Bagi Prancis, Kalahkan Inggris Sangatlah Penting
November 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Prancis akan sangat serius menghadapi Inggris meski hanya laga ujicoba. Bek Prancis Eric Abidal menegaskan tekad mereka sangat kuat untuk mengalahkan Inggris di Wembley.
Laga melawan Inggris, Kamis (18/11/2010) dinihari WIB, akan sangat penting bagi Prancis. Abidal mengungkapkan bahwa mereka masih perlu pembuktian setelah hasil buruk Les Bleus di Piala Dunia 2010.
Tak heran jika mengalahkan Inggris adalah cara terbaik untuk melupakan kekecewaan mereka di Afrika Selatan. “Setelah Piala dunia kami memikirkan banyak hal. Itu memang sulit bagi kami semua,” ungkap Abidal seperti dilansir Espn.
“Dalam sepakbola, Anda bisa membuat pilihan yang salah. Kami mungkin membuat beberapa pilihan yang salah di Piala Dunia. Tapi, Saat Anda gagal, Anda belajar banyak dari kegagalan tersebut,” kata bek berusia 31 tahun itu.
Tentu saja Prancis ingin membuka lembaran baru ke depan dengan meraih hasil positif dengan mengalahkan Inggris. “Halaman telah berubah dan kami mencoba untuk melihat ke depan,” ujar Abidal.
Jika Prancis Gagal, Blanc Siap Mundur
July 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Silahkan catat janji arsitek anyar Timnas Prancis, Laurent Blanc. Suksesor Raymond Domenech siap menyerahkan jabatannya jika gagal mengantarkan skuad Les Bleus menembus babak utama Euro 2012. Beban berat disandang Blanc dalam menangani Tim Ayam Jantan. Performa buruk serta skandal memalukan di ajang Piala Dunia 2010 lalu telah mencoreng citra kampiun 1998. Tidak heran, publik Prancis kini menaruh harapan besar terhadap pelatih 44 tahun.
Sadar dengan ekspektasi tinggi tersebut, Blanc pun menantang dirinya sendiri. “(Targetnya adalah) Euro 2012, atau saya mundur,” tegas mantan pelatihi Bordeaux kepada L’Equipe.
“Saya akan dinilai berdasarkan hasil. Bukan kebiasaan saya untuk meneruskan kepercayaan jika saya sudah gagal. Saya tidak menandatangani kontrak empat tahun seperti yang diberitakan banyak pihak, melainkan hanya dua tahun,” imbuhnya.
“Jika Prancis lolos dan tampil bagus (di Euro), barulah kami bisa mendiskusikan perpanjangan kontrak saya hingga dua tahun lagi,” tambah Blanc lagi.
“Apabila saya tidak mampu mempertahankan otoritas dari grup yang telah saya pilih, maka saya akan langsung menemui perwakilan Federasi dan menyatakan pengunduran diri saya,” tutup mantan punggawa Inter Milan dan Manchester United.
Domenech Tetap Positif Atas Kekalahan Prancis
June 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Hasil buruk di laga ujicoba kontra China tak menyurutkan optimisme kubu Prancis. Sang pelatih Raymond Domenech bahkan menilai kekalahan adalah hal yang bagus. Skor kekalahan 0-1 diderita Prancis saat menghadapi China. Dengan predikat China yang bahkan tak lolos ke putaran final Piala Dunia 2010, ini jelas bukan hasil bagus untuk ‘Les Bleus’.
Partai itu sendiri adalah ujicoba terakhir Prancis sebelum bertolak ke Afrika Selatan. Sebelum ini ‘Ayam Jago’ menuai hasil 2-1 dari Kosta Rika dan bermain imbang 1-1 menghadapi Tunisia.
Menilik dari dua laga ujicoba sebelumnya, Domenech menilai bahwa Franck Ribery cs bahwa performa mereka menghadapi China sudah lebih baik, kendati tetap saja kalah.
“Saya pikir kami sudah lebih baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan di dua laga terakhir. Saya tak bilang itu sempurna, tapi sudah lebih baik,” katanya di Reuters.
Dengan kekalahan atas China sendiri, Domenech yakin bahwa hasil itu akan memiliki dampak positif. Prancis dia sebut akan terlecut meraih hasil lebih baik di Afrika Selatan nanti.
“Kalah akan mendera kami untuk jadi lebih awas, penuh inpirasi dan bekerja keras,” lugas Domenech.
Prancis Tumbang di China
June 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Setelah sang juara bertahan Italia, kini giliran runner-up Prancis yang menuai hasil buruk di laga ujicoba jelang Piala Dunia 2010. Bertanding melawan China, Les Bleus tumbang dengan skor tipis 0-1, Sabtu (5/6/2010).
Menurunkan sebagian besar pemain intinya sejak awal pertandingan, skuad besutan Raymond Domenech malah nampak bermain linglung. Meski mampu membuka banyak peluang pada babak pertama barisan penyerang mereka tidak ada yang sanggup menggetarkan jala gawang lawan.
Berbeda dengan kubu seteru, tim negeri tirai bambu bermain cukup solid terutama di sektor pertahanan. Mereka hanya sesekali melakukan serangan balik.
Laga babak pertama berujung tanpa gol. Kedua kubu kemudian sedikit menaikan tempo di paruh waktu kedua.
Franck Ribery dan William Gallas beberapa kali memberikan ancaman ke mulut gawang China, sayangnya belum ada yang berbuah gol. Kejutan sendiri terjadi pada menit ke-68 dimana China mampu mencetak gol.
Adalah Deng Zhuoxiang yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain yang sudah akan diganti oleh pelatih Gao Hongbo itu minta diberi kesempatan melakukan eksekusi tendangan bebas yang pada akhirnya menjadi gol. 0-1 China unggul.
Tertinggal, Prancis tampil semakin menggila. Namun bukannya mampu mencetak gol balasan permainan mereka malah cenderung berantakan karena terburu-buru dan alhasil Yoann Gourcuff dkk tetap gagal mengubah hasil 0-1 hingga laga usai.
Susunan pemain:
Prancis : Lloris; Abidal, Gallas, Evra, Sagna; Toulalan, Malouda, Gourcuff, Ribery; Anelka, Govou.
China: Cheng; Wang, Wei, Rong, Lei; Jian, Peng, Yu, Bo; Gao, Zhuoxing.
Tunisia Imbangi Pemain Prancis
May 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Hasil mengecewakan dituai timnas Prancis dalam laga ujicoba jelang Piala Dunia. Menghadapi Tunisia, Senin (31/5/2010) dinihari WIB, ‘Tim Ayam Jantan’ hanya mampu bermain imbang 1-1. Dalam laga yang dihelat di Stade 7-Novembre itu Prancis langsung dikejutkan dengan gol yang dicetak Tunisia ketika laga baru berjalan lima menit. Kerja sama antara Medi Nafti, Fahid Ben Khalfallah dan Issam Jemma berhasil menembus pertahanan Prancis.
Dengan tenang Jemma menempatkan bola di tiang jauh tanpa mampu dijangkau Hugo Lloris. Terlecut gol itu Prancis pun langsung menggebrak namun baru mendapat peluang bersih pertama di menit ke-23. Akselereasi Franck Ribery di sayap kiri dituntaskannya dengan crossing datar ke kotak penalti dan menemui Florent Malouda. Sayang sepakan Malouda masih melebar dari gawang Tunisia.
Di menit ke-32 giliran Sydney Govou yang membuang peluang setelah sundulannya masih melenceng tipis meski ia tak terkawal.
Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Tunisia.
Prancis pun mencoba mengambil alih pertandingan sejak babak kedua dimulai namun ketidaktenangan para penyerangnya serta buruknya koordinasi antar lini membuat peluang mereka terbuang sia-sia.
Barulah pada menit ke-61 Prancis mampu menyamakan kedudukan. Free kick Yoan Gourcuff disambut tandukan William Gallas yang merobek jala Tunisia yang dikawal Aymen Mathlouthi.
Tiga puluh menit laga tersisa Prancis melakukan perubahan strategi dengan memasukkan beberapa pemain baru namun tak mampu mengubah skor akhir 1-1.
Pelatih Raymond Domenech pun bisa makin dalam tekanan karena penampilan Prancis saat menang 2-1 atas Kosta Rika pertengahan pekan lalu tak memuaskan.
Les Blues yang tergabung di Grup A bersama Afrika Selatan, Meksiko dan Uruguay akan melakoni ujicoba terakhirnya kontra China, Jumat (4/6). Sementara itu negara peserta Piala Dunia lainnya Nigeria juga bermain seri 1-1 dengan Kolombia.
Susunan pemain
Tunisia: Mathlouthi, Mikari (Merieh 85′), Jemal, Ifaa, Haggui, Korbi, Nafti (Ragued 71′), Msakni (Mouihbi 64′), Ben Khalfallah, Jemaa (Chikhaoui 77′), Darragi (Ben Achour 59′).
Prancis: Lloris, Sagna, Gallas (Squillaci 64′), Abidal (Planus 45′), Evra (Clichy 64′), Toulalan, Gourcuff (Diaby 64′), Malouda, Govou (Cisse 75′), Anelka (Gignac 63′), Ribery (Henry 45′).
Inggris Kuasai Uang Liga Champions
September 14, 2009 by admin · Leave a Comment
Milan Lagabola – Dominasi Inggris di kancah Liga Champions berdampak pada distribusi uang hadiah dari UEFA. Dalam enam musim terakhir, tim-tim Premier League itu mengumpulkan rata-rata 160 juta euro atau Rp 2,3 triliun. Demikian laporan sebuah penelitian konsultan bisnis olahraga StageUp yang dirilis baru-baru ini dan dilansir Reuters, Senin (14/9/2009). Angka di atas hampir empat kali lebih besar dari yang dihasilkan klub-klub Spanyol.
Disebutkan bahwa selama enam tahun terakhir UEFA mendistribusikan lebih dari tiga miliar euro atau sekitar Rp 43 triliun kepada 70 klub yang berpartisipasi dalam salah satu turnamen sepakbola yang paling menguntungkan itu. Chelsea adalah peraup uang terbesar dengan total pendapatan 184 juta euro (Rp 2,6 triliun). Dalam enam musim tim London barat ini berhasil menembus babak semifinal sebanyak lima kali, termasuk final di musim lalu.
Juara 2008 dan runner up 2009 Manchester United berada di urutan kedua (171 juta euro), disusul Arsenal. Liverpool menduduki peringkat keempat bersama klub Prancis Olympique Lyon, dan mereka mengumpulkan 131 juta euro. Untuk dicatat, dalam tiqa musim terakhir Liga Champions, tiga dari empat semifinalis adalah tim-tim asal Inggris.
Di Spanyol, walaupun didominasi Barcelona dan Real Madrid, tapi sejak 2003 ada 10 klub dari ‘Negeri Matador’ yang mengikuti turnamen ini. Namun, dibandingkan empat klub top Inggris itu, pendapatan mereka sangat jauh. Empat klub Rusia, misalnya, masing-masing hanya memperoleh rata-rata 10 juta euro saja. Setengah dari total hadiah uang Liga Champions didistribusikan dari market share siaran televisi, sedangkan setengahnya lagi didasarkan pada capaian setiap peserta. Klub juga mendapatkan uang ekstra dari penjualan tiket dan merchandise.
Musim ini hadiah Liga Champions naik 26 persen dari tahun lalu. Tim-tim yang lolos ke babak grup saja sudah otomatis mengantongi 7,1 juta euro. Lalu, setiap kemenangan di fase grup dihargai 800 ribu euro. Nantinya, tim juara berhak atas hadiah uang 9 juta euro (Rp 129 miliar), atau dua juta euro lebih besar dari edisi ebelumnya.
Daftar uang hadiah Liga Champions per klub
1. Chelsea (6 musim) 183,7 juta euro
2. Man Utd (6) 170,7 juta euro
3. Arsenal (6) 155,8 juta euro
4. Lyon (6) 138,8 juta euro
5. Liverpool (5) 130,7 juta euro
6. AC Milan (5) 130,3 juta euro
7. Barcelona (5) 128,6 juta euro
8. Inter Milan (6) 125,7 juta euro
9. Bayern Munich (5) 120,9 juta euro
10. PSV Eindhoven (6) 120,5 juta euro
Daftar uang hadiah Liga Champions per negara
1. Inggris: 4 klub, 641 juta euro
2. Italia: 7 klub, 476 juta euro
3. Spanyol: 10 klub 429,5 juta euro
4. Jerman: 6 klub, 316 juta euro
5. Prancis: 6 klub, 303 juta euro
Grosso Kembali Bersama Juventus

Turin Lagabola – Hanya dua tahun Fabio Grosso menjajaki karir di luar Italia dan ia kembali lagi ke negara asalnya. Bek kiri berusia 31 tahun itu dilepas Olympique Lyon dan bergabung dengan klub elit Turin, Juventus. Grosso hampir pasti berseragam Bianconeri setelah kedua klub mengkonfirmasi kesepakatan mereka tentang nilai transfer sebesar tiga juta poundsterling, atau tiga juta pounds lebih rendah dari harga dasar yang diajukan Lyon.
Juve cukup lama berusaha mendekati Lyon untuk menggaet bek kiri internasional Italia itu. Direktur Jean-Claude Blanc turun langsung dengan memanfaatkan koneksi Prancis-nya untuk berbicara sendiri dengan presiden Lyon, Jean-Michel Aulas untuk menurunkan harga jual Grosso. Selama bermain di Ligue 1, Grosso selalu bermain reguler dan tampil dalam 52 pertandingan dengan mencetak dua gol. Sebelumnya ia pernah memperkuat Chieti, Perugia, Palermo, dan Inter Milan. Juve dilaporkan akan memberi kontrak dua tahun pada algojo terakhir di final Piala Dunia 2006, saat Italia mengalahkan Prancis dan meraih trofi supremasi sepakbola tersebut.




