Irfan Bachdim Terancam Dicoret Dari Timnas Untuk SEAG
October 17, 2011 by blake · Leave a Comment
Irfan Bachdim, pemain timnas U-23, terancam dicoret dari timnas yang dipersiapkan untuk SEA Games (SEAG) 2011 di Tanah Air nanti pada tanggal 11 – 22 November karena mangkir dari latihan. Pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan mengatakan, seharusnya pemain naturalisasi itu bergabung dengan Andik Vermansyah dan kawan-kawan. Menurut Rahmad, selama ini dirinya telah melakukan komunikasi dengan Irfan Bachdim, dan memintanya agar datang saat timnas menjalani pertandingan uji coba melawan Persiba. Hanya saja pemain Persema itu tetap tidak hadir tanpa memberikan keterangan apapun. Saat melakukan komunikasi dengan menggunakan pesan singkat atau sms, Irfan juga mengaku baru saja tiba di Malang setelah menjalani syuting iklan, dan belum bisa mengikuti pemusatan latihan seperti yang telah dijadwalkan.
Persijap Berhasil Jinakkan Deltras 2-1
April 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Persijap Jepara meraih poin penuh dalam laga kandangnya melawan Deltras Sidoarjo. Meski sempat tertinggal, Laskar Kalinyamat sukses membukukan kemenangan 2-1.
Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (7/4/2011), tim tuan rumah langsung tampil menekan sejak menit awal. Mengandalkan duet Noor Hadi-Alberto ‘Beto’ Goncalves Da Costa, mereka beberapa kali membahayakan gawang Deltras yang dikawal Usman Pribadi.
Noor Hadi menjajal peruntungannya pada menit keenam. Namun, sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa diamankan oleh Usman.
Tim tuan rumah kembali menekan pada menit ke-14 lewat usaha Jose Sebastian. Sial bagi Jose, tendangannya masih mengarah tepat ke pelukan Usman.
Peluang lainnya lahir pada menit ke-17. Umpan panjang Nurul Huda mampu dikejar oleh Beto dan dituntaskan oleh striker Brasil itu dengan sepakan voli dari dalam kotak penalti. Hasilnya? Usman masih bisa menepisnya.
Meski terus ditekan, Deltras justru unggul lebih dulu dua menit kemudian. Berawal dari tendangan bebas Park Chan Young, sundulan Satyo Husodo tak mampu dijangkau oleh M. Yasir.
Persijap menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Tendangan keras Beto dari luar kotak penalti merobek gawang Deltras.
Dua menit berselang, gawang Deltras nyaris bobol lagi. Namun, sepakan Risky Novriansyah meneruskan umpan pendek Beto bisa ditepis oleh Usman. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Baru 35 detik babak kedua berjalan, gawang Usman kembali bobol. Memanfaatkan umpan Beto, tendangan Risky dari dalam kotak penalti bersarang di pojok kanan gawang.
Persijap kembali mengancam pada menit ke-69. Namun, Usman bisa menangkap tendangan bebas melengkung yang dilepaskan oleh Jose Sebastian.
Deltras berpeluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Namun, tembakan Cristiano Lopes dari luar kotak penalti masih melebar. Skor 2-1 untuk kemenangan Persijap bertahan hingga laga usai.
Tambahan tiga poin mengangkat posisi pasukan Suimin Diharja ke peringkat kesembilan klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) dengan 23 poin dari 21 laga. Sementara Deltras satu strip di bawahnya dengan 22 poin.
Irfan Tunggu Panggilan dari Riedl
April 6, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Irfan Bachdim masih memimpikan kembali berseragam timnas Indonesia dan berharap pelatih timnas Alfred Riedl segera memanggilnya. Masih melakukan latihan terpisah dengan Persema karena cedera, Irfan Bachdim nampak bekerja keras mengembalikan kondisi tubuhnya hingga fit.
Terkait dengan keputusan KONI yang memastikan dirinya, bersama rekan satu timnya Kim Jefrey Kurniawan dan Andik Vermansyah (Persebaya 1927), bisa memperkuat timnas kembali, Irfan sangat menyambut baik.
Nama Irfan Bachdim dan sejumlah pemain Liga Primer Indonesia yang berpotensi masuk skuad Timnas dicoret pelatih Alfred Riedl dengan alasan mereka tidak akan diizinkan FIFA karena tidak tergabung dalam klub yang diakui FIFA.
Setelah pemerintah menyatakan PSSI pimpinan Nurdin Halid dibekukan pemerintah dan tidak lagi diakui FIFA yang akhirnya membentuk Komite Normalisasi, wacana untuk memasukan nama para pemain LPI dalam seleksi timnas mencuat. Namun yang menjadi persoalan, pihak Badan Tim Nasional mewacanakan para pemain itu ditampung dulu di klub ISL, sementara hal ini ditentang pihak klub di LPI.
Sementara itu, menanggapi pembekuan struktur PSSI dan pembentukan Komite Normalisasi, pelatih Persema Timo Schunemann berharap kisruh di PSSI segera diselesaikan tanpa ada kompromi politik dan benar-benar terjadi perubahan positif.
Penampilan Maung Bandung Bagaikan Yo-Yo
April 2, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Kenyataan pahit harus diterima Maung Bandung, julukan Persib usai ditundukkan Arema Indonesia, Jumat (1/4/2011) di Kanjuruhan, Malang. Kekalahan 2-0 atas Singo Edan, julukan Arema membuat grafik permainan anak-anak Maung Bandung naik turun.
Hasil tanpa angka yang dibawa pulang dari Malang, bukan hanya membawa kepahitan. Posisi Persib di klasemen Indonesia Super League (ISL) juga kian tidak aman. Tercecer di urutan ke-8 yang hanya mengumpulkan 23 poin sangat tidak menguntungkan Persib. Sebab, kekalahan atas Arema memperpanjang rekor kekalahan di musim ini menjadi 9 kekalahan. Sedangkan sisanya Persib baru menuai enam kali menang dan lima kali draw.
Penyerang asal Brasil, Hilton Moreira mengaku ditekuk Arema sebagai hari yang sangat buruk bagi Maung Bandung. Dia tak habis pikir, pada babak pertama Persib harus kehilangan tiga pemain andalan yang terpaksa dibawa keluar lapangan dan satu pemain lagi, Markus tetap dipaksakan bermain hingga laga usai, akibat kuota pergantian pemain yang habis.
“Hari ini (kemarin-red), merupakan hari buruk bagi Persib. Kehilangan empat pemain di babak pertama, ini tidak masuk akal. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi dalam sebuah pertandingan? Meski begitu, saya cukup senang karena walaupun kalah. Ada usaha untuk membalas ketertinggalan. Kita terus berusaha menyerang, walaupun hasilnya tidak terjadi. Kita kurang tenang, atau mungkin memang Tuhan belun mengizinkan kita menang,” ungkap Hilton kepada wartawan.
Persib mengalami hari buruk bukan kali pertama di putaran II ISL. Sebab, di kandang sendiri Matsunaga Shohei cs ditekuk tamunya Persija Jakarta pertengahan Maret silam dengan skor 2-3. Sempat menang 5-2 atas Persiwa beberapa hari kemudian, Persib menuai satu poin saat meladeni Persipura dengan skor akhir 2-2.
Kondisi ini membuat perjalanan Persib untuk meraih 5 besar kian terasa sulit. Sebab tim-tim lawan yang berada di bawah Persib sangat berpeluang karena unggul jumlah pertandingan.
Hilton sendiri mengakui kekalahan atas Arema membuat kepercayaan diri rekan-rekannya mulai mengendur. Dua gol tanpa balas yang bersarang di gawang Markus Horison membuat sirna harapan untuk menggapai urutan teratas ISL musim ini.
“Untuk pertandingan selanjutnya kita harus lebih baik dan dapat memenangkan pertandingan. Mudah-mudahan teman-teman bisa mengembalikan kepercayaan diri kembali, agar bisa bangkit dan melupakan kekalahan ini. Kami harus berusaha memperbaiki kekurangan, agar tidak kembali kalah,” jelas pemilik nomor punggung 10 ini.
Hilton hanya mampu berharap, pada pertandingan selanjutnya timnya mampu lebih baik. Seraya menambahkan, rekan-rekan satu timnya mampu membangkitkan kepercayaan diri dan motivasi, untuk kembali membawa Maung Bandung ke tren positif seperti pada laga sebelumnya.
Pelatih Persib Daniel Roekito kali ini melihat skenarion anak asuhnya tidak berjalan mulus. “Skenario yang saya jalankan tidak berjalan bagus. Apalagi banyak pemain yang cedera membuat saya harus mengganti pemain yang sebenarnya tidak harus diganti,” ujar Daniel.
Merujuk kekalahan atas Arema, Daniel mengaku timnya kurang beruntung dan banyak peluang yang terbuang sia-sia. “Pemain saya kurang beruntung. Banyak peluang bagus yang gagal,” tandas mantan juru taktik Persiba Balikpapan ini.
Di saat yang sama, Daniel yang sesumbar bakal menekuk Arema dengan alasan pernah menang saat menangani Persiba tidak terbukti di Kajuruhan.
Agum Gumelar Minta Kompetisi Tetap Jalan Sesuai Jadwal Yang Telah Ditetapkan
March 31, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Ketua Kehormatan PSSI Agum Gumelar menegaskan, Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) yang digagas oleh PSSI harus tetap jalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Hal tersebut diungkapkan Agum ketika ditanya tentang nasib kompetisi pasca sikap pemerintah yang tidak mengakui keberadaan PSSI dibawah pimpinan Nurdin Halid, Kamis (31/3/2011).
“Biar bagaimanapun kompetisi harus tetap jalan dan jangan sampai terhenti “Kata Agum yang juga mantan ketua umum PSSI dan ketua umum KONI Pusat.
Dikatakan pihaknya telah berbicara dengan pihak–pihak yang terkait dengan kompetisi PSSI guna meyakini bahwa Kompetisi Liga Indonesia tetap jalan.
“Saya sudah membicarakan ini dengan Joko Driyono dan nampaknya tidak ada masalah dan akan berjalan sesuai jadwal,” papar Agum.
Agum dan ketua umum KONI dan KOI Rita Subowo dijadwalkan akan berkunjung ke sekretariat PSSI di Senayan Kamis (31/3). Namun kunjungan yang sudah tercium wartawan itu tiba-tiba batal karena Agum Gumelar yang juga Ketua Umum DPP. PEPABRI ada rencana mendadak yang tidak mungkin ditinggalkan.
“Memang ada kegiatan Saya yang tidak bisa ditinggalkan terkait dengan Posisi saya sebagai ketua umum PEPABRI. Namun yang jelas Saya akan agenda kan lagi untuk berkunjung kesana,” Kata Mantan Danjen Kopassus itu.
Persib Bandung Ingin Curi Poin di Kanjuruhan
March 31, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Persib Bandung kembali menargetkan poin di kandang lawan pada putaran kedua Indonesia Super League (ISL). Tren positif dalam dua laga terakhir, membuat kepercayaan diri para punggawa Maung Bandung mulai bangkit saat berjumpa Arema Indonesia, Jumat (1/4/2011).
“Saya melihat semangat bertanding dan motivasi anak-anak sudah kembali stabil. Harapannya, bisa bermain lepas dan maksimal sehingga dapat mencuri poin dalam laga tandang melawan Arema,” ujar pelatih Persib Daniel Roekito.
Sebelumnya, Persib pernah menargetkan mencuri poin saat menghadapi Semen Padang dan Pelita Jaya. Mantan arsitek Persiba Balikpapan ini tidak sesumbar sebab Maung Bandung berhasil menahan imbang 1-1 di H Agus Salim dan menang 2-1 di Singaperbangsa.
Namun Daniel belum bisa menentukan starter yang akan diturunkan nanti. Menurutnya, siapa-siapa saja pemain yang akan diturunkan untuk menghadapi Arema akan dipastikan saat pertandingan. “Dari segi teknik dan strategi pun sudah kami siapkan, mudah- mudahan dapat berjalan sesuai yang diharapkan,” tegasnya.
Nasib baik yang menaungi Persib dalam dua pertandingan terakhir juga menjadi suntikan moral untuk menyulitkan Singo Edan di Kanjuruhan. Persib mampu meraih empat poin dari pertemuan atas tim papan atas Persiwa dan Persipura. Matsunaga Shohei dan kawan-kawan, kata Daniel, siap meladeni permainan Arema yang dikenal kolektif.
Saat bertemu tim besutan Miroslav Janu di pertemuan pertama, Persib ditahan imbang 1-1. Laga di Stadion Siliwangi itu menyulut keributan bobotoh yang kesal dengan sikap tak terpuji yang ditunjukkan Muhammad Ridhuan terhadap pemain belakang Persib Wildansyah.
Daniel mengaku pada pertemuan kali ini dirinya menantang pasukan Singo Edan yang terkenal “berani” memainkan situasi. Hal itu, menurut Daniel, untuk menunjang nyali pasukannya untuk tampil lebih ngotot dan berani.
“Saya menyukai permainan mereka. Ini untuk memberikan pelajaran mental bagi pemain saya. Rata-rata pemain Persib ini punya teknik luar biasa, tapi terlalu baik dan daya petarungnya kurang,” terang pelatih berusia 58 tahun ini. Hal ini wajar, sebab Daniel sendiri pernah menangani Arema di musim 2001-2002.
Daniel meminta anak asuhnya untuk bermain lebih berani lagi. Melawan karakter permainan keras Arema, kata Daniel, adalah ujian mental bagi para pemain Persib agar mereka lebih fight.
Semangat penuh dari pemain muda disebut Daniel sebagai rumus jitu untuk meredam permainan kolektif Singo Edan. Pelatih yang pernah mengangkat Persiba ke papan atas Superliga itu mengaku pernah berjaya di Malang dengan strategi tersebut.
Tak heran jika penyerang pilar muda seperti Dias Angga berpeluang diturunkan pada laga yang sengaja digelar bertepatan dengan hari jadi kota Malang tersebut. “Pemain muda biasanya memiliki semangat penuh ketika beraksi. Semangat ini yang dibutuhkan untuk menggapai sukses di Kanjuruhan,” jelas Daniel.
Persib sendiri dipastikan tidak membawa pilar Eka Ramdani dan Atep yang mengalami cedera. Atep dibekap cedera pada pergelangan kaki kiri saat menjamu Persipura, Minggu (27/3/2011). Sedangkan kapten Eka Ramdani masih terbentur masalah kebugaran. Ban kapten pun kembali menempel di lengan Maman Abdurrahman.
Persijap Berhasil Taklukkan Persija 4-1
March 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Persijap melakukan pembalasan sempurna terhadap Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Selasa (22/3/2011). Setelah kalah 0-3 di pertemuan pertama, skuad Laskar Kalinyamat membalas dengan meraih kemenangan telak 4-1 di pertemuan kedua.
Bertamu ke Stadion Gelora Bumi Pertiwi, Jepara, Selasa (22/3/2011), Persija langsung mengambil inisiatif serangan. Dua peluang emas didapat skuad besutan Rahmad Darmawan di sepuluh menit pertama. Agu Casmir membuka asa Macan Kemayoran saat pertandingan belum genap satu menit. Sayangnya, tembakan keras bomber timnas Singapura dari dalam kotak penalti masih berada di atas mistar gawang Persijap yang dikawal M.Yasir yang juga mantan kiper Persija.
Di menit sembilan, giliran Greg Nwokolo yang menebar ancaman. Namun, tendangan keras pemain asal Nigeria ini masih bisa ditepis Yasir. Setelah berulang kali melakukan tekanan, Persija akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-23 melaui Agu Casmir. Tendangan kaki kiri Agu usai memanfaatkan umpan matang Greg di kotak penalti, gagal dijangkau M. Yasir. Persija unggul 1-0.
Tertinggal, Persijap merespon dengan menaikkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan pun dilancarkan anak asuh Suimin Diharja, melalui duet strikernya Alberto ‘Beto’ Gonzalves dan pemain veteran Gendut Doni. Namun, Hendro Kartiko masih mampu menggagalkan setiap peluang yang didapat para punggawa Laskar Kalinyamat.
Setelah beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, gawang Hendro akhirnya harus bobol juga. Persijap sukses menyamakan kedudukan di menit ke-29 melalui tandukan kapten tim Evaldo Silva yang memanfaatkan umpan Jose Sebastian. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Berhasil menyamakan kedudukan, Persijap langsung mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Sementara itu, Persija juga tidak ingin hanya bertahan dan kerap memberikan ancaman melalui umpan-umpan crossing dan tusukan langsung dari tengah. Beruntung bagi Persijap, M. Yasir tampil cemerlang di laga ini dengan sejumlah penyelamatan gemilang.
Setelah sempat menahan nafas akibat ketatnya laga, supporter Persijap akhirnya bersorak menyambut gol pertama Beto untuk timnya di menit 61. Berawal dari tendangan keras Risky Novriansyah yang masih mampu diblok Hendro, bola muntah jatuh ke kaki Beto yang langsung menyambutnya dengan tendangan keras yang meluncur deras ke gawang. 2-1 Persijap balik memimpin.
Tak ingin kalah, Persija berusaha keras menyamakan kedudukan. Kapten tim Bambang Pamungkas mendapat peluang emas menyamakan kedudukan setelah berhasil lepas dari jebakan offside dan berdiri satu lawan satu dengan M. Yasir. Sayang, Bepe gagal menuntaskan peluang tersebut menjadi gol. Tendangan pertamanya masih mampu diblok Yasir, sementara tendangan keduanya menyamping di sisi gawang.
Fokus menyerang, gawang Persija justru kembali kebobolan. Kali ini gol dicetak striker muda Risky Novriansyah di menit ke-82. Berawal dari sebuah tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Hendro, bola muntah berhasil diamankan Risky yang kemudian sukses menggocek Hendro sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke gawang kosong. Persijap kian menjauh 3-1.
Tertinggal dua gol, Persija masih belum menyerah. Satu menit berselang, Agu Casmir mendapat peluang emas memperkecil ketertinggalan Persija lewat sebuah sundulan menyambut umpan pojok, sayangnya masih membentur mistar. Beberapa saat kemudian, Agu kembali melakukan percobaan. Kali ini dengan tembakan keras kaki kiri, yang apesnya masih mampu dipatahkan M. Yasir.
Tak ingin ketinggalan, M.Nasuha juga mencoba peruntungannya dengan tembakan keras. Akan tetapi, lagi-lagi M. Yasir tampil sebagai penghalang dengan menepisnya. Penampilan ciamik Yasir kali ini, mungkin membuat manajemen klub Persija menyesal dengan keputusan melepasnya di awal musim ini.
Memasuki lima menit terakhir laga, kedua tim masih menampilkan pertarungan sengit. Persija masih ngotot mencari gol, sementara Persijap mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini pun terbukti tepat. Memasuki masa injury time, Beto kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan silang Nurul Huda, sekaligus memberikan pembalasan sempurna kepada Persija dengan kemenangan telak 4-1. Diketahui, pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Utama Bung Karno, skuad Laskar Kalinyamat digasak 3-0.
Dengan hasil ini, Persija dipastikan gagal mendekati Persipura di puncak klasemen sementara. Skuad Macan Kemayoran tak beranjak dari posisi dua dengan koleksi 32 angka, atau terpaut enam poin dari Persipura. Sementara bagi Persijap, kemenangan ini memberikan motivasi besar untuk meninggalkan papan bawah. Persijap masih tercecer di peringkat 13 raihan 17 poin, atau terpaut dua angka dari Persela Lamongan, Persiba Balikpapan dan Persib Bandung di posisi 10, 11 dan 12 yang sama-sama mengemas 19 poin.
Safee Sali Ciptakan Gol Buat Pelita Jaya
March 5, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Pemain baru Pelita Jaya, Safee Sali, membuat debut yang impresif di kompetisi Indonesian Super League (ISL). Ia membuat gol ke gawang Sriwijaya FC untuk membawa timnya menang dengan skor 1-0. Langsung tampil sebagai starter, penyerang asal Malaysia itu mempertontonkan permainan yang apik. Di menit-menit awal ia bahkan dua kali mengancam gawang lawannya melalui sundulan, tapi arahnya masih melebar.
Bersama Safee, Pelita memang lebih mendominasi permainan di kandangnya, Stadion Singaperbangsa, Karawang, Sabtu (5/3/2011). Sriwijaya sesekali mengandalkan serangan balik, tapi hasilnya tidak membahayakan.
Di babak kedua, masih dalam kedudukan 0-0, Pelita tetap bermain menyerang. Uan Ramirez membuat sebuah tembakan dari luar kotak penalti, tapi bola tidak mengarah ke gawang Ferry Rotinsulu.
Sepuluh menit kemudian Safee kembali mengancam Sriwijaya melalui kepalanya, tapi bola masih bisa diantisipasi kiper Rotinsulu.
Upaya Pelita berbuah manis di menit 62. Memperoleh bola dari sapuan Bobby Satria, pemain yang dibeli dari Selangor FC itu melepaskan tendangan yang tak mampu dihadang bek-bek Sriwijaya termasuk kiper Rotinsulu. Gol pertama di pertandingan ini, gol pertama di pertandingan pertama Safee Sali.
Sriwijaya memiliki sebuah peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit 82, tapi sundulan Keith Gayamba Gumbs dapat diredam kiper Made Kadek Wardhana. Sampai pertandingan selesai tak ada gol lagi, Pelita tetap menang 1-0.
Kemenangan di pertandingan pertama putaran kedua ISL ini membuat Pelita beranjak dari dasar klasemen, naik satu anak tangga di urutan 14. Mereka mengoper status juru kunci sementara kepada Bontang FC. Adapun Sriwijaya, mereka bergeming di peringkat keenam




