Persijap Berhasil Jinakkan Deltras 2-1

April 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Persijap Jepara meraih poin penuh dalam laga kandangnya melawan Deltras Sidoarjo. Meski sempat tertinggal, Laskar Kalinyamat sukses membukukan kemenangan 2-1.

Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (7/4/2011), tim tuan rumah langsung tampil menekan sejak menit awal. Mengandalkan duet Noor Hadi-Alberto ‘Beto’ Goncalves Da Costa, mereka beberapa kali membahayakan gawang Deltras yang dikawal Usman Pribadi.

Noor Hadi menjajal peruntungannya pada menit keenam. Namun, sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa diamankan oleh Usman.

Tim tuan rumah kembali menekan pada menit ke-14 lewat usaha Jose Sebastian. Sial bagi Jose, tendangannya masih mengarah tepat ke pelukan Usman.

Peluang lainnya lahir pada menit ke-17. Umpan panjang Nurul Huda mampu dikejar oleh Beto dan dituntaskan oleh striker Brasil itu dengan sepakan voli dari dalam kotak penalti. Hasilnya? Usman masih bisa menepisnya.

Meski terus ditekan, Deltras justru unggul lebih dulu dua menit kemudian. Berawal dari tendangan bebas Park Chan Young, sundulan Satyo Husodo tak mampu dijangkau oleh M. Yasir.

Persijap menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Tendangan keras Beto dari luar kotak penalti merobek gawang Deltras.

Dua menit berselang, gawang Deltras nyaris bobol lagi. Namun, sepakan Risky Novriansyah meneruskan umpan pendek Beto bisa ditepis oleh Usman. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Baru 35 detik babak kedua berjalan, gawang Usman kembali bobol. Memanfaatkan umpan Beto, tendangan Risky dari dalam kotak penalti bersarang di pojok kanan gawang.

Persijap kembali mengancam pada menit ke-69. Namun, Usman bisa menangkap tendangan bebas melengkung yang dilepaskan oleh Jose Sebastian.

Deltras berpeluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Namun, tembakan Cristiano Lopes dari luar kotak penalti masih melebar. Skor 2-1 untuk kemenangan Persijap bertahan hingga laga usai.

Tambahan tiga poin mengangkat posisi pasukan Suimin Diharja ke peringkat kesembilan klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) dengan 23 poin dari 21 laga. Sementara Deltras satu strip di bawahnya dengan 22 poin.

Hingga Saat Ini, Menegpora Belum Ajukan Pembekuan Dana PSSI

March 31, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkapkan sampai saat ini Menteri Pemuda dan Olahraga belum mengajukan pembekuan dana bagi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Agus menjelaskan, jika memang dana yang diperoleh dari PSSI tersebut berasal dari pemerintah maka dia akan menerima laporan tersebut, namun demikian dia mengaku sampai saat ini belum menerima dokumennya.”Kalau sudah dilaporkan kita akan ada dokumennya dan baru bisa mengambil tindakan,” ungkap Agus.

Namun demikian Agus enggan menjelaskan apakah memang instansinya diperbolehkan memblokir aliran dana untuk PSSI karena dia sendiri belum menerima laporannya. “Nanti, saya tidak bisa kasih info yang tepat,” ujarnya.

Sebelumnya Menteri Perekonomian Hatta Radjasa menilai Menteri Pemuda dan Olahraga berhak membekukan aliran dana ke Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). “Kalau menterinya dianggap ada masalah ya jangan dibelanjakan,” tukas Hatta kemarin.

Dia mengungkapkan, anggaran memang dapat diberhentikan meskipun dana tersebut sudah masuk dalam anggaran. “Menyetop anggaran itu bisa saja, misalkan ada yang sudah dianggarkan itu tidak dibelanjakan, itu bisa saja,” ujarnya.

“Di dalam APBN itu bisa asal diperlukan klarifikasi khusus karena yang memiliki domain serta memiliki dipanya Menegpora. jika di dalam, orangnya belum clear maka tidak bisa dibelanjakan,” pungkas mantan mantan Sekertaris Negara tersebut.

Persijap Berhasil Taklukkan Persija 4-1

March 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Persijap melakukan pembalasan sempurna terhadap Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Selasa (22/3/2011). Setelah kalah 0-3 di pertemuan pertama, skuad Laskar Kalinyamat membalas dengan meraih kemenangan telak 4-1 di pertemuan kedua.

Bertamu ke Stadion Gelora Bumi Pertiwi, Jepara, Selasa (22/3/2011), Persija langsung mengambil inisiatif serangan. Dua peluang emas didapat skuad besutan Rahmad Darmawan di sepuluh menit pertama. Agu Casmir membuka asa Macan Kemayoran saat pertandingan belum genap satu menit. Sayangnya, tembakan keras bomber timnas Singapura dari dalam kotak penalti masih berada di atas mistar gawang Persijap yang dikawal M.Yasir yang juga mantan kiper Persija.

Di menit sembilan, giliran Greg Nwokolo yang menebar ancaman. Namun, tendangan keras pemain asal Nigeria ini masih bisa ditepis Yasir. Setelah berulang kali melakukan tekanan, Persija akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-23 melaui Agu Casmir. Tendangan kaki kiri Agu usai memanfaatkan umpan matang Greg di kotak penalti, gagal dijangkau M. Yasir. Persija unggul 1-0.

Tertinggal, Persijap merespon dengan menaikkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan pun dilancarkan anak asuh Suimin Diharja, melalui duet strikernya Alberto ‘Beto’ Gonzalves dan pemain veteran Gendut Doni. Namun, Hendro Kartiko masih mampu menggagalkan setiap peluang yang didapat para punggawa Laskar Kalinyamat.

Setelah beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, gawang Hendro akhirnya harus bobol juga. Persijap sukses menyamakan kedudukan di menit ke-29 melalui tandukan kapten tim Evaldo Silva yang memanfaatkan umpan Jose Sebastian. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Berhasil menyamakan kedudukan, Persijap langsung mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Sementara itu, Persija juga tidak ingin hanya bertahan dan kerap memberikan ancaman melalui umpan-umpan crossing dan tusukan langsung dari tengah. Beruntung bagi Persijap, M. Yasir tampil cemerlang di laga ini dengan sejumlah penyelamatan gemilang.

Setelah sempat menahan nafas akibat ketatnya laga, supporter Persijap akhirnya bersorak menyambut gol pertama Beto untuk timnya di menit 61. Berawal dari tendangan keras Risky Novriansyah yang masih mampu diblok Hendro, bola muntah jatuh ke kaki Beto yang langsung menyambutnya dengan tendangan keras yang meluncur deras ke gawang. 2-1 Persijap balik memimpin.

Tak ingin kalah, Persija berusaha keras menyamakan kedudukan. Kapten tim Bambang Pamungkas mendapat peluang emas menyamakan kedudukan setelah berhasil lepas dari jebakan offside dan berdiri satu lawan satu dengan M. Yasir. Sayang, Bepe gagal menuntaskan peluang tersebut menjadi gol. Tendangan pertamanya masih mampu diblok Yasir, sementara tendangan keduanya menyamping di sisi gawang.

Fokus menyerang, gawang Persija justru kembali kebobolan. Kali ini gol dicetak striker muda Risky Novriansyah di menit ke-82. Berawal dari sebuah tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Hendro, bola muntah berhasil diamankan Risky yang kemudian sukses menggocek Hendro sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke gawang kosong. Persijap kian menjauh 3-1.

Tertinggal dua gol, Persija masih belum menyerah. Satu menit berselang, Agu Casmir mendapat peluang emas memperkecil ketertinggalan Persija lewat sebuah sundulan menyambut umpan pojok, sayangnya masih membentur mistar. Beberapa saat kemudian, Agu kembali melakukan percobaan. Kali ini dengan tembakan keras kaki kiri, yang apesnya masih mampu dipatahkan M. Yasir.

Tak ingin ketinggalan, M.Nasuha juga mencoba peruntungannya dengan tembakan keras. Akan tetapi, lagi-lagi M. Yasir tampil sebagai penghalang dengan menepisnya. Penampilan ciamik Yasir kali ini, mungkin membuat manajemen klub Persija menyesal dengan keputusan melepasnya di awal musim ini.

Memasuki lima menit terakhir laga, kedua tim masih menampilkan pertarungan sengit. Persija masih ngotot mencari gol, sementara Persijap mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini pun terbukti tepat. Memasuki masa injury time, Beto kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan silang Nurul Huda, sekaligus memberikan pembalasan sempurna kepada Persija dengan kemenangan telak 4-1. Diketahui, pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Utama Bung Karno, skuad Laskar Kalinyamat digasak 3-0.

Dengan hasil ini, Persija dipastikan gagal mendekati Persipura di puncak klasemen sementara. Skuad Macan Kemayoran tak beranjak dari posisi dua dengan koleksi 32 angka, atau terpaut enam poin dari Persipura. Sementara bagi Persijap, kemenangan ini memberikan motivasi besar untuk meninggalkan papan bawah. Persijap masih tercecer di peringkat 13 raihan 17 poin, atau terpaut dua angka dari Persela Lamongan, Persiba Balikpapan dan Persib Bandung di posisi 10, 11 dan 12 yang sama-sama mengemas 19 poin.

George Toisutta dan Arifin Panigoro Masukkan Berkas Banding ke PSSI

February 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Sore ini, Selasa (22/2/2011), George Toisutta dan Arifin Panigoro  memasukkan berkas banding mereka ke PSSI setelah dinyatakan tidak lolos verifikasi untuk mengikuti pemilihan ketua umum periode 2011-2015. Berkas tersebut diantarkan oleh kuasa hukum mereka, Harjon Sinaga, sekitar pukul empat sore ke kantor PSSI, dan telah diterima oleh bagian kesekretariatan PSSI.

Kepada wartawan Harjon mengatakan, George dan Arifin mengajukan keratan dan alasannya secara resmi terhadap keputusan Komite Pemilihan Ketua, Wakil Ketua Umum dan Anggota Komite Eksekutif PSSI, yang tidak meloloskan kliennya itu.

“Dalam permohonan ini kami meminta GT dan AP dinyatakan lolos untuk mengikuti pencalonan. Kami menunggu keputusan Komite Pemilihan, kami berharap dan berpikir supaya Komite Banding bersikap independen dan jernih,” demikian Harjon.

“Bukti keberatan kami adalah, Komite Pemilihan memberi definisi yang sempit tentang aktif lima tahun di kepengurusan PSSI. Padahal di statuta FIFA disebutkan, aktif itu di kegiatan sepakbola, bukan asosiasi.

“Tidak tepat alasan penolakan itu, apalah Undang Undang Olahraga Nasional memberi kesetaraan bagis setiap orang untuk memajukan olahraga. Kami juga mohon diberi kesempatan untuk memeriksa berkas-berkas dari Komite Pemilihan itu.”

Komite menilai George tidak memenuhi syarat karena PS AD bukanlah anggota PSSI, dan posisinya sebagai pembina tidak berkaitan dengan tanggung jawab teknis, medis dan administratif. Aktivitas jenderal bintang empat di PS/SSB Bara Siliwangi juga tidak cukup, karena klub tersebu bukan pula anggota PSSI.

Belakangan George dan Arifin juga memasukkan berkas bahwa mereka termasuk pengurus klub Bandung Raya yang merupakan anggota PSSI, dan itu kabarnya yang tidak sempat diperiksa oleh Komite.

“Kami punya pernyataan dari PS Bandung Raya bahwa AP dan GT adalah pengurus mereka,” tukas Harjon.

Komite dinilai pakai standar ganda

Pada kesempatan itu Harjon juga mengajukan keberatan terhadap pelolosan Nurdin Halid, karena berdasarkan statuta FIFA, ia semestinya tidak berhak mencalonkan diri karena pernah terbukti bersalah dalam kasus hukum.

“Menurut kami Komite Pemilihan menerapkan standar ganda,” ujarnya.

“Kami berharap Komite Banding memutuskan ini sebelum Kongres. Kalau telat dan Kongres sudah jalan, itu pelanggaran yang kasat mata. Kita akan melakukan segala upaya tersedia. Klien kami bukan mencari jabatan, hanya ingin mengubah paradigma arah sepakbola Indonesia. Seharusnya Komite tidak menganggap calon lain sebagai musuh. Kami berharap banding kami ini diterima.”

‘Nurdin Harusnya Mundur seperti Pak Harto’

December 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Seruan publik yang menghendaki Nurdin Halid turun dari tampuk kekuasaannya di PSSI, mengundang komentar dari tokoh masyarakat Sulawesi Selatan, Andi Ilham Matalatta.

Ilham yang ditemui detikcom di Kampoeng Popsa, Makassar, jumat (31/12/2010), menyarankan Nurdin, yang sudah tujuh tahun menjadi Ketua Umum PSSI, mencontoh sikap mantan Presiden Soeharto di akhir kepemimpinannya yang memilih mundur ketika mayoritas rakyat Indonesia menghendaki ia turun dari kekuasaannya.

Menurut Ilham, jika masyarakat sudah tidak senang lagi dengan kepemimpinan Nurdin di PSSI, harusnya Nurdin bersikap peka dan mendengar aspirasi publik.

“Pak Harto dulu mengumpulkan menteri-menterinya dan mendengar aspirasi rakyatnya dengan memilih mundur dari kekuasaannya, hal ini patut dicontoh oleh Nurdin,” seru Ilham.

Tokoh masyarakat yang fokus membina olahraga selama puluhan tahun di Sulsel ini juga menyinggung budaya ‘Siri Napacce’, atau budaya malu di kalangan masyarakat Bugis-Makassar.

Nurdin sebagai putra Sulsel, lanjut Ilham, harus menjunjung tinggi budaya ‘Siri Napacce’, yakni ketika tidak ada prestasi yang membuat publik puas terhadap kepemimpinannya, sebaiknya legowo mundur dan memberi kesempatan bagi pihak lain.

“Harus ada figur baru, Nurdin harus peka meskipun di dalam konsep demokrasi ia bisa memilih bertahan,” tutup Ilham.

Jelang AFF Cup 2010, Lagi-Lagi Masa Serang Kantor PSSI

December 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Para pengantre tiket sudah mulai tidak sabar dengan perlakuan panitia AFF Suzuki Cup 2010. Puluhan ribu orang ini kembali menyerbu kantor PSSI. Para pembeli tiket yang sudah mengantre sejak malam dan pagi ini mencoba menerobos masuk pintu yang ada di sektor enam. Namun, mereka kecewa karena tidak ada petugas yang berada di loket.

Para pemburu tiket pun mulai kesal. Mereka menghampiri kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang terletak di Senayan, Jumat (24/12/2010) dengan rasa amarah. Bahkan mereka mulai menerikan kemarahan pada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. “Bakar PSSI.”

Sementara itu, Wakapolsek Tanah Abang AKP Sudanto mencoba menenangkan masa yang sedang kesal. “Dimohon kepada semuanya untuk tertib. Saya tahu ada kesalahan, tapi saya minta kalian tertib,” kata Sudanto melalui pengeras suara.

Salah satunya Takana. Pria ini jauh-jauh datang dari Wamena. “Saya jauh-jauh datang untuk mendukung Timnas Indonesia. Tapi, saya kecewa karena tidak kebagian tiket,” tandas  seorang pria yang mengenakan kostum Persipura Jayapura itu.

Sementara itu, penonton sudah kembali ke pintu yang ada di sektor enam. Meski di dalam sudah ada panitia, namun belum waktunya untuk dibuka. Sikap tidak professional ini membuat para pembeli tiket sangat kecewa.

Takut Diserbu Suporter, Panitia Lemparkan Kupon ke Udara

December 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola -  Pembagian tiket tambahan di depan TVRI yang awalnya tertib berubah menjadi ricuh. Ratusan suporter yang tak kebagian tiket menerobos barikade dan hendak menyerang petugas. Karena ketakutan, panitia pun melemparkan kupon antrean ke udara.

Pembagian tiket gelombang kedua ini dilakukan setelah salat Jumat. Panitia awalnya mengumumkan kalau tiket sudah habis, namun tak lama berselang ada perubahan. Masih ada tiket tambahan yang bisa dibagikan pada suporter yang sudah menerima kupon. Mereka pun akhirnya digiring masuk ke dalam area stadion untuk dibagikan sisa tiket.

Kondisi ini rupanya membuat penonton yang tak kebagian kupon di antrean belakang protes. Mereka ngotot masuk ke dalam gerbang dan menembus barikade petugas.

Tak kuasa menahan gelombang massa, petugas pun menyerah. Mereka melempar kupon ke udara guna menghindari amukan massa yang sudah kesal.

“Nurdin turun. Nurdin turun,” teriak massa.

Tak lama kemudian, polisi datang menghalau kericuhan. Puluhan petugas dan anjing penghalau massa ikut membantu memecah kerumunan. Massa yang kecewa pun akhirnya digiring ke Sektor 6 Stadion GBK untuk diberi kupon tambahan.

Hingga pukul 15.30 WIB, para suporter masih antre di lantai 3 Sektor 6 Stadion GBK. Sama seperti hari sebelumnya, petugas menggunakan cara ini untuk meredam emosi massa yang sudah terlanjur mendapatkan kupon namun tak kebagian tiket.

Di loket Al-Bina, kericuhan kecil juga sempat terjadi. Para fans marah-marah karena ditemukan satu bundel fotocopy KTP dan nota pembelian tiket kategori II di tempat sampah. Padahal, dua barang tersebut seharusnya digunakan sebagai data dalam penukaran voucher ke tiket pada 28 Desember mendatang.

“Kita curiga ini sengaja dibuang. Gimana mau nuker nanti ama tiket tanggal 28 Desember?” tanya seorang fans yang kecewa.

Trofi Liga Inggris Kembali Datang ke Indonesia

December 23, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Setelah sempat datang ke Indonesia pada tahun 2008 dan 2009, kini trofi Liga Inggris siap kembali datang ke Indonesia. Belum ada waktu dan tempat yang detail, namun dipastikan trofi itu datang di tahun 2011. Trofi Liga Inggris mampir ke Jakarta pada bulan Juni 2008 dan 2009. Ketika itu acara tur trofi tersbut diprakarsai oleh Manchester United. The Red Devils “mengarak” trofi tersebut dalam rangka merayakan gelar juara bersama para penggemarnya di Asia.

Trofi Liga Inggris bakal kembali menyambangi Tanah Air. Kali ini yang membawa bukan dari klub, namun dari pihak Premier League langsung.

“Di tahun 2011, trofi tersebut akan menyambangi Indonesia, Singapura, Botswana, Zimbabwe, Zambia, dan Selandia Baru,” demikian keterangan yang dikutip dari situs resmi Premier League.

Acara ini terselenggara atas kerjasama Barclays selaku sponsor turnamen dengan Premier League.

Lewat acara ini Barclays mengadakan acara bertajuk Home Win yang memberikan kesempatan untuk siapa pun dan di mana pun mereka berdomisili untuk bisa “memiliki” trofi Premier League selama sehari.

Kompetisi tersebut merupakan perayaan atas perpanjangan perjanjian sponsorship antara Barclays dengan Premier League hingga 2013.