/2010), dan yang teraktual dia sarangkan ke gawang Deportivo La Coruna, Kamis (15/4/2010) dinihari WIB.
“Pedro melakukan segalanya dengan sangat baik. Dia menunjukkan semangat juang tinggi, yang sesuai dengan karakter dari tim. Saya memuji seluruh tim dan kini giliran Pedro yang mendapatkannya,” kata Joan Laporta seperti dilansir dari AS.
Pelatih Super Depor Miguel Angel Lotina mengatakan bahwa Pedro merupakan aktor utama dari kekalahan timnya.
“Setelah kebobolan gol pertama, penampilan kami membaik. Namun gol yang dibukukan Pedro benar-benar meruntuhkan kami. Di babak kedua kami bisa tampil lebih santai, namun kesempatan yang kami miliki untuk menyulitkan Barcelona sirna karena gol luar biasa dari Pedro,” tuturnya di ESPN Star.
Melesatnya performa dan ketajaman pemain yang masuk tim senior Barca tahun 2007 itu datang di saat yang tepat, ketika striker utama Zlatan Ibrahimovic harus menepi akibat cedera. Tahun lalu, Pedro sudah mencuri perhatian sebagai pemain yang sukses mencetak gol di seluruh ajang yang diikuti oleh Barcelona. Tahun ini, perhatian pun tidak boleh dialihkan dari pemain kelahiran Tenerife itu. Pasalnya winger bernomor 17 itu, dengan aksi dan gol-golnya, siap untuk melesat.
Didorong Rasa Lapar, Barca Lebih Maju
April 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Barcelona Laga Bola - Barcelona selangkah lebih dekat ke tahta juara La Liga Primera setelah menggulung Deportivo La Coruna 3-0, dengan didorong oleh kebuasan tim juara yang tak mau kehilangan sebiji angka pun. Kemenangan 2-0 atas Real Madrid akhir pekan lalu sudah bikin Barca unggul tiga poin dari rival terdekatnya tersebut, untuk duduk di pucuk klasemen La Liga Primera.
Rasa lapar Barca seakan masih belum terpuaskan. Setelah menggulung seteru beratnya tersebut beberapa hari kemudian, Kamis (15/4/2010) dinihari WIB, giliran Depor yang dilumat. Di hadapan sekitar 93 ribu fans di Camp Nou, entrenador Pep Guardiola harus memainkan pola yang tak biasa dikarenakan absennya Zlatan Ibrahimovic dan Andres Iniesta. Dia menggunakan pola 4-2-3-1 dengan Bojan jadi tumpuan serangan dengan dukungan Lionel Messi, Pedro dan Jeffren.
Formasi itu mungkin kurang akrab dengan Barca, tapi hasilnya tetap tak mengurangi ketajaman mereka. Tiga gol berhasil dilesakkan para pemain Los Cules masing-masing lewat Bojan, Pedro dan Toure.
“Tim ini bertarung dengan sengit dan juga berusaha main cantik, yang jelas harus kita syukuri. Mereka terlihat lapar dan sangat ingin memenangi pertandingan dan saya punya perasaan yang sama seperti musim lalu (saat Barca menyapu bersih semua gelar),” puji Presiden Barca Joan Laporta di Reuters.
Dengan bermodal rasa lapar yang sudah berbuah kemenangan teranyar ini, Barca sekarang mengantongi 83 poin hasil dari 32 pertandingan, unggul enam poin dari Real Madrid yang baru memainkan 31 laga.
Massimo Ambrosini: Gelar Sudah Tak di Tangan
April 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Milan Laga Bola – Massimo Ambrosini mengakui AC Milan sudah tidak mengontrol lagi perburuan gelar Scudetto. Namun gelandang I Rossoneri ini menegaskan bahwa mereka akan tetap terus mengejar kemenangan. Milan saat ini berada di posisi ketiga kalsemen Seri A. Skuad besutan Leonardo ini terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen Seri A , Inter Milan dan dua poin di belakang AS Roma dari enam pertandingan tersisa.
Pada pertandingan akhir pekan kemarin Milan mengalahkan Cagliari 3-2 . Kini Milan akan menjamu Catania, Minggu (11/4/2010). Namun Ambrosini mengakui bahwa perebutan gelar Scudetto sudah lepas dari tangan. Meski demikian, pemain berusia 32 tahun ini menyatakan skuadnya akan tetap mencoba meraih kemenangan di sisa laga ini.
“Kami akan tetap melakukan apa yang harus kami lakukan,” ungkap Ambrosini seperti dilansir Espn.
“Itu adalah kemenangan. Namun kami juga berharap bahwa klub lainnya tidak memenangi semua pertandingan. Selain itu tidak ada lagi yang bisa kami lakukan,” tegas Il Capitano Rossoneri ini.
Bertahan Dari AC Milan, Lazio Puas
March 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Milan Laga Bola – Hasil seri melawan AC Milan di San Siro sudah membuat Lazio sangat puas. Pelatih Edy Reja berharap bahwa perfoma skuadnya menunjukkan bahwa mereka telah melewati krisis.
Lazio yang sedang berjuang untuk dapat selamat dari ancaman degradasi, berhasil menahan imbang Milan 1-1. Namun hasil tersebut dirasakan sudah sangat baik bagi kubu Biancoceleste.
“Datang ke Milan dan mendapatkan poin selalu sulit. Di babak kedua kami memiliki beberapa peluang mencetak gol. Saya pasti puas,” ungkap Reja seperti dilansir Football Italia.
“Milan kehilangan beberapa pemain kunci, namun kami juga sedang kelelahan dan penalti awal membuat kami dalam tekana,” tegas pelatih Lazio ini.
Hasil tersebut membuat Lazio meraih tujuh pon dari tiga laga terakhirnya. Namun hasil itu belum aman dari ancaman degradasi. “Tim sudah menemukan kembali jiwanya, tetapi di atas semua dari beberapa pemain penting,” ujarnya.
“Lazio ini tidak pantas berada di zona berbahaya di klasemen, namun kami hatrus terus berjuang,” tegas Reja.
Februari Bulan Menentukan Bagi Inter
February 4, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Kabarnya Inter Milan akan menemui periode sibuk di bulan ini, menyusul kembali bergulirnya Liga Champions. Euforia atas kemenangan Fiorentina di Coppa Italia harus segera dilupakan jika tidak ingin terpeleset.
Di kancah lokal, Inter masih jumawa. La Beneamata masih kokoh di puncak klasemen dengan selisih sembilan poin dari saingan terdekatnya, AC Milan. Sedangkan di ajang Coppa Italia, mereka berhasil memenangi semifinal leg pertama babak semifinal lewat gol tunggal Diego Milito.
Walau merasa senang dapat mencetak gol kemenangan buat timnya, Milito menyerukan agar timnya tetap fokus dengan melupakan euforia di Coppa. Penyerang Argentina itu meyakini bulan ini akan menjadi periode yang menentukan lantaran juga Liga Champions akan kembali bergulir.
“Sekarang, kami harus pandai dan melupakan Coppa dan berpikir bahwa Februari adalah bulan yang fundamental,” tukas Milito yang dikutip Football Italia.
Meskipun di leg pertama menang 1-0 atas Fiorentina, Inter belum sepenuhnya dapat melenggang ke final karena masih bertanding di leg kedua kurang dua minggu lagi. Di samping itu, juara Italia ini akan menghadapi partai alot melawan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions pada 24 Februari.
“Bulan ini dapat menentukan di mana kami akan finis,” tuntas Milito.




