Wasit Terburuk Piala Dunia Dalam Dekade Terakhir

July 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kepemimpinan wasit di Piala Dunia kerap menjadi sorotan, karena dinilai tidak menjadi pengadil yang baik di lapangan. Berikut empat wasit terburuk di ajang Piala Dunia dalam dekade terakhir, versi Goal.

Alberto Undiano Mallenco, Jerman 0-1 Serbia, 2010.

Penonton pasti mengharapkan 22 pemain di lapangan bermain dengan penuh komitmen sehingga pertandingan asyik disaksikan. Tapi Mallenco, wasit dari Spanyol ini menciptakan situasi yang berbeda.

Di antara menit 13 dan 37, dia mengeluarkan enam kartu kuning, dua di antaranya membuat Miroslav Klose terusir dari lapangan. Sementara 10 pelanggaran lain terjadi, tapi mayoritas hanya dianggap sebagai ‘kesembronoan’. Dalam pertandingan lain, mungkin dua di antaranya akan berbuah kartu merah.

Setelah banyaknya kartu yang keluar, Jerman dan Serbia bermain terlalu hati-hati. Setelah 90 menit pluit akhir dibunyikan. Namun kenyataannya permainan yang menghasilkan 9 kartu kuning itu sebenarnya sudah berakhir jauh sebelumnya.

Graham Poll, Kroasia 2-2 Australia, 2006.

Graham Poll tidak memberikan penalti kepada Australia saat Josip Simunic melakukan tekel keras di dalam kotak penalti. Selain itu ketika Stjepan Tomas menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti, wasit asal Inggris itu bahkan mengabaikannya.

Saat menjelang akhir babak kedua Harry Kewel menciptakan gol hingga kedudukan sama 2-2 yang berbau offside.

Dario Simic dan Brett Emerton diusir keluar, sebelumnya Simunic yang mendapat dua kartu kuning tidak dikeluarkan Poll. Pemain belakang ini justru baru dikeluarkan setelah mendapat kartu kuning ketiga.

Byron Moreno, Korea Selatan 2-1 Italia 2002.

Piala Dunia 2002 tidak membawa keberuntungan bagi Italia.Setelah mengalami tiga gol yang dianulir di awal turnamen, Azzurri tersingkir secara kontroversial oleh Korea Selatan dalam masa perpanjangan waktu.

Pada menit ke 102, Francesco Totti mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti.Kenyataannya dia kehilangan bola karena direbut Song Chong Gug dan jatuh karena tekel bersih pemain belakang itu.

Valentin Valentinovich Ivanov, Portugal 1-0 Belanda, 2006.

Ivanov gagal melakukan tugas utama wasit; mengontrol pertandingan. Tapi dia justru mencetak rekor dengan mengeluarkan 16 kartu kuning, dan mengusir empat pemain.

Howard Webb, Belanda 0-1 Spanyol, 2010.

Wasit yang dikecam para pemain Belanda karena dianggap banyak merugikan Belanda ini sering lalai melihat bola yang seharusnya berbuah sepak pojok.

Wasit Inggris ini dianggap melakukan empat kesalahan. Di babak pertama dia seharusnya mengusir gelandang Belanda Nigel de Jong karena menendang dada Xabi Alonso.

Di awal babak kedua, John Heitinga mendapat kartu kuning pertama karena melakukan tekel terlambat namun tidak terlalu keras kepada David Villa.

Kemudian Iniesta melakukan pelanggaran serupa kepada Arjen Robben tapi tidak diganjar kartu. Selain itu saat Iniesta bereaksi kepada Van Bommel dengan mencacinya, Webb tidak memberinya hukuman, padahal sesuai aturan, Iniesta seharusnya diganjar kartu merah.

Di akhir babak kedua Robben juga terjatuh di depan Puyol saat dirinya sudah berhadap-hadapan dengan kiper. Saat itu Robben terlihat mendapat dorongan, dalam situasi yang sangat menguntungkan untuk mencetak gol. Puyol layak mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran di saat Robben sangat berpeluang mencetak gol.

Kemudian Eljero Elia dihadang Sergio Ramos sesaat sebelum Spanyol melakukan serangan balik dan Iniesta mencetak gol. Padahal gol itu tidak akan terjadi bila tindakan Ramos diganjar pelanggaran dan Belanda mendapatkan tendangan bebas.

Bola resmi Final Piala Dunia 2010

July 9, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Aparel olahraga ternama, Adidas, merilis bola resmi yang akan digunakan pada partai puncak Piala Dunia 2010: Jo’bulani.

Ya, pada final antara Belanda dan Spanyol di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari WIB, Jabulani akan dipensiunkan dengan Jo’bulani sebagai gantinya.

Jo’bulani adalah bola unik dengan corak keemasan yang berbeda dari Jabulani. Nama Jo’bulani sendiri merupakan tribut untuk Johannesburg atau Jo’burg yang menjadi penyelenggara final Piala Dunia 2010.

Untuk pertandingan antara Belanda dan Spanyol akhir pekan nanti, FIFA memberi sentuhan personal terhadap Jo’bulani dan membagikan sekira 60 bola kepada kedua tim, demikian seperti dipaparkan rilis Adidas, Jumat (9/7/2010).

De Oranje dan La Furia Roja masing-masing menerima 30 bola Jo’bulani yang secara unik dipersonalisasi dengan ukiran nama negara masing-masing. Paket bola itu diantarkan langsung oleh ofisial FIFA ke kamp latihan kedua tim, Kamis (8/7/2010) waktu setempat.

Sementara, untuk pertandingan sendiri, tersedia 30 Jo’bulani yang siap digunakan. Selain itu, masih ada satu bola yang khusus disiapkan untuk memulai laga (kick-off).

Benitez, Pengganti Mourinho di Inter

June 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, menegaskan Rafael Benitez akan menjadi suksesor Jose Mourinho di seppe Meazza.

Benitez memang disebut-sebut akan menukangi Wsley Sneijder dkk musim depan setelah klub asal Milan ditinggal Mourinho yang hengkang ke Real Madrid. Moratti pun optimis kedua kubu (Inter dan Benitez) akan mencapai kesepakatan hari ini.

“Mungkin besok (hari ini) kontraknya akan rampung,” ujar Moratti.

“Tapi masalah gaji yang selama ini dibicarakan orang bukan menjadi topik utama. Kami hanya butuh keputusan detail untuk mengkonfirmasi kesepakatan ini (kepada publik),” lanjutnya.

“Hanya negosiasi biasa dan semuanya berjalan cepat,” kata Moratti dengan penuh keyakinan.

Meski begitu, Moratti mengaku belum mebicarakan masalah transfer pemain. Media Eropa santer memberitakan Benitez akan memboyong beberapa mantan anak buahnya di Liverpool ke Inter, seperti Javier Macherano, Steven Gerard, dan Fernando Torres.

“Kami belum bicara masalah itu. Juga masalah staf pelatih Rafa,” tutup Moratii.

Soal Bonus, Iker Casillas Dapat Kritikan

June 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Timnas Spanyol diiming-imingi jumlah bonus yang besar andai bisa jadi juara Piala Dunia 2010. Saat soal bonus itu mendapat kritik, Iker Casillas angkat suara membela diri.

Harian Marca melaporkan, bila berhasil mengangkat trofi Piala Dunia pada 11 Juli mendatang, maka segenap awak El Matador akan diberi bonus sebesar 600 ribu euro (Rp 6,6 miliar) per kepala.

Angka itu tergolong besar bila dibandingkan dengan kandidat-kandidat juara lainnya. Inggris misalnya, dijanjikan bonus 472 ribu euro per pemain, Prancis dijanjikan 387 ribu euro dan Brasil dijanjikan 181 ribu euro.

Namun segera saja kabar itu mendapat kritik mengingat kemerosotan ekonomi yang tengah melanda Eropa dan dunia, tidak terkecuali Spanyol. Kritik itu dibalas oleh Casillas, pemain yang turut bernegosiasi soal bonus selain Xavi dan Carlos Puyol.

“Itu sebuah isu yang akan selalu mengemuka. Anda bisa bicara dan berkomentar, terlebih di saat seperti ini di mana semua orang kesulitan,” tangkis Casillas.

“Itu termasuk saya sendiri karena saya punya keluarga dan teman dan sepupu yang juga kesulitan karena krisis ini,” imbuh kiper asal Real Madrid itu.

“Semua orang melihatnya dari satu sisi saja, seperti yang mereka inginkan. Padahal kita tidak seharusnya mencampuradukan satu hal dengan lainnya,” tegas Casillas.

Mphela Tumpuan Bafana Bafana

June 7, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Johannesburg Laga Bola – Dibandingkan Benni McCarthy, nama Katlego Mphela memang kalah populer. Namun, pada diri Mphela-lah lini depan Afrika Selatan kini bertumpu.

Nama McCarthy memang identik dengan lini serangan Bafana Bafana selama ini. Bisa dibilang, dialah penyerang paling terkenal dari skuad yang kini diarahkan oleh Carlos Alberto Parreira itu. Namun, McCarthy malah tak masuk skuad di Piala Dunia kali ini.

Maka, jadilah Mphela maju ke bawah lampu sorot. Penyerang 25 tahun asal klub Mamelodi Sundowns ini selalu dipercaya Parreira menjadi ujung tombak Afsel di beberapa laga ujicoba terakhir, dan ia pun tak takut menerima kepercayaan tersebut.

“Memang memberikan beban di pundak saya, tapi saya bisa menanganinya,” ujarnya seperti dilansir Reuters.

“Pelatih memainkan saya di setiap pertandingan yang artinya dia punya kepercayaan kepada saya. Sekarang semuanya tergantung kepada saya untuk mencoba dan percaya kepada diri saya sendiri, juga mencetak banyak gol.”

“Saya merasa lebih percaya diri sekarang terutama dalam hal mencetak gol, tepat sebelum Piala Dunia. Perasaan ini datang di waktu yang tepat.”

Rasa percaya diri itu memang datang seiring dengan penampilan ciamiknya di lapangan, di mana Mphela mencetak empat gol dalam tiga laga teranyar Afsel. Kini ia pun ditunggu oleh publik negaranya sendiri di ajang yang sesungguhnya, dimulai dengan menghadapi Meksiko 11 Juni mendatang.

Casillas: Penjaga Gawang Inggris Bermasalah

June 6, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Jelang Piala Dunia 2010, Iker Casillas sudah menyulutkan genderang perang. Kiper nomor satu Spanyol ini menyoroti barisan penjaga gawang Inggris, yang dinilainya bermasalah.

Memang, Spanyol diakui memiliki kiper-kiper andal. Selain Casillas tentunya, pelatih Vicente del Bosque juga memiliki kiper andalan Liverpool Pepe Reina dan kiper milik Barcelona Victor Valdes, sebagai pelapis.

Berkaca pada keadaan timnya, Casillas memberi catatan buruk bagi armada The Three Lions. Menurutnya, skuad arahan Fabio Capello ini akan mengalami kesulitan karena tak satupun kiper mereka, yakni David James (Portsmouth), Robert Green (West Ham United) dan Joe Hart (Manchester City), menuai pengalaman di kancah Eropa.

“Lionel Messi dan Xavi Hernandez boleh saja membicarakan Inggris punya kans besar di Piala Dunia 2010. Tapi, kondisi penjaga gawang mereka adalah masalah yang sesungguhnya,” ungkap Casillas.

“Tak satupun penjaga gawang mereka yang berlaga di level Piala Eropa. Jika Anda tidak pernah mencicipi kompetisi klub papan atas, Anda pasti akan menemui kesulitan untuk tampil di level internasional tingkat atas. Bahkan, saat semua mata tertuju pada Anda,” tegas kiper milik Real Madrid.

Wasit Uzbekistan Di Tunjuk Pimpin Laga Pembuka

June 6, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Menjelang piala dunia 2010, FIFA telah menunjuk seorang wasit yang siap memimpin jalannya laga pembuka. Ravshan Irmatov lah yang dipercaya.

Wasit berkebangsaan Uzbekistan tersebut akan menjadi pengadil lapangan laga penyisihan Grup A antara tuan rumah, Afrika Selatan (Afsel), dengan Meksiko yang bertempat di Stadion Soccer City, Johannesburg, Jumat (11/6/2010).

Irmatov, yang berkiprah sebagai wasit sejak 2003, adalah satu-satunya wasit asal Uzbekistan yang mengibarkan sayapnya hingga panggung internasional. Ia juga dikenal sebagai wasit papan atas di konfederasi Asia.

Sedangkan laga penyisihan Grup A lainnya antara Prancis dan Uruguay di Cape Town, Sabtu (12/6/2010), akan dipimpin oleh wasit asal Jepang, Yuichi Nishimura.

Sementara itu, Carlos Simon, wasit berkebangsaan Brasil, berkesempatan memimpin jalannya laga pembuka penyisihan Grup C antara Inggris dan Amerika Serikat, yang bertempat di Rustenburg, Minggu (13/6/2010).

United Pantau Bek Sayap Lyon

June 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Par3275008Laga Bola – Manchester United masih berburu pemain di bursa transfer. Setan Merah dikabarkan tengah memantau bek sayap Olympique Lyon. Siapakah dia?

Menurut The Daily Mail, Jumat (4/6/2010), pelatih Sir Alex Ferguson tengah mengikuti perkembanan Michel Bastos. Pemain asal Brasil ini memang sudah tidak asing buat Sir Alex.

Pelatih asal Skotlandia ini sudah membidik Bastos sejak masih di Lille. Sayang, winger 26 tahun itu lebih memilih untuk bergabung dengan Lyon pada bursa transfer musim panas kemarin.

United tentu semakin terkesan melihat permainan Bastos. Dia berhasil menyumbang sebuah gol saat Brasil mengalahkan Zimbabwe dalam sebuah laga pemanasan, pekan kemarin.

Namun, Setan Merah tidak akan mudah mendapatkan Bastos. Pasalnya, Sir Alex mendapatkan pesaing yakni Tottenham Hotspur yang juga menginkan jasa pemain tersebut.

Bastos memang pemain berbakat dan bisa bermain di sayap kiri atau bek tengah. Namun, sepertinya Setan Merah tidak akan meneruskan perburuan ini, bila Lyon bersikeras mematok harga 24 juta poundsterling untuk Bastos.