Alan Smith Mengaku Frustasi Bila Kerap Kali Hanya Menjadi Penonton Saja
January 6, 2012 by blake · Leave a Comment
Alan Smith mengaku kini sangat bugar dan lapar ingin tampil setelah absen beberapa lama. Tetapi karena sejauh ini hanya bisa menjadi pemandu sorak alias cheerleader belaka, ia pun menjadi frustrasi. Smith saat ini secara resmi masih terikat kontrak dengan Newcastle United yang ia bela sejak tahun 2007 lalu. Namun, saat ini ia lebih sering hanya jadi penonton saja. Pada Januari tahun lalu, pemain berusia 31 tahun itu memang kembali dilanda cedera cukup parah di pergelangan kaki. Kini ia mengaku sudah pulih walaupun ia merasa peluang tampil tetap minim. Semangat mantan punggawa timnas Inggris itu sendiri tidak juga surut. Kalau saat bermain ia terlihat tampil berapi-api, pun demikian halnya ketika ia hanya bisa jadi penonton. Namun karena sudah menjadi penonton cukup lama, inilah yang membuatnya frustasi.
Didier Drogba Ingin Bermain Sampai Usia 35 Tahun
December 8, 2011 by blake · Leave a Comment
Didier Drogba berpenampilan bagus dengan mencetak dua gol pada pertandingan Chelsea melawan Valencia, yang berakhir dengan skor 3 – 0 untuk kemenangan Chelsea, sekaligus membuat mereka berhak melaju ke babak 16 besar. Pasukan Andre Villas-Boas paham benar kalau kekalahan atau imbang, akan membuat Valencia melewati mereka, tetapi penampilan gemilang Drogba – seperti yang ia lakukan saat Chelsea mengalahkan Newcastle United pada Liga Inggris, membuat Chelsea bukan hanya lolos ke babak 16 besar, tetapi juga memuncaki klasemen grup. Empat gol yang dicetak Drogba pada empat pertandingan terakhir, membuat ia yakin kalau Chelsea dapat mengontraknya untuk dua tahun lagi, dan menjadikannya penyerang utama, di saat Fernando Torres masih belum memperlihatkan ketajamannya. Drogba sekarang berusia 33 tahun, dan kontraknya akan habis pada Juni. Dengan demikian, ia dapat mempersiapkan kepergiannya pada bulan depan, jika Chelsea tidak ingin memperpanjang kontraknya selama dua tahun. Tetapi penyerang internasional Pantai Gading tersebut berkata kalau ia ingin membayar waktu yang hilang karena baru bermain secara profesional pada usia 21 tahun, dan ia berencana untuk melakukan hal hebat pada masa senja karirnya.
‘Si Merah’ Buru Kemenangan di Emirates
April 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Belum satu kali pun Liverpool berhasil menundukkan Arsenal di Emirates. Bermodal pengalaman di Newcastle United, Andy Carroll siap membantu ‘Si Merah’ menorehkan kemenangan perdana.
Stadion Emirates mulai dihuni Arsenal pada tahun 2006 silam. Di sana, Liverpool belum bisa satu kali pun mengalahkan sang tuan rumah.
Sebagaimana dicatat situs resmi Liverpool, kemenangan terakhir Anfield Gang di kandang Arsenal pun sebenarnya sudah berselang lebih lama lagi.
Kemenangan terakhir Liverpool dalam lawatan ke markas The Gunners disebutkan terjadi pada Februari 2000 lewat gol tunggal Titi Camara. Saat itu Arsenal masih bermarkas di Highbury.
Untungnya, Liverpool kini punya Carroll yang di awal musim mampu mempersembahkan kemenangan untuk timnya saat itu, Newcastle, di Emirates. Si penyerang Inggris mencetak satu-satunya gol dalam laga.
“Kami harus bekerja keras untuk meredam mereka dan memastikan kami tidak memberikan mereka banyak ruang atau waktu mengolah bola karena kami tahu betapa bagusnya Arsenal dan apa yang dapat mereka lakukan jika dibiarkan melakukan itu,” ujar Carroll.
“Semua pemain Newcastle bermain bagus hari itu. Joey Barton mengirimp umpan bagus dan itu adalah sesuatu yang sudah kami latih sebelumnya,” kenangnya.
Setelah diboyong musim dingin lalu, Carroll mulai menunjukkan ketajaman dengan langsung membuat dua gol perdana untuk Liverpool pada akhir pekan lalu, saat menang 3-0 dari Manchester City.
Penampilan Carroll bersama Luis Suarez di lini depan juga sudah bikin Kenny Dalglish puas dan dengan kepercayaan diri itulah mereka akan melawat ke markas Arsenal, Minggu (17/4/2011).
“Tidak ada alasan kenapa Liverpool tidak bisa menang di sana dan semua pemain percaya diri kami mengalahkan Arsenal,” seru Carroll.
Barton: “Sayalah Gelandang Terbaik Inggris”
April 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Joey Barton mengklaim dirinya adalah gelandang terbaik yang dimiliki Inggris saat ini. Pemain Newcastle United ini juga merasa bingung karena dirinya tak dipanggil ke tim nasional.
Barton tampil mengesankan bersama The Magpies pada musim ini. Dia telah tampil 28 kali di semua kompetisi dengan sumbangan lima gol.
“Sejujurnya, saya pikir sayalah (gelandang Inggris) yang terbaik,” klaim Barton, kepada So Foot, seperti dikutip Sportinglife.
“Luka Modric dan Samir Nasri sangat bagus, tapi dalam hal pemain Inggris…Well, Jack Wilshere tidak buruk, tapi Frank Lampard mulai menurun dan Steven Gerrard sering cedera,” urai pemain 28 tahun ini.
Meski performanya cukup konsisten, Barton sejauh ini baru mengantongi satu caps bersama timnas. Dia pun heran karena tak pernah dipanggil ke timnas pada era Fabio Capello.
“Saya orang Inggris dan saya senang bermain untuk negara saya,” katanya
“Mungkin orang-orang di atas punya masalah dengan saya. Saya tak tahu. Tapi masalah yang menimpa saya sudah empat tahun berlalu. Mereka harusnya bisa memaafkan saya bukan?” tanyanya.
Barton memang bukan nama baru di dalam berita-berita kontroversi. Pada Desember 2004, Manchester City menjatuhkan denda pemotongan gaji enam pekan karena menyulut rokok ke mata rekan setimnya saat perayaan Natal.
Juli 2005, Barton juga terlibat perkelahian bersama rekannya yang lain Richard Dunne dengan seorang fans Everton yang masih berusia 15 tahun. Pada Maret 2007, Barton juga sempat ditangkap karena tuduhan melakukan kejahatan yang melibatkan seorang supir taksi di Liverpool.
Mei 2007, Barton diperiksa polisi karena menyerang Ousamane Dabo dan membuatnya mengalami cedera di mata, hidung, dan bibir. Akibat ulahnya ini, dia dijatuhi hukuman tidak boleh bermain sampai akhir musim.
Rossi Sangat Emosional Hadapi Napoli
February 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Jelang laga 32 besar Europa League Jumat, (18/2/2011), Villarreal akan menemui lawan yang cukup berat dari Italia yakni, Napoli. Partenopei menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos ke babak 32 besar. Bertandang ke San Paolo markas Napoli, striker Yellow Submarine Giuseppe Rossi mengatakan dirinya sudah tidak sabar untuk melakoni laga tersebut.
“Saya emosional menghadapi pertandingan berikutnya (Napoli). Saya akan bermain di tempat yang mempunyai sejarah, di mana di sana pernah bermain seorang legenda sepakbola, Diego Maradona,” ujar Ross.
Mantan punggawa Manchester United ini juga menyinggung soal pemain anyar Napoli Victor Ruiz yang dulu bermain untuk Espanyol. Menurut Rossi, Ruiz adalah bek yang tangguh. Namun Ruiz masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan para pemain Napoli.
Saat disinggung soal kiprahnya di Timnas Italia, Rossi yang pernah mengaku ingin kembali ke Italia mengatakan, dirinya akan selalu siap jika dibutuhkan.
“Jika Cesare Prandelli (pelatih Italia) memanggil, saya akan merespon dengan cepat. Saya akan selalu membuat diri saya berada disana (Timnas Italia),” pungkasnya.
Everton Jadi Hambatan The Blues di Bridge
December 3, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Tak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhirnya membuat Chelsea kehilangan tampuk klasemen sementara. Supaya tidak makin goyah, kemenangan di akhir pekan ini adalah sebuah kewajiban untuk mereka. Kalah dari Sunderland dan Birmingham, plus seri melawan Newcastle United minggu lalu merupakan catatan tidak menang secara beruntun terlama yang dimiliki Chelsea, sejak mereka melewati empat pertandingan tanpa menang di bulan September 2007.
Selain harus menyerahkan posisi puncak klasemen kepada Manchester United, pelatih Carlo Ancelotti pun mulai dispekulasikan nasibnya. Media secara berani merumorkan bahwa manajemen klub mulai menyiapkan rencana B, jika pelatih asal Italia itu tak segera memperbaiki performa tim. Rumor itu bisa bergaung lebih keras lagi apabila Chelsea tak bisa meraih kemenangan saat melakoni pertandingannya yang ke-16, melawan Everton hari Sabtu (4/12/2010) besok. Apalagi Florent Malouda dkk akan menjadi tuan rumah.
Everton semestinya bisa diatasi The Blues karena kesulitan mereka di musim lalu masih berlanjut. Pasukan David Moyes saat ini masih di dekat garis zona merah, persisnya di urutan 16. Statistik mereka pun buruk. Dari lima pertandingan terakhirnya mereka tidak merasakan kemenangan.
Rapor Everton di Stamford Bridge pun tergolong menyedihkan. Dari 18 kali melawat ke London barat, mereka hanya menang satu kali, seri delapan kali, dan kalah sembilan lagi. Satu-satunya kemenangan itu pun usianya sudah “tua”, yakni 16 tahun silam — pada November 1994.
Hanya saja, jika misi Everton adalah supaya tidak kalah, mereka punya catatan lumayan. Dari empat kunjungan terakhirnya di Bridge, mereka selalu bisa menahan imbang Chelsea. Di musim lalu, misalnya, Everton mengimbangi lawannya itu dengan skor 3-3 di Bridge — lalu menang 2-1 di pertemuan kedua di Goodison Park.
Sebaliknya, statistik terakhir itu menjadi alarm buat Chelsea. Mereka tidak butuh seri apalagi kalah. Mereka sedang memerlukan kemenangan supaya media tidak semakin “macam-macam” mengusik dressing room mereka — dan juga Ancelotti.
Manchester City Tawar Milner?
May 18, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Manchester Laga Bola – Manchester City bergerak lincah untuk memperkuat tim musim depan. The Citizens dilaporkan sudah melepas tawaran kepada gelandang Aston Villa, James Milner. City telah mengirim proposal kepada Villa untuk menggaet Milner dengan harga 20 juta poundsterling (Rp 263 miliar). City bergerak cepat karena Milner juga diminati sejumlah klub lain.
Milner tampil sangat bagus bersama Villa musim ini. Meski cuma mencetak tujuh gol dari 36 penampilannya, peran gelandang 24 tahun itu di lini tengah The Villans sangat dominan. Milner sanggup bermain sebagai sayap baik di kiri maupun di kanan. Namun penampilan eks pemain Leeds United dan Newcastle United itu makin mantap kala manajer Villa Martin O’Neill menggesernya lebih ke tengah.
Performa oke Milner itu diganjar dengan pemanggilan dirinya ke dalam skuad sementara Inggris yang tengah dipersiapkan oleh manajer Fabio Capello menuju Piala Dunia 2010 bulan depan. Selain City, sejumlah peminat Milner yang lain adalah klub-klub besar. Juara ganda Chelsea dan Manchester United diketahui juga menaruh minat kepada pemuda bertinggi 170 cm itu.
Namun tampaknya ketertarikan klub-klub tersebut akan mendapat perlawanan keras dari Villa. Niat petinggi Villa untuk melepas Milner sudah pernah membuat mereka berkonflik dengan O’Neill.




