Carroll Tetap Tetap di Newcastle
December 14, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Striker Newcastle United Andy Carroll menekankan bahwa dirinya akan tetap bertahan di St. James Park. Carroll tidak ingin pindah kendati sudah ditinggal pelatih Chris Hughton. Pemain muda 21 tahun ini muncul sebagai striker yang cukup disegani para pemain belakang Premier League. Carroll mencatat torehan 10 gol bersama Newcastle di musim ini.
Permainannya yang cemerlang membuat beberapa tim besar Premiere League tertarik untuk memboyong Carroll. Chelsea, Manchester, Arsenal, dan Tottenham Hotspur siap mendapatkan pemain muda ini di bursa transfer Januari 2011 mendatang.
Namun Caroll sendiri masih terikat kontrak lima tahun bersama Newcastle. Dia juga menegaskan dirinya tidak berminat untuk meninggalkan markas Magpies St. James Park.
“Saya ingin tetap disini, sesederhana itu saja. Saya ingin melakukan sesuatu yang dapat saya lakukan. Sekarang Chris Hughton telah pergi dan saya harus bisa bekerjasama dengan pelatih kami yang baru,” jelas Carroll.
“Ini suatu yang sulit, tapi kami sudah berlatih seperti saat Chris melatih kami. Alan Pardew hanya mengatakan agar terus melanjutkan apa yang telah kami lakukan,” tutup Carroll.
Hodgson: “Gol Joey Barton Membunuh Kami”
December 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Alan Pardew boleh bernapas lega mengetahui tim asuhannya, Newcastle United sukses merengkuh poin tiga dalam pertandingan debutnya. Kontras dengan Roy Hodgson yang harus mengerut kening mengetahui tim asuhannya Liverpool lagi-lagi menelan kekalahan, saat bertandang ke St. James Park, markas Newcastle. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Newcastle, membuat Hodgson hanya bisa gigit jari.
Atas hasil minus ini, Liverpool kini tertahan di peringkat ke-9 dalam klasemen. Sebagai orang yang bertanggung jawab di tubuh Liverpool, Hodgson menyebut kekalahan ini lebih disebabkan jatuhnya mental bertanding Liverpool, setelah terjadinya gol kedua Joey Barton, tepat 10 menit jelang bubaran. “Persoalan utama kami adalah gol kedua (Newcastle) yang secara tidak langsung meruntuhkan mental bertanding kami. Kebobolan di ujung laga, mempengaruhi kepercayaan diri,” ucap Hodgson.
Hodgson menyambung, pada saat kedudukan 1-1 tidak ada indikasi timnya bakal kalah dengan skor di luar dugaan semula. “Saya melihat kami tidak memiliki masalah saat skor 1-1. Kami merasa, bisa mengatasi tekanan yang ada. Namun gol kedua memperlihatkan, kami pasti kalah lagi. Bagaimana merubah keadaan ini? Sederhana saja, kami harus menggapai kemenangan pekan depan,” tukas Hodgson yang menargetkan kemenangan saat jumpa Fulham.
“Gerrard pun tidak akan bisa berbuat apapun melihat efek gol dari Barton. Bayang-bayang inilah yang belum bisa saya lupakan hingga kini. Terlebih, kami tidak bisa memanfaatkan kesempatan yang ada,” pungkas Hodgson dalam jumpa wartawan seusai laga.
Tomas Rosicky Kembali Beraksi
September 13, 2009 by Administrator · Leave a Comment
London Lagabola – Tomas Rosicky kembali beraksi. Walaupun gagal menghadirkan kemenangan bagi Arsenal, namun ia mencetak satu gol. Meski begitu, manajer Arsene Wenger mengatakan Rosicky belum sepenuhnya fit. Dalam waktu sekurangnya 18 bulan terakhir, Rosicky tidak dapat turut serta rekan-rekannya membela Arsenal. Pasalnya, cedera memaksa pemain berjuluk Little Mozart ini menepi.
Rosicky terakhir kali tampil untuk The Gunners pada laga resmi ketika menghadapi Newcastle di Piala FA, Januari 2008. Dikutip dari situs resmi Arsenal, ia hanya tampil selama sembilan menit ketika itu. Sabtu (12/9/2009) malam WIB, Rosicky kembali dari masa istirahat panjangnya. Wenger memainkan pemain asal Ceko itu di babak kedua dalam laga melawan Manchester City di Liga Primer. Satu gol berhasil dibukukan Rosicky, meski gagal menghindarkan Meriam London dari kekalahan.
“Sungguh menggembirakan karena Rosicky telah kembali,” demikian tanggapan Wenger seperti dilansir dari situs resmi Arsenal.
Namun apa yang ditunjukkan Rosicky dalam pertandingan itu tak membuat Wenger buru-buru berencana memainkan ‘Si Mozart Kecil’ secara reguler.
“Ia belum cukup fit untuk bermain di kompetisi level tertinggi. Saya pikir, kita harus lebih bersabar untuk Rosicky,” tuntas manajer berjuluk The Professor itu.




