Van Persie Kembali?
April 13, 2010 by Administrator · 1 Comment
London Laga Bola – Duel Tottenham Hotspur kontra Arsenal di White Hart Lane bisa jadi momen spesial untuk Robin van Persie. Ada kans penyerang asal Belanda itu akan tampil pertama kalinya setelah enam bulan absen. Van Persie terakhir kali merumput adalah saat memperkuat Belanda melawan Italia dalam ujicoba akhir November lalu. Tekel keras Giorgio Chiellini-lah yang memaksa Van Persie harus menepi karena mengalami patah engkel kaki kanan.
Tanpa Van Persie, Arsenal yang sedang melaju bagus di liga saat itu menjadi limbung, karena pemain 27 tahun tersebut saat itu tengah on fire dengan donasi delapan gol dari 11 laga awalnya. Dengan Van Persie Arsenal mencetak rata-rata 3,26 gol per laga sedang tanpa dirinya hanya mampu 1,77 gol per laga. Kabar baik yang ditunggu oleh Arsenal dan pendukungnya pun akhirnya tiba mengenai kesembuhan Van Persie. Dilansir dari BBC, Van Persie dikabarkan akan diikutsertakan dalam skuad Arsene Wenger saat melakoni Derby London Utara kontra Spurs, Selasa (13/4/2010).
Van Persie dalam beberapa minggu terakhir membuat kejutan dengan proses pemulihan cederanya yang cepat. Bahkan Van Persie pun sudah turun berlatih dan bermain bersama tim amatir Arsenal. Jika benar Van Persie diturunkan sebagai starter atau pemain pengganti, Arsenal akan mendapat suntikan moral di tengah badai cedera yang menghantam mereka. Sebelumnya Wenger sudah kehilangan mesin golnya seperti Andrei Arshavin dan Cesc Fabregas.
Van Persie dalam pertemuan pertama di Emirates mencetak dua dari tiga gol kemenangan tanpa balas Arsenal dari Spurs. Dan kemungkinan baliknya Van Persie itu disambut suka cita oleh rekan-rekannya terutama Nicklas Bendtner.
“Menyenangkan rasanya jika dia (Van Persie) bsia kembali. Dia mengalami cedera yang parah dan telah bekerja keras dalam latihan untuk bisa bermain lagi,” tukas Bendtner di situs resmi klub
“Jika kami bisa memainkannya di laga-laga terakhir ini, meski dia telah absen cukup lama, tapi kehadirannya akan menjadi suntikan moral untuk kami,” pungkasnya.
Posisi Arsenal saat ini di peringkat ke-3 dengan 71 poin dan jika mampu menang dari Spurs, Arsenal akan melewati Manchester United (72 poin) di peringkat kedua.
Kembali, Nicklas Bendtner Janjikan Hasil Positif
February 4, 2010 by Administrator · Leave a Comment
London Laga Bola – Nicklas Bendtner yang sejak beberapa waktu lalu dibebat cedera mengaku siap dimainkan penuh dan memberi pengaruh positif yang membuat Arsenal dapat berita bagus menjelang big match kontra Chelsea.
Setelah ditundukkan Manchester United 1-3 , Arsenal kembali berhadapan dengan rintangan berat. ‘Tim Gudang Peluru’ itu akan melawat ke Stamford Bridge guna menghadapi pemuncak klasemen sementara, Chelsea, di akhir pekan ini. Melawan The Blues, Arsenal mendapat kabar bagus. Bendtner, yang beberapa waktu silam dibebat cedera kini sudah pulih dan mengaku siap diturunkan.
Sebetulnya, Bendtner telah tampil di dua partai sebelumnya meskipun hanya menjadi pemain pengganti pada partai melawan Aston Villa yang berakhir 0-0 dan saat ditaklukan MU 1-3 pekan lalu. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran Arsenal mengalami kekurangan personil di barisan depan.
“Sebetulnya saya sudah sembuh saat melawan Villa, tapi bertahap saya berada di bangku cadangan saat melawan United,” tukas Bendtner kepada Mirror. “Saya bermain di dua laga itu karena tidak ada striker lain, jadi kami memanfaatkan kesempatan untuk menguji kebugaran saya.”
“Saya masih merasakan kemajuan hari demi hari, jadi saya yakin bahwa saya segera dapat sembuh,” demikian sambungnya.
Dapat kembali merumput membuat Bendtner termotivasi. Penyerang bertinggi tubuh 193 cm tersebut bertekad membawa perubahan positif buat Arsenal dan kesempatan pertamanya akan diuji kala menghadapi Chelsea.
“Saat saya mendapatkan kekuatan penuh, saya akan dapat untuk membuat perubahan besar. Kami memiliki beberapa striker dengan tipe berbeda dan dapat melakukan hal yang berbeda. Saya rasa tim telah kehilangan tipe striker seperti saya,” sambung dia.
“Kami terhenti saat melawan Manchester United tapi sekarang kami mendapat kesempatan lain pada hari Minggu (melawan Chelsea) yang kami harus rebut 100 persen. Kami masih memiliki satu kesempatan jika berhasil memenangi pertandingan. Jika tidak? Well, akan sulit mengatakan bagaimana kelanjutannya.”
Arsenal Tundukkan Liege 3-2
September 17, 2009 by admin · Leave a Comment
Lagabola – Arsenal melakukan comeback gemilang dalam lawatannya ke Standard Liege. Sempat tertinggal dua gol di lima menit awal pertandingan, The Gunners pulang membawa kemenangan 3-2. Arsenal dibuat terhenyak saat gawang mereka bobol sampai dua kali saat laga baru berjalan lima menit melalui tendangan Eliaquim Mangala dan eksekusi penalti Milan Javanovic. Adalah gol-gol dari Nicklas Bendtner, Thomas Vermaelen dan Eduardo da Silva yang kemudian membuat Arsenal keluar jadi pemenang.
Hasil ini jelas jadi awal yang bagus buat “Tim Gudang Peluru” di kompetisi Liga Champions musim ini. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi obat kekecewaan fans Arsenal yang harus tertunduk lesu di dua laga terakhir Liga Inggris saat berturut-turut dikalahkan Manchester United dan Manchester City. Dengan tiga poin yang dimiliki Arsenal untuk sementara memuncaki klasemen Grup H, mereka unggul agresivitas atas Olympiakos Piraeus yang pada laga lain menang 1-0 atas wakil Belanda, AZ Alkmaar.
Jalannya pertandingan
Di depan pendukungnya sendiri, Standard Liege menjalani start terbaik yang bisa mereka lakukan saat mampu langsung memimpin di menit ketiga. Adalah Eliaquim Mangala yang menyentak kubu The Gunners dan memberikan euforia luar biasa buat publik Stade Maurice Dufrasne, Kamis (17/9/2009), dinihari WIB.
Gol pembuka tuan rumah tersebut berawal dari tendangan sudut yang gagal dibuang dengan sempurna oleh Eduardo da Silva. Bola yang mengarah ke Eliaquim Mangala langsung disambar dengan tendangan keras yang membuat si kulit bundar bersarang di gawang Vito Mannone, kiper pengganti Manuel Almunia yang absen lantaran cedera.
Dua menit setelah gol tersebut Arsenal kembali terhenyak. Kali ini karena wasit menunjuk titik putih setelah William Gallas dianggap melanggar Milan Javanovic di dalam kotak terlarang. Mengeksekusi sendiri hadiah penalti, sepakan Javanovic mengubah kedudukan menjadi 2-0. Kiper Vito Mannone, yang bertugas menggantikan Manuel Almunia yang tengah dibebat cedera, tak mampu berbuat banyak dan salah membaca arah bola.
Peluang pertama Arsenal datang di menit 12 saat tendangan Eduardo di dalam kotak penalti saat menyambut umpan Diaby terhadang bek lawan. Berusaha mencari gol penyama, Arsenal mendominasi menit-menit berikutnya. Namun penguasaan bola yang mencapai 63% tak banyak berpengaruh karena anak asuh Arsene Wenger tak mampu membuat peluang matang.
Arsenal harus menunggu hingga jelang turun minum untuk bisa mencetak gol pertamanya. Mendapat umpan terukur dari Diaby, sepakan rendah Bendtner dari sisi kanan menerobos di antara sela kaki kiper Sinan Bolat dan mengubah kedudukan menjadi 1-2 masih untuk keunggulan Liege. Di awal babak kedua Arsenal nyaris kemasukan gol cepat lainnya. Kesalahan Alex Song melepaskan umpan pada Gallas membuat bola jatuh ke kaki Dieudonne Mbokani, tim tamu beruntung sepakan Mbokani masih bisa dihalau Gael Clichy.
Semenit berselang gantian Mangala yang membuat penyelamatan di kubu Liege. Dia sukses memblok tendangan Bendtner yang mengarah ke dalam gawang, kali ini Bendtner dapat suplai bola hasil umpan panjang Tomas Rosicky. Penantian Arsenal untuk bisa menyamakan kedudukan akhirnya terealisasi di menit 78 lewat aksi Vermaelen. Diawali umpan tendangan bebas Cesc Fabregas, bola yang jatuh ke Alex Song langsung diumpan olehnya. Berdiri di muka gawang, Vermaelen dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang dang mengubah kedudukan jadi 2-2.
The Gunners kemudian malah mampu membalas dua gol cepat yang bersarang di gawangnya pada awal laga. Tiga menit setelah Vermaelen gantian Eduardo mencatatkan namanya di papan skor. Menyongsong tendangan sudut yang dilepaskan Fabregas, striker Kroasia itu dan mengarahkan bola ke dalam gawang dari jarak dekat. Skor 3-2 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirya pertandingan.




