Menpora Yakin Polisi akan Usut Dugaan Aliran Dana ke Nurdin Halid

February 4, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Menpora Andi Mallarangeng merasa tidak perlu mendesak polisi mengusut dugaan adanya aliran dana ke Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Ia yakin polisi akan mengusut tanpa diminta.

Dalam sidang kasus penyelewengan APBD Samarinda di PN Samarinda dengan terdakwa mantan General Manager Persisam Putra Samarinda, Aidil Fitri, terungkap bahwa ada dana yang mengalir ke PSSI.

Ketua Majelis Hakim Parulian Lumbantoruan menyatakan bahwa Aidil membayar Ketum PSSI Nurdin Halid sebesar Rp 100 juta dan Presiden Direktur PT Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabusala, Rp 80 juta.

“Kalau ada fakta persidangan harus diproses,” kata Andi Mallarangeng.

Saat ditanya apakah Menpora akan mendesak polisi untuk segera menyelidiki kebenaran fakta itu, Andi menyatakan tidak perlu.

“Tidak perlu didesak, pasti polisi sudah akan inisiatif menyelidiki. Karena ini kan fakta di persidangan,” kilah Menpora asal Partai Demokrat tersebut.

“Kalau ada persoalan hukum, ada fakta hukum, wajar sekali jika dilakukan proses sesuai dengan aturan hukum,” timpal Andi lagi.

Andi sekali menegaskan bahwa dunia olah raga harus menjunjung tinggi prinsip good corporate governance. Ia mengulangi lagi sikapnya menentang penggunaan APBD untuk sepakbola profesional, tetapi mendukung bila APBD digunakan untuk pembinaan usia dini.

“Dalam olahraga perlu ada peningkatan good governance dari semua pihak. Kalau yang tidak menerima dana dari Pemerintah atau APBN dan APBD, harus tetap meningkatkan good governance, apalagi yang menerima,” kata Andi.

“Kadi bahwa khusus pengunaan APBD sesuai pembicaraan saya dengan Mendagri, bahwa APBD tidak lagi dan tidak untuk digunakan klub profesional. Tapi kalau untuk pembinaan olahraga seperti pembinaan dini, amatir, itu tidak masalah,” imbuhnya.

“Kalau klub profesional yang berprofit dan memang untuk mencari sponsor dan segala macam mencari untung itu tidak perlu lagi gunakan APBD,” tegas Andi.

LPI Tetap Membutuhkan Proses

December 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Jangan berharap Liga Primer Indonesia akan langsung menjadi kompetisi ideal di awal kelahirannya ini. Sebagai sebuah produk baru, prosesnya bahkan bisa sampai “berdarah-darah” dulu.

LPI diambang bergulir sebagai sebuah kompetisi alternatif dari yang selama ini diputar langsung oleh PSSI, termasuk Indonesian Super League (ISL). Menurut pendirinya, LPI dibentuk dengan misi memperbaiki kompetisi sebagai syarat mutlak perbaikan kualitas sepakbola nasional.

“Tentu saja langkah di musim pertama ini takkan smooth (mulus). Pasti ada banyak masalah yang dihadapi. Misalnya jadwal pertandingan, karena banyak klub berbagi stadion dengan yang bermain di ISL atau Divisi Utama. Perpindahan home base juga mungkin saja terjadi,” demikian tutur M. Kusnaeni, CEO Bandung FC, salah satu klub kontestan LPI.

“Mencapai kemandirian itu butuh proses, termasuk dari klub peserta. Klub-klub plat merah, misalnya, selama ini terbiasa dengan pola pikir anggaran (pemerintah daerah). Dana mereka sudah disediakan, tapi belum terbiasa untuk memikirkan orientasi mencari profit yang semestinya, dari potensi mereka sendiri. Kami pun begitu, akan belajar,” sambungnya.

Klub-klub peserta LPI dijamin bebas dari dana APBD. Di awal musim mereka diberi modal oleh LPI untuk secara bertahap bisa memulai melangkah menuju kemandirian yang penuh. Saat ini di Indonesia baru ada tiga klub yang mandiri penuh, yaitu Arema FC, Persib Bandung, dan Pelita Jaya.

“Jika masyarakat berharap LPI langsung menjadi sempurna, itu tidak realistis, karena kami baru memulai proses. Tapi kami mengharapkan dukungan positif dari semua kalangan, termasuk masyarakat dan pers,” timpal General Manager LPI, Arya Abhiseka.

Kusnaeni atau yang biasa disapa Bung Kus menggarisbawahi, misi LPI adalah untuk menciptakan sebuah kompetisi yang lebih baik, sehat, dan mandiri, meskipun perjalanannya tidak akan mudah.

“Jangan dibayangkan kalau LPI langsung sempurna, melebihi ISL sekalipun. Prosesnya pasti akan bleeding (berdarah-darah). Tapi LPI punya tekad menuju kompetisi yang profesional, mandiri, dengan menjunjung fair play.

“Piala AFF kemarin sebagusnya menjadi titik tolak ke arah yang lebih baik. Potensi sepakbola kita sudah terbukti ada dan membanggakan. Performa timnas yang bagus itu semestinya bisa ditularkan ke tingkat kompetisi dengan penyelenggaraan yang bersih, mandiri dan profesional,” pungkasnya.

Menpora Malaysia Sesalkan Insiden Laser di Stadion Bukit Jalil

December 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Ahmad Shabery mengaku menyesalkan terjadinya insiden laser di final pertama AFF Suzuki Cup 2010. Ia meminta pelakunya dicari. Di final pertama di Stadion Bukit Jalil, beberapa kali sorotan sinar laser berwarna hijau menerpa wajah pemain-pemain Indonesia. Oleh beberapa pihak, sorotan laser ini dianggap sebagai biang keladi kekalahan 0-3 Indonesia.

“Itu perkara yang amat sangat disesali. Saya minta agar itu diambil tindakan,” ujar Shabery.

“Tindakan harus diambil, pelakuknya dicari. Itu perkara yang tidak memenuhi semangat olah raga,” timpal Shabery.

Shabery kemudian mengungkapkan kalau para pemainnya juga sudah mendapat serangan laser saat berjumpa Indonesia di pertandingan pertama Grup A. Tapi pihaknya memilih tidak memprotes hal itu.

“Di Malaysia, ada isu laser yang katanya bermula di Jakarta. Saya melihat itu di Youtube, di tayangan resmi AFF. Penjaga gawang Malaysia disinar laser. Cuma kami tidak melakukan protes apa-apa, karena kami lihat Indonesia bermain lebih baik walaupun petasan juga ada di Jakarta,” timpal Shabery.

“Tidak benar kalau Malaysia menggunakan berbagai cara untuk memenangi pertandingan. Malaysia akan menunjukkan kualitas yang terbaik, apa yang dilakukan suporter di luar kemampuan kami memamntau, tetapi kami tidak mendukungnya,” pungkas Shabery.

Afellay Wujudkan Mimpi Bersama Barca

December 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Hari ini, Ibrahim Afellay memulai hidup baru. Setelah resmi menjadi pemain anyar Barcelona, Afellay mengaku senang dan gugup. Afellay tiba di Camp Nou untuk melengkapi berkas kepindahannya dari PSV Eindhoven. Dia mengaku sangat senang dan terkejut dengan keputusan besar yang kali ini dibuat dalam kariernya.

“Sangat spesial bisa ada di sini. Saya sangat senang sekali,” kata Afellay. “Saya memang sedikit gugp, tapi tidak apa-apa. Saya ada di klub terbaik di dunia, tim luar biasa dan saya menikmati momen ini.”

“Saya masih tidak sadar bisa berada di tim ini. Saya memang baru tiba di sini, yang mana merupakan hari pertama saya di kota ini dan saya membutuhkan waktu untuk beradaptasi di sini,” lanjut gelandang asal Belanda.

“Ini merupakan sebuah mimpi yang besar. Setiap pemain ingin bermain buat Barca. Pasalnya, kami berlatih dengan salah satu tim terbaik di dunia,” tandas pemain 24 tahun tersebut.

Barca cukup murah mendapatkan Afellay. Manajemen Tim Catalans hanya mengeluarkan sekira 3 juta euro untuk menggaetnya dari PSV di bulan November yang lalu.

“Timnas Indonesia Rapuh Dalam Pertahanan”

December 21, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Timnas Indonesia punya catatan cukup baik sepanjang gelaran AFF Cup 2010. Hingga semifinal leg kedua akhir pekan lalu, Indonesia mencatat 15 kali mencetak gol dan hanya dua kali kebobolan. Catatan itu akan dipertaruhkan di laga final melawan Malaysia, 26 dan 29 Desember mendatang.

Penyerang Malaysia Safee Sali, punya pandangan sendiri tentang kekuatan Indonesia. Bagi Sali, Indonesia memang gahar dalam serangan, namun rapuh dalam soal pertahanan. Kelemahan ini akan mereka manfaatkan pada laga final leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Malaysia menjadi tim pertama yang sukses mengoyak gawang Markus Horison pada laga perdana babak penyisihan Grup A, 1 Desember 2010. Pertahanan Merah-Putih jebol di menit 17. Pergerakan individu Safee Sali mampu mengecoh bek Hamka Hamzah, Safee menyodorkan bola kepada Norshahrul Idlan yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan Idlan menceploskan bola ke kanan gawang Markus. Sial buat Malaysia, gol tersebut malah melecut semangat bermain Indonesia yang akhirnya menang telak 5-1.

“Inilah peluang terbaik untuk kita membalas dendam. Kekalahan 1-5 sudah banyak membalaskan dendam dan kali ini kami bertekad untuk bangkit membenamkan Indonesia,” kata Safee Sali.

“Saya sadar bahwa pertandingan akan berjalan sulit dan kami punya beban berat. Kami harus bisa mencetak gol dan striker Norshahrul Idlan Talaha sudah pasti memainkan peranannya dengan baik. Saya harap bola banyak diberikan kepada saya, sudah pasti peluang untuk menjaringkan gol sangat terbuka. Safiq Rahim juga mampu merencanakan serangan dengan baik,” lanjut penyerang Selangor FC itu.

Safee mengakui bahwa timnya cukup lemah dalam penyelesaian akhir bola mati, baik tendangan sudut atau tendangan bebas. Tidak ada pemain yang mampu menyelesaikan dengan tandukan tajam.

“Kekurangan kita saat ini adalah pada situasi bola mati. Kita tidak mempunyai pemain yang mampu menyambut tendangan bebas atau sudut dengan baik. Pertahanan Indonesia tidak cukup kuat. Kami bisa mencetak gol saat kami bersua di penyisihan grup,” tutup Safee.

Saat ini kondisi pemain bertahan skuad Garuda dalam kondisi terbaik. Dua bek tengah Maman Abdurahman dan Hamka Hamzah mampu membuat frustasi penyerang Filipina. Hanya, pekerjaan rumah buat kiper Markus Horison yang sudah tiga kali melakukan blunder fatal dengan meninggalkan gawang untuk memotong umpan silang. Markus tidak lengket menangkap bola, dan kerap melahirkan kemelut di mulut gawang.

Indonesia Unggul Filipina 1-0

December 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Indonesia butuh setengah jam untuk bisa mencetak gol ke gawang Filipina. Adalah Cristian Gonzales yang berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang Neil Etheridge.

Bermain di semifinal pertama AFF Suzuki Cup 2010 di bawah tatapan sekitar 80 ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (16/12/2010), Indonesia dibuat repot oleh Filipina. Umpan-umpan jauh Indonesia banyak mentok di lini belakang lawan.

Baru di menit 30, Indonesia berhasil mencetak gol. Umpan panjang Firman Utina gagal diantisipasi Etheridge dan disundul Gonzales. Bola pun bergulir masuk gawang, 1-0 Indonesia.

Cavani: “Gol yang Penuh Keajaiban”

December 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kebahagiaan tengah menyelimuti Edinson Cavani. Striker internasional Uruguay mengakui gol penentu kemenangan 1-0 Napoli atas Steaua Bucharest merupakan sebuah keajabian.

Kamis (16/12/2010) dini hari tadi, Napoli sukses mengamankan tiga angka di San Paolo, sekaligus memastikan diri melaju ke babak 32 besar Europa League dengan predikat runner-up Grup K. Juara grup dipegang wakil Premier League, Liverpool, sedangkan Bucharest harus tersingkir usai mengumpulkan 6 poin dan menempati urutan tiga.

Tak ayal, gol penentu tersebut menyulutkan kebanggan Cavani. Pasalnya, jika kemenangan urung diraih, Napoli terpaksa merelakan wakil Rumania meneruskan langkahnya ke fase knockout.

“Ya, (gol) itu keajaiban. Saya sangat bahagia dengan kota ini karena selalu mendukung dan mendorong kami meraih prestasi terbaik,” ujar Cavani, usai pertandingan.

“Saya persembahkan gol ini pada Tuhan dan seluruh tifosi setia Napoli,” tuturnya.

Ya, Napoli menjadi satu-satunya wakil Italia yang tersisa, setelah Juventus, Sampdoria dan Palermo, semuanya tersingkir. Tak heran jika Cavani mensyukuri keberhasilan timnya.

“Kami membuktikan, bahwa dengan hati Anda bisa meraih apapun. Lolos ke fase knockout merupakan target yang sangat penting,” tegas striker kelahiran 23 tahun silam.

Prediksi Serie A 2010/2011, AC Milan 55-45 AS Roma

December 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – AMBISI AC Milan menutup tahun sebagai Capolista –pemimpin klasemen sementara- tercapai. Tapi, bukan berarti tampil seadanya di laga terakhir tahun ini bakal disuguhkan Rossoneri. Skuad yang diarsiteki Massimiliano Allegri bakal menjamu Roma di San Siro, Minggu (19/12/2010) dini hari WIB. Laga diprediksi berjalan sengit karena keduanya membidik poin sempurna, demi dua ambisi yang berbeda.

Milan, sebagai tuan rumah bertekad menutup tahun dengan kemenangan. Tak sekadar mematuk poin tiga dengan hasil sempurna, Andrea Pirlo dkk bakal mengukuhkan posisi sebagai Capolista.

Jika akhirnya mengepak poin tiga, Milan bakal memperlebar jarak menjadi sembilan poin dengan rival terdekatnya, Juventus. Pasalnya, Juve sendiri baru akan melakoni pertandingan giornata 17 pada Minggu (19/12/2010) malam.

Dengan status sebagai penguasa sementara Serie A, motivasi Milan jelas bakal terlecut. Apalagi, Il Diavolo sudah tak merasakan manisnya gelar Scudetto sejak musim 2003/2004 silam.

Dengan serangkaian hasil positif yang dituai rasanya tak terlalu sulit bagi Milan mengandaskan perjuangan Giallorossi. Milan tak terkalahkan dalam lima laga terakhir Serie A dan hanya sekali meraih hasil imbang ketika ditahan Sampdoria 1-1, 28 November silam.

Hebatnya lagi, Milan mampu memetik kemenangan dengan jumlah gol lumayan besar, tiga gol. Penampilan bomber Zlatan Ibrahimovic juga terus menanjak. Attacante pinjaman Barcelona ini menjadi idola baru Milanisti berkat sembilan golnya sejauh ini. Ibra hanya selisih satu gol dari topskorer sementara, Antonio Di Natale (Udinese).

Namun, bukan berarti Rossoneri bisa memandang sebelah mata Roma. Meski sempat terseok-seok di awal musim, Giallorossi bangkit dan kini mencoba merangsek ke papan atas.

Tim besutan Luigi Del Neri kini tertahan di urutan enam klasemen dengan nilai 26. Hanya saja, performa Francesco Totti dkk secara kesuluruhan masih labil. Roma hanya hanya meraup dua kemenangan, dua imbang serta sekali kalah dalam lima laga terakhirnya di kompetisi domestik. Barisan belakang Roma juga patut waspada mengingat jumlah kebobolan mereka cukup besar, yakni 20 gol.

Menilik rekor pertemuan kedua tim, Milan 15 kali mencatat kemenangan, sementara Eroma baru 10 kali sukses menenggelamkan Rossoneri. Namun, dari lima bentrokan terakhir, Milan hanya sekali menang. Roma bahkan pernah membungkam Il Diavolo di hadapan publik San Siro dengan skor 3-2 pada 24 Mei 2009 silam.

Lima pertemuan terakhir
06-03-2010 Roma 0-0 AC Milan (Serie A)
18-10-2009 AC Milan 2-1 Roma (Serie A)
24-05-2009 AC Milan 2-3 Roma (Serie A)
11-01-2009 Roma 2-2 AC Milan (Serie A)
15-03-2008 Roma 2-1 AC Milan (Serie A)