Prediksi Final Liga Champions 2010/2011, Manchester United Vs Barcelona
May 28, 2011 by Administrator · 3 Comments
Laga Bola – Laga final Liga Champions musim ini menghadirkan dua tim papan atas dunia, Manchester United dan Barcelona. Stadion Wembley, London, akan menjadi saksi tim yang berhak menyandang predikat terbaik di Eropa, pada Sabtu (28/5/2011) waktu setempat.
Tentunya, bukan hal mudah melontarkan prediksi tim yang bakal mengangkat trofi di stadion kebanggaan publik Inggris tersebut. Dalam hal ini, United seakan lebih diuntungkan lantaran bertindak sebagai tuan rumah. Namun bukan berarti menjadi sandungan besar bagi Barcelona, yang harus menempuh perjalanan berjam-jam dari Catalan.
Faktanya, tak hanya Sir Alex Ferguson yang menggiring Setan Merah mengantongi gelar juara liga domestik, Premier League di musim ini. Pep Guardiola pun sukses mendampingi Blaugrana mempertahankan mahkota juara La Liga selama tiga musim berturut-turut. Bekal yang cukup bagi kedua tim guna mewujudkan ambisi mengawinkan gelar.
Memutar kembali memori laga final dua tahun lalu, tepatnya 27 Mei 2009, United menyerah 2-0 oleh Barcelona di Olimpico Roma, berkat gol Samuel Eto’o dan Lionel Messi. Akankah hasil tersebut terulang lagi di Wembley? Sepertinya tak seorang pun yang punya jawabannya, sebelum kick-off benar-benar digelar.
Jika menilik lima laga terakhir, United mengantongi tiga kemenangan, sekali hasil imbang dan satu kekalahan. Sedangkan Barcelona mencatatkan dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Di laga terakhir, United menang 4-2 atas Blackpool, sementara Barcelona menundukkan Malaga 3-1.
Ya, cukup sulit melihat seberapa besar peluang United dan Barcelona. Yang jelas, skuad inti kedua tim tidak sedang dirundung cedera. United dipastikan mengandalkan permainan cepat, sementara Barcelona siap menyuguhkan permainan cantiknya. Setujukah Anda jika drama adu penalti diprediksi terjadi di Wembley?
Lima laga terakhir Manchester United:
Man. United 4-2 Blackpool; Premier League (22 Mei 2011)
Man. United 1-1 Blackburn; Premier League (14 Mei 2011)
Man. United 2-1 Chelsea; Premier League (8 Mei 2011)
Man. United 4-1 Schalke 04; Liga Champions (4 Mei 2011)
Man. United 0-1 Arsenal; Premier League (1 Mei 2011)
Lima laga terakhir Barcelona:
Barcelona 3-1 Malaga; La Liga (21 Mei 2011)
Barcelona 0-0 Deportivo; La Liga (15 Mei 2011)
Barcelona 1-1 Levante; La Liga (11 Mei 2011)
Barcelona 2-0 Espanyol; La liga (8 Mei 2011)
Barcelona 1-1 Real Madrid; Liga Champions (3 Mei 2011)
Jusuf Rizal Calonkan Diri sebagai Calon Ketua Umum PSSI
April 11, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Jusuf Rizal secara resmi maju mencalonkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum PSSI untuk periode 2011-2015.
“Saya memberanikan diri untuk maju menjadi calon alternatif bakal calon Ketua Umum PSSI untuk periode 2011-2015. Rekam jejak saya, cukup menjadi modal untuk menjadi Ketua Umum PSSI yang baru,” demikian papar Jusuf Rizal di Jakarta, Senin (11/4/2011).
Perlu diketahui, Jusuf Rizal pernah menjabat sebagai direktur promosi dan marketing PSSI saat masih diketuai Nurdin Halid. Selain itu, Jusuf Rizal juga pernah aktif dalam pembinaan sepakbola usia muda bersama IGK Manila tahun 2000an.
Jusuf Rizal berani mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PSSI, karena mengaku sudah mendapatkan dukungan secara tertulis dari berbagai daerah seperti Ngawi, Aceh, Sumut, dll. Jika gagal lolos sebagai Ketum PSSI, maka Jusuf Rizal tak keberatan menjadi anggota Eksekutif Comite (Exco) PSSI.
“Kalau saya tidak bisa lolos jadi Ketum PSSI, maka saya ingin memberikan kontribusi lain seperti bidang Exco,” tandas pria yang pernah menjadi konsultan buat klub sepakbola di Indonesia tersebut.
Messi: “Laga El Clasico Bukan Penentuan Titel Juara”
March 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Dengan hanya lima poin yang membedakan saat ini, laga El Clasico jilid kedua antara Real Madrid kontra Barcelona boleh dibilang sebagai penentuan siapa yang akan melenggang ke tangga juara. Namun Lionel Messi tak sependapat dengan itu.
Sudah 28 pekan La Liga berjalan dan kini tersisa 10 pekan lagi bagi Barca maupun Madrid untuk bersaing menjadi yang terbaik. Azulgrana yang berada di puncak klasemen punya keuntungan sementara Los Blancos berusaha mencari celah untuk menyalip rivalnya itu.
Maka pertemuan kedua tim di Santiago Bernabeu pada 16 April nanti bakal jadi momen penting bagi Madrid untuk mendekatkan diri ke Barca atau sebaliknya. Jelas bayang-bayang kekalahan 0-5 di Camp Nou masih terasa di benak para pemain Madrid.
Jelas kemenangan untuk Madrid akan menaikkan moral mereka sekaligus berharap Barca mengalami penurunan performa. Namun bagi Messi pertemuan keduanya nanti tidaklah menentukan, karena masih banyak laga tersisa untuk dimenangkan dan itu sama pentingnya dengan El Clasico.
“Kita lihat apa yang kami lakukan di liga minggu lalu karena kompetisi ini akan ditentukan dalam beberap pertandingan. Bagaimanapun lima poin itu adalah keunggulan yang sangat penting,” tutur Messi.
“Kita lihat bagaimana saat kami bertanding di Bernabeu. Namun bagiku liga tidak akan ditentukan pada laga ini (El Clasico),” tegas penyerang asal Argentina itu.
Mou Peringatkan Inggris, City & Chelsea untuk Siaga
March 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Dua klub, yakni Manchester City dan Chelsea dalam status siaga usai pelatih Real Madrid Jose Mourinho menegaskan kembali niatannya merambah ke Premier League lagi.
Pria yang akrab disapa Mou kembali menegaskan keinginannya membesut tim asal Inggris. Selain karena masih terikat kontrak dengan Los Blancos, Mourinho belum bisa memenuhi hasratnya disebabkan belum ada tawaran kongkret dari para peminat.
“Pengalaman saya selama tiga tahun berada di Inggris terasa sangat luar biasa. Di sanalah representasi masa depan saya,” cetus Mourinho.
“Kapan? Saya juga tidak tahu, namun kehidupan sepakbola di Inggris benar-benar menakjubkan buat saya,” tegasnya.
Sementara The Daily Mail, Senin (14/3/2011) melaporkan bahwa dua klub papan atas, yaitu Chelsea dan City tengah mempertimbangkan merekrut Mourinho. Kedua kubu berharap The Special One bisa mengangkat prestasi di masa mendatang.
The Citizens sendiri masih belum terlalu berambisi mendatangkan Mourinho. Mereka masih menunggu pencapaian Roberto Mancini sampai akhir musim. Pihak klub sajuh ini memberikan target masuk jajaran The Big Four kepada pelatih asal Italia.
Sementara The Blues bersiap menggaet kembali Mourinho sebagai pengganti Carlo Ancelotti yang musim ini dinilai tidak maksimal menjalankan tugas sebagai peramu strategi. Selain itu pria yang akrab disapa Carletto juga tengah gencar diberitakan bakal hijrah ke AS Roma pada akhir musim
Simpati Azulgrana untuk Negeri Sakura
March 12, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Jepang diguncang gempa dahsyat dan tsunami yang telah menewaskan banyak orang. Barcelona, yang punya kaitan erat dengan Negeri Sakura, pun mengungkapkan rasa simpatinya.
Lewat situs resminya, Azulgrana menyampaikan solidaritasnya. Mereka ikut berduka, apalagi Jepang merupakan negara dengan jumlah fans resmi Barca terbanyak kedua di dunia, dengan jumlah 1.470 member.
Di Tokyo, Barca punya dua basis suporter aktif, masing-masing bernama Sol Naixent dan Penya Japan. Perwakilan Barca, Josep Maria Barnils, telah mengirimkan email kepada mereka dan memastikan bahwa suporter mereka baik-baik saja dan mengungkapkan rasa simpatinya.
FCB Escola, akademi sepakbola Barca di Fukuoka, dilaporkan tidak mengalami kerusakan akibat gempa kemarin. Akademi ini memiliki sekitar 300 siswa.
Direktur teknis FCB Escola di Jepang, Ivan Palanco, mengabarkan bahwa kondisi akademi dan para siswa baik-baik saja.
“Dia (Ivan), para pelatih, dan para siswa di sekolah dan dalam kondisi yang sempurna,” ujar Xevi Merce, direktur sekolah sepakbola Barca.
Selain karena suporter dan akademi sepakbola, Jepang juga termasuk negara yang sering dikunjungi oleh Barca dalam tur pra-musimnya.
Barca Tunjukkan Keperkasaan, Arsenal Tak Berdaya
March 9, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Barcelona menunjukkan keperkasaannya atas Arsenal di Camp Nou, Rabu (9/3/2011) dinihari WIB. Statistik pertandingan menunjukkan bagamana superiornya El Barca atas The Gunners.
Terlepas dari Arsenal yang bermain dengan 10 orang, setelah Robin van Persie menerima kartu merah di menit 56, Barca memang sudah menunjukkan dominasinya sejak babak pertama. Sang tuan rumah tak memberikan sedikit pun kesempatan untuk lawannya.
Barca sukses menorehkan delapan tembakan sepanjang babak pertama, di mana empat di antaranya tepat sasaran. Arsenal mereka buat tak melepaskan tembakan satu kali pun. Mereka berhasil mencetak satu gol di babak pertama itu melalui Lionel Messi.
Setelah babak kedua usai, Barca tercatat melepaskan 17 tembakan dengan 10 di antaranya on target. Sedangkan Arsenal, tetap mereka biarkan nihil melepaskan satu tembakan pun!
Selisih penguasaan bola pun tergolong besar. Barca menang persentase 74:26. Semua catatan itu cukup untuk membuat Barca dinilai lebih layak melaju ke babak perempatfinal.
Dengan catatan tersebut, bisa dibilang pertahanan Los Cules juga relatif solid. Padahal mereka tampil dengan empat bek yang tidak lazim. Tak ada Carles Puyol (yang masih cedera) dan Gerrard Pique (terkena hukuman kartu kuning) tampil sebagai palang pintu.
Sebagai gantinya, Eric Abidal tampil didampingi bek tengah dadakan: Sergio Busquets. Satu-satunya kesalahan adalah ketika Busquets melakukan gol bunuh diri dalam pertandingan ini.
Lagi, Barca Pupuskan Impian Arsenal
March 9, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Impian Arsenal untuk bisa mematahkan rekor buruk saat menghadapi Barcelona kembali harus pupus. Datang dengan modal kemenangan 2-1 di leg pertama, The Gunners harus pulang dengan tertunduk lesu lantaran kembali menelan kekalahan di Camp Nou. Kali ini, Barca berhasil menggilas anak-anak meriam London yang harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua, dengan skor 3-1 pada leg kedua babak 16 besar, Rabu (9/3/2011). Total, Barca unggul dengan agregat 4-3 dan memaksa Arsenal harus kembali angkat koper.
Absennya duet bek sentral Carles Puyol (cedera) dan Gerard Pique (sanksi) diantipasi pelatih Pep Guardiola dengan menduetkan Eric Abidal dan Sergio Busquets yang sebenarnya berposisi sebagai gelandang. Sementara di kubu The Gunners, Robin van Persie menjadi pilihan utama Arsene Wenger, kendati sebelumnya diragukan tampil.
Dituntut meraih kemenangan demi mengejar defisit, Barcelona langsung menyuguhkan permainan menyerang sejak awal laga. Mendominasi jalannya laga, Barca membuka peluang di menit ke-11 ketika Lionel Messi berlari menuju kotak penalti. Beruntung, Laurent Koscielny sigap memotong bola dari kaki Messi.
Empat menit berselang, giliran Dani Alves yang mengancam gawang Wojciech Szczesny melalui tendangan bebas. Namun, kiper muda Polandia ini sigap mengamankan gawangnya, kendati setelah itu dia harus mendapat perawatan dan digantikan Manuel Almunia. Pedro Rodriguez mencoba peruntungannya di menit ke-26 lewat tendangan melengkung yang sayangnya masih meleset. Sejauh ini, Arsenal sukses mematahkan tiki-taka ala Barca dengan tidak memberikan ruang.
Atmosfer pertandingan mulai panas lima menit jelang jeda. Javier Mascherano melepaskan tekel keras kepada Jack Wilshere. Lalu, sempat terjadi ketegangan antara Robin van Persie dan Eric Abidal, namun tidak berlangsung lama. Beberapa menit berselang, Van Persie harus mendapat kartu kuning akibat pelanggarannya kepada Dani Alves.
Keangkeran Camp Nou akhirnya kembali dirasakan Arsenal di masa injury time babak pertama. Adalah Lionel Messi yang kembali menjadi aktor utamanya. Memanfaatkan umpan terobosan Andres Iniesta, Messi mempertontonkan teknik tinggi dengan menchip bola melewati hadangan Almunia dan melepaskan tembakan voli kaki kiri ke gawang kosong. Barca menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0 dan sementara berada di posisi lebih menguntungkan karena unggul agresifitas gol tandang.
Tak ingin kembali melanjutkan tren negatif tak pernah menang di Camp Nou, Arsenal mulai keluar menyerang di babak kedua. Gol yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tercipta saat laga baru memasuki menit kedelapan (53’). Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Samir Nasri, bola yang mengarah ke depan gawang salah diantisipasi Busquets yang justru menyundulnya masuk ke gawang sendiri. Arsenal pun menyamakan kedudukan 1-1 dan unggul agregat sementara 3-2.
Saat tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi. Kubu The Gunners harus menerima dengan lapang dada keputusan kontroversi wasit Massimo Busacca asal Swiss yang memberikan kartu kuning kedua kepada Van Persie karena dinilai tidak mengindahkan peluit tanda offside yang dibunyikannya. Winger asal Belanda ini pun membela diri. Dari gerak tubuhnya, Van Persie seakan mengatakan bahwa dirinya memang tidak mendengar peluit lantaran riuh supporter Barca di Stadion. Namun, Busacca bergeming dan tetap pada keputusannya.
Kalah jumlah pemain, Arsenal semakin bekerja keras menahan gempuran Messi cs yang kian semangat melakukan tekanan. Beberapa peluang pun sempat didapat Messi dan Villa. Namun, Almunia mampu tampil sigap dan mementahkan setiap peluang tersebut.
Terus mendapat gempuran, gawang Almunia akhirnya bobol juga. Kembali, gol tercipta berawal dari pergerakan Iniesta yang meliuk-liuk di lini tengah dan melepaskan umpan terukur kepada David Villa yang langsung menyodorkannya kepada Xavi yang menerobos ke kotak penalti dan melepaskan tembakan terarah yang tak kuasa di bendung Almunia maupun Bacary Sagna yang membayanginya. Barca kembali unggul 2-1 dan membuat agregat berimbang (3-3).
Arsenal benar-benar bernasib sial. Belum sempat bangkit akibat gol Xavi, mereka harus kembali menerima keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti menyusul dijatuhkannya Pedro oleh Koscielny di kotak terlarang. Messi yang maju sebagai eksekutor tak kesulitan mengecoh Almunia. Barca semakin menjauh dengan 3-1 (agregat 4-3).
Unggul dua gol tak membuat kubu Barca merasa aman. Mereka pun terus melancarkan tekanan. Memasuki menit 78, Messi berpeluang mencetak hattrick saat menerima bola di sisi kiri pertahanan Arsenal. Sayang, tembakan mendatarnya dari dalam kotak penalti masih mampu dimentahkan Almunia.
Arsenal yang kalah jumlah pemain nampak kesulitan memberikan perlawanan sepadan. Cesc Fabregas dkk hanya bisa menunggu pemain Barca kehilangan bola untuk kemudian melancarkan serangan balik cepat. Hasilnya, jarang sekali mereka bisa mengancam gawang Victor Valdes, meski mereka hanya membutuhkan satu gol untuk bisa mengamankan satu tiket perempat final.
Tercatat, Arsenal hanya memiliki satu peluang emas yang didapat di menit ke-86 melalui Nicklas Bendtner setelah memanfaatkan umpan Jack Wilshere. Sayang, upaya striker jangkung ini masih bisa dimentahkan Valdes. Hingga berakhirnya laga, kedudukan 3-1 untuk Barcelona tidak berubah. Arsenal pun harus menunggu hingga tahun depan untuk bisa kembali berjuang merebut trofi Liga Champions yang belum pernah mereka dapat sepanjang sejarah klub berdiri.
Susunan Pemain:
Barcelona: Victor Valdes, Eric Abidal, Sergio Busquets, Adriano/Maxwell (89’), Dani Alves, Javier Mascherano/Keita (87’), Andrés Iniesta, Xavi Hernandez, Lionel Messi, Pedro, David Villa/Ibrahim Afellay (81’)
Arsenal: Wojciech Szczesny/Manuel Almunia (17’), Laurent Koscielny, Johan Djourou, Gael Clichy, Bacary Sagna, Jack Wilshere, Abou Diaby, Cesc Fabregas/Bendtner (76’), Samir Nasri, Tomas Rosicky/Arshavin (72’), Robin Van Persie
Xavi: Kekalahan yang Memalukan!
February 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Barcelona tampaknya harus menerima kenyataan pahit setelah dini hari tadi dibungkam Arsenal dengan skor 2-1 di leg-pertama 16 besar Liga Champions.
Padahal tim besutan Josep Guardiola sempat unggul lebih dulu lewat David Villa. Namun keadaan berubah setelah Arsenal berhasil membalikan keadaan lewat gol yang dilesakan Robin van Persie dan Andrey Arshavin di babak ke-dua.
Kekecewaan jelas terlihat di tubuh Blaugrana. Adalah Xavi Hernandez yang mengaku tidak puas dengan hasil ini.Xavi mengklaim Blaugrana sebenarnya lebih kuat dan mendominasi jalannya pertandingan. Namun sayang, mereka gagal membuat peluang menjadi gol.
“Kekalahan ini sangat memalukan karena kita merasa lebih ungul dibandingkan Arsenal. Hasil ini lebih buruk daripada musim lalu,” papar Xavi pascapertandingan seperti dilansir Goal, Kamis, (17/2/2011).
“Tim sudah membuat kesalahan yang fatal, meski tampil sangat baik. Kami kurang beruntung dalam penyelesaian akhir,” pungkasnya.
Meski begitu, Xavi tetap mengusung nada optimistis pada leg-kedua nanti di Nou Camp, markas Blaugrana. Pemain 31 tahun ini yakin timnya akan tampil lebih baik dan akan tetap menaruh respek pada Arsenal.




