Hingga Pekan ke-13, Lini Depan The Hammers Masih Mandul!
November 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Pelatih West Ham United Avram Grant sedang gundah gulana. Pasalnya, hingga pekan ke-13 ini, arsitek asal Israel itu belum mampu mencari jalan keluar terbaik atas hasil buruk yang menimpa The Hammers. Jika situasi ini terus berlarut, bukan tidak mungkin West Ham bakal terdegardasi akhir musim nanti. Apalagi menilik posisi mereka yang masih terus terjebak di dasar klasemen
Akhir pekan lalu, tim asal London Timur itu hanya bisa bermain imbang tanpa gol kontra Blackpool. Membaca situasi sulit ini, Grant tidak habis pikir mengapa tim asuhannya sulit mengemas poin tiga di tiap pertandingan, padahal peluang emas kerap mereka dapatkan.
“Sungguh aneh mengamati permainan ini (versus Blackpool). Karena kami selalu menghadirkan ancaman serius. Sayangnya, kami tidak mampu menjawab kebuntuan untuk mencetak gol,” keluh Grant.
Kendati demikian, mantan pelatih Portsmouth itu menilai, penampilannya Matthew Upson dkk selalu menunjukkan progress yang siginifikan. Faktanya, beberapa pekan ke belakang West Ham tidak memiliki masalah untuk menjebol gawang lawan.
“Jika dirata-ratakan, bulan lalu kami bisa membobol gawang lawan sebanyak satu kali dalam setiap pertandingan, termasuk saat kami membuat banyak gol di Carling Cup. Lebih dari itu, kami banyak menciptakan kesempatan dalam tiga partai terakhir,” ujar Grant yang berniat mengembalikan performa West Ham di pekan ke-14 nanti saat berkunjung ke Anfield menantang Liverpool.
“Semuanya berjalan tidak sesuai rencana bila anda hanya meraih satu kemenangan di 13 laga, sehingga sangat aneh mencermati situasi pelik ini. Tujuan anda hanya satu, yaitu meraih angka penuh dan kami akan melakukan segalanya untuk mencapainya. Namun prioritas kami adalah memperbaiki kinerja dan saya percaya kami kembali ke jalur yang benar,” tutup Grant.
Sembuh Dari Cedera, John Terry Siap Bermain
May 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment
London Laga Bola – Cedera John Terry yang dideritanya saat mengikuti latihan bersama timnas Inggris ternyata tak parah. Dan kapten Chelsea itu siap diturunkan saat timnya melakoni laga final Piala FA akhir pekan ini. Seperti diberitakan sebelumnya Terry mengalami masalah pada kaki kanannya. Dan yang ditakutkan adalah Terry mendapat cedera metatarsal yang bisa membunuh peluangnya bermain di Piala Dunia.
Lalu pemindaian pun dilakukan dan hasilnya seperti sudah diketahui cedera Terry tak
serius. Namun muncul prediksi lain bahwa Terry harus melewati partai puncak Piala FA kontra Portsmouth, Sabtu (15/5/2010) malam WIB.
Namun yang terjadi Terry malah sembuh lebih cepat dan pesepakbola 29 tahun itu sudah terlihat dalam sesi latihan Chelsea, Kamis (13/5). Bahkan Terry yakin dirinya sudah fit untuk turun berlaga weekend ini.
“Semuanya OK. Saya sudah melihat hasil scan kemarin dan semuanya baik-baik saja, tidak ada yang patah, tidak ada kerusakan ligamen, hanya memar sedikit di dalam kaki. Saya telah melakoni sesi latihan penuh hari ini dan saya siap untuk akhir pekan ini,” sahut Terry.
“Tak ada perjudian dalam hal ini. Saya sudah kembali dan melakoni sesi latihan secara penuh dengan para pemain hari ini. Saya sepenuhnya fit dan siap untuk bermain,” tegas Terry mengenai keputusan yang cukup nekat itu.
Jelas Terry ingin sekali memimpin pasukan The Blues sebab klub asal London Barat itu diambang merebut double winners, yaitu juara Liga Inggris dan Piala, yang merupakan kali pertamanya dalam sejarah klub tersebut.
“Dalam level klub, saya sangat antusias untuk akhir pekan ini dan saya mungkin akan menyesal jika melewatinya disamping juga Piala Dunia. Tapi syukurlah saya baik-baik saja dan tak sabar segera bertanding,” pungkas pria yang beberapa waktu lalu tersangkut skandal perselingkuhan itu.
Kejutan dari Avram Grant?
May 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment
London Laga Bola – Dua tahun lalu Avram Grant memberi Chelsea kejutan dengan mengantar klub tersebut lolos ke final Liga Champions. Akhir pekan ini dia mengharap kejutan lain bersama Portsmouth di final Piala FA. Grant resmi naik jabatan sebagai pelatih Chelsea menyusul putusnya hubungan antara The Blues dengan Jose Mourinho di tahun 2007 lalu. Meski tak punya pengalaman kerja melatih di klub besar, orang Israel itu ternyata berhasil mengantar John Terry dkk masuk final Liga Champions pertamanya.
Lewat drama adu penalti, ‘Si Biru’ harus menelan pil pahit saat tunduk atas Manchester United. Meski gagal, Grant akan selalu diingat sebagai pelatih pertama yang mengantar Chelsea ke final kejuaraan antarklub tertinggi di Eropa. Kini Grant tengah bersiap memberi kejutan lagi. Meski bersama Portsmouth dia tak diunggulkan bisa menang saat harus menghadapi Chelsea di final Piala FA, Sabtu (15/5/2010) lusa, Grant bertekad meraih hasil terbaik dalam laga tersebut.
“Saat saya melatih Chelsea, saya pikir tak seorangpun mau bertaruh bahkan hanya satu poundsterling kalau kami akan masuk final Liga Champions. Dan saat saya datang ke sini, tak seorangpun berani bertaruh satu penny kalau kami akan ke final Piala FA,” sahut Grant di Reuters.
Piala FA akan menjadi obat duka yang sangat dinantikan fans klub tersebut menyusul nasib pahit yang mereka terima di musim 2009/2010. Pompey menjadi klub pertama dari Premiership yang dipastikan terdegradasi. Sempat terbelit masalah keuangan yang membuat mereka beberapa kali terlambat membayar gaji pemain, utang Portsmouth kini mencapai jumlah 130 juta poundsterling.
“Itu sebuah raihan yang hebat. Setelah laga perempatfinal kami tahu kalau kami akan berada di Wembley dan fans terus bersama kami selama satu jam setelah pertandingan, mereka sangat gembira. Lalu, kami berpikir kalau kami sudah selesai melakukan pekerjaan yang lebih dari satu jam.”
“Bahkan jika kami menang di final akan sulit untuk bisa lebih menyenangkan dibanding saat kami berada di semifinal. Itu perasaan yang hebat. Sekarang saya bermain menghadapi Chelsea, jujur saja saya tak perduli akan hal itu,” pungkas Grant.
Liverpool Berpesta Gol ke Gawang Portsmouth
March 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Liverpool Laga Bola – Liverpool berpesta gol saat berhadapan dengan Portsmouth di pekan ke-30 Premier League. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Reds menang dengan skor 4-1. Hasil ini membawa Liverpool naik satu tingkat ke urutan lima, menggeser Manchester City yang pada akhir pekan lalu ditahan imbang 1-1 oleh Sunderland. Pasukan arahan Rafael Benitez ini kini mengoleksi 51 poin.
Dengan sisa delapan pertandingan menuju akhir musim, kemenangan ini penting bagi Liverpool untuk menjaga peluang mereka masuk zona Liga Champions. Saat ini mereka hanya tertinggal satu poin dari Tottenham Hotspur, si penghuni urutan empat.
Sementara bagi Portsmouth, kekalahan ini semakin membenamkan mereka di dasar klasemen. Posisi tim besutan Avram Grant ini masih belum beranjak dari urutan 20 dengan koleksi nilai 19.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Anfield, Selasa (16/3/2010) dinihari WIB, Liverpool membuka keunggulan pada menit ke-26. Torres sukses membobol jala Portsmouth setelah sepakannya, usai memanfaatkan operan Maxi Rodriguez, menembus jala Jamie Ashdown.
Keunggulan Liverpool berlipat dua menit kemudian. Umpan lambung Glen Johnson dari sisi kanan langsung diterima oleh Torres, yang kemudian memberikan bola kepada Babel. Nama terakhir langsung menghempaskan bola ke dalam gawang. 2-0 ‘Si Merah’ memimpin.
Liverpool akhirnya unggul 3-0 setelah operan Steven Gerrard berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Aquilani. Tendangan kaki kiri gelandang asal Italia ini kembali membuat Ashdown harus memungut bola dari gawangnya.
Unggul 3-0 tak membuat Liverpool mengendurkan permainan. Pada menit 35 mereka mendapatkan kans emas untuk menambah keunggulan. Sial bagi Liverpool, tendangan Torres masih melebar di samping gawang Portsmouth.
Liverpool baru bisa menambah keunggulan mereka pada menit 77. Lagi-lagi gol kali ini dihasilkan oleh Torres. Penyerang asal Spanyol ini sukses memaksimalkan umpan terobosan Aquilani, sebelum akhirnya mengecoh Ashdown dan menceploskan bola ke dalam gawang. Liverpool unggul 4-0. Satu gol hiburan tim tamu hadir di menit 88 lewat Nadir Belhadj. Ia sukses menyambar umpan datar Frederic Piquionne dengan satu sontekan di depang gawang Jose Reina.
Hingga akhir laga tak ada lagi gol tercipta, Liverpool meraih tiga poin dengan kemenangan 4-1 ini.
Susunan Pemain
Liverpool: Jose Reina, Daniel Agger, Jamie Carragher, Emiliano Insua, Glen Johnson (Martin Kelly 71), Javier Mascherano, Alberto Aquilani, Ryan Babel, Maxi Rodriguez, Fernando Torres (David N’Gog 80), Steven Gerrard (Yossi Benayoun 74).
Portsmouth: Jamie Ashdown, Marc Wilson, Ricardo Rocha, Hermann Hreidarsson (Quincy Owusu-Abeyie 76), Steve Finnan, Michael Brown, Papa Bouba Diop (Aaron Mokoena 64), Jamie O’Hara (Danny Webber 85), Nadir Belhadj, Aruna Dindane, Frederic Piquionne.
‘Ketajaman’ OG di MU Kalah dari Rooney
February 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Jakarta Laga Bola – Dilihat dari kontribusi golnya, Wayne Rooney adalah andalan yang paling diutamakan Manchester United di Liga Primer musim ini. Keunikanya, tepat di belakang Rooney ada “sosok” lain yang bahkan lebih tajam dari Dimitar Berbatov. Total sudah 21 kali Rooney menjebol gawang klub-klub Premiership musim ini. Jumlah itu bukan hanya yang terbanyak di Liga Primer, tapi juga di MU.
Gol terbaru penyerang Inggris tersebut dibuat ketika MU menghantam Portsmouth 5-0 akhir pekan lalu. Rooney membuka pesta gol itu sebelum empat gol lain lahir.
Meski ‘Setan Merah’ menang lima gol tanpa balas atas Pompey, di atas kertas hanya dua orang pemain MU saja yang bikin gol: Rooney dan Dimitar Berbatov. Tiga lainnya tercatat sebagai gol bunuh diri pemain Pompey.
Jumlah tiga gol bunuh diri dalam sebuah laga Liga Primer tersebut dicatat The Sun sebagai sebuah hal yang kali pertama terjadi semenjak tujuh tahun terakhir.
Hal serupa sebelumnya hadir pada Februari 2003 ketika pemain Sunderland tiga kali menyarangkan bola ke gawang sendiri, dalam kemenangan 3-1 untuk Charlton.
Untuk MU, tambahan tiga “gol bunuh diri” dari para pemain Pompey itu membuat mereka musim ini sudah sembilan kali diuntungkan dengan kekeliruan lawan mengirim si kulit bundar ke gawang sendiri. Jumlah tadi sekaligus menjadi yang terbanyak di antara tim-tim Liga Primer lainnya.
Jumlah sembilan “gol bunuh diri” alias Own Goals (OG) untuk MU itu sendiri adalah topskorer kedua Red Devils, di bawah Rooney dan di atas Berbatov (delapan gol).




