Casillas: ‘Biarkan Benzema Melakukan Tugasnya’

January 24, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pemain depan Real Madrid Karim Benzema dinilai belum memenuhi ekspektasi. Alhasil kritik pun menerpa pemain asal Prancis itu. Benzema seharusnya dibiarkan untuk melakukan tugasnya.

Benzema berseragam Madrid sejak musim 2009/2010. Di musim pertamanya, eks pemain Lyon itu tampil 27 kali di La Liga, di mana 13 di antaranya tampil sebagai pemain pengganti. Data dari Soccernet menunjukkan bahwa di musim debutnya bersama El Real, Benzema mencetak total delapan gol di liga, plus satu gol di Liga Champions.

Sedang untuk musim ini Benzema semakin tersingkir. Pemain 23 tahun itu banyak ditampilkan sebagai pemain pengganti. Dari 18 penampilan, 12 di antaranya dia awali dari bangku cadangan.

Banyak kritik melanda Benzema. Gelandang Kaka bahkan meminta agar Benzema untuk bekerja lebih keras demi meyakinkan pelatih Jose Mourinho agar menjadikannya pemain utama.

Di sisa musim ini, pemain kelahiran 19 Desember 1987 tersebut menjadi tumpuan bagi lini depan Madrid, utamanya setelah striker Gonzalo Higuain mengalami cedera.

Benzema membuktikan tantangan sekaligus membayar kepercayaan itu dalam laga dinihari tadi. Gol tunggal Benzema membawa Los Galacticos menang 1-0 atas Real Mallorca.

“Kami harus melindungi Karim, sebab dia akan menjadi berita utama di media-media. Kami semua mengapresiasi dia karena dia merupakan seseorang dengan sikap yang agung dan tidak pernah terluka karena kritik,” kata penjaga gawang Madrid Iker Casillas.

Casillas menegaskan bahwa Benzema harus dibiarkan melakoni tugasnya tenang, tidak dihujani kritik dan sorotan. Hal-hal tersebut akan membuat si striker Prancis bakal menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kita semua hanya berbicara soal sepakbola. Benzema adalah salah satu pemain dalam skuad ini dan dia mencetak gol yang bagus di laga malam ini (dinihari WIB–red). Gol itu positif baginya. Dia harus dibiarkan untuk melakukan tugasnya. Banyak hal yang diminta kepadanya sejak dia bergabung. Karim masih sangat muda dan lebih baik pelan-pelan dulu saja.”

Chelsea Akan Hadapi Tiga Final

April 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

London Laga Bola – Dalam dua pekan ke depan Chelsea akan menghadapi tiga final secara beruntun. Dua di antaranya demi memenangi Premier League, sementara satu lainnya adalah partai puncak Piala FA. Menyebut tiga laga pamungkas musim 2009/2010 sbebagai final rasanya tidak berlebihan. Soalnya di tiga laga tersebutlah The Blues akan mempertaruhkan seluruh perjuangannya musim ini.

Khusus di Premier League, ‘final’ yang dilalui John Terry cs masih sangat berat. Cuma unggul satu poin atas Manchester United di posisi dua, ‘Si Biru’ akan menjalani laga yang berpotensi menyulitkan saat bertandang ke Liverpool akhir pekan ini. Jika bisa memetik hasil maksimal, maka jalan Chelsea bisa dibilang aman karena lawan terakhir mereka “cuma” Wigan Athletic. Sementara di Piala FA, pasukan biru asal London itu dijagokan juara dalam laga menghadapi tim yang sudah terdegradasi, Portsmouth, pada 15 Mei mendatang.

“Jika kami ingin memenangi kedua kompetisi itu maka kami harus memenangi semua pertandingan dan kami tak harus mempedulikan hasil pertandingan lain,” sahut Petr Cech di Soccernet.

Keberhasilan memenangi Piala FA dan Liga Inggris akan mencatatkan sejarah baru buat Chelsea karena itu akan menjadi kali pertama mereka berhasil meraihnya. Kondisi tersebut diakui Cech menjadi pendorong skuad Chelsea untuk tampil habis-habisan di laga tersisa.

“Segalanya tergantung pada kami sekarang. Di kamar ganti kami menegaskan kalau kami akan menghadapi pertandingan satu persatu. Pada dasarnya, kami akan menjalani tiga final sekarang – dua di Liga Inggris dan satu di Piala FA,” pungkas kiper asal Republik Ceko itu.

Jelang Juventus VS Bayern Munich

September 14, 2009 by admin · Leave a Comment 

juve munichLagabola – Juventus dan Bayern Munich adalah dua raja di kompetisi domestik masing-masing. Kini, dua raja lokal itu harus saling sikut untuk beradu kualitas di ranah Eropa. Bayern adalah raja Bundesliga dengan koleksi 21 gelar. Sementara itu Juventus merupakan penguasa Seri A dengan 27 trofi.

Kini, kedua raja lokal itu harus saling bersaing untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa menjadi raja di Liga Champions. Juve dan Bayern tergabung dalam satu grup, bersama Bordeaux dan Maccabi Haifa. “Dari hasil undian, kami mendapatkan grup yang bisa kami kendalikan. Tapi, kondisinya juga bisa berubah menjadi sangat buruk. Kami harus menjalani setiap laga dengan benar,” demikian tukas kiper Juventus Gianluigi Buffon seperti dilansir dari situs resmi klub.

Bila merunut pada Liga Champions, prestasi FC Hollywood lebih baik daripada La Vecchia Signora . Tim asal Jerman empat kali juara, sedang wakil Italia baru dua kali. Ada pun kedua tim sama-sama mencatat tujuh kali penampilan di laga puncak. Kedua tim kini memiliki nyawa permainan baru. Diego Ribas di kubu Juve dan Arjen Robben di sisi Bayern.

“Bayern merupakan klub besar dengan sejarah yang luar biasa, dan yang terpenting mereka memiliki hasrat untuk selalu meraih kemajuan,” seru Robben seperti dilansir dari Soccernet. Di Liga Champions musim 2004/05, Juve dan Bayern juga berada dalam satu grup. Ketika itu tim Zebra sukses menjadi juara grup dengan poin 16, unggul enam poin dari tim asal Bavaria. Ada pun petualangan kedua tim sama-sama berakhir di perempatfinal. Jadi, siapakah satu dari dua raja lokal itu yang akan memperpanjang kekuasaannya di Liga Champions?

Valencia Menang 2-0 Atas Sevilla

August 31, 2009 by admin · Leave a Comment 

SOCCER-SPAIN/Valencia Lagabola – Valencia mengawali Liga Spanyol musim ini dengan kemenangan. Los Ches membekap tamunya Sevilla yang harus bermain dengan sepuluh orang selama 45 menit. Valencia menjamu Sevilla di Stadion Mestalla, Senin (31/8/2009) dinihari WIB. Tuan rumah mengambil inisiatif serangan begitu laga dimulai.

Di menit keenam, upaya Carlos Marchena masih bisa digagalkan oleh kiper Sevilla, Andres Palop. Seperempat jam pertandingan berlangsung, Palop kembali menggagalkan kans Valencia yang diciptakan oleh Pablo. Sevilla harus bermain dengan sepuluh orang di menit akhir babak pertama setelah Frederic Kanoute menerima kartu kuning kedua. Valencia sukses memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Dua menit selepas jeda, sodoran Ever Banega sukses dimanfaatkan Juan Manuel Mata untuk membawa Los Ches unggul 1-0.

Untuk mengejar ketinggalan, pelatih Sevilla Manolo Jimenez memasukkan striker anyar mereka Alvaro Negredo. Namun di sisa waktu, justru Valencia yang bisa kembali menjaringkan gol. Sepuluh menit menjelang laga ditutup, Banega kembali mengkreasi gol kedua Valencia. Kali ini, sodorannya mampu dimanfaatkan Pablo Hernandez untuk menaklukkan Palop. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan. Valencia menguasai jalannya laga. Data dari Soccernet menunjukkan David Villa dkk. memiliki penguasaan bola 58 berbanding 42. Valencia pun menghujani gawang Sevilla dengan delapan tembakan, sementara tim tamu hanya bisa tiga kali melancarkan ancaman.

Susunan Pemain

Valencia: Moya; Ibanez, Alexis, Bruno (Mathieu 46′), Miguel, Marchena (Albelda 61′), Banega, Mata, Pablo, Villa, Silva (Michel 85′)

Sevilla: Palop; Navarro, Squillaci, Escude, Konko, Romaric (Zokora 21′), Duscher, Perotti (Negredo 55′), Jesus Navas, Kanoute, Luis Fabiano (Kone 69′)