Casillas Minta Tim Bantu Ronaldo Raih Penghargaan

May 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Tidak ada lagi trofi yang bisa direngkuh oleh Real Madrid di sisa musim ini. Namun Cristiano Ronaldo masih berpeluang mendapat penghargaan individual. Iker Casillas meminta tim untuk membantu CR7 untuk meraihnya. Musim 2010/2011 hampir berakhir. Hanya satu trofi yang mendarat di lemari piala Santiago Bernabeu di musim ini, yakni Copa del Rey.

Memang Los Galacticos tak lagi memiliki kesempatan untuk menambah gelar di musim ini. Namun begitu, salah satu pemainnya masih punya peluang untuk mendapatkan penghargaan individual. Dia adalah Cristiano Ronaldo.

Akhir pekan kemarin, mesin gol Madrid itu telah mencetak 38 gol yang semakin memantapkannya di puncak top skorer. Pemain asal Portugal itu juga telah menyamai rekor gol terbanyak di Liga Spanyol yang sebelumnya ditorehkan Zarra dan Hugo Sanchez. Tinggal butuh satu gol lagi bagi CR7 untuk menjadi penyerang tersubur di sepanjang sejarah liga Spanyol.

“Cristiano merupakan pemain yang menentukan dan berpengaruh. Sangat sedikit pemain yang memiliki jumlah gol seperti dirinya. Hanya tiga pemain yang telah menciptakan gol sebanyak itu, dan hal tersbut membuktikan talenta yang dia miliki,” kata Iker Casillas seperti dilansir dari situs resmi Real Madrid.

Kapten Los Merengues itu mengajak rekan-rekannya untuk membantu Ronaldo menggapai penghargaan individual tersebut. “Tak ada lagi titel yang bisa kita menangi musim ini, namun kita bisa menolong dia (Ronaldo) memenangi penghargaan indivudal,” tandasnya.

“Kami menilai penghargaan itu penting bagi dia, karena dia layak untuk mendapatkannya. Ronaldo merupakan salah satu pemain terbaik di dunia,” pungkas pria berjuluk San Iker tersebut.

Cenderung Bermain Kasar, Pique Anggap Madrid Tak Niat Main Bola

April 28, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Gerard Pique mengkritik keras penampilan Real Madrid yang cenderung bermain kasar ketika berhadapan dengan Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, dini hari tadi.

Alih-alih menunjukkan permainan cantik, kedua tim justru terlihat bermain keras akibat tingginya tensi pertandingan. Sebagai puncaknya, Pepe diganjar kartu merah oleh wasit Wolfgang Stark karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Dani Alves.

Kubu Madrid langsung memprotes keras keputusan wasit, bahkan entrenador Jose Mourinho harus diusir lantaran berkata kasar kepada ofisial pertandingan. Namun, Pique punya pendapat lain. Dia menganggap Madrid memang tidak memiliki keinginan untuk menghadapi Barca dengan permainan cantik.

“Madrid pikir satu-satunya cara menghentikan kami adalah bermain seperti ini (tensi tinggi). Mereka tak ingin bermain sepakbola, mereka tak ingin menguasai bola,” ketus Pique usai pertandingan.

“Kartu merah adalah kartu merah. Dia (Pepe) melakukan tekel keras kepada Alves, itu sangat sakit dan selain itu ada juga reaksi lain. Saya pikir Marcelo dengan Pedro, seharusnya itu juga kartu merah,” lanjut mantan bek Manchester United, dilansir Goal, Kamis (28/4/2011).

“Wasit tak bisa melihat itu, tapi saya pikir kami akhirnya senang dengan kemenangan ini dan mengambil langkah bagus menuju final,” pungkasnya.

“Kartu Merah Pepe Sudah Tepat”

April 28, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Playmaker Barcelona Xavi Hernandez enggan berbicara terlalu banyak mengenai keputusan wasit memberikan kartu merah kepada Pepe, dalam pertemuan leg pertama babak semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu.

Tapi, gelandang internasional Spanyol itu mengungkapkan bahwa, hukuman kartu merah tersebut sudah sangat tepat. Pendapat Xavi pelanggaran yang dilakukan Pepe kepada Daniel Alves memang keras dan layak diberi kartu merah.

“Saya hanya ingin berbicara tentang sepakbola dan akan selalu ada keputusan dari wasit yang dibicarakan. Sangat jelas bagi semua orang bahwa kartu merah Pepe adalah keputusan yang tepat,” kata Xavi kepada Marca, Kamis (28/4/2011).

Jenderal lapangan tengah Barca ini juga menambahkan bahwa timnya memang sangat pantas menang atas Madrid.

“Kami mendapat hasil yang kita pantas bahwa kami memang unggul. Barca adalah sebuah tim yang ingin bermain sepakbola menyerang dan bersenang-senang di lapangan. Sementara Madrid hanya berharap bahwa kami akan membuat kesalahan,” tutup Xavi.

Barca Menang, Messi Borong Dua Gol

April 28, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Barcelona mengantongi modal besar untuk melangkah ke final Liga Champions musim ini, usai menang 2-0 atas Real Madrid pada leg pertama semifinal di Santiago Bernabeu, Kamis (28/4/2011). Lionel Messi yang memborong dua gol kemenangan El Barca.

Real Madrid tidak mengubah strategi bermain sama seperti dua pertandingan sebelumnya, dengan pertahanan rapat. Hanya Sami Khedira dan Ricardo Carvalho yang absen dan posisinya digantikan oleh Lassana Diarra dan Alvaro Arbeloa.

Barca menguasai jalannya pertandingan sejak awal babak pertama. Peralihan bola dari kaki ke kaki diperagakan pasukan Josep Guardiola ini. Sebaliknya, Madrid lebih bermain hati-hati dalam membuka serangan.

David Villa mendapat peluang pertama di menit 10. Sayang tendangannya masih melebar gawang Madrid. Peluang kedua didapat Xavi Hernandez melalui tendangan keras pada menit 24. Hanya, bola keras tendangan playmaker Barca tersebut masih bisa ditahan kiper Iker Casillas.

Sundulan Pepe menyambut tendangan bebas Xabi Alonso di menit 35 masih terlalu lemah. Bola dengan mudah bisa ditangkap Victor Valdes.

Kericuhan kecil terjadi di menit 38, saat Barca mencoba melakukan serangan balik. Alvaro Arbeloa menghadang laju Pedro Rodriguez yang hendak berlari. Pedro pun terkapar, namun wasit tidak melihat kejadian dengan jelas dan memicu pemain Barca melalukan protes. Arbeloa pun mendapat hadiah kartu kuning setelah wasit meminta pendapat dari ofisial pertandingan.

Protes kembali dilakukan pemain Barca setelah Sergio Busquets terkapar di tengah lapangan. Busquets terjatuh setelah berebutan bola dengan Marcelo. Tangan Marcelo terlihat menyentuh wajah Busquets.

Peluang terbaik dimiliki oleh Madrid di penghujung babak pertama. Cristiano Ronaldo melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak terduga barisan belakang Barca. Beruntung Valdes masih mampu menahan tendangan CR-7 tersebut. Bola rebound coba dimanfaatkan Mesut Ozil, hanya Ozil sudah lebih dulu terjebak off-side.

Babak kedua pertandingan berjalan lebih sengit. Jose Mourinho menarik keluar Mesut Ozil dan memasukan Emmanuel Adebayor untuk lebih menambah daya dobrak. Percobaan pertama dilakukan Xabi Alonso dengan melepaskan tendangan dari tengah lapangan, tapi bola masih jauh dari sasaran.

Madrid untuk kesekian kalinya harus bermain dengan 10 orang melawan Barcelona. Kali ini Pepe yang diusir wasit setelah menerjang Daniel Alves dalam upayanya mengejar bola pada menit 60. Bukan hanya Pepe yang diusir wasit, Mourinho pun harus meninggalkan bangku cadangan karena memprotes keras keputusan wasit.

Casillas melakukan penyelamatan penting di menit 68, dengan menepis tendangan Villa. Striker Barca tersebut mendapat ruang tembak, setelah menerima sodoran Xavi. Bola rebound coba disundul Pedro, sayang masih melebar.

Barca akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 76. Adalah Lionel Messi yang menggetarkan gawang Madrid, memanfaatkan umpan Ibrahim Affelay yang menyisir sektor kanan dan sukses melewati Marcelo. Messi dengan cerdik mendahului Ramos dalam memotong bola dan menempatkan bola di celah kaki Casillas.

Messi benar-benar menjadi mimpi buruk pertahanan Madrid di akhir pertandingan. Mendapat bola dari Sergio Busquets di sektor tengah, El Messiah menunjukan skill dribble bola dengan melewati empat pemain Madrid. Sontekan pelan namun terarah ke arah tiang jauh membuat Cassilas tidak berdaya.

Unggul dua gol sudah cukup membuat Barca bermain nyaman dan mempertahankan keunggulan. Sisa waktu yang ada juga tidak cukup buat Madrid yang hanya bermodalkan 10 pemain untuk mengejar ketertinggalan. Wasit pun meniupkan peluit panjang tanda laga usai.

Susunan Pemain:
REAL MADRID: Casillas, Arbeloa, Sergio Ramos, Albiol, Marcelo, Alonso, Pepe, Diarra, Ozil, Ronaldo, Di Maria
Subs: Adan, Kaka, Benzema, Granero, Garay, Higuain, Adebayor

BARCELONA: Valdes, Dani Alves, Pique, Busquets, Puyol, Xavi, Mascherano, Keita, Pedro, Messi, Villa
Subs: Pinto, Jeffren, Milito, Afellay, Fontas, Roberto, Thiago

Casillas Masih Belum Menyerah Mengejar Barca

April 15, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Barcelona memang unggul delapan poin dari Real Madrid. Namun, Iker Casillas menegaskan Los Blancos belum menyerah untuk mengejar perolehan poin Carles Puyol dkk.

Seperti diketahui, Madrid akan bertemu dengan Barca sekira empat kali dalam satu bulan. Setelah di La Liga, kedua rival akan tertemu di babak final Copa del Rey dan semifinal Liga Champions sebanyak dua kali.

Casillas menegaskan betapa penting duel melawan Barca di pentas La Liga, pekan ini. Pasalnya, skuad besutan Jose Mourinho masih berambisi mengejar perolehan poin pemuncak klasemen sementara La Liga itu, sekaligus membalas kekalahan pertemuan pertama.

“Sekarang, kami harus fokus melawan Barcelona di La Liga, karena duel El-Clasico itu merupakakan yang terdekat,” ujar Casillas. “Namun, pertandingan itu akan berbeda dengan jadwal semifinal Liga Champions nanti.”

“Saya adalah kapten Real Madrid, dan saya tidak menghormati Madridistas, jika saya tidak menganggap pentingnya duel El-Clasico, pekan ini,” lanjut Casillas, sebagaimana dilansir dari Tribalfootball, Jumat (15/4/2011).

“Kami ingin mengalahkan Barcelona, Sabtu besok, untuk mendapatkan poin penuh. Sebab, pertarungan perebutan juara La Liga masih terbuka. Peluang kami sama sekali belum tertutup,” tuntas kiper nomor satu Timnas Spanyol itu.

Casillas: “Obsesi Kami Adalah Juara Liga Champions”

April 5, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kiper Real Madrid Iker Casillas nampaknya tidak lagi bernafsu untuk mengejar Barcelona dalam perburuan trofi La Liga musim ini. Casillas menegaskan, obsesi timnya saat ini adalah menggenapi koleksi gelar Liga Champions menjadi 10.

Peluang Madrid untuk menjuarai kompetisi domestik La Liga musim ini memang terbilang kian sulit. Kekalahan 0-1 dari Sporting Gijon akhir pekan lalu memaksa Los Blancos menerima kenyataan, tertinggal delapan angka dari pesaing utamanya, Barcelona yang beberapa jam setelahnya menang 1-0 atas Villarreal.

Dengan tujuh laga tersisa, para punggawa Madrid tampaknya mulai bersikap realistis kendati mereka juga menyatakan tidak akan menyerah. Casillas, kapten El Real mengakui bahwa sejak awal timnya memang lebih memprioritaskan Liga Champions ketimbang La Liga.

“Liga (La Liga) sangat membingungkan buat Real Madrid, sebab obsesi kami adalah Liga Champions,” ujar Casillas.

“Tidak ada lagi pencapaian yang cukup untuk klub seperti Real Madrid. Apa yang terjadi di Liga (kalah dari Gijon) terlihat sangat menentukan. Tapi, tantangan terbesar kami adalah meraih sukses di Eropa. Itu sangat penting buat kami,” sambungnya seraya menegaskan timnya harus mampu menundukkan Tottenham Hotspur di babak perempatfinal.

Diketahui, Madrid sejauh ini masih menjadi tim dengan kolektor terbanyak Liga Champions dengan sembilan trofi juara. Terakhir kali Los Merengues tampil sebagai kampiun Benua Biru terjadi pada musim 2001/2002. Saat itu, Madrid sukses jadi juara usai menundukkan Bayer Leverkusen 2-1 lewat gol Raul Gonzalez dan Zinedine Zidane.

“Tottenham Hotspur Akan Tampil Menyerang”

April 5, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Menghadapi tim sekelas Real Madrid ternyata tidak membuat Harry Redknapp gentar. Pelatih Tottenham Hotspur ini bahkan menegaskan timnya akan tampil menyerang kendati bermain di Santiago Bernabeu, markas El Real pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions, dini hari nanti.

Pelatih asal Inggris ini menilai, menerapkan strategi bertahan saat melawan tim bertabur bintang sekelas Madrid sama saja seperti bunuh diri. Apalagi, saat ini Spurs tengah dilanda krisis pemain di sektor pertahanan, menyusul cederanya Jonathan Woodgate, William Gallas dan Alan Hutton. Maka dari itu, Redknapp mengatakan dirinya akan tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil menyerang.

“Kami tidak akan mengandalkan serangan balik semata, kami tidak datang ke sini (Madrid) untuk bertahan, karena kami tidak punya pemain bertahan,” tutur Redknapp dalam konferensi pers sebelum laga seperti dikutip Goal, Selasa (5/4/2011).

“Kami tahu, jika kami mengalami hari yang buruk maka itu akan jadi mimpi buruk buat kami. Untuk itu, kami harus bisa mengawali pertandingan dengan baik dan memastikan kami tidak kecolongan gol cepat dan membuat posisi kami dalam tekanan,” sambungnya.

Kembalinya Gareth Bale ke dalam skuad kian menambah kepercayaan diri Redknapp untuk menerapkan strategi menyerang. Dengan tiga pemain kreatif yang dimilikinya, Redknapp meyakini timnya bakal mampu menyulitkan Los Blancos.

“Kami memiliki tim yang berkarakter menyerang. Dengan adanya Luka Modric, Bale, Rafael van der Vaart dan Aaron Lennon, kami sudah seharusnya bermain ofensif,” imbuhnya.

“Saya tidak mengatakan saya takut kepada mereka (Madrid). Kami harus bisa lebih merepotkan mereka, ketimbang yang mereka lakukan kepada kami. Inilah yang akan kami lakukan di pertandingan nanti,” tandas arsitek yang disebut-sebut bakal menggantikan posisi Fabio Capello di kursi pelatih timnas Inggris ini.

Hentikan Kehilangan Poin, Spurs!

April 1, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Tottenham Hotspur terlalu banyak kehilangan poin belakangan ini, dan itu pun dari tim yang berposisi lebih rendah pula. Kondisi ini disesali oleh Rafael Van der Vaart yang menyebut, kebiasaan buruk itu harus berhenti.

Coba tengok catatan berikut: empat laga terakhir di Premier League dilalui Spurs tanpa pernah menang. Mereka menorehkan hasil tiga kali imbang dan satu kali kalah. Satu hasil imbang diraih dari Arsenal, sesama penghuni papan atas, namun hasil lainnya didapat dari tim-tim yang relatif lebih kecil.

Spurs, penghuni posisi lima klasemen, takluk 1-3 di tangan Blackpool, yang duduk di urutan 15. Selanjutnya, mereka ditahan 3-3 oleh Wolverhampton (posisi 18) dan 0-0 oleh West Ham United (posisi 17). Spurs hanya berhasil memetik dua poin dari ketiganya.

Mengingat ambisi mereka untuk bisa kembali bermain di Liga Champions musim depan, kehilangan poin dari tim yang lebih kecil harus dihentikan. Namun, anehnya, mereka tak pernah memiliki masalah ketika bermain melawan sesama tim papan atas.

“Tottenham masih dalam proses berkembang. Dalam tiga pertandingan terakhir melawan Blackpool, Wolves dan West Ham, kami hanya mendapatkan dua poin,” ujar Van der Vaart di Daily Mail.

“Namun, seharusnya kami bisa mendapatkan sembilan poin, dan itu adalah sebuah kebodohan. Kami bermain dengan baik melawan klub-klub yang lebih besar, tapi kacau ketika melawan klub-klub yang lebih kecil.”

Akhir pekan ini, Sabtu (2/4/2011), Spurs akan kembali menghadapi klub yang berposisi lebih rendah: Wigan Athletic (posisi 20). Akankah The Lilywhites kehilangan poin lagi? Atau malah ini justru awal dari sebuah perbaikan.