Eduardo Reja Senang Bisa Mengalahkan Roma

October 16, 2011 by blake · Leave a Comment 

Edoardo Reja, pelatih Lazio, mengaku tak pernah menduga bahwa timnya

bisa meraih kemenangan atas AS Roma. Reja juga mempersembahkan

kemenangan penting ini untuk tifosi Biancoceleste. Lazio memukul balik

Roma dalam laga derby della capitale. Sempat tertinggal pada babak

pertama, anak buah Reja bangkit pada babak kedua dan menang lewat

gol Miroslav Klose pada masa injury time. Kemenangan Lazio ini

mengakhiri dominasi Roma dalam laga derby. Ini kemenangan pertama Gli

Aquilotti dalam lima laga derby terakhir.

Dukungan Ranieri untuk Vicenzo Montella

February 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Meski harus melepas kursi kepelatihan Roma, Claudio Ranieri mengaku akan mendukung sepenuhnya Vicenzo Montella sebagai suksesornya.

Diketahui, Ranieri memutuskan mundur sebagai pelatih Roma setelah skuadnya dibungkam Genoa 4-3, Minggu, (20/2/2011). Kekalahan atas Genoa menambah rangkaian hasil buruk di tiga laga terakhir Giallorossi pada kancah Serie A.

“Saya berharap Vicenzo Montella dapat terus terbang tinggi. Banyak orang mengirimkan pesan singkat berisi dukungan kepercayaan kepada saya. Baik dari kalangan sepakbola maupun yang bukan,” papar Ranieri.

“Saya berterima kasih kepada semua orang, terutama kepada Presiden Roma, Rosella Sensi atas kesempatan yang diberikannya kepada saya untuk melatih disini,” imbuhnya, seperti dilansir Football-Italia, Selasa, (22/2/2011).

Sebelum memutuskan Montella sebagai allenatore anyar Giallorossi, nama Carlo Mazzone juga masuk dalam kandidat terkuat. Namun sayang, pengalaman yang dimiliki Mazzone sebagai pelatih terbentur oleh faktor usia yang kini menginjak 74 tahun.

The Tinkerman menambahkan, dirinya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para fans yang selama ini sudah memberikan dukungan dan perhatian kepadanya selama menjabat sebagai pelatih I Lupi.

Rossi Sangat Emosional Hadapi Napoli

February 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Jelang laga 32 besar Europa League Jumat, (18/2/2011), Villarreal akan menemui lawan yang cukup berat dari Italia yakni, Napoli. Partenopei menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos ke babak 32 besar. Bertandang ke San Paolo markas Napoli, striker Yellow Submarine Giuseppe Rossi mengatakan dirinya sudah tidak sabar untuk melakoni laga tersebut.

“Saya emosional menghadapi pertandingan berikutnya (Napoli). Saya akan bermain di tempat yang mempunyai sejarah, di mana di sana pernah bermain seorang legenda sepakbola, Diego Maradona,” ujar Ross.

Mantan punggawa Manchester United ini juga menyinggung soal pemain anyar Napoli Victor Ruiz yang dulu bermain untuk Espanyol. Menurut Rossi, Ruiz adalah bek yang tangguh. Namun Ruiz masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan para pemain Napoli.

Saat disinggung soal kiprahnya di Timnas Italia, Rossi yang pernah mengaku ingin kembali ke Italia mengatakan, dirinya akan selalu siap jika dibutuhkan.

“Jika Cesare Prandelli (pelatih Italia) memanggil, saya akan merespon dengan cepat. Saya akan selalu membuat diri saya berada disana (Timnas Italia),” pungkasnya.

Roma Berhasil Bekuk Lazio 2-1

January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Satu laga 16 besar Coppa Italia mempertemukan AS Roma melawan Lazio. Hasilnya sudah bisa ditebak, pertandingan berjalan sengit. Roma tampil lebih baik dan keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Dua gol dari tendangan penalti Marco Borriello dan gol Fabio Simplicio, sudah cukup membawa Giallorossi menuju partai perempatfinal Coppa Italia musim ini.

Laga yang kerap disebut Derby della Capitale ini selalu diwarnai dengan insiden. Kali ini bus tim Lazio dan suporternya dilempari batu oleh sekelompok pendukung Roma, sesaat sebelum laga digelar.

Kapten Francesco Totti absen di laga ini karena masih menjalani hukuman empat kali larangan bertanding usai menerima kartu merah di final musim lalu. Sementara pemain anyar Lazio Giuseppe Sculli, duduk di bangku cadangan.

Ketegangan terjadi di menit 19. Stefan Radu menerima kartu kuning setelah tendangannya mendarat di wajah Nicolas Burdisso. Daniele De Rossi memprotes keras aksi Radu ini.

Kiper Roma Julio Sergio menggagalkan tendangan voli Libor Kozak, menyambut umpan silang Cristian Brocchi. Tak lama berselang De Rossi mendapat kartu peringatan setelah melakukan tekel keras kepada Alvaro Gonzalez. Giuseppe Biava juga tergeletak di lapangan setelah terjatuh akibat benturan dengan Adriano. Beruntung Biava bisa melanjutkan pertandingan.

Julio Sergio melakukan dua penyelamatan penting dengan menggagalkan tendangan bebas Hernanes. Skor 0-0 menjadi hasil di laga babak pertama.

Roma unggul 1-0 lebih dulu di menit 53. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat Stephan Lichtsteiner melakukan hand ball saat memotong umpan silang John Arne Riise. Marco Borriello bertindak sebagai algojo sukses menaklukan Tommaso Berni.

Tapi, keunggulan tersebut hanya berjalan lima menit. Wasit juga memberikan hadiah penalti kepada Lazio setelah Mauro Zarate dijatuhkan Juan. Hernanes menuntaskan tugas dengan baik dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Fabio Simplicio akhirnya menentukan kemenangan Roma di menit 77. Aksi individu Menez membentur kaki Radu, tapi bola bisa direbut Simplicio dan langsung melepaskan tendangan mendatar ke arah gawang. Gol itu menjadi gol penutup di pertandingan derby ini.

Susunan Pemain:
Roma: Julio Sergio; N Burdisso, Mexes, Juan, Riise; Brighi, De Rossi, Simplicio; Greco (Menez 46); Adriano (Vucinic 46), Borriello

Lazio: Berni; Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu; Brocchi (Bresciano 81), Hernanes, Ledesma, Gonzalez (Mauri 86); Kozak (Floccari 75), Zarate

Roma Perlu Start Bagus di awal Permainan

July 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Musim lalu Roma hanya kalah dua angka dari Inter di klasemen akhir Seri A. Menghadapi musim baru mereka memasang target jangka pendek dulu yaitu menuai hasil bagus di awal kompetisi.

“Kami harus memulai musim tidak seperti musim lalu. Untuk mengawalinya kami berharap bisa memenangi Piala Super Italia melawan Inter. Itu penting buat kami,” demikian tukas gelandang serang Jeremy Menez.

Musim lalu Roma menelan kekalahan di dua pertandingan pertamanya di Seri A, yakni 2-3 di kandang Genoa dan 1-3 dari Juventus. Pelatih Luciano Spalletti lalu mundur, Claudio Ranieri masuk, dan di akhir kompetisi Roma finish sebagai runner up.

“Saya rasa tim Roma yang ini bisa melangkah lebih jauh, melebihi capaian musim lalu. Tapi untuk itu kami harus bekerja lebih keras dari sebelumnya. Kami juga perlu menjaga konsentrasi dan fokus lebih baik dibanding musim lalu,” tambah Menez.

Roma akan bertanding melawan Inter di Piala Super Italia pada 22 Agustus di Giuseppe Meazza. Di final Copa Italia lalu mereka kalah 0-1 dari Nerazzurri, yang juga memenangi Scudetto.

Simplicio Digaet Roma

June 2, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Roma Laga Bola – Belum lama sepakbola Eropa menyelesaikan musimnya yang padat, AS Roma sudah bergerak cepat di bursa transfer. Il Lupi sukses menggaet buruan pertamanya yaitu gelandang Brasil Fabio Simplicio.

Simplicio yang musim lalu bermain di Palermo digaet dengan status bebas transfer usai kontraknya bersama tim asal Sisilia itu habis akhir musim ini. Seperti dilansir Reuters pesepakbola 30 tahun itu diikat Roma selama tiga tahun dengan gaji 1,8 juta euro per tahun.

Simplicio mengawali karir profesionalnya di Sao Paulo pada tahun 2000. Setelah empat musim bermukim di sana ia hijrah ke Parma dan bermain di sana hingga 2006. Barulah di Palermo Simplicio angkat nama dengan jadi pemain kunci Il Rosanero bersama duetnya di Parma, Mark Bresciano.

Total selama empat tahun memperkuat Palermo Simplicio tampil 109 kali di Seri A dan mendonasi 18 gol. Simplicio baru sekali merasakan kostum timnas Brasil pada debutnya tahun lalu.

Usai merampungkan pembelian Simplicio, Roma kini tinggal menunggu kedatangan Adriano yang tinggal selangkah lagi bergabung dengan Giallorossi dari Flamengo.

Prandelli Tetap Dipuji Tanpa Prestasi

May 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Roma Laga Bola – Cesare Prandelli diangkat sebagai pelatih tim nasional Italia tanpa pernah menorehkan prestasi mentereng. Namun mantan bos Fiorentina itu tetap dapat sanjungan dari koleganya. FIGC, Minggu (30/5/2010) waktu setempat resmi menunjuk Prandelli sebagai pelatih baru Gli Azzurri. Pria 52 tahun itu akan menggantikan Marcello Lippi usai Piala Dunia 2010 mendatang.

Pemilihan Prandelli tak bisa dibilang mengejutkan karena dia sudah sejak awal jadi kandidat kuat pelatih Italia. Namun tetap saja keputusan tersebut mencuatkan banyak pertanyaan karena dia tak pernah benar-benar punya prestasi top di level klub.

Raihan terbaik yang pernah dia dapat adalah saat mengantar Fiorentina lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim 2009/2010 kemarin. Dia memang berhasil mengubah La Viola menjadi kekuatan yang disegani di Seri A meski dengan skuad seadanya, namun tak pernah sampai mengantar ‘Si Ungu’ dapat trofi.

“Prandelli adalah orang yang tepat di waktu yang tepat, tapi kita bisa membicarakan ini lebih jauh lagi di kemudian,” sahut Lippi.

Hal senada terlontar dari mantan pelatih Italia, Roberto Donadoni. Menurutnya, penunjukkan Prandelli merupakan salah satu bentuk upaya FIGC meremajakan skuad Italia, yang belakangan terus dikritik karena kebijakan mempertahankan pemain senior.

“Saya tahun Prandelli dengan baik dan ikut berbahagia buat dia. Saya pikir FIGC membuat keputusan yang bagus, mereka fokus pada yang selain tak diragukan kualitas teknisnya tapi juga merupakan orang yang disukai dan dicintai fans.”

“Saya pikir jalannya sudah tepat. Tim nasional ini butuh direvisi karena rata-rata usianya sangat tinggi, jadi tak terhindarkan kalau harus ada fokus pada pemain muda,” timpal Dondadoni di Football Italia.

Eks pelatih lain yang juga mendukung penunjukkan Prandelli adalah Arrigo Sacchi. Keberhasilan mengantar beberapa tim kecil meraih posisi terhormat di Seri A disebutnya cukup membuktikan kualitas pelatih terbaik Seri A musim 2007/2008 itu.

“Cesare sudah menunjukkan berulang kali, yang pertama bersama Parma dan berlanjut dengan Fiorentina, kalau dia adalah pelatih dan orang yang hebat.

Dia juga luar biasa bersama Parma, karena kami bisa finis di posisi lima dan bahkan bertarung untuk posisi di Liga Champions,” ungkap pelatih yang mengantar Italia lolos ke final Piala Dunia 1994 itu.

Rafael Benitez Jadi Cadangan Jose Mourinho

May 19, 2010 by Administrator · 2 Comments 

MILAN Laga Bola – Serba-serbi masa depan Jose Mourinho belum mendapat jawaban pasti. Kubu Inter Milan cukup ketar-ketir akan kehilangan sang arsitek, mulai melirik nama baru sebagai suskesor bila Mourinho hengkang. Media di Italia menyebut nama pelatih Liverpool, Rafael Benitez, masuk dalam daftar incaran Inter. Manajemen Nerazurri dikabarkan sudah menyusun proposal penawaran formal untuk Benitez.

Status Mourinho sendiri saat ini masih sebagai pelatih Inter dengan sisa kontrak dua musim lagi, atau terhitung dua tahun lagi seusai final Liga Champions melawan Bayern Munich, akhir pekan ini. Jawara Italia itu sudah memutuskan akan menerima apapun pilihan The Special One, termasuk bila ingin mengisi kursi kepelatihan Real Madrid. Presiden Inter Massimo Moratti mengatakan; “Adalah kejutan bila Mourinho bertahan sekarang.”

Pilihan pertama Inter jatuh kepada pelatih Timnas Inggris Fabio Capello. Sayang, pelatih Italia paling sukses itu memilih bertahan menangani The Three Lions hingga Euro 2012. Moratti pun mulia mencari nama lain, dan Bentez akan masuk dalam proses negosiasi.

Kontak secara informal akan lebih dulu dibuka dengan agen pelatih asal Spanyol tersebut Manuel Garcia Quilon. Dan Inter akan mendapat jawaban pertama, selambatnya pekan depan. Benitez sendiri sempat dihubungkan dengan Juventus, namun pelatih yang pernah membawa Liverpool juara Liga Champions musim 2005 ini, tidak tertarik menukangi Juve.