Liga Inggris, Kesempatan ‘Setan Merah’ Semakin Menjauh
January 21, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Persaingan di puncak klasemen Liga Inggris nampaknya masih jadi milik dua tim asal kota Manchester. Manchester United pun berkesempatan menjauhkan diri dari kejaran rival Manchester City.
Liga Inggris sudah berjalan 23 pekan dengan beberapa tim masih ada yang baru memainkan 22 atau 21 laga, disebabkan beberapa penundaan laga pada Desember lalu. MU dengan jumlah poin sama dengan City yaitu 45, berada di puncak karena unggul selisih gol. Arsenal menguntit di posisi ketiga dengan 43 poin.
The Red Devils pun bisa mengokohkan posisinya di urutan pertama karena mereka hanya bertemu tim peringkat 16, Birmingham City, yang punya rekor tandang buruk dengan hanya satu kemenangan.
Apalagi MU akan bermain di depan pendukungnya di Old Trafford dan dengan kondisi skuad yang segar akibat tak bermain di midweek lalu, rasa-rasanya tiga poin bisa diraih oleh Wayne Rooney cs.
Sementara itu City punya tugas berat kala bertandang ke Villa Park menghadapi Aston Villa. Meski punya rekor kebobolan paling minim pada laga tandang, yaitu sembilan gol, namun pertahanan City di beberapa laga terakhir terlihat rapuh.
Apalagi Villa yang posisinya kini terbenam di urutan ke-17 sudah pasti akan mengincar kemenangan demi mengatrol posisinya di klasemen. Masuknya Darren Bent akan jadi suntikan berharga bagi skuad Gerard Houllier itu di lini depan.
City sendiri masih akan mengandalkan Carlos Tevez di lini depan serta tandem barunya Edin Dzeko yang didukung eksplosifitas Yaya Toure di lini tengah. Hasil imbang rasanya cenderung akan hadir dari laga ini.
Arsenal yang melawan Wigan Athletic di Emirates Stadium tentu juga difavoritkan meraih poin penuh. Dengan kepercayaan diri tinggi usai lolos ke babak keempat Piala FA kemarin, kemenangan sambil mengharapkan MU atau City terpeleset, bisa membawa pasukan Arsene Wenger itu ke puncak klasemen.
Liverpool akan bertamu ke Molineux Stadium untuk menjajal Wolverhampton Wanderers, tim yang mengalahkan mereka 1-0 di Anfield beberapa waktu lalu. The Reds pun tengah mencari kemenangan pertama di bawah arahan Kenny Dalglish.
Partai paling akhir di pekan ke-23 ini adalah saat Chelsea mencoba meraih momentumnya lagi kala bertandang ke Reebok Stadium menghadapi Bolton Wanderers. Tiga poin tentunya jadi incaran mengingat satu persatu pilar intinya sudah kembali.
Vieira: “Carlos Tevez Sekelas Henry”
January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Carlos Tevez memegang peran penting dalam perjalanan Manchester City musim ini. Patrick Vieira menyamakan peran Tevez tersebut dengan kontribusi Thierry Henry semasa berbaju Arsenal.
Tevez musim ini memang benar-benar jadi roh The Citizens. Striker timnas Argentina itu bukan hanya menyandang ban kapten di lengannya, tapi juga menjadi top skor tim dengan 16 gol di semua kompetisi. Bersama Dimitar Berbatov, Tevez juga menjadi pencetak gol terbanyak sementara Liga Primer Inggris dengan 14 gol.
Menurut Vieira, Tevez sama dengan Henry di Arsenal. Meski gaya permainan keduanya jauh berbeda, tapi pengaruh yang mereka berikan kepada tim sama besarnya.
“Carlos sebagus Thierry Henry. Mereka adalah pemain yang berbeda tetapi ketika Anda ingin memenangi piala, Anda perlu striker yang dapat mencetak 20 sampai dengan 25 gol per musim,” ujar Vieira di Soccernet.
“City punya pemain seperti itu dalam diri Carlos. Dia adalah seseorang yang bisa membawa Anda menang. Bahkan jika Anda tidak bermain baik Anda tahu bahwa dia akan menciptakan kesempatannya sendiri dan mencetak gol. Jika Anda ingin memenangi kejuaraan dan atau Piala FA, Anda membutuhkan pemain seperti itu,” tambahnya.
Henry memang punya kemiripan dengan Tevez. Striker asal Prancis itu juga pernah jadi kapten semasa berseragam The Gunners. Selama delapan musim jadi anak buah Arsene Wenger, Henry tampil dalam 369 pertandingan di semua kompetisi dan mendonasikan 226 gol sekaligus menjadi top skor sepanjang masa The Gunners.
Patrick Vieira Terancam Skorsing
February 18, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Manchester Laga Bola – Belum banyak tampil membela Manchester City, Patrick Vieira sekarang malah terancam hukuman skorsing. Pasalnya gelandang kawakan Prancis itu saat ini dalam proses dihukum karena kedapatan menendang pemain Stoke City.
Vieira yang baru dua kali menjadi starter The Citizens sejak dibeli dari Inter Milan satu bulan silam, tertangkap kamera menendang Glenn Whelan dalam pertandingan timnya melawan Stoke, 16 Februari lalu.
Kejadiannya bermula setelah kedua pemain terlibat dalam sebuah perebutan bola dan Whelan menjatuhkan Vieira. Vieira yang marah lalu menendang Whelan di bagian kunci pahanya. Wasit yang memimpin pertandingan tidak menghukum Vieira karena mengaku tidak melihat kejadian itu.
Dari rekaman video, FA memproses insiden terrsebut. Kabarnya, Vieira memiliki waktu hingga Kamis (18/2/2010) petang waktu setempat untuk merespon tuduhan tersebut.
Apabila mengakuinya, mantan peman Arsenal itu akan dikenai skorsing tiga pertandingan, dan ketiga pertandingan itu amat penting buat City, yakni melawan Liverpool (21/2) dan Chelsea (27/2) di Premiership, serta ulangan babak kelima Piala FA melawan Stoke City (25/2).
Namun, seumpama pemain berusia 33 tahun ini tidak mengindahkan tuduhan ini, skorsing bisa saja ditambah lebih banyak.
Kembalinya ‘Sepatu Emas’ Milik Materazzi
Milan Lagabola – Marco Materazzi sempat kecewa karena sepatu bola berharga miliknya karena dicuri maling. Kini Matrix sudah bisa tersenyum karena ‘Sepatu Emas’ miliknya sudah kembali. Seperti diberitakan Football-Italia, pada Sabtu (5/9/2009) lalu, Materazzi yang sedang melakukan sesi latihan bersama Inter Milan di Appiano Gentile ketiban sial karena sepatunya hilang. Diceritakan si pencuri itu masuk ke dalam lapangan latihan melalui jendela yang dirusak terlebih dahulu. Selain Materazzi, empat pemain tim Primavera turut kehilangan benda yang sama termasuk sarung tangan kiper milik Julio Cesar.
Untungnya kesedihan Materazzi tak berkepanjangan, sebab sepekan berselang tepatnya, Senin (7/9), kepolisian setempat sudah menemukan pencurinya dan mengembalikan barang-barang hasil jarahan termasuk sepatu bola berukuran 14 milik Materazzi. Apa sih istimewanya sepatu itu hingga Materazzi begitu kehilangan? Rupanya sepatu itu dipakai pemain umur 35 tahun itu saat membawa Italia menjadi juara dunia pada 2006 lalu. Saat menggunakan sepatu itu pun, bek jangkung itu berhasil mencetak gol penyama kedudukan saat Azzuri tertinggal 0-1 dari Prancis.
Maka tak salah, jika sepatu berwarna putih campuran emas itu sangat bernilai baginya dan pantas disebut sebagai ‘Sepatu Emas’nya Materazzi. Rupanya pencuri di Italia sana sedang hobi-hobinya menjarah barang-barang milik pemain Nerazzuri. Sebelum Materazzi, dua pemain Inter lainnya Patrick Vieira dan Sulley Muntari pun mengalami kejadian yang sama ketika rumahnya kemalingan.




