Terbaik Antara Rooney dan Drogba

February 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Jakarta Laga Bola - Andalan lini depan Chelsea adalah Didier Drogba, sedangkan Wayne Rooney merupakan tumpuan gol Manchester United. Saat ini Chelsea dan MU tengah bertarung sengit di pucuk klasemen Liga Primer. Dengan jumlah 25 laga yang telah dilakoni, keduanya hanya terpaut dua angka saja.

Bicara rivalitas dua klub itu tentu tak lengkap rasanya jika tidak mengikutsertakan Drogba dan Rooney yang sama-sama jadi pilar di masing-masing klub.

Rooney sejauh ini adalah topskorer di Liga Primer. Soccernet mencatat si pemain Inggris telah berhasil mencetak 21 gol dalam 24 penampilannya. Alhasil, rata-rata gol Rooney adalah 0,875 gol per pertandingan. Nyaris satu gol di setiap laga. Drogba tak kalah tajam. Jumlah 15 gol buatannya sejauh ini sudah membuat penyerang asal Pantai Gading itu ada di posisi kedua topskorer Liga Primer bersama Jermain Defoe.

Perolehan rata-rata gol yang dibuat Drogba dalam 19 penampilannya adalah 0,789 gol per partai, tak jauh berselisih dari Rooney dan yang pasti lebih unggul dari Defoe yang punya rata-rata 0,652 gol per laga (15 gol dari 23 partai).

Dengan signifikansi dua bomber itu sejauh ini, gol-gol dari mereka jelas jadi mesin pendorong bagi klubnya masing-masing. Lantas jika dibandingkan, siapa yang terbaik?

Perdebatan mengenai hal ini bisa berpanjang-panjang jika mengulas segala aspek. Jika ditilik dari jumlah gol, Rooney memang kini sedikit lebih baik dari Drogba. Tapi di atas lapangan, keduanya punya gaya berbeda sehingga sulit ditentukan siapa yang lebih oke.

Thomas Vermaelen juga punya analisanya sendiri. Ini didasarkan kepada pengalaman bek Arsenal tersebut ketika membantu timnya menghadapi MU yang diperkuat Rooney dan Chelsea dengan Drogba-nya.

“Semua penyerang di Inggris sangat bermain dengan fisik. Saya pikir Drogba adalah yang paling mengandalkan fisik, tapi kehebatannya lebih dari itu. Dia salah satu yang terbaik di dunia.”

“Dia sangat kuat sehingga Anda harus hati-hati. Jika Anda menempelnya terlalu ketat, dia akan mencengkeram Anda dan hilanglah dia,” urai Vermaelen kepada Daily Mail.

Sembari menyinggung Nicolas Anelka yang jadi rekan Drogba di Chelsea, Vermaelen lantas menyebut karakteristik Rooney yang berbeda dengan Drogba.

“Anelka dan Rooney adalah tipikal pelari, tapi Drogba hanya berdiri saja di sana dan mendapatkan bola umpan panjang, menjinakkan bolanya dan melanjutkan permainan. Lalu dia merangsek masuk ke area penalti, tapi dia bukan sosok pelari besar,” kata Vermaelen.

Lantas jika harus memilih di antara Rooney dan Drogba, yang mana yang terbaik dan paling bikin Vermaelen ketar-ketir kala menghadapinya? “Saya tak bisa memilih antara Rooney dan Drogba. Merekalah pemain terbaik yang pernah saya hadapi.”

Kalau Anda, pilih siapa?

Manchester United vs Arsenal 2-1

August 30, 2009 by admin · 2 Comments 

MU vs ArsenalManchester Lagabola – Setelah menyamakan skor, Manchester United berbalik unggul atas Arsenal. Gol yang bikin MU memimpin 2-1 itu lahir dari bunuh diri Abou Diaby dan bertahan hingga akhir pertandingan selesai. Emmanuel Eboue menjadi pemain pertama yang melepaskan tendangan di area depan gawang lawan, kendati sepakan yang dia lepaskan dari jarak 18 meter ke arah gawang di menit ke-2 itu masih melebar jauh dari sasaran.

Arsenal mendapat tendangan bebas di menit ke-5 dan diambil oleh Andrei Arshavin. Ben Foster melompat menjangkau bola, tapi tangkapannya tak lekat. Namun, dia berhasil meraihnya pada usaha kedua. MU mencatat peluang emas pertamanya di menit ke-9. Setelah berusaha perlahan-lahan mencari celah di muka gawang Arsenal, Wayne Rooney mengarahkan bola kepada Darren Fletcher yang meneruskan dengan sepakan first time. Namun, arahnya masih melambung.

Di menit ke-23, kesalahan Gael Clichy di depan gawang nyaris bisa dimanfaatkan pemain MU, kendati Manuel Almunia lantas berhasil menyergap bola. Semenit berselang, gantian gawang MU dalam bahaya lewat upaya Robin van Persie dan Arshavin. MU mendapat tendangan bebas di menit ke-32 setelah Patrice Evra dijatuhkan William Gallas sedikit di luar area penalti. Rooney mengeksekusi tendangan bebas meski arah bola masih melebar. Lima menit sebelum jeda, Arsenal unggul. Dari sepakan keras di luar kotak penalti, Arshavin yang tidak terkawal dengan baik berhasil bikin gol. Foster coba meregangkan tubuh menahan laju bola tapi gagal.

Sesaat sebelum turun minum, MU berusaha menggempur gawang Arsenal. Namun, belum ada gol balasan yang lahir sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Tiga menit memasuki babak kedua, umpan Arshavin dari rusuk kiri berhasil mengarah ke van Persie yang meneruskan dengan sontekan ke arah gawang dari jarak dekat. Beruntung buat MU, Foster dengan sigap masih bisa menahan bola masuk ke dalam gawang dengan kakinya. MU mendapatkan penalti di menit ke-57 setelah Almunia menjatuhkan Rooney di kotak terlarang. Almunia dapat kartu kuning dan Rooney yang jadi eksekutor pun menyamakan kedudukan.

Arsenal nyaris unggul lagi di menit ke-61 lewat tendangan bebas Van Persie. Bola sepakannya menghantam mistar gawang MU. MU berbalik unggul di menit ke-64. Tendangan bebas Giggs yang dilayangkan ke muka gawang malah ditanduk Abou Diaby ke dalam gawang sendiri.

Susunan Pemain:

Manchester United : Ben Foster, Nemanja Vidic, John O’Shea, Patrice Evra, Wes Brown;,Ryan Giggs, Darren Fletcher, Michael Carrick, Nani, Antonio Valencia (Park Ji Sung ’63), Wayne Rooney.

Arsenal : Manuel Almunia, Thomas Vermaelen, William Gallas, Gael Clichy, Bacary Sagna; Abou Diaby, Denilson, Alexandre Song Billong, Andrei Arshavin, Emmanuel Eboue, Robin Van Persie.