Emmanuel Petit: “Arsenal Tak Punya Mental Juara”
March 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Terus terpuruknya Arsenal musim ini membuat Emmanuel Petit angkat bicara. Mantan bintang The Gunners mengungkapkan keprihatinannya kepada skuad besutan Arsene Wenger.
Ambisi menyapu bersih empat gelar, pupus begitu saja dalam kurun waktu dua pekan. Arsenal pertama menyerah 1-2 dari Birmingham City di final Carling Cup. Setelah itu, Meriam Muda London kembali mengakui superioritas Barca di babak 16 besar Luga Champions dengan agregat 4-3.
Teranyar, The Gunners tereliminasi dari FA Cup. Adalah Manchester United yang mengandaskan mimpi Arsenal mengakhiri puasa gelar. Situasi ini membuat Petit prihatin. “Sepertinya klub ini kena kutukan. Para pemain Arsenal tampaknya mulai lemah,” tandas Petit.
Lebih lanjut Petit merasa, kapten Cesc Fabregas tertekan ketika melawan tim masa kecilnya, Barcelona. Usai dibekuk Azulgrana Fabregas bahkan menyalahkan diri sendiri sebagai biang kegagalan timnya.
“Anda bisa lihat faktor psikologi sangat dibutuhkan Fabregas. Penampilannya belakangan ini di bawah standar. Dia terlihat kompleks dengan bekas klubnya, Barcelona,” imbuh pria asal Prancis.
Di sisi lain, Wenger tetap optimis anak-anak asuhnya bisa meraih satu gelar tersisa, Premier League. Namun, Petit tak yakin klub London Utara bisa menyudahi puasa gelar sejak 2005 silam. Petit menganggap permainan cantik yang diperagakan anak-anak London Utara tak cukup untuk mendapatpakn gelar.
“Sejak 2005 dan kepergian Patrick Vieira, Robert Pires dan yang lain, dia (Wenger) berinvestasi di pemain muda. Permainan Arsenal menjadi ciri khas di lapangan, tapi mereka tak punya mentak juara,” tutup Petit.
Arsenal Mampu ke Final Carling Cup
January 26, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Arsenal mampu bangkit dan meraih kemenangan 3-0 pada laga kedua semifinal Carling Cup melawan Ipswich Town, di Emirates Stadium, Rabu (26/1/2011). Arsenal unggul dengan agregat 3-1. Ispwich datang ke Emirates Stadium dengan membawa modal kemenangan 1-0 di leg pertama. Peluang untuk lolos ke babak final pun dikantongi Ipswich bila mampu tidak kalah atau minimal menahan imbang The Gunners.
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menyadari bahwa timnya membutuhkan banyak gol untuk bisa melangkah. Wenger pun memainkan skuad terbaik sejak menit awal, termasuk memasang Nicklas Bendtner, Robin van Persie dan Andrei Arshavin.
Kick off dimulai dengan bola milik Ipswich. Grant Leadbitter langsung menjajal kemampuan kiper Wojciech Szcz?sny, dengan melepaskan tendangan dari garis tengah. Bola masih jauh dari sasaran.
Arsenal merespon dengan peluang di menit lima. Pergerakan Jack Wilshere dan Bacary Sagna mengacaukan lini belakang Ipscwich. Sagna melanjutkan dengan memberikan umpan kepada Persie, sayang bola masih menyamping.
Umpan Cesc Fabregas kepada Persie di menit 19, hampir berujung gol. Hanya saja tendangan striker asal Belanda tersebut masih terlalu lemah dan terbaca oleh kiper Marton Fulop.
Dua peluang terakhir di babak pertama melalui aksi tendangan bebas Febregas dan tendangan Bendtner, tapi kedua peluang ini belum menghasilkan gol pembuka buat tuan rumah. Skor di babak pertama tetap 0-0.
Gol yang dinantikan publik stadion baru tercipta di menit 61. Wilshere memberikan bola diagonal kepada Bendtner dan langsung dicocor striker asal Denmark tersebut untuk menjadi sebuah gol.
Tiga menit berselang Laurent Koscielny menggandaan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0. Tandukan Koscielny lebih cepat dari sergapan Fulop yang ingin menangkap bola. Arsenal pun leading dengan agregat 2-1.
Pesta gol Arsenal akhirnya ditutup dengan aksi ciamik Denilson, Arshavin dan Fabregas. Denilson memberikan bola kepada Fabregas dilanjutkan kepada Arshavin. Melihat pergerakan Fabregas lebih bebas, Arshavin mengembalikan bola kepada Fabregas, dan dengan tenang menempatkan bola di celah kaki kiper.
Kemenangan 3-0 menjadi milik The Gunners setelah Ipswich tidak mampu menciptakan gol balasan. Arsenal pun berhak melenggang ke final untuk menantikan pemenang laga semifinal lainnya antara Birmingham melawan West Ham United.
Susunan Pemain:
ARSENAL: Szczesny; Sagna, Djourou, Koscielny Clichy; Fabregas, Denilson, Wilshere; Bendtner, Van Persie, Arshavin.
Subs: Nasri, Walcott, Song, Eboue, Gibbs, Chamakh, Shea
IPSWICH TOWN: Fulop; Edwards, McAuley, Delaney, O’Dea; Kennedy; Norris, Healy, Leadbitter, Wickham; Priskin.
Subs: Peters, O’Connor, Scotland, Lee-Barrett, Hyam, Smith, Civelli.
Patrick Viera Coba Tembus Skuad Inti
December 30, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Gelandang Manchester City Patrick Viera menyangkal kalau dirinya frustasi lantaran jarang mendapatkan kesempatan untuk bermain, dan terlalu sering menempati bangku cadangan.
Sebelum bermain untuk Eastland, pemain 34 tahun ini sebelumnya telah memperkuat raksasa Italia Inter Milan.
Viera mengungkapkan kegembiraannya, setelah dirinya diturunkan sejak menit awal oleh Roberto Mancini kala menghadapi Aston Vila dalam lanjutan Premiere Legue, di mana saat itu The Citizens memetik kemenangan telak 4-0 tanpa balas.
Pemain asal Prancis ini pun mengakui kalau dirinya sempat mengalami frustasi, lantaran tidak mendapatkan lebih banyak waktu untuk bermain, dia juga meyakini kompetisi Premiere League telah membuatnya bekerja lebih keras.
“Ini sangat bagus (menjadi pemain starter melawan Villa). Saya merasa seperti 20 tahun lagi, dan akan membuktikan kemampuan yang saya miliki setiap hari,” ujar mantan kapten Prancis ini.
Tapi ini adalah pekerjaan dan saya menerima itu,” tutupnya seperti dilansir Tribalfootball, Kamis, (30/12/2010).
Messi Yakin Bakal Kalahkan Madrid
November 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Laga El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona baru akan berlangsung akhir bulan ini, 29 November 2010, tapi dari jauh-jauh hari aroma persaingan sudah tercium. Dari jauh-jauh hari pula Lionel Messi punya keyakinan bakal mengalahkan Madrid.
Messi bukannya tak sadar dengan kekuatan Madrid saat ini. Datangnya Jose Mourinho sebagai pelatih di awal musim membuat El Real lebih solid dan sebagai bukti kini tengah memimpin klasemen dan belum pernah kalah satu kali pun.
Messi pun tak ragu menyebut Cristiano Ronaldo dkk. lebih kuat dibandingkan musim lalu. Mourinho, disebut Messi, telah mengubah mental bertanding Madrid.
“Saya pikir, mereka lebih tangguh dari musim lalu. Tapi selalu ada hal yang sama dari tahun ke tahun: mereka tetap rival utama kami,” ujarnya.
“Musim lalu, mereka menekan kami sampai pekan terakhir. Mereka mempertahankan hampir semua pemain penting mereka, tetapi kuncinya adalah mental mereka berubah sejak kedatangan Jose Mourinho.”
“Mereka masih tim yang hebat. Tapi, Anda bisa melihat bahwa mereka kini punya mental pemenang yang lebih kuat dari awal,” tukasnya.
Kendati demikian, Messi tak kehilangan optimisme. Berkaca dari hasil musim lalu, di mana Barca dua kali mengalahkan Madrid di La Liga, pemain asal Argentina itu yakin timnya bakal membekuk Madrid lagi.
“El Clasico adalah pertandingan besar, selalu begitu. Saya selalu bertekad untuk tampil bagus di pertandingan ini. Saya kira, mereka juga sangat bersemangat.”
“Tapi jika kami bermain dengan cara yang kami sendiri, kami akan membekuk mereka lagi kali ini,” tandas Messi.
Kehadiran Messi Hangatkan Stadion
November 11, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Lionel Messi cuma absen tiga kali dari semua pertandingan kompetitif Barcelona sejauh musm ini. Untuk pertandingan Copa del Rey melawan tim gurem pun ia tetap turun ke lapangan.
Messi memainkan pertandingannya yang ke-15 di musim ini, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB, sewaktu Barca menjamu tim divisi dua, Ceuta, di babak 32 besar Piala Raja Spanyol. Menggantikan Pedro di menit 61, ia menyumbangkan satu gol untuk kemenangan timnya dengan skor 5-1.
Dari 18 pertandingan El Barca sejauh ini, termasuk dua leg Piala Super Spanyol di awal musim, Messi tidak terlibat tiga kali saja. Salah satu alasannya adalah terkait kebugaran fisiknya. Dalam keadaan prima, pemain terbaik dunia itu berusaha selalu tampil.
“Messi harus bermain dengan tiga alasan,” ungkap pelatih Pep Guardiola perihal Messi yang tetap dimainkan melawan Ceuta di Nou Camp, walaupun hanya untuk setengah jam.
“Pertama, dia belum latihan lagi. Dia juga ingin bermain, dan ketiga adalah buat orang-orang yang datang untuk menonton kami,” lanjut sang entrenador dikutip AS.
“Ini malam yang dingin, dan tak ada waktu yang lebih baik daripada sebuah Rabu malam untuk melihat yang terbaik. Saya memang ingin fans menikmatinya juga,” simpul Guardiola.
Messi sudah menghasilkan 17 gol dari 15 pertandingan kompetitifnya di musim ini. Delapan di antaranya ia buat di La Liga dan empat di Liga Champions.
Ujicoba, Manhcester United Kalahkan Philadelphia 1-0
July 22, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Manhcester United kembali meraih kemenangan di tur pra-musim mereka di Amerika Utara. Kali ini Setan Merah mengatasi Philadelphia Union 1-0 lewat gol Gabriel Obertan.
Laga antara MU kontra Philadelphia digelar di Lincoln Financiel Field, Kamis (22/7/2010) pagi WIB. Tiga menit laga berjalan, MU hampir membuka skor lewat kerjasama Federico Macheda dan Gabriel Obertan. Namun eksekusi yang dilepas nama kedua masih melenceng.
Enam menit berselang Obertan kembali mengahdirkan peluang. Tendangan volinya yang menyambut umpan silan Danny Welbeck masih melebar dari sasaran.
Lima menit babak kedua berjalan, peluang Philadelphia lewat JackMcInerney masih melebar. Setelahnya, kiper MU Tomasz Kuszczak berhasil menangkal serangan wakil Negeri Paman Sam yang hadir lewat tandukan Danny Califf usai memanfaatkan tendangan bebas dari Kyle Nakazawa.
Kebuntuan dalam laga ini hadir di menit ke-76. Gol ini menjadi milik Manchester United. Memanfaatkan kesalahan dari pemain Philadelphia, Welbeck berhasil merebut bola dan melepaskan umpan matang yang gagal dicegah tiga pemain belakang tuan rumah. Bola selanjutnya diterima Obertan dan pemain Prancis itu melepaskan ekeskusi yang gagal dicegah kiper Brian Perk.
Empat menit berselang, Dimitar Berbatov hampir membawa MU memimpin. Namun usaha yang dilakukan striker Bulgaria itu masih membentur mistar gawang.
Setelah ini, The Red Devils dijadwalkan akan melakoni kontra Kansas City Wizards (25/7/2010), MLS All-Stars (28/7/2010), dan Chivas Guadalajara (30/7/2010).
Robben: “Seharusnya Puyol Dikartu Merah”
July 12, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Arjen Robben juga melontarkan kekesalannya pada keputusan wast Howard Webb. Ia mengatakan bahwa Carles Puyol seharusnya menjadi pemain pertama yang dikeluarkan oleh Webb.
Robben kesal dengan keputusan wasit Webb yang memimpin laga final di Soccer City, Senin (12/7/2010) dinihari WIB. Ia menilai Puyol seharusnya yang mendapat kartu merah lebih dulu dari wasit asal Inggris itu.
Bek Spanyol itu telah mendapatkan kartu kuning saat babak pertama. Namun Robben mengeluh karena Puyol melakukan pelanggaran kepada dirinya saat melewatinya dan hal itu nyaris membuahkan gol bagi Belanda.
Meski demikian usaha Robben masih dapat digagalkan Iker Casillas. “Saat saya mendapatkan kesempatan kedua wasit seharusnya memberikan kami tendangan bebas dan Puyol (kedua) kartu kuning,” ujarnya seperti dilansir Reuters.
Robben pun beralasan bahwa dia tidak mendapatkan teman sehingga peluang tersebut gagal menjadi gol. “Saya tidak dapat terus bergerak begitu juga kiper mereka terlalu dekat,” ungkapnya.
Robben memang sempat mendapatkan kritikan karena aksi divingnya setelah mengalahkan Brasil di perempatfinal. Namun di laga final ini Robben mencoba meyakinkan wasit bahwa dia telah dilanggar.
“Sebagai pemain, Anda selalu ingin melanjutkannya dan terutama 10 menit sebelum pertandingan final Piala Dunia berakhir ketika Anda sudah mendekati tujuan,” tambahnya.
Kerusuhan Korut-Nigeria Sebagai Peringatan buat Afsel
June 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Pertandingan antara Korea Utara melawan Nigeria diwarnai dengan kerusuhan penonton. Meski tidak terlalu serius, peristiwa tersebut selayaknya jadi peringatan buat Afrika Selatan.
Korut bertanding melawan Nigeria di Stadion Makhulong, Tembisa, dekat Johannesburg, Minggu (6/6/2010). Kerusuhan muncul karena ada ribuan penonton mencoba mendesak masuk ke stadion.
Tidak ada korban tewas dalam pertandingan itu, tetapi 15 penonton serta satu orang petugas polisi mengalami cedera. Walau tidak menelan korban jiwa, Afsel diminta tanggap.
“Ini seperti jam weker. Hal seperti ini tidak akan terjadi dalam pertandingan manapun di Piala Dunia, saya beri jaminan pada Anda,” kata Presiden FIFA Sepp Blatter di AP.
FIFA tidak mau kecolongan dan tidak ingin kejadian tersebut berulang di Piala Dunia yang sesungguhnya yang akan dimulai beberapa hari lagi.
“Kami yakin level organisasi di Piala Dunia jelas lebih tinggi daripada yang ada di sini (di Makhulong),” kali ini yang berkomentar adalah Sekjen FIFA Jerome Valcke.
“Kami harus memastikan kalau polisi yang bekerja di sekitar stadion Piala Dunia bekerja lebih baik ketimbang yang kita lihat kemarin,” imbuh Valcke.
Insiden di Makhulong diperkirakan terjadi akibat kegagalan dalam mengatur masalah tiket. Seharusnya, menurut Valcke, panitia pertandingan tidak menjual tiket langsung di hari pertandingan.
Dalam sejarah sepakbola dunia, pernah terjadi sejumlah tragedi memilukan yang berlangsung di stadion dengan puluhan korban tewas. Meski tidak semuanya terkait dengan kisruh penjualan tiket, Afsel memang benar harus waspada.




