Nurdin Halid Sudah Tebus Kesalahannya

March 1, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Ketua komite pemilihan PSSI, Syarif Bastaman menyebut Nurdin Halid sudah cukup memenuhi syarat untuk maju sebagai calon ketua umum.

Penetapan Nurdin sebagai calon ketua menuai kontroversi karena dinilai banyak kalangan telah menyalahi statuta AFC serta FIFA karena pernah terlibat dalam kasus pidana. Keputusan itu sendiri akhirnya dianulir oleh komisi banding setelah munculnya gelombang protes dari masyarakat.

Dalam rapat dengan pendapat umum (RDPU) di hadapan anggota komisi X DPR RI, Syarif mencoba meluruskan statuta FIFA yang melarang seorang ketum terlibat sanksi hukum. Menurut syarif dalam hal ini seorang calon bisa mengajukan diri karena yang bersangkutan tidak sedang terlibat kasus hukum saat kongres.

Selain itu Syarif mengakui Nurdin punya hak untuk mencalonkan diri karena sudah membayar kesalahannya di masa lalu. “Hak sipilnya sudah pulih karena telah membayar kesalahan” tegasnya.

Mengenai masa jabatan pengurus PSSI, Syarif juga memberikan pemaparannya. “Tidak ada ketentuan yang tidak bisa diukur,” kata Syarif. Karenanya PSSI menetapkan waktu lima tahun untuk masa jabatan dan semua ketetapan tersebut juga telah dikomunikasikan dengan FIFA.

”Soal lama jabatan harus lima tahun. Syarat jadi ketua umum bisa dari pengurus dan mantan pemain nasional,” jelasnya di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (1/3/2011).

Hal lain yang juga ditanyakan komisi X adalah soal kekisruhan dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Secara lugas Syarif kembali menjelaskan bahwa kompetisi yang back-up oleh Arifin Panigoro itu tidak diakui oleh PSSI maupun FIFA.

“Setiap kompetisi ada hirarkinya seperti divisi I, II, III dan Liga Super. Sementara LPI tidak ada. LPI di luar FIFA,” jelas syarif menjawab pertanyaan anggota dewan.

Keaslian Tanda Tangan FIFA Dipertanyakan, NH Jamin PSSI Tak Rekayasa

March 1, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Sedikitnya dua kali FIFA mengirim surat kepada PSSI dalam dua bulan terakhir. Ditanya kenapa tanda tangan di surat itu berbeda, Nurdin Halid menjamin sampai sejuta persen, PSSI tidak merekayasa. Adalah anggota Komisi X dari Fraksi Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardikah, yang menggelontorkan pertanyaan tersebut, terkait dua surat yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome Valcke pada 11 Januari dan 24 Febuari.

Surat pertama berisi teguran sehubungan bergulirnya kompetisi yang tidak diakui PSSI, Liga Primer Indonesia (LPI). Surat kedua terkait intervensi dari pemerintah (Menpora).

“Yang mau saya tanyakan, dari dua surat itu kenapa tanda tangannya berbeda. Padahal itu atas nama yang sama, yaitu Jerome Vaclke. Perbedaannya sangat jauh. Ini kok bisa begitu?” tanya I Gede Pasek.

Nurdin Halid dengan sigap menjawab, “Interupsi Pak Ketua. Soal itu silakan konfirmasi saja ke FIFA. Kita jamin 100 persen, seribu, sejuta, bahkan setriliun persen, tidak ada anggota kami yang membuatnya. Silakan konfirmasi ke FIFA.”

Kopi kedua surat itu juga diserahkan kepada pimpinan sidang dan pihak PSSI. Di situ memang terlihat tanda tangan Jerome Valcke sangat berbeda. Tanda tangan pertama tidak jelas huruf V, dan garis menyampingnya lurus kaku. Sedangkan yang kedua, huruf V lebih jelas, dan garis menyampingnya agak melingkar.

CR7: “Pelanggaran? Itu Hal yang Biasa”

February 11, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Cristiano Ronaldo cukup sering dilanggar oleh pemain lawan. Sebagai bukti, ia menunjukkan memar-memar di kakinya. Namun mesin gol Real Madrid itu mengatakan dia sudah biasa menghadapi hal tersebut. Cristiano Ronaldo adalah pemain yang memiliki ketajaman kelas wahid. Meski bukan striker murni, namun pemain 26 tahun itu membuktikan diri sebagai predator yang selalu memiliki rasa lapar untuk mengoyak gawang lawan.

Di La Liga musim ini sudah 24 gol dia bukukan dan menempatkannya –bersama bintang Barcelona Lionel Messi- sebagai pemuncak daftar top skorer.

Secara keseluruhan, CR7 sudah membukukan 50 gol di kancah La Liga sejauh ini. Pria berpaspor Portugal tersebut berhasil menjadi pemain Madrid yang mencetak 50 gol dalam jumlah pertandingan yang paling sedikit, mengungguli legenda Los Blancos lainnya seperti Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas.

Selain ketajaman, aksi-aksi individu Ronaldo juga sering menyulitkan pemain lawan yang menjaganya. Guna mencegah pergerakan eks Manchester United lawan pun terpaksa mengganjalnya.

Data dari Soccernet menunjukkan bahwa Ronaldo 58 kali dilanggar lawan dari 22 penampilannya di ajang La Liga musim ini. Sementara untuk musim lalu, Ronaldo 94 kali dilanggar dari 29 kali bermain di kompetisi yang sama.

Ronaldo sendiri mengakui bahwa pelanggaran terhadapnya merupakan hal biasa. “Lihatlah kedua kaki saya dan memar-memar yang ada di sana. Tapi bagi saya, pelanggaran itu merupakan sesuatu yang normal. Saya memang sering mendapatkan tantangan, namun saya berusaha untuk tak menanggapinya,” ujar CR7 seperti dikutip dari situs resmi Madrid.

“Saya mencoa bangkit dan melanjutkan bermain. Ketika saya kecil, saya pernah memiliki pengalaman dilanggar di sana-sini dan saya terus bangkit dan berjuang lagi karena lawan ketika itu lebih besar daripada saya,” tegas dia.

Ronaldo tak jarang melakukan protes atas tindakan yang dilakukan lawan kepadanya. Kondisi seperti itu tak pelak membuat pemain kelahiran 5 Februari 1986 itu sering dituduh melakukan tindakan provokatif dan berusaha mempengaruhi wasit.

Ronaldo tak terganggu dengan segala anggapan miring kepadanya. “Saya sudah terbiasa menghadapi situasi yang tak mengenakkan. Memang kadang saya terganggu dengan apa yang dikatakan orang terhadap saya, namun hal-hal seperti itu sudah jadi bagian dari hidup saya,” seru dia.

“Saya terus berjuang. Saya hanya mendengarkan ketika orang berkata: ‘pemain asal Portugal ini tampil sangat baik’. Untuk bisa bermain bagus, saya tidak butuh orang-orang yang mengganggu saya.”

“Saya selalu berusaha untuk menampilkan yang terbaik di lapangan dan berusaha untuk membantu tim saya meraih kemenangan dengan gol-gol dari saya, dengan umpan-umpan dan sebagainya. Saya selalu berusaha menjadi yang terbaik,” tutup dia.

Ronaldo Titisan Alfredo di Stefano, Bukan Lionel Messi

February 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Direktur Olahraga Real Madrid, Jorge Valdano percaya Cristiano Ronaldo merupakan titisan Alfredo di Stefano. Bukan Lionel Messi seperti opini yang dikemukakan pelatih Atletico Madrid, Quique Sanchez Flores.

Kilas balik ke belakang, Quique sempat mengapungkan pendapat bahwa Messi merupakan Di Stafano abad 21, berangkat dari pencapaian bocah ajaib asal Argentina bersama Alzulgrana. Messi telah menyumbangkan 4 gelar La Liga, 2 gelar Liga Champions. Sedangkan untuk raihan individual, Messi sukses menyabet gelar Ballon d’Or selama dua musim beruntun.

Kendati bertabur prestasi, Valdano tetap berprinsip, Messi bukanlah refleksi dari seorang legenda besar Madrid seperti Di Stefano. Terlebih, Di Stefano sendiri berstatus sebagai punggawa Madrid.“Ini bukan Messi. Ini Ronaldo, yang memakai kemeja sama (dengan Di Stefano),” kata Valdano di Eurosports, Senin (7/2/2011).

“Dia (Ronaldo) merupakan pemain yang sangat penting di klub ini dan telah ditetapkan untuk membuat sejarah klub ini,” sambung Valdano yang tidak menyangkal baik Ronaldo dan Messi sama brilliannya.

“Kami tidak akan menukar Ronaldo dengan siapa saja. Walaupun, kami harus mengakui dia dan Messi pemain berkualitas tinggi yang menjadi kebanggaan La Liga,” pungkas Valdano

Sekedar informasi, Di Stefano menjadi salah satu ikon Madrid di dekade 1960-an. Lebih dari itu, Di Stefano memiliki andil besar dalam mengantarkan Madrid menorehkan 15 kemenagan beruntun di zamannya.

Dalam memorabilianya, Di Stefano telah mencetak 418 gol dan 510 pertandingan untuk Madrid. Menilik sisi kontribusi, Di Stefano turut membantu Madrid meraih kampiun Liga Champions untuk pertama kalinya di musim 1955/56.

CR7 Ciptakan Sejarah Baru di Real Madrid

February 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Dua gol yang dilesakkan Cristiano Ronaldo ke gawang Real Sociedad menggenapkan jumlah golnya menjadi 50 di La Liga. Sang pesepakbola termahal pun menciptakan sejarah baru di Real Madrid.

Di Santiago Bernabeu, Senin (7/2/2011) dinihari WIB, Madrid berhasil merebut kemenangan 4-1 atas tamunya Sociedad. Dari empat gol tersebut, Ronaldo menyumbang dua di antaranya.

Berkat dua gol itu, Ronaldo kini memuncaki daftar top skorer musim ini bersama bintang Barcelona Lionel Messi yang sama-sama mengemas 24 gol.

Ketajaman pria Portugal itu tak hanya menuai pujian dari sang entrenador Jose Mourinho. Tetapi juga menciptakan sejarah baru di kubu Los Blancos.

Dicatat situs resmi Madrid, Ronaldo yang kini telah tampil di 51 partai timnya di La Liga menjadi pemain Madrid pertama yang mengemas 50 gol dalam jumlah partai paling sedikit.

Ia mengalahkan menggungguli legenda Madrid lainnya seperti Ferenc Puskas dan Alfredo Di Stefano. Puskas butuh 54 partai untuk mengukir jumlah gol yang sama sedangkan Di Stefano memerlukan 56 partai untuk mencetak 50 gol.

Cesc Fabregas Miliki DNA Barca

January 29, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Sempat mereda, rumor kembalinya Cesc Fabregas ke pelukan Barcelona mulai berkobar. Adalah gelandang Barca Xavi Hernandez yang tak pernah bosan menggoda kapten tim Arsenal tersebut.

Ini bukan kali pertama Xavi meyakini kepulangan Fabregas ke Catalan. Isu tersebut begitu santer berembus, kala Fabregas turut mengantarkan Timnas Spanyol merebut gelar juara Piala Dunia 2010. Delapan pemain Barcelona yang memperkuat skuad La Furia Roja disebut-sebut sebagai pemicunya.

Kini, Xavi kembali menguak keinginan terpendam Fabregas. Gelandang kelahiran 31 tahun silam berani mengklaim, hasil didikan akademi Barca memiliki DNA Blaugrana dan selalu dinantikan di Camp Nou.

“Saya meyakini dalam hidup pasti Anda memiliki mimpi, dan impian terbesar dia (Fabregas) adalah kembali ke Barcelona,” ungkap Xavi, dikutip dari Yahoo! Eurosport, Sabtu (29/1/2011).

“Arsenal harus menemui kesepakatan finansial dengan Barcelona, tapi mimpi Cesc -yang dia ungkapkan ke publik- adalah bermain dan meraih kesuksesan bersama Barcelona.

“Dia tengah meraihnya di Arsenal, dimana ban kapten disandangnya, dan dia masih sangat muda. Dia masih menatap kariernya di tahun-tahun mendatang,” lanjut salah satu nominator Ballon d’Or 2010.

“Dia akan mudah beradaptasi di Barcelona. Faktanya, dia tumbuh di kamp Barca, dia punya DNA Barca dan saya akan senang melihatnya di sini. Tapi, keputusan tidak hanya bergantung pada kami atau dia. Ini juga tergantung pada kedua klub,” tegasnya.

Jelang Liga Inggris, Arsenal Kembali Diuji

December 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Arsenal melepas kemenangan yang sudah berada di depan mata saat menghadapi Wigan Athletic karena kesembronoan mereka sendiri. Ujian sudah datang lagi dalam wujud Birmingham City. Menghadapi Wigan di kandang lawan, Arsenal yang sempat tertinggal berbalik unggul 2-1 hingga 10 menit terakhir laga. Di situlah kemudian terjadi bencana. Wigan yang tinggal berkekuatan 10 orang menyamakan skor jadi 2-2 lewat gol bunuh diri Sebastien Squillaci.

Manajer Arsenal Arsene Wenger dibuat jengah oleh lepasnya kemenangan itu. Ia menyebut anak-anak asuhannya sembrono karena tidak ada yang bisa menjadi pemimpin di saat-saat gawat.

“Tidak ada orang yang bisa melihat dari luar dan mengambil kendali dalam organisasi permainan. Tidak ada suara yang mengingatkans ketika fokus turun,” sungut Wenger kala itu di AFP.

“Saya merasa kalau tidak ada orang yang mengambil kendali untuk memberi peringatan dan kami harus berkomunikasi lebih baik daripada kemarin,” imbuh Wenger lagi.

Di pertandingan pertama tahun 2011, Arsenal kembali akan bermain tandang, kali ini dengan mengunjungi Stadion St Andrews untuk menjumpai empunya, Birmingham.

Meskipun saat ini duduk di papan bawah, posisi 17 alias tepat di atas zona degradasi, Birmingham tidak bisa diremehkan. Keberhasilan The Brummies menahan imbang Manchester United 1-1 membuktikannya.

Gol Birmingham ke gawang MU pun tercipta di menit terakhir pertandingan. Apabila tidak waspada, Arsenal bisa mengalami nasib serupa dengan MU, kehilangan poin di menit-menit akhir.

Moratti Akan Belanja Lima Pemain

December 30, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Presiden Inter Milan Massimo Moratti mengatakan bahwa mereka akan aktif mencari pemain baru pada bursa transfer Januari mendatang. Sebelum Leonardo menjadi pelatih Inter menggantikan Rafael Benitez yang dipecat menyusul sikap kerasnya pada manajemen klub untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari mendatang.

Ancaman itulah yang membuat hubungan antara Moratti dan Rafa memanas, sehingga akhirnya pihak klub memutuskan untuk memecatnya dan menunjuk Leo untuk menggantikan posisinya di Nerrazzuri.

Tapi sekarang Moratti mengatakan, “Sekarang Benitez telah pergi kami akan membeli lima pemain,” tukasnya.

“Kami percaya Inter adalah tim yang kuat, dan mereka telah menunjukannya akhir-akhir ini,” imbuhnya.

“Apakah kita akan melakukannya, kita masih akan lihat nanti. Yang pasti kami akan berhati-hati, dan dengan bantuan Direktur Olahraga Marco Branca, kami pastikan transfer akan terwujud, meskipun ada pemain masuk atau keluar,” jelasnya.

“Kami akan melakukannya dengan baik, dari prespektif sepakbola, tapi kami juga harus memperhatikan sisi ekonomi,” tutupnya.