Jose Mourinho Masih Kenang Pengalaman Indah di Inter Milan

January 26, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pengalaman Jose Mourinho selama membesut Inter Milan terus dikenangnya sebagai pengalaman paling indah. Mourinho menyatakan dirinya menjadi lebih baik dengan menangani Inter selama dua musim. Pelatih asal Portugal tersebut baru saja terpilih sebagai pelatih terbaik dunia 2010 dan pelatih terbaik Italia dengan trofi Oscar del Calcio. Penghargaan terakhir disabet Mourinho pada awal pekan ini.

Sayang, The Special One tidak bisa menghadiri upacara penyematan penghargaan tersebut karena kesibukannya bersama Real Madrid.

“Saya sangat menyesal dan minta maaf tidak bisa datang di acara tersebut. Saya mempersiapkan tim untuk berlaga di semifinal Copa del Rel melawan Sevilla,” jelas Mourinho.

“Ada Beppe Baresi yang mewakili saya. Mereka semua (tim Inter Milan) adalah sahabat saya dan kami berkolaborasi di msuim lalu. Semua saya dedikasikan buat fans Inter yang menjadi menurut saya adalah bagian penting dalam kesuksesan di musim lalu,” lanjut Mou.

“Menerima Oscar adalah sesuatu yang membanggakan. Saya sangat beruntung memiliki skuad seperti tim Inter. Terima kasih buat para pemain, tanpa mereka tidak mungkin kami bisa sukses. Liga Italia sangat indah dan sulit, sangat hebat punya pengalaman di Italia. Saya pernah di Portugal, Inggris, Italia dan Spanyol. Kesulitan di Italia membantu saya untuk menjadi pelatih yang semakin baik,” lanjut mantan pelatih Chelsea ini.

Striker Inter Diego Milito menjadi pemain asing terbaik, pemain terbaik Serie A dan bomber terbaik. Walter Samuel terpilih sebagai defender terbaik bersama bek Juventus Giorgio Chiellini.

Striker Udinese Antonio Di Natale menjadi pemain asli Italia terbaik, Javier Pastore pemian muda terbaik dan Julio Cesar terpilih sebagai kiper terbaik Serie A.

Diego Milito & Jose Mourinho Menang Oscar

January 25, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Striker Inter Milan Diego Milito dinobatkan sebagai pemain terbaik Serie A musim 2009/2010, sementara Jose Mourinho menang di kategori pelatih terbaik.

Keberhasilan dua orang yang pernah bekerja sama di Inter musim lalu tak mengherankan. Milito dan Mourinho berperan besar membawa Nerazzurri menyabet treble winners: Liga Champions, Scudetto, dan Coppa Italia.

“Ini penghargaan luar biasa bagi saya. Bagi saya 2010 merupakan tahun tak terlupakan,” papar Milito dalam acara Italian football Oscars.

Penyerang Argentina mengalahkan rekan setimnya, Wesley Sneijder, yang sebelumnya juga gagal di penghargaan bergengsi Ballon d’Or.

Bagi Mourinho, ini penghargaan kedua beruntun meski akhirnya dia memutuskan meninggalkan Giuseppe Meazza usai mencetak sejarah manis. Sayang, The Special One tak bisa langsung hadir di Milan theatre.

“Saya minta maaf tak bisa ada di sana, karena kami ada pertandingan melawan Sevilla di semifinal Copa del Rey,” ujar Mourinho melalui rekaman video.

“Memenangi Oscar sangat menyenangkan karena bagi saya mendapatkan penghargaan sangat penting, juga dari lawan-lawan saya. Serie A sangat keras,” lanjutnya, dilansir Yahoo Sports, Selasa (25/1/2011).

Di kategori lain, Julio Cesar kembali terpilih sebagai kiper terbaik dan Douglas Maicon memenangi gol terbaik. Walter Samuel dan Giorgio Chiellini berbagi sebagai pemenang bek terbaik. Antonio di Natale berhasil menjadi pemain Italia dan Javier Pastore keluar sebagai pemain muda terbaik.

Milito Siap Bertarung Habis-Habisan

December 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Diego Milito siap bertarung habis-habisan kala Inter Milan melakoni laga semifinal Piala Dunia Antar Klub 2010 kontra Seongnam Ilhwa, Kamis (16/12/2010) dini hari.

Bomber Argentina diyakini bakal ambil bagian menghadapi jawara Asia, Seongnam, setelah pulih dari cedera. Meski baru pulih, Milito langsung mengusung semangat tinggi guna memastikan gelar juara Nerazzurri.

“Piala Dunia Antar Klub merupakan kompetisi unik untuk kami semua. Anda tidak tahu apakah bisa melakoni gelar ini lagi sepanjang karir anda,” tutur mantan striker Genoa kepada Football-Italia, Rabu (15/12/2010).

“Kondisi saya bagus, saya sudah mengikuti latihan bersama skuad selama sepekan terakhir. Kami benar-benar berharap bisa tampil bagus pada pertandingan besok,” lanjutnya.

“Saya siap melakukan apapun untuk merebut trofi. Tidak penting apakah saya bisa mencetak gol atau tidak. Jika saya bisa melakukannya, memang lebih baik. Tapi, yang saya inginkan adalah agar tim ini memenangkan Piala Dunia Antar Klub. Itu yang terpenting,” tegas Milito.

Kemenangan atas Seongnam bukan saja akan membawa La Beneamata selangkah lebih dekat dengan gelar juara. Setelah menelan sederet hasil mengecewakan dalam beberapa pekan terakhir, Inter jelas membutuhkan suntikan moral sebelum menjalani paruh kedua musim 2010/2011.

“Kami kembali mendapatkan rasa percaya diri selama di Abu Dhabi. Mungkin, karena banyak pemain yang kembali fit dan bisa bekerja sama lagi untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan,” jelas Milito.

“Kami selalu menjaga semangat tim, bahkan pada saat-saat sulit. Tapi, kini, setelah semua pemain pulih dan berlatih, tentunya kami semakin tenang,” pungkas Pemain Terbaik Eropa 2009/2010.

Benitez: “Inter Akan Kesulitan Tanpa Milito & Eto’o”

December 4, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Rafael Benitez mengaku timnya mengalami kesulitan tanpa didampingi dua striker utama, Diego Milito dan Samuel Eto’o. Inter harus mengakui keunggulan Lazio 1-3 saat keduanya bentrok dini hari tadi. Hasil ini membuat La Beneamata kian tertinggal dari perburuan Scudetto. Javier Zanetti tertinggal tujuh poin dari AC Milan, yang unggul satu laga.

Kendati menyadari kesulitan Inter tanpa Milito dan Eto’o, Benitez tetap memuji performa anak-anak asuhnya di babak kedua.

“Saya senang dengan penampilan di tim di babak kedua, kami tampil lebih baik,” tandas Benitez selepas laga.

“Melihat mereka terus mencoba mencetak gol adalah hal terbaik. Mereka bermain bagus, tapi semua berjalan salah. Tak mudah memikirkan ini di tengah persiapan ke Piala Dunia Antarklub, tapi tim bekerja keras meski harus saya akui kami kesulitan menciptakan peluang,” bebernya panjang lebar.

“Tanpa kehadiran Eto’o dan Milito semua menjadi lebih sulit. Kami kesulitan setelah tertinggal dua gol. Tapi, di babak kedua tim seharusnya mencetak gol cepat, sayang itu tak berhasil,” pungkasnya, seperti dilansir Goal, Sabtu (4/12/201).

“Kalah 1-0, Inter Tetap Profesional”

November 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kekalahan 1-0 Inter Milan dalam Derby della Madonnina, dini hari tadi, dianggap hal yang wajar oleh Ivan Cordoba. Bek veteran Nerazzurri menilai sang juara bertahan tetap profesional dan pantang larut dalam kegagalan. Pertarungan duo raksasa Milan seakan mempertaruhkan harga diri kedua tim. Terlebih Inter yang menyapu bersih kemenangan pada dua laga Serie A musim lalu, saat masih berada dalam asuhan Jose Mourinho.

Namun, Cordoba enggan meyoroti pergantian pelatih sebagai biang kekalahan atas Milan kali ini. Bek internasional Kolumbia mencoba profesional dan tidak akan menuntut pertanggungjawaban Rafael Benitez semata.

Cordoba justru mengharapkan bangkitnya semangat seluruh awak Nerazzurri. “Situasi yang sulit, tapi kami akan lebih kuat,” cetusnya pada Inter Channel.

“Kami adalah pemain profesional dan akan menyingsingkan lengan baju, serta bekerja lebih keras lagi,” tambahnya.

“Kami menyadari kekuatan tim dan apa yang harus dilakukan kedepannya. Kami harus segera mengembangkan performa, tapi tidak akan ada artinya jika hanya bicara tanpa melakukannya.”

“Kami yakin para tifosi tetap setia mendukung dan kami ingin segera kembali ke puncak klasemen,” tegas bek kelahiran 34 tahun silam.

“Gol Cepat Ibra Kacaukan Inter”

November 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Inter Milan tak bisa membalas gol cepat Zlatan Ibrahimovic. Hal inilah yang membuyarkan rencana La Beneamata. Rossoneri akhirnya keluar sebagai kampiun dalam duel sengit bertajuk Derby della Madonnina, dini hari tadi. Gol Ibracadabra dari titik putih saat laga baru berjalan lima menit mengejutkan Inter sehingga rencana yang sudah dibuat sebelumnya kacau.

“Saya pikir kami tak kehilangan karakter. Tim mencoba sekuat tenaga dan Milan unggul sangat cepat melalui penalti, kemudian kami membuat banyak kesalahan,” tandas allenatore Rafael Benitez selepas laga.

“Tak mudah melawan tim dengan intensitas tinggi dan fokus menyerang. Ketika mereka tampil dengan 10 pemain, kami mungkin kehilangan kesabaran,” lanjut mantan arsitek Liverpool.

“Kami berjuang mencari celah untuk menguasai bola, terutama karena Milan kerja keras menutup ruang,” Benitez menambahkan.

“Penalti itu mengubah rencana kami. Kami harus menunggu dan menciptakan celah di lini belakang mereka, tapi dengan gol cepat Milan kami dipaksa tampil menyerang dan itu sangat berbahaya,” pungkas Benitez.

‘Milan Pantas Menang’

November 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – AC Milan berhasil memenangi Derby della Madoninna usai mengalahkan rival sekotanya Inter Milan dengan skor tipis. Massimiliano Allegri menilai skuadnya memang pantas mendapat kemenangan ini.

Penalti Zlatan Ibrahimovic di menit kelima menghasilkan tiga angka buat Milan. Gol tersebut adalah satu-satunya gol dalam pertandingan yang digelar di San Siro, dinihari tadi.

Secara keseluruhan Inter lebih mendominasi pertandingan dengan keunggulan ball possession 58% berbanding 42% dan tendangan (mengarah gawang). Milan bermain dengan 10 orang dalam setengah jam terakhir sejak Ignacio Abate di-espulso di menit 60 karena bersitegang dengan Goran Pandev.

Meski demikian Milan mampu menahan serangan Inter dan sukses mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.

“Itu tadi adalah pernampilan yang hebat dan kami memulai laga dengan bagus, menekan Inter. Kami bisa menahannya dan punya sebelas pemain di atas lapangan, bertahan dengan baik dan itu adalah kemenangan yang pantas,” ungkap Allegri di Football-Italia.

“Ada momen di mana kami punya peluang untuk mencetak gol kedua tapi kami mulai menurunkan tempo dan pemain kelelahan. Saya suka penampilan tim saya dan di atas semua itu, Milan tampil solid. Ini adalah kemenangan yang penting, terutama sebuah kemenangan di derby bisa mengangkat harga diri tim,” pungkas dia.

Milan memang memenangi derby kali ini. Akan tetapi Inter masih unggul dalam jumlah kemenangan dengan perbandingan 64:60 dalam 175 edisi.

Menang, Milan Makin Pede

November 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Tak hanya berhasil memperkokoh posisi di klasemen sementara, kemenangan 1-0 AC Milan dalam Derby della Madonnina juga mendongkrak kepercayaan diri para pemainnya.

Setidaknya itulah yang diakui pelatih Massimiliano Allegri. Inter Milan tak mampu membalas gol cepat yang diciptakan Zlatan Ibrahimovic melalui titik putih di menit lima.

“Ini kemenangan penting, terutama ini laga derby sehingga akan meningkatkan kepercayaan diri pemain,” cetus Allegri.

“Kami mengawali laga dengan baik dan membuat Inter dalam tekanan,” lanjut mantan pembesut Cagliari.

“Kami terus bermain seperti itu selama tampil dengan 11 pemain, kemudian setelah itu bertahan dengan baik. Kami layak menang di laga ini,” kata Allegri lagi.

“Kami memiliki beberapa peluang mencetak gol kedua, tapi kemudian melambatkan tempo permainan karena kelelahan. Saya menyukai sikap para pemain, yang terpenting tim tampil solid,” tutup Allegri.